Rumah Adat Karo

Beri Komentar & Saran Anda Tentang Halaman Ini

Ke halaman depanTentang KamiLayanan KamiHubungi KamiEmail GratisRuang NgobrolMilis TanahkaroDownload ProgramLinks

 

Empat Peluru Mortir Peninggalan Perang Kemerdekaan
Ditemukan di Berastagi

Dikutip dari Harian Analisa, 01 Juni 2001

Kabanjahe (Analisa)

Polres Tanah Karo menemukan empat peluru mortir yang masih aktif di sebelah Timur kuburan Islam Kelurahan Tambak Lau Mulgap I Berastagi setelah dilapori empat orang anak remaja warga Jalan Trimurti, Rabu (30/5) sore.

Kapoltabes AKBP Drs. M. Natari didampingi Kasat Intel AKP J Sinaga, BA dan Kasat Serse AKP Drs. E. Sinaga yang ditemui wartawan Kamis siang (31/5) di kamar kerjanya membenarkan, anggotanya menemukan keempat peluru mortir yang tertanam dalam kedalaman 40 centi meter.

Peluru mortir yang beratnya masing-masing 3,5 Kg panjang 24 centi meter dengan diameter 5,5 centi meter ini masih aktif dan melihat mode serta telah berkaratnya peluru ini merupakan peninggalan perang kemerdekaan tempo doeloe, kata kapolres M. Natari sembari menunjuk ke arah peluru yang terletak di atas meja.

TEMPAT BERKEMAH

Rabu (30/5) siang empat anak remaja, Dani (13), Defit (14), Andi (14) dan Misli (16), warga Jalan Trimurti Kelurahan Tambak Lau Mulgap I Berastagi saat meratakan tanah seluas enam meter bujursangkar untuk tempat berkemah, mereka menemukan sebuah peluru mortir tersebut, jelas Kasat Intel J. Sinaga.

Begitu Dani menemukannya, mereka berempat langsung meplapor ke Polsekta Berastagi dan sejumlah anggota Polres Karo di antaranya penjinak bom berhasil menemukan tiga lagi yang letaknya setengah meter dari peluru pertama tambah Kasat J. Sinaga, BA memperjelas.

Kami berterima kasih kepada keempat anak remaja tersebut, karena begitu menemukan benda ganjil itu mereka secepatnya melapor. Demi kepentingan bersama Polres Tanah Karo mengharap agar segenap lapisan masyarakat melapor kepada petugas terdekat bila menemukan sesuatu ataupun mengetahui perbuatan yang melanggar hukum, kata Kapolres menghimbau.

Kalau laporan tersebut menyangkut pelanggaran hukum, keselamatan dan identitas si pelapor kami jamin dan rahasiakan. Saya siap 24 jam menerima laporan dari anggota masyarakat termasuk dari rekan wartawan jelas AKBP Drs. M. Natari. (ps/sri)

Copyright ©2001 Sibayak.Org
Tanah Karo Simalem Home Page

Hosted by www.Geocities.ws

1