|
Situs Rumah “PenA” Rumah singgah untuk para aktivis Pelayanan Anak |
|
|
|
Halo,
Selamat datang di Ruang Sekolah Minggu
Ü kembali ke menu utama Ruang Sekolah Minggu
|
ELIA DAN JANDA MISKIN Cara penyampaian Firman Tuhan: Drama Usulan penggunaan alat peraga / alat bantu: Tepung dan mangkuk, serta peralatan seperlunya untuk
menunjukkan proses pembuatan roti. Celemek. Roti dalam jumlah yang cukup banyak.
Kayu bakar (bisa dibuat dari gulungan kertas semen). Segelas air. Proses pengajaran: 1. Guru
yang memerankan tokoh janda miskin mempersiapkan berbagai perlengkapan untuk
membuat roti, sambil mengenakan sebuah celemek untuk menunjukkan bahwa tokoh
tsb adalah seorang ibu rumah tangga. Tunjukkan pada anak masing-masing
perlengkapan yang tersedia, misal: gula, tepung, telur, mangkuk, dsb. (minta
anak menyebutkan barang-barang yang telah Anda siapkan itu, serta tanyakan
pada mereka apa yang akan Anda masak). Tunjukkan sebuah roti dan katakan pada
anak bahwa Anda akan membuat roti seperti itu, tapi karena tepungnya tinggal
sedikit, Anda hanya bisa membuat 2 roti saja. 2. Ceritakan
pada anak bahwa Anda akan keluar sebentar mencari kayu untuk menyalakan api
dan memasak roti. Bila memungkinkan ajaklah anak "membantu" Anda
mengumpulkan kayu bakar (sebelumnya sebarkan beberapa gulungan kertas semen
di ruangan kelas). 3. Sementara
janda tsb sedang mengumpulkan kayu bakar, tokoh Elia memasuki ruangan dan
menyapa janda tsb untuk minta minum. Si janda segera mengambilkan segelas air
untuk diberikan pada Elia. Sesudah meminumnya, Elia meminta roti pada janda
tsb. 4. Janda
miskin tsb berusaha menjelaskan pada Elia bahwa tepungnya tinggal sedikit,
kalau dia membuatkan roti untuk Elia, maka dia tidak akan kebagian lagi. 5. Elia
mengatakan pada janda tsb untuk percaya kepadanya dan Tuhan nanti akan
menolong sehingga tepungnya tidak akan habis. 6. Janda
miskin tsb percaya, dan segera pulang untuk membuat roti. Kembali tunjukkan
pada anak tepung yang tinggal sedikit, peragakan bagaimana Anda
"mengolah" tepung tsb sampai menjadi roti sungguhan yang siap
dimakan, lalu berikan kepada Elia. 7. Janda
miskin tsb kemudian ingat akan perkataan Elia dan segera pulang kembali ke
rumah dan melihat bahwa tepungnya masih banyak (tunjukkan pada anak bahwa
sekarang tempat tepungnya terisi penuh) - sehingga dia bisa membuat roti
lagi. Sekali lagi peragakan "mengolah" tepung menjadi roti
sungguhan. Kali ini roti yang dihasilkan jauh lebih banyak. Tunjukkan pada
anak bahwa Anda sekarang dapat membuat roti yang banyak karena tepung yang
tersedia banyak sekali. 8. Janda
miskin bersyukur kepada Tuhan karena telah menolongnya. Ide
aktivitas: Menggambar atau menempel berbagai jenis roti.
Minta pengasuh untuk menggambar roti, dan anak membantu mewarna atau memberi
hiasan di atasnya (dengan membayangkan kismis, coklat, strawberry, mesyes,
dsb). Penekanan pelajaran-2: Tuhan
Yesus senantiasa menyertai dan menolong anak-anakNya |
MATERI / BAHAN CERITA 1.1
Kisah
Penciptaan 1.4
Keluargaku 3.1 Daud dan Goliat Hubungi
saya di: Hubungi saya di: [email protected] |