| Kpim-Alhikmah Ibroh | |
|
Beribadah Tanpa Riya Oleh : Muhammad Aziz Al-Arasy |
|
|
Sekelompok manusia yang dipandang buruk dalam Islam adalah orang-orang yang ria dalam menjalankan ibadah kepada Allah Azza wa Jalla. Kelompok ini dalam menjalankan ibadah tidak ikhlaskepada Allah, tetapi ingin diperhatikan oleh manusia tatkala menjalankan ibadah. Perbuatan ria adalah haram hukumnya, dan orang yang melakukan ria dimurkai Allah Azza wa Jalla, yang mana dalam hal ini telah ditegaskan dalam ayat Al-Qur'an dan Hadits Nabi Saw.
Dalam Surat Al-Ma'un ayat 4-5 ditegaskan : Artinya: " Celakalah orang-orang yang shalat yang lalai dari shalatnya. Yaitu mereka yang bertindak ria"
Dalam Surat Fathir ayat 10 disebutkan : Artinya:"Dan mereka yang melakukan makar kejahatan, akan peroleh azab yang sangat, sedangkan makar mereka itu akan kandas".
Menurut penafsiran Mujahid: Mereka adalah orang-orang yang bertindak ria .
Dalam surat Al-Insaan ayat 9 disebutkan : artinya :"Anda kami hidangkan makanan hanyalah karena wajah Allah, tanpa menghendaki balasan dan terima kasihb dari anda semua"
Pujian Allah terhadap orang-orang ikhlas ini adalah karena menjadikan segala hasrat selain wajah Allah, sedangkan sifat ria adalah bertentangan denagan sifat ikhlas.
Dalam surat Al-Kahfi, ayat 110 disebutkan : Artinya :" Siapa yang berharap untuk menemui Tuhannya, hendaklah dia beramal baik, dan jangan mempersekutukan siapa pun dalam beribadah kepada Tuhan"
Ayat ini turun untuk menjewer orang-orang yang mencari upah dan pujian dengan ibadah dan amalnya. Dalam Hadits diterangkan, bahwa ketika ada seorang laki-laki datang kepada Rasulallah dan bertanya ." Dimanakah letak keselamatan?" maka Nabi saw, menjawab , "Adalah seorang hamba tidak melakukan amal ta'at kepada Allah , yang di tujunya perhatian manusia."
Abu Hurairah ra, membeberkan ulasan tentang hadits yang menceritakan tentang tiga karakter : Orang terbunuh dijalan Allah, orang bersedekah dengan hartanya, dan seorang ahli Al-qur'an. bahwa manusia yang mula-mula akan kena pertanyaan dihari kiamat, adalah orang yang diberi Allah ilmu pengetahuan. Pada waktu itu Allah berfirman , "Apakah yang sudah engkau perbuat dengan ilmu yang engkau ketahui itu ?" Ia menjawab, wahai Tuhanku, dengan ilmu hamba itu hamba bangun tengah malam (shalat malam), hamba berjaga ditepi siang (menyiarkan kepada orang yang perlu menerima )." Tuhan berfirman "Engkau bohong , engkau berdusta !" malaikat berkata pula ," Engkau berdusta !" Maksud hanyalah supaya disebut orang bahwa engkau orang alim ! Memang demikianlah perkataan orang terhadap dirinya.
Seorang lagi adalah orang yang diberi Allah harta benda. Maka Allah berfirman kepadanya," Engkau telah kami beri nikmat, apakah yang sudah engkau perbuat dengan nikmat kami itu ?" Dia menjawab , "Wahai Tuhanku, harta benda itu telah hamba sedekahkan tengah malam dan siang hari ". Allah berfirman engkau berdusta ! malaikat berkata pula , "Engkau berdusta ! Maksud engkau hanyalah supaya engkau dikatakan orang bahwa engkau seorang dermawan ". Memang demikianlah yang telah dikatakan orang terhadap dirinya.
Seorang lagi adalah seorang laki-laki yang terbunuh dalam perang mempertahankan agama Allah. Maka Alla berfirman kepadanya," Apakah yang telah engkau kerjakan ?" Dia menjawab wahai Tuhanku, Engkau menyuruh hamba berjihad, maka hamba pun pergi ke medan perang, dan hamba mati terbunuh". Allah berfirman , engkau berdusta ?" dan malaikat-malaikat berkata pula , engkau berdusta !" maksud engkau hanyalah supaya dikatakan orang bahwa sifulan gagah berani". Dan demikianlah perkataan orang terhadap dirinya.
Setelah berkata demikian, Nabi saw, bersabda , " Hai Abu Hurairah, mereka itulah makhluk yang mula-mula sekali akan menderita api neraka jahanam dihari kiamat. |
|
| Nantikan Ibroh berikutnya ...... Insya Allah | |
|
Copyrights©kpim2001 All Right Reserved |
|
| Back | |