>> Subject: [pemudol] JANGAN SALAHKAN TUHAN
>>
>> > > Pada suatu hari seorang penginjil dan tukang cukur berjalan
>> melalui
>> daerah
>> > > kumuh disebuah kota. Tukang cukur berkata kepada si penginjil:
>> "Lihat,
>> > > inilah sebabnya saya tidak dapat percaya ada Tuhan yang penuh
>> kasih.
>> > > Jika Tuhan itu baik sebagaimana yang engkau katakan, Ia tidak akan
>>
>> > > membiarkan semua kemiskinan, penyakit, dan kekumuhan ini. Ia tidak
>> akan
>> > > membiarkan orang-orang ini terperangkap ketagihan obat dan semua
>> > kebiasaan
>> > > yang merusak watak. Tidak, saya tidak dapat percaya ada Tuhan yang
>>
>> > > mengijinkan semua ini terjadi."
>> > > Penginjil itu diam saja sampai ketika mereka bertemu dengan
>> seseorang
>> yang
>> > > benar-benar jorok dan bau. Rambutnya panjang dan janggutnya
>> seperti tak
>> > > tersentuh pisau cukur cukup lama. Kata penginjil itu : "Anda tidak
>> bisa
>> > > menjadi seorang tukang cukur yang baik kalau anda membiarkan orang
>>
>> seperti
>> > > dia hidup tanpa rambut dan janggut yang tak terurus. Merasa
>> tersinggung,
>> > > tukang cukur itu menjawab:"Mengapa salahkan aku atas keadaan orang
>> itu?
>> > Aku
>> > > tidak mengubahnya. Ia tidak pernah datang ke tokoku. Saya bisa
>> saja
>> > > merapikannya dan membuat ia tampak rupawan!"
>> > > Sambil melihat dengan tenang kepada tukang cukur itu, penginjil
>> itu
>> > > berkata:"Karena itu, jangan menyalahkan Tuhan karena membiarkan
>> orang
>> > hidup
>> > > dalam kejahatan, karena Ia terus menerus mengundang mereka untuk
>> datang
>> > dan
>> > > 'dicukur'.
>> > > Alasan mengapa orang-orang itu menjadi budak kebiasaan jahat
>> adalah
>> karena
>> > > mereka menolak Dia yang telah mati untuk menyelamatkan mereka."
>> Tukang
>> > > cukur
>> > > itu mengerti maksudnya. Apakah anda juga?
>> >
>>

Hosted by www.Geocities.ws

1