Tujuan teknologi pembelajaran adalah untuk memacu (merangsang) dan memicu (menumbuhkan) belajar. ungkapan ini dipilih untuk memberi tekanan pada hasil belajar dan menjelaskan bahwa belajar adalah tujuannya dan pembelajaran adalah sarana untuk mencapai tujuan tersebut. Belajar, yang dapat dilihat dengan adanya perubahan pada pengetahuan, keterampilan ataupun sikap, merypakan kriteria atau ukuran pembelajaran. Dalam definisi disebutkan belajar menyangkut adanya perubahan yang relatif permanen pada pengetahuan atau prilaku seseorang karena pengalaman (Mayer, 1982). Berlo (1960) menunjukkan bahwa unsur-unsur pada proses belajar dengan proses komunikasi sejalan. pada komunikasi, pesan diolah dan disalurkan yang kemudian diterima dan diberi makna serta disalurkan kembali sebagai umpan balik kepada pengirim pesan. Sedangkan pada proses belajar, orang menaggapi, menafsirkan, dan merespon terhadap rangsangan, dan mengambil pelajaran dari akibat tanggapan tersebut.
Sumber :
Seels, Barbara B dan Richey, Rita C. 1994. Instructional Technology : The Definition and Domains of the field. Association for Educational Communications and Technology : Washington, DC.
Diterjemahkan oleh Prawiradilaga, Dewi S . Rahardjo, Raphael. dan Miarso, Yusufhadi. Jurusan Teknologi Pendidikan, Fakultas Ilmu Pendidikan UNJ : Jakarta.