|
Kalamullah:
"Dan
sesungguhnya akan kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan,
kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan berikanlah berita gembira
bagi orang-orang yang sabar. (yaitu) orang-orang yang apabila ditimpa musibah,
mereka mengucapkan: INNA LILLAAHI WA INNA ILAIHI RAJI'UN= sesungguhnya kami
adalah milik Allah dan kepada nyalah kami kembali". (QS.
Al-Baqarah:155-156).
Diriwayatkan
dari Ibnu Abbas ra. Bahwasanya Nabi Muhammad Saw, bersabda:
"Sesungguhnya
Aku adalah Allah, tiada Tuhan yang hak disembah selain Aku, Muhammad Hambaku dan
utusanku serta pilihanku dari seluruh makhlukku."
Siapa
yang menyerah karena hukumku dan sabar atas cobaanku dan syukur atas ni'matku,
maka aku menulisnya sebagai orang yang benar, dan kelak dihari kiamat ia akan
aku datangkan beserta para shadikin, dan aku akan memasukannya kedalam syurga.
Adapun
bagi orang yang tidak mau menyerah terhadap hukumku, tidak sabar akan cobaanku
dan tidak bersyukur segala ni'matku, maka ia akan keluar dari bawah
langitku dan carilah Tuhan selain Aku.
Imam
Al-Faqih rhl. berkata:" Sabar dari cobaan dan ingat kepada Allah sewaktu
tertimpa musibah adalah merupakan kewajiban bagi manusia, sebab apabila ingat
kepada Allah pada situasi dan kondisi seperti itu berarti ia redla. terhadap
hukum Allah dan menakuti terhadap Syetan.
Shabat
Ali bin Abi Thalib krw. berkata: "Sabar ada tiga macam :
1.
Sabar alat Tha'at (karena Ta'at).
2.
Sabar alat ma'shiyat (dari maksiat) dan
3.
Sabar alat mushibah (karena mushibah)".
Bagi
orang yang sabar karena ta'at, Allah akan memberinya 100 derajat, setiap derajat
barang diantara langit dan bumi.
Bagi
orang yang sabar dari maksiat, kelak dihari kiamat Allah akan memberinya 100
derajat, setiap derajat barang diantara langit dan bumi
Dan
siapa yang sabar karena musibah, maka Allah akan memberikan pahala tanpa
perhitungan.
|