|
Situs Rumah “PenA” Rumah singgah untuk para aktivis Pelayanan Anak |
|
|
|
|
|
|
Halo,
Selamat datang di Ruang Sekolah Minggu
|
[1] Kelas Bayi: latar belakang dan kebutuhannya secara spesifik [2] Diskusi
Kelas Bayi: berbagi ide materi dan susunan acara [3] Sharing
Kelas Bayi-1: ide perpustakaan dan klub baca [4] Sharing
Kelas Bayi-2: ide sharing bersama orangtua [5] Sharing
Kelas Bayi-3: ide aktivitas untuk orangtua [7] Hukuman
bagi anak 2 tahun? Hubungi saya di: [email protected] |
DISKUSI tentang KELAS BAYI Topik: Diskusi Kelas Bayi Deskripsi: membicarakan ide materi
dan susunan acara Kelas Bayi Arsip: e-BinaGuru Maret 2003 Dari: meilania Lewerissa wrote: > Bagaimana kalo diantara kita bisa meposting
lirik lagu lagu sekolah > minggu, karena dari lagu kita bisa
bercerita tentang isi Alkitab....? > jadi untuk kelas bayi- ya, orang tua, atau
pendamping anak turut serta > dalam menyanyi di dalam kelas Bayi ini. > ada masukan lain? LAGU dan GERAKAN diajarkan bersama-sama. Efeknya akan jauh lebih bagus dibanding lagu saja
atau gerakan saja. Misal: Untuk mengajarkan sikap berdoa. Lagu & Gerakan: [1] Tangan dilipat (ortu melipat tangan / melipat
tangan anak) Mata ditutup (tunjukkan
pada anak / tutup mata anak) Kami minta doa pada
Tuhan (sikap berdoa)
..... doa dimulai ... [2] (nyanyikan seperti lagu "Balonku ada
Lima") Tanganku ada dua (angkat
kedua tangan) Lima-lima jarinya
(gerakkan jari-jari tangan) Kulipat semuanya
(tunjukkan posisi tangan dilipat) Lalu aku berdoa
(tundukkan kepala dan pejamkan mata)
..... doa dimulai .... Bila kita lakukan hal tsb berulang-ulang dan
sering, saat kita mulai menyanyikan lagu tsb. anak akan TAHU bahwa ini adl
saat berdoa (meski mungkin pada saat itu anak belum bisa melipat tangannya
sendiri dan belum bisa diajak menutup mata, tapi mereka TAHU). Anak (bayi) belajar terutama dg MENGAMATI dan
MENIRU. Anak saya yg kedua (usianya saat ini hampir 9
bulan), sedang seru-serunya "belajar" KISS-BYE :-) Saya pribadi
tidak mengajarkannya secara intensif. Tapi setiap pagi dan sore, saya
mengajaknya berjalan-jalan dan biasanya kami bertemu anak-anak maupun
bayi-bayi lain di kompleks perumahan tempat saya tinggal. Seusai para mama
ber-bincang-bincang, dan anak / bayi ber-sosialisasi, kami saling mengucapkan
"salam perpisahan". BYE_BYE (sambil melambaikan tangan) dan KISS-BYE
(tangan dicium kemudian dilambaikan). Karena perilaku ini hampir setiap hari
ditemui oleh anak saya, dia AMATI dan kemudian dia TIRU. Demikian juga dg pengalaman sebelum ini, dimana
saya hampir selalu mengajaknya mengantar kakaknya (anak saya yg pertama) ke
sekolah. Sebelum masuk kelas, Guru selalu mulai dg lagu: "Lonceng
berbunyi baris di halaman, setiap hari aku banyak teman, dst dst"
-sambil berTEPUKTANGAN. Lama-kelamaan, setiap kali bayi saya mendengar lagu
tsb, spontan dia bertepuk tangan tanpa ada yg menyuruhnya / memberinya
aba-aba. Nah, bagaimana kita terapkan hal ini di Kelas
Bayi? Mengingat waktu ketemu hanya 1 kali 1 minggu selama 1 jam. Tentu
sebagai GSM kita harus SELEKTIF, lagu dan gerakan apa yg betul-betul PERLU
dan PENTING untuk kita ajarkan pada anak. Sebaiknya, tidak usah banyak lagu
yg diajarkan, beberapa saja, tapi senantiasa diulang-ulang, dan PUNYA MAKNA
yg dekat dg kehidupan anak. Mengajarkan lagu: "FirmanMu P'lita bagi
kakiku, terang bagi jalanku" jelas KURANG BERMAKNA bagi bayi dibanding
lagu: "Alkitab Alkitab bukuNya Tuhan, Alkitab Alkitab buku kesayangan,
buku kesayangan" -yg terakhir ini bisa disertai gerakan membawa Alkitab
dan memeluknya. Silakan rekan-rekan menambahkan ide-ide lain. Moderator (meilania). |