Just talk your mind. Do not try to cover or disclose. Do not try to add or subtract. Only talk.
Video Sex: Kalau Partai Ultranasional pasti sudah di-recall

Kejadian-kejadian di kancah kehidupan berbangsa ini semakin edan saja sehingga mengingatkan penulis pada Jangka Jayabaya yang menyatakan “Amenangi jaman edan, yen ora edan ora melu keduman.” Eeee… masih ada terusannya, “Nanging luwih becik wong kang eling lan waspodho.” Umumnya, yang mengenai wong eling lan waspodho itu dihilangkan sehingga orang cenderung beramai-ramai untuk menjadi edan seperti anggota DPR yang video esek-eseknya beredar dan bikin heboh. Penulis tahu soal itu ketika tadi pagi dinihari mendengarkan Elshinta. Acara Komisi Anda alias Komentar, opini dan solusi Anda sedang memperbincangkan masalah filem baru berformat 3gp yang sudah dirilis ke publik itu.

Tadi siang penulis mendapat kiriman filem baru itu dari teman. Menurut penulis, nggak zamannya lagi untuk bilang itu bukan video aseli. Masa iya video yang direkam dari telpon genggam mau direka-reka untuk dibilang bukan aseli. Zaman sekarang hati-hati main telepon genggam. Kalau sedang berbuat maksiat mending jangan bawa telepon genggam berperekam video deh, daripada cilaka! Tapi yang lebih baik adalah diam di rumah bersama istri yang sah. Tidak usah cari-cari terowongan nikmat di jalanan. Yang haq ada di rumah, ngapain cari yang tidak haq? Salah-salah kesandung. Ehh… beneran dah! Bukan lagi kesandung tetapi nyungsep, nyungsruk. Tuhan itu semudah memuliakan ummatNya juga mudah sekali jalannya untuk menghinakan. Makanya jangan rusak jalan Tuhan.

Kalau Partai Ultranasional yang punya anggota seperti itu, nggak hanya di-recall dari DPR tetapi akan dipecat dari partai dan direkomendasikan ke partai lain supaya jangan diterima jadi anggota.

Anggota seperti itu sudah payah. Nggak akan memberikan sumbangan apa-apa lagi kepada partai kecuali sumbangan nama buruk atau sumbangan duit kalau dia adalah penyandang dana partai. Entah apa pun kontribusi anggota seperti itu kepada partai, kalau partai punya otak waras pasti akan segera di-recall dari Senayan dan dipecat. Tapi kok penulis nggak yakin hal itu akan dilakukan. Bagi partai itu, lebih baik mengorbankan rakyat daripada memecat seorang anggotanya yang jadi wakil rakyat. Daripada mengorbankan wakil rakyat, rakyat saja yang dikorbankan.

Anda pasti bertanya-tanya dalam hal apa rakyat dikorbankan. Jawabannya sangat mudah, yaitu dalam hal memberikan rakyat seorang wakil yang bejad dan tidak pantas diteladani. Apa hal seperti itu bukan mengorbankan rakyat? Untungnya penulis tidak pernah menjadi anggota partai itu. Menjadi simpatisan pun belum pernah. Sejak penulis diberi nalar, penulis melihat bahwa partai ini isinya hanya angkara murka. Nggak punya pendirian dan keberanian kecuali keberanian untuk menjadi budak Ndoro Sepuh. Bahkan sampai saat Ndoro Sepuh lenggah dalem, mental budaknya belum hilang. Tiap-tiak saat petinggi-petinggi partai ini masih sowan. Halahhhh….

Kalau Partai Ultranasional punya wakil seperti itu pasti sudah di-recall dan dipecat serta direkomendasi untuk tidak diterima di partai manapun. Sayangnya hal itu belum bisa diwujudkan karena Partai Ultranasional masih di awang-awang.

2006-12-01 15:06:03 GMT
Just Talk Your Mind
Hosted by www.Geocities.ws

1