|
Situs Rumah PenA Rumah singgah untuk para aktivis Pelayanan Anak |
|
|
|
Halo,
Selamat datang di Ruang Sekolah Minggu
ά kembali ke menu utama Ruang Sekolah Minggu
|
MATA TUHAN MELIHAT Cara penyampaian Firman Tuhan: Boneka tangan Usulan penggunaan alat peraga / alat bantu: 3 boneka tangan Peti / tas dengan isi: pakaian, uang, perhiasan Proses pengajaran: 1. Guru
memperkenalkan 3 boneka kepada anak-anak. Boneka-1: Bapak Naaman, seorang
tentara. Boneka-2: Bapak Elisa, seorang nabi. Boneka-3: Gehazi, pembantu nabi
Elisa. 2. Tampak
3 orang sedang duduk bercakap-cakap (seperti layaknya bila kita menerima
tamu. Boleh ditampilkan dengan menyuguhkan minuman atau makanan kecil).
Boneka-1: Terima kasih Bapak Elisa, Bapak sudah menolong saya sehingga saya
sudah sembuh dari sakit. Boneka-2: Bapak tentara sembuh karena kuasa Tuhan,
berterima kasihlah kepada Tuhan. Boneka-1: Ya, saya bersyukur kepada Tuhan
dan saya akan selalu rajin berdoa kepada Tuhan. Oh ya
sebelum pulang, saya
ingin memberikan sesuatu kepada Bapak. (keluarkan barang-barang dari dalam
peti / tas: pakaian, uang, perhiasan). Boneka-2: Tidak perlu, Bapak tentara
simpan saja semuanya. Saya senang Bapak sudah sembuh, tidak perlu memberi
saya apa-apa. 3. Boneka-3:
(sambil menghadap kepada anak-anak) Wah
anak-anak, bagaimana ini Bapak
Elisa, diberi pakaian yang bagus kok tidak mau
. Kan sayang?! Diberi uang
juga tidak mau, wah
kalau saya mau, uangnya bisa buat beli apa anak-anak?
Beli es krim? Iya
bisa buat beli permen, coklat, mainan,
dan banyak lagi.
Sebaiknya, nanti saya kejar saja Bapak Tentara, kalau Bapak Elisa tidak mau,
biar buat saya saja
he he hee
Tapi, anak-anak jangan bilang Bapak Elisa
yah! 4. Boneka-1:
(berpamitan) Baiklah Bapak Elisa
saya mohon diri untuk segera pulang ke
rumah saya. Terima kasih. Boneka-2: Silakan, Bapak tentara
Tuhan
memberkati! 5. Sementara
Boneka-1 pergi, boneka-3 berlari menyusul di belakangnya. Boneka-3: (sambil
berlari) .. huh
huh
huh
wah, capeknya
mana Bapak Tentara tadi?
hmh
hmh
hmhh
. Itu dia! 6. Boneka-3:
(dengan terengah-engah) Pak Tentara
. Pak Tentara
tunggu sebentar! Boneka-1:
(berhenti dan menoleh). Lho
kamu kan Gehazi, pembantunya Bapak Elisa? Mengapa
mengejar saya? Boneka-3: Saya disuruh Bapak Elisa
katanya Bapak Elisa mau
menerima uang dan pakaian yang Bapak tawarkan tadi. Guru yang lain
menjelaskan pada anak bahwa Gehazi berbohong, dan itu tidak baik. Bila perlu,
adakan dialog singkat dengan Boneka-3. Guru: Hey, Gehazi,
kamu bohong!
Bapak Elisa tidak menyuruh kamu untuk meminta uang dan pakaian. Gehazi: Ah ..
diam kamu. Biar saja, kan tidak ada yang tahu, Bapak Elisa tidak tahu kok
kalau saya kemari. Nanti uang dan pakaiannya buat aku saja. Anak-anak jangan
bilang Bapak Elisa yah?! 7. Boneka-1:
Gehazi, ini uang dan pakaiannya
terimalah. Sampaikan salam saya untuk Bapak
Elisa ya?! Kemudian Boneka-1 meninggalkan ruangan. 8. Boneka-3:
ha ha ha
Bapak Tentara saya tipu. Sekarang saya punya uang dan pakaian
bagus. Saya mau beli es krim dan permen. Tapi
pakaiannya saya sembunyikan
dulu, supaya Bapak Elisa tidak tahu. Kemudian Gehazi berjalan pulang. 9. Boneka-1:
Gehazi, darimana saja kamu? Boneka-3: eh
anu
tidak dari mana-mana kok.
Boneka-1: Kamu bohong Gehazi! Tuhan melihat apa yang kamu lakukan. Meskipun
saya tidak melihat, tapi Tuhan tahu. Dan perbuatanmu itu salah! Karena itu,
Tuhan akan menghukummu. (sementara itu, buatlah supaya boneka-3 berbalik dari
hadapan anak-anak dan taburi bagian wajah dan badannya dengan bedak putih). 10. Boneka-3:
Aaah
kenapa aku ini? .. huu ..huuu
huu
. (sambil menangis). Aku kena
sakit kulit. (tunjukkan pada anak wajah dan badan Gehazi yang putih karena
sakit kusta) Tuhan menghukumku karena aku berbohong, huu .. huu
huu
.
(sambil berjalan keluar). Penutup: Guru menjelaskan kepada anak supaya tidak
berbohong seperti Gehazi. Meskipun orang lain tidak tahu, tapi Tuhan selalu
"melihat" dan "mengetahui" perbuatan anak-anak. Ide Aktivitas: Menyanyikan lagu "Hati-hati Gunakan
Tanganmu" (dilanjutkan dengan "kakimu", "matamu",
"mulutmu", "telingamu"). Kemudian bagikan gambar seorang
anak dengan beberapa bagian tubuh yang 'hilang' (untuk permainan puzzle).
Sesuai dengan lagu di atas, minta anak menempelkan / menggambar bagian yang
hilang tsb, yaitu: tangan, kaki, mata, mulut, dan telinga. Penekanan pelajaran-4: Meskipun
tidak ada orang lain yang mengetahui, Tuhan senantiasa melihat dan
mengetahui semua perbuatan mereka. Materi 4 ή |
MATERI / BAHAN CERITA 1.1
Kisah
Penciptaan 1.4
Keluargaku 3.1 Daud dan Goliat Hubungi
saya di: Hubungi saya di: [email protected] |