|
KISAH-KISAH PALING BARU
|
Hari Jum'at ini saya harus bangun pagi-pagi, padahal belum juga saya bisa tidur
nyenyak, karena saya baru saja tiba di LA hari Kamis malam dari Jakarta naik
pesawat Eva Air. Pasti siang-siang saya bakalan mengantuk karena jet-lag. Tapi
apa boleh buat, kan saya ke LA untuk urusan kantor di Pasadenna.
Selesai mandi dan minum air putih, langsung saya ke garasi untuk pasang kabel accu dan memanasi mesin Grand Cherokee warna Hitam yang sudah beberapa bulan nggak dihidupkan. Untung accu-nya sudah kuat setelah beberapa jam disetrum, jadi bisa langsung meluncur ke daerah Sunset Blvd untuk cari sarapan yang melayani drive thru..... |
|
Hari Jum'at ini saya harus bangun pagi-pagi, padahal belum juga saya bisa tidur
nyenyak, karena saya baru saja tiba di LA hari Kamis malam dari Jakarta naik
pesawat Eva Air. Pasti siang-siang saya bakalan mengantuk karena jet-lag. Tapi
apa boleh buat, kan saya ke LA untuk urusan kantor di Pasadenna.
Selesai mandi dan minum air putih, langsung saya ke garasi untuk pasang kabel accu dan memanasi mesin Grand Cherokee warna Hitam yang sudah beberapa bulan nggak dihidupkan. Untung accu-nya sudah kuat setelah beberapa jam disetrum, jadi bisa langsung meluncur ke daerah Sunset Blvd untuk cari sarapan yang melayani drive thru..... |
| Sore pukul 15.00 WIB saya bersama Ferry menjemput Giant, rekan kerjaku di Bandara Soekarno–Hatta yang baru menyelesaikan tugasnya di Portugal. Tiga puluh menit menunggu, Pesawat KLM yang ditumpangi Giant landing di Soekarno–Hatta. Setelah berbasa-basi kami langsung menuju Twin Cam yang diparkir di Bandara. Giant menceritakan kemolekan, kecantikan, keindahan tubuh wanita-wanita Portugal, mancung, tinggi, dada yang montok serta liang vagina yang sangat legit rasanya..... |
| Sebenarnya pengalaman ini tak
akan kuceritakan kepada siapapun juga tapi aku tersiksa terus-terusan
untuk menutupinya. Pengalaman seksku yang pertama kualami sudah agak lama
tapi terasa seperti baru kemarin. Aku bersekolah di SMA X Semarang, sebut saja namaku Mike. Pada pertengahan kelas dua aku mempunyai seorang pacar, sebutlah namanya Greta. Orangnya cantik dan sederhana, sungguh aku cinta padanya. Kami berpacaran secara sehat dalam arti tidak menjurus ke hal-hal yang lebih jauh..... |
| Rina masih belum bisa menjawab pertanyaan
muridnya itu. Tubuhnya panas dingin. Belum sempat ia menjawab, Reza telah
membuka resleting celananya. Dan setelah beberapa saat penisnya meyembul dan
telah berada di hadapannya. "Bagaimana Bu, lebih besar dari Anto khan?". Reza ternyata lebih agresif dari Anto, dengan satu gerakan meraih kepala Rina dan memasukkan penisnya ke mulut Rina. "mmpfpphh". "Ahh yaa..., memang Ibu pandai dalam hal ini. Nikmati saja Bu..., enak kok"... |
kirim cerita ke [email protected] (eMail pengirim kami hapus, kecuali ada permintaan lain dari pengirim)
©satujuliduaribu