|
Dikutip
dari Harian Analisa,
12 Des 2001
|
Berastagi, (Analisa)
Sebanyak 1.300 petugas terdiri atas personil Polres Tanah Karo, TNI, DLLAJ, pemadam kebakaran dan tenaga medis disiagakan mengantisipasi terjadinya kerawanan Kamtibmas menyambut hari raya Idulfitri, Natal dan Tahun Baru 2002.
Kapolres Tanah Karo Drs Misik Natari mengatakan hal itu kepada wartawan di Kabanjahe, Senin (10/12). Menurut Kapolres, meskipun situasi keamanan di jajaran Polres Tanah Karo kondusif, tapi kewaspadaan harus ditingkatkan, terutama menjelang hari raya Idulfitri, Natal dan Tahun baru 2002.
Sejak 8 Desember 2001 hingga 7 Januari 2002 dibentuk pos pos komando taktis dengan upaya untuk dapat mencegah tindakan/gangguan Kamtibmas.
Kerukunan umat beragama di Tanah Karo, kata Kapolres, sangat mantap. Saling hormat menghortami sesama agama terutama di bulan suci Ramadhan. Sampai saat ini, tidak ada terdengar suara petasan dan tempat hiburan malam di hotel gotek ditutup.
Selama operasi rutin dilancarkan Polsekta Berastagi, disita berbagai jenis minuman keras (Miras) dan beberapa kotak petasan. Untuk ketertiban dan keamanan di jajaran Polres Tanah Karo, Kapolres minta kepada masyarakat bila mendengar, melihat adanya gangguan Kamtibmas segera laporkan kepada petugas terdekat.
Selain itu, masyarakat diminta jangan terpancing isu isu adu domba yang dapat meresahkan, karena kalau terjadi hal tidak diinginkan masyarakat juga yang akan dirugikan, katanya.
(sri)
|