Situs  Rumah “PenA”

Rumah singgah untuk para aktivis Pelayanan Anak

 

 

Kembali ke halaman utama

 

Kembali ke Ruang Sekolah Minggu

 

 

Halo,

Selamat datang di  Ruang Sekolah Minggu

Kelas bayi

 

Kelas bayi

Kelas balita

Kelas pra-remaja

 Milis Diskusi

e-BinaGuru

Milis Publikasi

e-BinaAnak

 

 

Topik DISKUSI ttg KELAS BAYI

[1] Kelas Bayi: latar belakang dan kebutuhannya secara spesifik

[2] Diskusi Kelas Bayi: berbagi ide materi dan susunan acara

[3] Sharing Kelas Bayi-1: ide perpustakaan dan klub baca

[4] Sharing Kelas Bayi-2: ide sharing bersama orangtua

[5] Sharing Kelas Bayi-3: ide aktivitas untuk orangtua

[6] Menciptakan Bayi Jenius?

[7] Hukuman bagi anak 2 tahun?

 

Hubungi saya di: [email protected]

[email protected]

DISKUSI tentang KELAS BAYI

 

Topik: Kelas Bayi

Deskripsi: membicarakan latar belakang dibukanya Kelas Bayi

Arsip: e-BinaGuru Januari 2003

 

Dari:  Fiertra Cahya

 

Untuk mengatasi masalah "keributan bayi" di waktu jam ibadah (kotbah,

terutama), selain dipersiapkan "kelas bayi" (< 2.5thn) yang nanti

dilanjutkan ke SM "kelas anak2" (2thn.>), bisa juga dengan membangung

"ruangan kedap suara" dengan 1-way mirroring-glass ke arah mimbar, dimana

ruangan-nya sejuk, cukup leluasa u/ para ibu memberi ASI/ menidurkan bayi,

TETAPI...

Sambil tetap bisa mendengarkan kotbah/ mengikuti jalan-nya ibadah melalui

speaker internal ruangan.

 

Di jemaat kami, anak2 < 2.5thn sudah dipisahkan dari ortu (keluar dari ruang

ibadat) sesaat sebelum FT. Kesulitan utama adalah masalah kepercayaan orang

tua u/ "melepas" anak-nya, dipercayakan ke GSM. Trik-nya:

- 1-4 minggu pertama anak baru harus di-temani oleh ortu/ bibi/ suster-nya,

bermain bersama di dalam kelas, GSM sebagai "instruktur" & "helper", ringan!

- step berikut-nya, anak2 diantar sampai ruangan, sementara ortu/ bibi/

suster di luar ruangan kelas, jadi sewaktu2 bisa dipanggil kalau anak-nya

menangis terus menerus, mulai "berat" !

- paling akhir, anak2 di-percayakan sepenuh-nya di dalam kelas, sementara

ortu/ bibi/ suster di ruang ibadah/ diluar ruangan kelas, menunggu sampai

acara kelas selesai baru bisa menjemput anak-nya, paling berat!

 

Kegiatan anak2 kelas kecil ini, biasa-nya di dalam ruangan, di lantai

ber-karpet, ruangan yang lega & cukup segar/ sejuk sirkulasi udaranya, yang

terpenting adalah "tertutup" (tidak bisa melihat orang dr. dalam ruangan):

- dimulai dengan persembahan & bermain (+/- 15 menit) --> menguras tenaga

anak2 supaya tidak terlalu aktif waktu mendengarkan FT

- menyanyi memuji Tuhan (+/- 5 menit) --> guru2 dan helper harus ikut

bernyanyi+gerakan

- mendengarkan FT/ cerita (+/- 5 menit) --> helper menjaga suasana kelas &

perhatian anak2 tetap fokus, sementara GSM bercerita & tidak terganggu

konsentrasi-nya.

- doa penutup & makan snack (+/- 10 menit) --> mulai dari cuci tangan,

makanan dipilih biskuit/ choco-crunch/ stick dengan ukuran kecil2, taruh di

wadah plastik (mangkuk), lalu di-bimbing oleh para helper & GSM.

- apabila masih tersisa banyak waktu, bisa di-isi aktifitas (prakarya), atau

bermain lagi.

 

** perlu di-ingat, di dalam kelas ini untuk satu jenis mainan harap

dipersiapkan dengan jumlah cukup, sehingga tidak rebutan.

 

Hal yang mendorong kita GSM, bahwa menurut penelitian para ahli, anak2 sejak

umur < 2thn mereka sudah menangkap suatu "kesan" dengan panca indera-nya.

Dan jika suatu rutinitas sudah dibiasakan sejak umur tsb, mereka tidak akan

"sulit" u/ duduk tenang di kelas SM yang lebih besar kelak... Dan dapat

menangkap suasana belajar-mengajar lebih "cepat" dari yang tidak pernah ikut

"kelas bayi", dan otomatis juga akan punya "self-control" yang baik lagi

kelak...

  

Karena-nya, GSM... Tetap lah bersemangat, investasi kita tidak akan sia2

pada masa 3-5 thn mendatang u/ mereka...!!



Best Regards,

FRC'03

=============

 

 membaca tanggapan –5 (7) ̃

 

 

Hosted by www.Geocities.ws

1