SEKILAS TENTANG DRAMA

Richard Taylor dalam Understanding the Elements of Literature menyatakan bahwa sastra, sebagaimana seni lainnya, pada dasarnya adalah tindakan imajinatif dari pengarang dalam mengintepretasi pengalaman hidup. Sastra mengajak penikmatnya untuk mengenali kebenaran-kebenaran tentang eksistensi manusia. Sastra melibatkan diri penikmatnya seutuhnya dan mengajak penikmatnya untuk menanggapinya.

Dalam sastra, action, penokohan dan setting merupakan elemen dasar, dan bahasa yang digunakan  mengungkapkan entitas yang lebih besar yang dikombinasikan dalam sebuah format yang harus memiliki arti dan pada gilirannya memberikan kontribusi pada ide yang lebih besar dan harmonis, yaitu tema, yang juga mempunyai hubungan langsung dengan kehidupan aktual. Lebih dari bentuk seni lainnya, sastra merefleksikan pengalaman aktual: sosial, filosofis, psikologis dan moral.

Drama, salah satu bentuk sastra, pada dasarnya adalah sebuah seni pertunjukan. Penciptaan ulang atas action secara instant dan fisik dihadapan penonton membutuhkan kreatifitas. Produser atau sutradara dan pemain mengintepretasikan teks dan penonton diajak untuk terlibat dalam aksi tersebut. Kekuatan drama untuk menciptakan ilusi atas realitas, bahkan dalam bentuk aksi yang tidak akan ditemukan dalam kehidupan sehari-hari, sangat besar. Keterlibatan total penonton atas aksi imajinatif tersebut tampak dalam komentar dan evaluasi atasnya.

 

back

Hosted by www.Geocities.ws

1