:: my-blog ::

:: home::


 

 

Manusia telah menulis tanpa kata-kata
karena hatinya semakin pilu dengan air mata
kegundahan, rasa tak tertebus
reruntuhan nasib menjelma puing-puing

tak ada lagi rahasia
meski setiap mulut kini membungkam karena
isi otak tampak jelas di atas jidatnya
hitam, putih, merah, hijau
membaur dalam lekuk liku cakrawala hati

mata-mata kian sayu
sementara,
sayup-sayup terdengar jeritan takdir
mencabut nyawa lalu mencampakkannya

dari sebuah puisi "Februari '04



:: home :: underground area ::

supported by :: frontpage :: flash mx :: mai-pc :: kalma :: xx inspirations :: kes4an :: our dreams :: bluesky  ::.

© mimpi kita creative design

Hosted by www.Geocities.ws

1