Penglihatan Janice
Tidak ada yg sia-sia dalam Tuhan, begitu juga ketika kita berdoa dengan
anak kita, even he/she is still a baby...
Ini adalah kesaksian anak teman saya. Selain Janice, saya juga sudah
dengar beberapa anak kecil lainnya yang juga mendapat penglihatan. Rupanya ini
adalah penggenapan dari ayat bahwa anak-anak akan mendapat
penglihatan dan mimpi.
God Bless You!
Pertengahan Desember 2000
Saya dan suami (Edwin Laskarus) serta anak kami Janice Levina (5 TH) rutin
doa pagi bersama. Biasanya kita berdoa singkat dengan Janice dan kemudian
kita teruskan doa berdua saja, karena Janice sulit untuk berdoa
dengan menutup mata dalam waktu yang panjang. Tetapi hari itu menjadi hari
yang luar biasa untuk kami.
Karena kami mengajak Janice dalam doa syafaat kita, saya sudah kawatir,
karena takut janice tidak betah, tapi waktu saya lihat dia sedang tenang
menutup mata dan tak lama kemudian saya lihat lagi dia sedang menutup
matanya dengan tangannya.
Ketika selesai berdoa dia bilang," Tadi Janice lihat Tuhan Yesus datang,
terang sekali, sampai Janice silau. Dia pegang kepala Daddy, kemudian
pegang kepala Mami, kemudian pegang kepala Janice lama sekali, Dia bilang
Dia sayang sama Janice." Saya kaget sekali, karena Janice Tuhan kasih
penglihatan, saya sering dengar dia cerita ketemu Tuhan Yesus disaat
mimpinya atau Tuhan bangunkan dia tengah malam untuk berdoa, tapi hari itu
adalah pertama kali dia mendapat penglihatan.
Setelah itu dia bertanya, "Masa tadi Tuhan Yesus ajak Janice main putar2 ,
Tuhan Yesus sampe pusing, Janice juga....apa betul Tuhan Yesus bisa
seperti itu?" Suami saya menjawab," Ya, kenapa tidak mungkin, Tuhan Yesus adalah
sahabat kamu juga, dia bisa bermain sama kamu."
Hari itu saya mendapatkan sesuatu yang baru, karena selama ini kalau saya
berdoa saya percaya Tuhan mendengar saya dan melihat saya tapi saya tidak
menyangka, Dia ada begitu dekat dengan kita. Kemanapun kita
berada, Dia ada.
Tgl 24 Desember 2000
Hari itu Penatua kami Pak Eddy Leo khotbah di gereja kami
(Abbalove-Serpong). Janice duduk dibaris paling depan dengan suami saya.
Saat khotbah Pak Eddy sampai pada cerita tentang Tuhan Yesus disalib,
tiba2 Janice menangis, kita tau Janice pasti nangis kalau dengar cerita Tuhan
Yesus disalib, kasihan kata dia, lalu dia lari ke pelukan ayahnya.
Sampai khotbah selesai dan kami jemaat diminta untuk doa secara kelompok
kecil untuk mengucapkan terima kasih secara pribadi pada Yesus yang mau
berkorban untuk kita. Saat itu Janice dengan suami saya saja, dan mereka
berdoa bersama. Saat itulah Janice menangis lagi.
Suami saya bertanya setelah kita di mobil saat pulang, "Tadi Janice kenapa
menangis waktu berdoa?"
Jawabannya membuat kami surprise, "Tadi Janice lihat 3 salib, ada Tuhan
Yesus di salib disana, Tuhan Yesus
bilang' Lord forgive them' ", tiba2 Janice terdiam, dan matanya
berkaca-kaca, "tau-tau orang-orang yang disitu pada ketawain dan kata2in
Tuhan Yesus, Janice sedih sekali, kasihan Tuhan Yesus, orang disitu banyak
sekali, 'hundred of people', cuman maria dan sedikit orang dibawah salib
itu yang menangis, dan darah Tuhan Yesus turun2 kebawah2, banyak sekali".
Ketika tiba dirumah, Janice langsung lari kekamarnya, dia membuka buku
alkitab bergambarnya. Ketika saya dekati, dia lagi melihat gambar Yesus
disalib, lama dia menatap gambar itu. "Janice, tadi kamu lihat seperti
gambar ini?" Janice menjawab, "No, mami, tidak seperti gambar ini, ini
digambar cuman sedikit orang, tadi Janice lihat banyak sekali orangnya".
Saya kemudian menjelaskan tentang Penglihatan ke dia. Dia mulai mengerti
sekarang tentang hal itu. Saya merasakan betapa Tuhan dasyat, dapat
memakai
anak kecil untuk meneguhkan segala Firmannya diakhir jaman ini. Semoga
kesaksian ini menguatkan kalian semua.
Mailing List Dewasa Muda
Fellowship on Net 2001
Tahun Kegerakan Dewasa Muda