Dalam dunia medis, penggunaan madu sebagai obat sudah dimulai sejak zaman Yunani dan Mesir Purba. Saat itu di Mesir, madu merupakan salah satu dari 500 obat terpopuler. Madu yang berfungsi sebagai Suplement Food (makanan tambahan) dan obat dalam penggunaannya dapat dicampurkan dalam produk makanan lainnya, seperti buah-buahan, atau sari buah. Beberapa diantaranya manfaat Madu adalah:
- Pengidap Kencing Manis (Diabetes)
- Infeksi Kandung Kemih
- Penyakit Jantung
- Kanker Perut dan Tulang
- Penyakit Maag
- Penyakit paru-paru
- Osteoporosis (Tulang kropos)
- Memperlancar ASI
- Muntaber
- Luka atau Luka bakar
- Gangguan saluran air seni
- Anemia (Kurang darah)
- Gangguan hati, urat syaraf dan darah
- Wasir dan sembelit
- TBC, Asma dan bronchitis
- Masuk angin
- Menghilangkan panas dalam dan sakit tenggorokan
- Penyakit cacar dan koreng
- Gigitan Serangga
- Ngompol
- Kurang tidur
- Hidung tersumbat dan Influenza
- Penyakit lambung dan pencernaan
- Kelebihan berat Badan
- Pembersih muka
- Penyubur rambut
- Stress
- Pertumbuhan gigi bayi
- Umur panjang
- Obat sakit gigi
- Mengurangi kolesterol
- Pilek dan batuk
- Kemandulan
- Sakit perut
- Bau napas
- Menghilangkan bau badan
- Sakit kepala (Migraine)
- Memulihkan tenaga
- Mengatasi jerawat
- Infeksi kulit
- Mencegah penuaan dini
- Arhritis (Radang sendi / Encok)
- Sakit mata
- Mual-mual pada wanita hamil
- Memperlancar buang air kecil dan keracunan saat hamil
- Memperlancar buang air besar
- Bagi ibu selepas melahirkan anak
- Kudis, kurap dan lain-lain penyakit KULIT
- Pengawet dan penambahkan Kelezatan Makanan