Situs  Rumah “PenA”

Rumah singgah untuk para aktivis Pelayanan Anak

 

 

Kembali ke halaman utama

 

 

Halo,

Selamat datang di  Ruang Sekolah Minggu

 

Kelas bayi

Kelas balita

Kelas pra-remaja

 Milis Diskusi

e-BinaGuru

Milis Publikasi

e-BinaAnak

 

ά kembali ke menu utama Ruang Sekolah Minggu

 

PETRUS & ORANG LUMPUH

 

Cara penyampaian Firman Tuhan:

Bermain peran: tokoh Petrus dan orang lumpuh

 

Usulan penggunaan alat peraga / bantu:

1.       Untuk peran Petrus: Alkitab

2.       Untuk peran orang lumpuh: tongkat, mangkuk kecil untuk minta-minta, baju lusuh

 

Proses pengajaran:

1.       Tokoh Petrus muncul dan memperkenalkan diri pada anak: "Selamat pagi anak-anak, nama saya Petrus. Saya murid Tuhan Yesus. Pagi ini saya mau pergi ke gereja." Bila memungkinkan, ajaklah anak untuk "ikut" Petrus pergi ke gereja, misalnya dengan cara: berbaris di belakang tokoh Petrus, berjalan dan menyanyikan lagu "Jes jes jes …. Kereta apiku menuju S'kolah Minggu … dst" Setelah 2 / 3 putaran ajak anak-anak untuk duduk kembali dengan tenang: "Nah … kita sudah sampai di gereja, ayo, anak-anak semua duduk dengan tenang ya. Pak Petrus mau berdoa kepada Tuhan." Tokoh Petrus mengambil sikap doa (berlutut, tangan dilipat). Kemudian ajaklah anak-anak untuk ikut berdoa: "Anak-anak … ayo kita bersama-sama berdoa kepada Tuhan Yesus. Bagaimana sikap berdoa? Tangan dilipat, mata ditutup. Semua tirukan Pak Petrus berdoa ya?" Ucapkan doa singkat yang isinya mengucap syukur kepada Tuhan.

2.       Kemudian tokoh Petrus menunjukkan pada anak buku yang dibawanya. Tanyakan pada anak: "Buku apa ini? …. Ya, ini adalah Alkitab. Pak Petrus senang membaca Alkitab. Apakah anak-anak di rumah juga senang membaca Alkitab?" Bila kondisinya memungkinkan, promosikanlah Alkitab untuk Anak yang dilengkapi dengan gambar-gambar menarik. Ajak anak menyanyikan lagu: "Baca Kitab Suci, doa tiap hari kalau mau tumbuh, … dst"

3.       Lalu, tokoh Petrus berpamitan pada anak karena akan pergi mengajar orang banyak tentang Firman Tuhan: "Nah, anak-anak … sekarang Pak Petrus harus pergi. Pak Petrus akan bercerita tentang Tuhan Yesus pada orang-orang di gereja. Sampai jumpa …. Tuhan memberkati kalian semua." Sampaikan salam perpisahan pada anak-anak.

4.       Tokoh orang lumpuh muncul (memasuki ruangan) dengan diusung oleh beberapa orang. Setelah diletakkan di lantai, tokoh orang lumpuh menyapa anak-anak: "Selamat pagi anak-anak … saya adalah orang yang lumpuh. Kaki saya tidak dapat berjalan. Saya tidak dapat berlari, atau bermain bola seperti anak-anak. Saya sedih karena kaki saya lumpuh. Siapa yang dapat menyembuhkan saya?" Tunjukkan ekspresi wajah yang sedih. Kemudian, lanjutkan pembicaraan dengan anak-anak: "Setiap hari saya di bawa ke sini, di depan gereja ini, untuk minta uang pada orang-orang yang kasihan pada saya." Sambil mengangkat mangkuk untuk minta-minta, katakan pada anak dan orang tua yang hadir: "kasihani saya Bu … kasihani saya Nak …. Minta sedekah …. Saya minta uang untuk makan hari ini …." Bila memungkinkan, aturlah supaya ada orang tua / anak yang mau memberikan uang receh ke dalam mangkuk tokoh orang lumpuh tsb.

5.       Pada saat itu, tokoh Petrus muncul kembali (memasuki ruangan) sambil memegang Alkitab di tangannya. Si orang lumpuh menghentikan jalan Petrus dan sambil mengacungkan mangkuknya berkata: "Mohon sedekah Pak … kasihanilah saya."

6.       Tokoh Petrus memandang orang lumpuh itu, dan menjawab: " Bapak … saya tidak punya uang. Tapi saya punya Tuhan Yesus di dalam hati saya. Demi nama Tuhan Yesus, saya sembuhkan Bapak!" Lalu tokoh Petrus memegang tangan orang lumpuh tsb serta membantunya berdiri.

7.       Sambil keheranan bercampur senang, tokoh orang lumpuh berdiri, melompat kegirangan, berjalan kesana kemari, dsb. Ekspresikan kegembiraan yang luar biasa, dari seorang lumpuh yang tidak berdaya menjadi seorang yang sehat dan tidak lumpuh lagi. Bisa juga bila tokoh ini menyanyikan satu pujian untuk mengekspresikan sukacitanya, misalnya lagu: "Haleluya (4X) Puji Tuhan". Lalu, ajak anak bersama-sama menyanyikan lagu tsb dengan variasi sbb: Haleluya (anak jongkok), Puji Tuhan (anak berdiri).

 

Ide Aktivitas:

1.       Bermain bersama dengan menggunakan boneka kecil / orang-orangan dalam kelompok (1 kelompok berisi 4-5 orang anak) dengan didampingi 1 orang Guru. Mainkan "Petrus dan Orang Lumpuh"

2.       Bermain drama dalam kelompok: anak-anak bergantian menjadi Petrus dan orang lumpuh. Saat menjadi orang lumpuh, anak tidak boleh menggunakan kakinya saat berusaha bergerak / berjalan.

 

Penekanan pelajaran-3: Tuhan sanggup melakukan mujizat dan Tuhan baik. Orang lumpuh disembuhkanNya.

 

 

 

 Materi 2.4 Lima Roti & Dua Ikan  ή

MATERI / BAHAN CERITA

 

1.  Allah Pencipta

1.1    Kisah Penciptaan

1.2    Memelihara Ciptaan –1

1.3    Memelihara Ciptaan –2

1.4    Keluargaku

 

2.  Allah Maha Kuasa

2.1 Perjamuan di Kana

2.2 Perapian yg Menyala

2.3 Petrus & Org Lumpuh

2.4 Lima Roti & Dua Ikan

 

3.  Allah Maha Hadir

3.1 Daud dan Goliat

3.2 Elia dan Janda Miskin

3.3 Elisa dan Malaikat

3.4 Mata Tuhan Melihat

 

Lainnya

 

Hubungi saya di:

[email protected]

[email protected]

 

 

 

Hubungi saya di: [email protected]

[email protected]

 

Hosted by www.Geocities.ws

1