|
Ya, Saudara - saudaraku, perhatikan apa yang akan aku sampaikan,
aku tidak tahu apakah tahun depan aku masih berada di antara kalian.
Karenanya dengarkan baik-baik apa yang kukatakan ini dan sampaikan
kepada mereka yang tidak dapat hadir saat ini.
Ya, Saudara - saudaraku, seperti kita ketahui, bulan ini, hari
ini, dan kota ini adalah suci, karenanya pandanglah kehidupan dan
milik setiap orang Muslim sebagai kepercayaan yang suci. Kembalikan
barang-barang yang dipercayakan kepadamu kepada pemilik yang
sebenarnya. Jangan kau lukai orang lain sebagaimana orang lain tidak
melukaimu. Ingatlah bahwa kamu akan bertemu dengan Allah swt. dan
Dia akan memperhitungkan amalanmu dengan sebenar-benarnya. Allah
swt. telah melarangmu memungut riba, karenanya mulai saat ini dan
untuk seterusnya kewajiban membayar riba dihapuskan. Waspadalah
terhadap syaitan, demi keselamatan Agamamu. Dia telah kehilangan
semua harapannya untuk membawa kalian pada kesesatan yang nyata,
tapi waspadalah agar tidak terjebak pada tipuan halusnya.
Ya, Saudara - saudaraku, adalah benar kamu mempunyai hak tertentu
terhadap isteri-isterimu, tapi mereka juga mempunyai hak atas
dirimu. Apabila mereka mematuhi hakmu maka mereka memperoleh haknya
untuk mendapat makanan dan pakaian secara layak. Perlakukanlah
isteri-isterimu dengan baik dan bersikaplah manis terhadap mereka,
karena mereka adalah pendampingmu dan penolongmu yang setia. Dan
adalah hakmu untuk melarang mereka berteman dengan orang-orang yang
tidak kamu sukai, dan juga terlarang melakukan perzinahan.
Ya, Saudara - saudaraku, dengarkanlah baik-baik, sembahlah Allah,
Sholat lima kali dalam sehari, laksanakan Puasa selama bulan
Ramadhan, dan tunaikanlah Zakat, laksanakan ibadah Haji bila mampu.
Ketahuilah bahwa sesama Muslim adalah bersaudara. Kamu semua adalah
sederajat. Tidak ada perbedaan satu terhadap yang lain kecuali
Ketaqwaan dan Amal - Sholeh. Ingatlah, suatu hari kamu akan
menghadap Allah dan harus mempertanggung jawabkan semua amalanmu.
Karena itu berhati-hatilah jangan menyimpang dari jalan kebenaran
setelah kepergianku nanti. .......
Ya, Saudara - saudaraku, tidak akan ada Nabi atau Rasul sesudahku
dan tidak akan ada Agama lain yang lahir. Karenanya simaklah
baik-baik ya Saudaraku, dan pahamilah kata-kata yang kusampaikan
kepadamu, bahwa aku meninggalkan dua pusaka, Al-Qur'an dan
contoh-contohku sebagai As-Sunnah dan bila kalian mengikutinya tidak
mungkin akan tersesat. Siapa yang mendengarkan perkataanku ini wajib
menyampaikannya kepada yang lain dan seterusnya dan mungkin yang
terakhir memahami kata-kataku ini bisa lebih baik dari yang langsung
mendengarkan. Demi Allah aku bersaksi, bahwa aku telah menyampaikan
ajaranMu kepada umatMu.
Excerpts from
Luqman Hakim Islamic Page (e-kampung.com) |