BIODATAKU
Namaku José Pereira, aku larir pada tanggal 13, bulan Mei tahun 1974 di Kabupaten Liquisa, Timor Lorosae. Di keluargaku, aku punya tiga orang saudari, satu di antara mereka adalah saudari angkat. Saudariku yang paling tua meninggal dunia pada masa perang (aneksasi Indonesia). Ayahku meninggal dunia setelah aku pergi ke Portugal untuk belejar, pada tahun 2002.
Pada tahun 1979/80, aku masuk ke Sekolah Dasar Negeri IV Kabuilimo di Kampungku. Ketika aku naik ke kelas VI, aku pindah ke Sekolah Dasar Katolik Santo João de Brito Liquisa, di kota Liquisa.
Pada tahun 1986/87, aku masuk ke Sekolah Menengah Pertama Katolik São João de Brito Liquisa. Aku hanya sekolah di sana selama satu semester dan aku lepas sekolah. Aku masuk kembali pada tahun berikutnya, tahun 1987/88.
Pada tahun 1991/92, aku masuk ke Sekolah Menengah Atas Negeri I Liquisa. Karena situasi politik yang sangat burak pada saat itu, aku hanha sekolah selama dua bulan dan keluar lagi. Aku masuk kembali pada tahun 1992/93 ke sekolah yang sama.
Pada tahun 1996/97, aku selesaikan belajarku di SMA dan aku putuskan untuk masuk ke Seminari Bunda Maria dari Fátima Balide, Dili.
Pada tahun 1998, aku selesaikan studiku di Seminari Menor Balide dan aku putuskan untuk pindah ke Konggregasi Dominikan di Philipina, Seminari Dominikan San Juan de Latrão, Calamba - Laguna . Aku berangkat ke Philipina bersama dengan dua orang teman, sama-sama dari Seminari Balide, yaitu Alexandre Sarmento (Soibada) dan Isolino Guterres (Baukau).
Pada tahun 2000, aku keluar dari seminari dominikan dan kembali ke Timor Lorosae.
Pada tahun 2001, saya telah berpartisipasi dalam sebuah test nasional yang diikutsertakan sekitar 5000 orang untuk mendapatkan beasiswa dari Pemerintah Portugal. Saya berhasil dan berangkat ke Portugal pada bulan September tahun 2001 bersama teman-teman yang lain sekitar 300 orang (kelompok pertama).
Setelah tiba di Portugal, saya dan teman-temanku, sekitar 8 orang dilokasikan di Universitas Minho, di Braga. Dengan tingkat pengetahuan dan penguasaian bahasa Portugis yang boleh diktakan kosong, kami langsung masuk ke Universitas tampa melalui masa persiapan bahasa Portugis. Dengan susah paya dan perjuangan yang berat, lebih-lebih dengan rahmat Tuhan, dukungan para dosenku dan teman-teman sekelasku, aku berhasil menyelesaikan studiku di bidang Hubungan Internasional di tahun ajaran 2006/2007.
Braga, 24 / 07 / 2007
Lelobere (José Pereira)
TETUN PORTUGUÊS ENGLISH INDONESIA