2.1.3 Jurus
a. Pengertian:
adalah suatu jaringan gerakan teknik pencat silat (pasang-serang-bela)
sebanyak 36 (tiga puluh enam) yang dilaksankan sambil melangkah.
b. Tujuan:
- Melatih mengembangkan suatu pola permainan pencak silat
- Menumbuhkan pengertian permainan secara teratur
- Menguasai dan meyakini teknik yang dimiliki.
c. Pelaksanaan:
- Sama dengan pembinaan senam
- Penjelasan unsur-unsur belaan dan serangan (teknik) pada
masing-masing jurus.
- Penjelasan pola langkah sesuai dengan tingkatannya tentang
cara berpindah dari satu tempat ke tempat lain dengan
menggunakan kaidah pencak silat PSHT
- Pemberian aba-aba:
~ Pelan dan teratur (untuk pemahaman dan pembentukan sikap dan
teknik yang benar)
~ Ditingkatkan dengan cepat dan pendadakan untuk merangsang
gerak cepat dan bertenaga
~ Ditingkatkan dengan memberi aba-aba satu hitungan
- Kesalahan segera diperbaiki
- Melatih menggunakan jurus secara berpasangan (2A> <2B)
- Melatih menggunakan pasangan minimal dua gerakan untuk satu
pasang dengan peningkatan atau tambahan macam penggunaan pasang
di tingkat atasnya.
Contoh:
- Polos: penggunaan pasang 4 dua macam
- jambon: penggunaan pasang 4 empat macam
- Hijau: penggunaan pasang 4 dua macam
- Putih: penggunaan pasang 4 dua macam
- Melatih penggunaan pasangan sampai siswa hafal dan menguasai.
2.1.4 Instal
a. Pengertian
adalah suatu sikap gerak lemah lembut gagah berwibawa dan
terbuka yang merupakan perangkap agar lawan mau menyerang,
tetapi disertai kesiapan untuk melakukan belaan dilanjutkan
serangan masuk.
b. Tujuan:
- Melatih menyiapkan kondisi siap menyerang dan siap diserang
- Melatih meyakini jurus
c. Pelaksanaan:
- Melatih perpindahan gerak dari satu gerak ke gerak lain dengan
menggunakan pasang memungkinkan
- Penggunaan pasamg masing-masing jurus
2.1.5 Pelepasan kuncian
a. Pengertian:
adalah suatu teknik untuk melepaskan kuncian lawan dilanjutkan
dengan gerakan mengunci lawan
b. Tujuan:
- Melatih mengambil bagian-bagian tubuh lawan yang lemah
- Melatih memanfaatkan bagiantubuh sendiri untuk menyerang lawan
c. Pelaksanaan:
Melatih ketepatan dan kecepatan gerak disertai tenaga
2.1.6 Belaan Belati
a. Pengertian:
adalah suatu teknik untuk menerima serangan belati dengan tangan
kosong
b. Tujuan:
Melatih keberanian menghadapi lawan bersenjata
c. Pelaksanaan:
Melatih kecepatan dan ketepatan gerak disertai tenaga.
2.1.7 Senam Toya
a. Pengertian:
adalah suatu gerakan serang bela menggunakan toya yang dilakukan
di tempat
b. Tujuan:
- Melatih dasar gerakan jurus toya
- Melatih sikap koordinasi yang benar antara sikap tangan
memegang toya dengan tubuh dan kuda-kuda kaki
- Melatih gerak memegang toya dengan benar
c. Pelaksanaan:
- Pemberian aba-aba dari lambat, teratur, meningkat menjadi
cepat dan mendadak
- Kesalahan segera diperbaiki
2.1.8 Jurus Toya
a. Pengertian:
adalah suatu jaringan gerakan teknik pencak silat dengan
menggunakan toya yang dilaksanakan sambil melangkah.
b. Tujuan dan Pelaksanaan
sama dengan jurus