TATA TERTIB

MUSYAWARAH ANGGOTA PPI-UTM 2002

 

BAB I

KETENTUAN UMUM

 

Pasal 1

 

  1. Musyawarah Anggota Perhimpunan Pelajar Indonesia-Universiti Teknologi Malaysia (MA PPI-UTM) tahun 2002 merupakan forum tertinggi organisasi PPI-UTM dimana menjadi penentu kepada arah pergerakan organisasi dan keberadaan organisasi itu sendiri.
  2. Penanggung jawab MA ini adalah PPI-UTM.

 

BAB II

TUGAS DAN WEWENANG

 

Pasal 2

 

Tugas dan wewenang MA 2002 adalah:

  1. Meninjau dan menetapkan konstitusi serta garis-garis besar program kerja PPI-UTM.
  2. Memilih ketua umum PPI-UTM periode 2002/2003.
  3. Menerima atau menolak dan mengesahkan laporan pertanggungjawaban periode 2001/2002.

 

BAB III

PESERTA KONGRES

 

Pasal 3

 

Peserta MA adalah pengurus dan anggota PPI-UTM.

 

BAB IV

HAK DAN KEWAJIBAN PESERTA

 

Pasal 4

 

  1. Setiap peserta memiliki hak bicara dan hak suara.
  2. Setiap peserta memiliki hak memilih dan dipilih.

 

Pasal 5

 

Setiap peserta dapat menyampaikan interupsi dan hanya diijinkan berbicara atas persetujuan pimpinan sidang.

 

 

 

Pasal 6

 

Setiap peserta dalam menyampaikan pokok-pokok pikirannya berpedomankan kepada kebenaran, kejujuran, dan sesuai dengan semangat kebangsaan serta menghormati hak-hak peserta yang lainnya.

 

BAB V

KELENGKAPAN MA

 

Pasal 7

 

Kelengkapan MA terdiri dari:

  1. Penanggung jawab.
  2. Presidium.

 

Pasal 8

 

  1. Penanggung jawab MA bertanggung jawab atas ketertiban, kelancaran, dan suasana kekeluargaan serta semangat kebangsaan untuk mensukseskan MA.
  2. Penganggung jawab membentuk panitia pelaksana MA.
  3. Panitia pelaksana bertanggung jawab dalam menyiapkan materi, pelaksanaan, dan teknis pelaksanaan MA.

 

Pasal 9

 

  1. Presidium MA dipilih dan ditetapkan secara musyawarah dan mufakat oleh peserta MA sebanyak 5 (lima) orang usulan dan disahkan oleh anggota
  2. Presidium MA bertanggung jawab terhadap kelancaran dalam persidangan selama MA berlangsung.

 

BAB VI

SIDANG PLENO

 

Pasal 10

 

Sidang pleno meninjau dan membahas:

  1. Perubahan anggaran dasar/rumah tangga.
  2. Garis-garis besar program kerja organisasi.
  3. Tata tertib pemilihan ketua umum.
  4. Laporan pertanggungjawaban dan rekomendasi.

 

BAB VII

KUORUM MA

 

Pasal 11

 

  1. MA dinyatakan sah apabila dihadiri oleh lebih dari setengah jumlah anggota yang resmi terdaftar dalam keanggotaan PPI-UTM.
  2. Jika ayat 1 tidak terpenuhi, maka atas persetujuan seluruh peserta yang hadir, MA baru dapat dinyakatan keabsahannya melalaui pencapaian kuorum.

 

BAB VIII

TATA CARA PENGAMBILAN KEPUTUSAN

Pasal 12

 

  1. Setiap keputusan diambil secara musyawarah diambil secara musyawarah untuk mufakat.
  2. Jika musyawarah tidak tercapai, keputusan diambil dengan suara terbanyak (voting).

 

Pasal 13

 

  1. Keputusan dengan suara terbanyak adalah sah jika sidang memenuhi kuorum.
  2. Jika mengambil keputusan berdasarkan suara terbanyak menghasilkan jumlah suara yang sama, maka pemungutan suara diulangi satu kali lagi.
  3. Apabila pemungutan suara telah dilakukan berulang kali dan memberikan hasil yang sama, maka keputusan akhir diserahkan kepada presidium.
  4. Pemberian suara dilakukan secara tertulis.
  5. Perhitungan suara dilakukan secara terbuka.

 

BAB IX

PENUTUP

 

Pasal 14

 

Tata tertib ini berlaku sah sejak tanggal ditetapkan.

 

 

 

 

Ditetapkan di Skudai, Kampus UTM,

Sabtu, 4 Mei 2002

 

oleh:

 

Perhimpunan Pelajar Indonesia-Universiti Teknologi Malaysia

(PPI-UTM)

 

 

 

 

Hosted by www.Geocities.ws

1