|
Situs Rumah “PenA” Rumah singgah untuk para aktivis Pelayanan Anak |
|
|
|
|
|
|
Halo,
Selamat datang di Ruang Training
|
MULTIPLE INTELLIGENCES Baca juga: Anak “bodoh” ? Pengantar: Tentunya kita semua pernah mendengar tentang
"Multiple Intelligences (MI)" yang dikemukakan oleh Howard Gardner;
sebuah pendekatan yang lebih komprehensif untuk mengenali kecerdasan maupun
bakat minat seseorang. Konsep MI dalam banyak hal juga mampu menyediakan
jalan yang lebih baik untuk pengembangan diri seseorang. 1. Apa talenta-ku? Dalam lingkup kekristenan, kita sering memakai
istilah "mengembangkan talenta" atau "menggunakan
karunia" yang Tuhan berikan. Terlepas dari perbedaan istilah
"talenta" dan "karunia", sebenarnya seringkali yang kita
maksud adalah: mari kita mengembangkan diri seoptimal mungkin untuk hidup bagi
Kristus. Seringkali yang menjadi kesulitan, khususnya pada
anak-anak dan remaja adalah: kekurangmampuan mengenali diri serta bakat minat
yang dimilikinya. Seringkali orang dewasa / pembimbing mencoba
mengarahkan anak-anak ini dengan pertanyaan: Coba kamu cari, apa yang kamu
nilai LEBIH dalam dirimu dibanding teman-teman? Bagi anak yang
"menonjol" di lingkungannya, mudah sekali menjawab pertanyaan tsb
dan tak diragukan lagi, dengan cepat rasa percaya dirinya pun meningkat
setelah melihat sederetan daftar keLEBIHan-nya. Sebaliknya, anak-anak yang
selama ini terlihat "biasa-biasa" saja, jadi berkecil hati dengan
pertanyaan tsb karena mereka tidak bisa menemukan satu pun dalam diri mereka
yang LEBIH dibanding teman-temannya. 2. Apa kombinasi MI-ku? Howard Gardner, dengan ide MI-nya menawarkan
pendekatan yang lebih "manusiawi" :-) dan lebih realistis, jelas!
Dari hasil risetnya, Gardner mengelompokkan kecerdasan menjadi 8 macam. [1] kecerdasan linguistik / word
smart [2] kecerdasan spasial / picture smart [3] kecerdasan musikal / music smart [4] kecerdasan kinestetik-jasmani /
body smart [5] kecerdasan logis-matematis /
logic smart (number smart) [6] kecerdasan antarpribadi / people
smart [7] kecerdasan intrapribadi / self
smart [8] kecerdasan naturalis / nature
smart Setiap anak MEMILIKI 8 kecerdasan tsb namun dalam
kadar dan variasi yang berbeda. Bukankah ini awal yang baik untuk membangun
rasa percaya diri anak? dan merupakan pintu yang tepat untuk mengantar anak
mengenali kecerdasan apa saja yang (ternyata selama ini) dimilikinya? Bagi yang tertarik ide MI serta penerapannya pada
anak-anak, coba baca 2 buku ini: (silakan bila ada yang ingin menambahkan) [1] Setiap Anak Cerdas,
karangan Thomas Armstrong [2] Kecerdasan Majemuk: Teori
dalam Praktek,
karangan Howard Gardner 3. Aplikasi MI Pada akhirnya, kita sebagai GSM / pembimbing
dapat mengarahkan anak mengembangkan variasi kedelapan MI-nya
("talenta" dan "karunia"nya) untuk memuliakan Tuhan.
Jadi, seorang anak TIDAK HARUS memiliki keLEBIHan untuk mengenali bakat
minatnya bukan? Dan setiap anak dapat melayani Tuhan dengan apa yang telah
ada pada dirinya sebagai ciptaan Tuhan yang unik. Dalam tayangan selanjutnya, saya akan sajikan
secara terpisah ringkasan kedelapan MI serta aplikasi MI dalam mengajar SM.
Mohon tanggapan dan sumbang saran rekan-rekan semua. MI-1 Ž |
Saya tunggu tanggapan dan masukan Anda di: |