Situs  Rumah “PenA”

Rumah singgah untuk para aktivis Pelayanan Anak

 

 

Kembali ke halaman utama

 

Kembali ke Ruang Sekolah Minggu

 

 

Halo,

Selamat datang di  Ruang Sekolah Minggu

Kelas bayi

 

Kelas bayi

Kelas balita

Kelas pra-remaja

 Milis Diskusi

e-BinaGuru

Milis Publikasi

e-BinaAnak

 

 

Topik DISKUSI ttg KELAS BAYI

[1] Kelas Bayi: latar belakang dan kebutuhannya secara spesifik

[2] Diskusi Kelas Bayi: berbagi ide materi dan susunan acara

[3] Sharing Kelas Bayi-1: ide perpustakaan dan klub baca

[4] Sharing Kelas Bayi-2: ide sharing bersama orangtua

[5] Sharing Kelas Bayi-3: ide aktivitas untuk orangtua

[6] Menciptakan Bayi Jenius?

[7] Hukuman bagi anak 2 tahun?

 

Hubungi saya di: [email protected]

[email protected]

DISKUSI tentang KELAS BAYI

 

Topik: Hukuman bagi Anak 2 Tahun?

Deskripsi: pro dan kontra jenis hukuman “pukulan” pada anak

Arsip: e-BinaGuru Juli 2003

 

Dari: Fiertra Cahya

 

Sekedar masukkan,

Tindakan disiplin kepada anak (yang dilakukan ortu-nya), harus bijaksana

di-tentukan apa bentuk & besaran-nya.

Semakin dewasa sang anak, hendak-nya dikurangi, sejalan dengan itu peran

ortu sebagai "instruktur" (disiplin keras & instruksi2) --> "Coach"

(pendamping di-latihan, berada di pinggir lapangan memberi saran &

semangat) --> "konselor" (memberi input/ masukkan u/ sang anak, sehingga

dapat mengambil keputusan terbaik dalam suatu situasi tertentu).

 

Yang masalah, banyak ortu menerapkan salah satu dari 2 sisi extreem:

- selalu bertindak cenderung sebagai "instruktur" (sejak anak lahir s/d

dewasa)

- selalu bertindak cenderung sebagai "konselor" (sejak anak lahir s/d

dewasa)

 

Masing2 ada sisi baik-nya, tetapi hanya cocok/ pas u/ rentang umur anak

tertentu.

 

Saat dari bayi, anak belum mengerti bagaimana sesuatu harus terjadi &

apa yang baik & benar --> perlu instruksi yang tegas dari ortu (output

yang diharapkan: just "obey"/ taat, tanpa perlu mengerti kenapa).

 

Semakin beranjak besar/ jadi anak, kombinasi antara "intruktur" &

"Coaching" (di-hajar & di-ajar).

 

Setelah remaja, diarahkan dengan "Coaching" & "Conseling" (Ortu sebagai

sahabat/ teman bertukar saran & curhat).

 

Produk anak yang selalu di-treat dengan extrim "instruktur" sampai dia

remaja/ dewasa --> pemberontak

Sedangkan yang selalu di-treat dengan extrim "konselor" dari kecil/

dewasa --> egois


Thx,

FRC'03

=======

  membaca tanggapan –9 (10) Ž

 

 

Hosted by www.Geocities.ws

1