Halaman depan

 

Tahukah kamu

 

Kontak

DERINGER

 

            

    3 Mei 1999, di Oklahoma City. Hari itu menjadi hari yang tidak akan terlupakan bagi para penduduk disana. Badai tornado datang, menghancurkan apa saja menghadang di depannya. Kehidupan yang tadinya begitu tenang, dalam hitungan detik mendadak berubah mengerikan.

    Jennifer, seorang gadis yang tinggal di sebuah rumah bersama dengan ibu, adik, dan seekor piaraan, anjing labrador hitam bernama Deringer. Saat badai datang, keluarga itu berkumpul di kamar mandi kecil tanpa jendela, berusaha berlindung diri di bawah tumpukan kasur. Sementara itu Deringer ia masukkan ke kamarnya.

    Badai mulai menerbangkan segala yang ada, atap dan dinding berderak-derak, segala barang berjatuhan, sungguh sangat mengerikan. Dari kamar terdengar lolongan Deringer. Sebuah papan jatuh menimpa kasur. Jennifer mulai menangis keras. Mendengar tangisan itu, Deringer menabrak dinding kamar mandi yang sudah retak. Ia mendengar tangisan Jen dari bawah tumpukan kasur. Deringer membaringkan tubuhnya di atas kasur yang tertimpa papan itu, ia berusaha melindungi keluarga itu dari reruntuhan barang.

    Saat badai mereda, Jen dan keluarganya keluar dari tumpukan kasur yang telah menyelamatkan nyawa mereka. Jen mencari Deringer. Dilihatnya anjing itu tergeletak masih diatas kasur, tapi ada darah yang membasahi perutnya. Deringer terluka parah di perutnya. Ada serpihan besar kaca piring di dekatnya, rupanya itulah yang telah melukainya. Andai saja tidak ada Deringer saat kaca piring itu jatuh, maka salah satu dari mereka bertigalah yang akan terluka.

    Deringer harus menjalani 2 minggu perawatan di rumah sakit Ia harus dioperasi untuk menyembuhkan lukanya. Hari itu menjadi hari yang tidak akan terlupakan seumur hidupnya oleh Jennifer dan keluarganya. Bukan hanya karena badai yang mengerikan itu, tapi terlebih karena aksi kepahlawanan Deringer yang menjadi kenangan seumur hidup bagi mereka.

 

 

LULU

 

 

  

Copyright© 2002 Rini Th.

Hosted by www.Geocities.ws

1