○ El Manik

○ Advent Bangun

○ Adrianus Meliala

 

Ertutur
Buku Tamu
Chatting
Forum

Milis Tanah Karo
Milis Berastagi
Milis Kristen Karo
Milis Permata GBKP

Karo Perspektif
 Karo Berjuang
 Perkembangan Individu
 

Web GBKP (Deutsch)
Web Portal Karo
Web Berastagi
Web Channel #karo Dalnet
Download MP3 Karo

Arsip Berita
Cuaca Kota-kota di Sumut
Daftar Alamat Hotel
Tokoh Masyarakat Karo
Artis-artis Top Karo
PESIKAPI
Acara dan Hiburan

Gallery Takasima


Isi Buku Tamu
Lihat 50 Tamu Terakhir
Arsip Buku Tamu 1
Arsip Buku Tamu 2
Arsip Tamu s/d Mei 2001 
Arsip Tamu s/d Juli 2001
Arsip Tamu s/d Sept 2001

Home | Index Berita | Forum | Chat | Ertutur | Buku Tamu | Saran


 

Jepang Bantu RSU Kabanjahe Rp. 570 Juta

Dikutip dari Harian Analisa, 01 Januari 2002

 

Medan, (Analisa)

 

Rumah Sakit Umum Kabanjahe menerima bantuan hibah tingkat "grass-root" dari Pemerintah Jepang melalui Konsulat Jenderal Jepang di Medan, sebesar 57.307 dolar Amerika atau sekitar Rp. 570 juta.

 

Nota bantuan hibah tersebut ditandantangani oleh Konsul Jenderal Jepang di Medan Yoshiteru IIDA dan Direktur RSU Kabanjahe dr. Lidia Melanita Weko di kantor Konsulat Jenderal Jepang di Medan, Kamis (31/1).

 

KESEHATAN

Bantuan hibah itu diperuntukkan bagi proyek pengadaan beberapa peralatan medis dan non-medis, berupa satu unit mobil ambulans, ECG, spectrophotometer, USG, Suction Unit Double Bottle Mobile, Spirometer, Slit Lamp, Tonometer, Trial Frame dan peralatan penunjang lainnya.

 

Yoshiteru IIDA dalam upacara itu mengatakan, sektor kesehatan berperan penting bagi masyarakat. Peningkatan pelayanan kesehatan adalah hal utama yang dilakukan melalui rumah sakit dalam upaya menjaga kesehatan penduduk.

 

Sejalan dengan bertambahnya fasilitas yang diberikan ini, hendaknya RSU Kabanjahe makin berperan dalam peningkatan kesehatan masyarakat di daerah Tanah Karo dan sekitarnya.

 

PERSAHABATAN

Jepang dan Indonesia dapat lebih memeprerat hubungan persahabatan untuk masa depan bersama, ucapnya, dan dukungan dari rakyat Jepang adalah nyata, apalagi jika diingat bantuan semacam ini berasal dari pajak yang dikumpulkan dari rakyat Jepang.

 

Tentang fasilitas RSU Kabanjahe, dr. Lidia mengungkapkan, saat ini RSU itu berkapasitas 100 tempat tidur. Meski memiliki 15 dokter ahli, tetapi fasilits peralatan sangat kurang. Adanya bantuan hibah ini tentu sangat bermanfaat dalam upaya melayani masyarakat. Sebab, pasien yang datang bukan hanya dari Tanah Karo, tetapi juga dari kawasan Aceh, Dairi dan Simalungun. Hal ini disebabkan letak RSU itu yang memang pada lintasan jalan diantara daerah-daerah tersebut.

 

Turut hadir pada acara itu, Konsul Jepang Katsunobu Yasue dan Takahiro Wakabayashi serta tenaga ahli dari JICA Yasunori Minagawa. (w9)



© 2001 Sibayak Web Development, Inc.

Tanah Karo Simalem Home Page
 
Hosted by www.Geocities.ws

1