Semuanya adalah Kasih Karunia
Kesaksian : John Adisubrata <[email protected]>

 



Keajaiban Keenam: "Anointing Fall On Me"
'Lihatlah, kami menghadap hadiratMu dengan kesalahan kami. Bahwasanya, dalam keadaan demikian tidak mungkin orang tahan berdiri di hadapanMu' (Ezra 9: 15b)

Saya amat terkejut, tertegun, bingung, dan entah apa lagi ......, tidak ada kata2 yang bisa menerangkan apa yang terjadi siang hari itu di dalam diri saya ......!? Saya merasa pribadi diri saya ini mendadak menjadi kecil sekali, tidak berarti, dan mulai hancur luluh ber-keping2 di depan sesuatu '...... Yang Amat Luar Biasa Dahsyatnya ......' yang tidak saya kenal dan tidak pernah saya ketahui sebelumnya .......... 

Dan tanpa bisa menahannya lagi, seperti ada yang mendorong tubuh saya, saya 'terpelanting' kebelakang, jatuh di atas kursi tempat duduk saya dengan tubuh yang kejang. Perlu saya jelaskan di sini, Tellio sama sekali tidak menjamah kepala saya, atau bagian tubuh saya yang lain!

Air mata saya bercucuran tak terkendalikan. Antara sadar dan tidak, saya merasakan suatu aliran listrik yang ber-voltage tinggi sekali memasuki diri saya melalui bagian atas kepala saya, dan langsung menyebar keseluruh bagian tubuh saya. Saya masih teringat, bahwa pada saat itu saya melihat seperti ada 'sinar yang amat terang', yang entah saya melihatnya dengan mata saya yang pada saat itu tertutup, atau sinar itu terlihat oleh 'mata hati' diri saya yang mendadak 'terbuka lebar' ..........

Saya tetap mendengarkan lagu Amazing Grace itu mengalun terus, tetapi saya juga mendengar suara orang2 yang tiba2 mengerumuni diri saya dari semua jurusan ruangan itu, dengan berbahasa aneh yang belum pernah saya dengar sebelumnya. Dari dahi saya, saya merasakan aliran listrik tersebut terus memasuki tubuh saya.

Saya mencoba agar kedua tangan saya terlipat menjadi satu, tetapi tidak berhasil, karena keduanya telah menjadi kaku penuh dengan arus listrik, sehingga saya dapat merasakan bagaimana aliran listrik itu berlompatan dari antara jari2 tangan kiri saya ke jari2 tangan yang kanan, dan juga sebaliknya. Perut saya ('belly' saya) terasa seperti terbuat dari metal keras 'stainless steel' yang melengkung, yang dipenuhi oleh listrik yang ber-putar2 di dalamnya secara amat luar biasa.

Saya masih teringat, bahwa pada waktu itu saya tidak mempunyai kemampuan untuk berpikir apa2 dengan kecerdasan akal pikiran saya, dan saya hanya mampu untuk mengatakan beberapa kali kalimat2 ini: '....Ampuni dosa2-ku, oh Tuhan ..., .... ampuni dosa2-ku ...'

Saya menyadarinya sekarang, bahwa pada saat itu, kata2 tersebut keluar dari hati nurani saya yang terdalam ......, disertai penyesalan dan pertobatan yang dikerahkan oleh 'kasih karunia' Tuhan melalui kuasa 'Roh Kudus'.

Sensasi ini berlangsung cukup lama. Istri saya yang berdiri di sebelah saya tetap tidak menyadari, apa yang sedang terjadi dengan diri saya ........., dimana Tuhan sedang mengerjakan karyaNya, dan membuktikan akan kebenaran kasih karunia Tuhan yang tercantum secara ber-ulang2 di dalam FirmanNya, yang sebelumnya tidak pernah saya ketahui.

Perasaan saya di waktu itu akan saya lukiskan sekarang di dalam bentuk kata2 yang sudah tercantum be-ribu2 tahun lamanya di dalam Firman Tuhan, yaitu: perasaan yang dipenuhi oleh 'Kedamaian, Sukacita dan Kasih', yang berkelimpahan. Sebab pada saat itu hadirat Tuhan, bukan hanya berada di dalam Gereja itu saja, tetapi juga sudah memenuhi diri saya, seorang yang penuh dosa, yang tidak berharga, tetapi menerima anugerah termulia dari padaNya, yaitu 'Kasih Karunia Yang Luar Biasa'.

Keajaiban Ketujuh: "A New Creation"
'Jadi siapa yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru: yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang' (2 Korintus 5: 17)

Keajaiban ini membuat keajaiban2 yang saya alami sebelumnya itu kelihatannya sangat tidak berarti, sebab puncak dari 'panggilan' Tuhan kepada semua umat2Nya digenapi di sini: 'Ciptaan Yang Baru'. Perubahan2 yang terjadi di dalam diri saya sesudah 'peristiwa' itu amatlah sukar untuk dimengerti oleh saya dan orang2 di sekeliling saya.

Nampaknya semua 'passions' saya yang tidak berkenan bagi Dia di dalam kehidupan saya, telah dicabut olehNya, diganti dengan passions baru yang sesuai dengan FirmanNya. Salah satu contoh spontan yang paling nyata di dalam perubahan ini, adalah: keinginan saya untuk mendengarkan dan memperbesar kumpulan koleksi lagu2 dunia saya menjadi lenyap dalam waktu yang amat singkat.

Kalau sebelumnya saya selalu menyukai untuk menonton 'music video clips', seperti acara2 MTV atau acara2 musik yang lain, tiba2 saja saya merasa seperti tidak seharusnya saya melihat acara2 seperti itu. Adegan2 di dalam music video clips yang sering tidak senonoh, yang sangat 'normal' bagi saya dahulu, mendadak menjadi sangat 'offensive' dan menjijikkan.

Karakter2 saya yang mendukakan Bapa di Surga, per-lahan2 dengan bantuan kuasa Roh Kudus diubahkanNya. Tentu saja perubahan2 di dalam kehidupan saya ini masih berlangsung terus sampai hari ini .....

Sejak saat itu semua yang dulu tidak pernah saya perhatikan, sebab nampaknya 'sudah biasa', tiba2 menjadi berarti sekali bagi saya. Bersyukur dan berterimakasih kepada Tuhan untuk hal2 yang paling kecil menjadi seperti 'a daily routine' bagi saya. Tidak ada waktu2 berlalu tanpa saya bersyukur, memuji dan menyembah Dia, baik di rumah, di perjalanan, sewaktu mengendarai mobil, maupun di kantor dan lain sebagainya.

Ciptaan2 Tuhan tiba2 mendapatkan perhatian khusus dari saya. Rumput2 tampak menjadi lebih indah, bunga2 yang beraneka warna menjadi lebih menarik bagi saya, mendengarkan suara burung2 berkicau di udara membuat hati saya amat bersukacita, mengagumi kekuasaan Allah Pencipta alam semesta ini.

Keajaiban Kedelapan: "The Power Of His Love"
'Tetapi apa yang dahulu merupakan keuntungan bagiku, sekarang kuanggap rugi karena Kristus. ... Oleh karena Dialah, aku telah melepaskan semuanya itu dan menganggapnya sampah, supaya aku memperoleh Kristus' (Filipi 3: 7-8)

Kasih karunia yang diberikan kepada saya secara cuma2 itu membuat saya benar2 'jatuh cinta' kepada Tuhan, Pencipta saya.

Istri dan anak saya adalah orang2 terdekat yang dapat langsung melihat dan merasakan perubahan2 ini. Keharmonisan di dalam kehidupan kekeluargaan kami menjadi amat maximal. Sejak peristiwa yang indah itu, prioritas di dalam kehidupan saya menjadi berubah total!

Kalau dulu prioritas saya adalah keluarga yang nomor 1, pekerjaan saya nomor 2, dan yang lain2nya (termasuk Tuhan) nomor 3. Sekarang, prioritas utama saya di dalam kehidupan keluarga saya adalah: TUHANLAH YANG NOMOR SATU!!

Bukankah Firman Tuhan mengatakan, bahwa jika kita mengutamakan Tuhan, sebab kita mengasihiNya, Ia sendiri yang akan campur tangan dan menambahkan semua yang kita perlukan? Kebahagiaan di dalam hidup kekeluargaan dan hal2 lain yang kita perlukan, akan diberikanNya sebagai 'bonus' kepada kita, jika kita taat akan perintah2Nya.

Pada hari itu saya menjadi seperti sebuah radio yang mendadak mendapatkan suatu 'receiver' yang baru, sehingga radio ini bisa menerima gelombang2 siaran di udara dengan jelas sekali. Atau saya menjadi seperti sebuah televisi yang tiba2 menerima sebuah 'antenna' yang baru, sehingga gambar dari program2 yang diterima melalui gelombang2 di udara menjadi gambar2 yang tajam sekali untuk dilihat.

Pada hari itu, janji yang tertulis di dalam Yoel 2: 28-32 telah digenapi untuk saya pribadi. Perintah Tuhan Yesus kepada murid2Nya di Kisah Para Rasul 1: 8 tiba2 menjadi 'Rhema' yang tertuju secara pribadi kepada saya, sewaktu saya membacanya untuk pertama kali setelah peristiwa tersebut.

Sejak saat itu, setiap saat saya mendengar nama Yesus disebut, lubuk hati saya 'tergetar' secara amat ajaib. Demikian juga, jika saya mendengar atau membaca tentang Salib atau Darah Tuhan Yesus, hati saya menjadi terharu sekali. Secara tiba2, saya bisa 'relate' dengan pengorbanan Tuhan untuk saya, yang terjadi 2000 tahun yang lalu itu. Sungguh amat mengherankan!!

Semua rahasia2 Firman Tuhan yang dahulu kelihatannya susah untuk dimengerti, mendadak menjadi seperti aliran sungai air kehidupan yang sungguh amat menyegarkan. Saya menjadi haus dan lapar akan Firman Tuhan.

Keajaiban Kesembilan: "The Only Way In"
'Kata Yesus kepadanya: "Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku' (Yohanes 14: 6)

Roh Kudus yang sejak saat itu bersemayan di dalam lubuk hati saya, telah membantu saya secara luar biasa untuk mempelajari FirmanNya. Setiap ayat2 di dalam Alkitab yang saya pelajari menjadi Firman yang mutlak dari Tuhan. Firman yang hidup ini menjadi sangat berarti di dalam kehidupan saya se-hari2.

Tiba2 saja saya bisa berhubungan langsung dengan Pencipta saya, dan ber-cakap2 denganNya secara akrab dan pribadi, baik melalui ayat2 FirmanNya yang hidup, maupun melalui 'suara' yang diucapkanNya sendiri di dalam hati saya. Suara yang sudah sering mengajak untuk berkomunikasi dengan saya, tetapi saya 'ignored' selama ber-tahun2.

Sejak peristiwa yang indah tersebut, keajaiban demi keajaiban terjadi di dalam kehidupan kami. Miracles yang sukar untuk dijelaskan terjadi pada diri saya, istri dan juga anak saya. God's really awesome!!

Mencari dan mempelajari rahasia2 FirmanNya ini membuat saya menjadi seperti 'ketagihan'! Secara ajaib Tuhan membukakan per-tama2 kepada saya pengertian2 tentang buku Wahyu, salah satu buku Perjanjian Baru yang tidak pernah menarik perhatian saya dahulu. Se-akan2 Tuhan hendak mengingatkan saya, bahwa waktunya sudah amat dekat.

Buku Mazmur yang dahulu merupakan salah satu buku di dalam Perjanjian Lama yang amat membosankan saya di waktu yang lalu, tiba2 'make sense' bagi saya dan menjadi salah satu buku di dalam Alkitab yang amat menguatkan iman saya.

Saya selalu merindukan hadirat Tuhan dimanapun saya berada. Tidak ada yang lebih memuaskan di dalam kehidupan saya ini, dari pada menikmati kasih dan keindahan hadirat Tuhan.

Dahulu saya mempunyai pendapat, bahwa semua agama adalah baik adanya, dan mereka mempunyai tujuan yang sama, yaitu untuk membawa pengikut2nya kepada Tuhan, Pencipta mereka. Pendapat saya tersebut sekarang menjadi berubah total!!

Dahulu saya berpendapat, bahwa banyak sekali bagian2 Firman Tuhan yang mengandung 'symbolism2' belaka, seperti yang tertulis di dalam buku2 Kejadian, Wahyu dan lain2nya. Tetapi sekarang Tuhan telah merubah pendirian saya tersebut. Setiap kata di dalam Alkitab saya 'ya dan amin'- kan. Saya percaya dengan sepenuh hati, bahwa isi Firman Tuhan adalah mutlak, dan tidak dapat diganggu gugat oleh siapapun juga!

Bersama Roh Kudus di dalam hati saya, saya bisa melihat, bahwa Tuhan Yesus sangat jauh berbeda dengan tokoh2 pendiri agama2 yang lain. Jika mereka menunjukkan dan mengatakan kepada pengikut2 mereka: "That is the way you should follow .....", Tuhan kita mengatakan: "I am the Way and the Truth and the Life ......" Sebab memang benar, hanya Dialah satu2nya Jalan dan Kebenaran dan Hidup!

Keajaiban Kesepuluh: "Radically Saved"
'umat yang telah Kubentuk bagiKu akan memberitakan kemasyhuranKu.' (Yesaya 43: 21)

Salah satu hal yang amat mengherankan adalah ketabahan saya untuk memproklamirkan kepada 'dunia', bahwa saya adalah pengikut Kristus, dan Dia adalah Tuhan yang amat saya cintai. Pada hal jauh sebelumnya, sampai di hari itu, saya selalu merasa ragu2 (..... bahkan malu .....), jika harus mengakui, bahwa saya ini adalah seorang yang beragama Kristen (padahal hanya Kristen KTP saja).

Saya teringat sekali, bahwa dahulu untuk menyebutkan nama Yesus di depan umum saja, sudah cukup membuat saya merasa enggan, karena saya takut akan 'dicap atau dianggap' sebagai seorang yang sedikit 'aneh'.

Seperti mempunyai 'sesuatu api' yang me-nyala2 di dalam hati saya, diri saya terus terdorong untuk menceriterakan kepada 'dunia' tentang kebesaran kasih karunia Tuhan dan kebenaran FirmanNya yang tidak pernah berubah se-lama2nya.

Di siang hari itu, di dalam perjalanan kami dari Gereja ke rumah dimana arisan tersebut diadakan, saya menceriterakan untuk pertama kali kepada seorang teman yang menyaksikan dengan matanya sendiri peristiwa mengherankan, yang terjadi pada diri saya itu.

Dengan keras teman saya ini menolak untuk mempercayai kebenaran kesaksian yang saya ceritakan kepadanya itu. Ia menyadari, karena mengenal saya begitu lama, bahwa saya tidak meng-ada2 atau berbohong tentang hal itu. Tetapi ia tetap bersikeras dengan ber-kali2 mengatakan kepada saya, bahwa kejadian itu mustahil terjadi dan hanya kebetulan saja.

Di dalam pertemuan arisan malam hari itu, saya juga mengambil kesempatan untuk menceriterakannya kepada beberapa teman2 yang juga hadir di Gereja itu sebelumnya. Ada yang mentertawai saya, dan ada yang reaksinya persis seperti teman yang baru saja saya beritahu di dalam mobil sebelumnya.

Bahkan setelah itu ada yang mengejek melalui gossip2 yang tersebar dengan cepat di antara teman2 kami, yang mengasosiasikan peristiwa itu dengan hal2 yang tidak sopan. Bahkan mereka menyamakan peristiwa itu dengan 'kerasukan setan'.

Tetapi anehnya, meskipun ditolak bahkan ditertawai, saya tidak merasa ter-'intimidasi' oleh mereka ataupun merasa malu terhadap mereka. Benar2 mengherankan!

Banyak orang yang mengomentari, bahwa saya sudah menjadi 'fanatik' dan rada2 sinting, tetapi jawaban saya selalu saya ambil dari syair lagu yang dibawakan oleh Carman, yaitu lagu 'Radically Saved' yang mengatakan, bahwa kita bukanlah orang2 yang fanatik atau orang2 yang sudah gila, tetapi kita adalah orang2 yang sudah diselamatkan oleh Tuhan secara RADIKAL! Puji Tuhan!!

Keajaiban Kesebelas: "Jesus Put This Song Into My Heart"
'Allah itu Roh dan barang siapa menyembah Dia, harus menyembahNya dalam roh dan kebenaran' (Yohanes 4: 24)

Tetapi di balik penolakan2 yang harus saya lalui, ternyata Tuhan juga memakai diri saya untuk 'menangkap' beberapa orang2 yang akhirnya menjadi saudara2 seiman dan pengikut Yesus. Kesaksian tentang peristiwa yang indah tersebut, ternyata telah menyebabkan beberapa anggota keluarga, teman2 dekat kami, dan juga rekan2 di kantor saya tergugah dan mulai memikirkan kembali tentang: Siapakah sebenarnya kita ini? Kemanakah tujuan hidup kita? Dan yang paling penting: Apakah Tuhan itu benar2 ada?

Beberapa di antara mereka sudah menerima Yesus secara pribadi, bahkan ikut bekerja di dalam Gereja dimana saya pernah melayani sesudah pertobatan saya tersebut. Salah satu dari mereka, adalah teman saya yang pernah mendengarkan kesaksian saya untuk pertama kali di dalam mobil siang itu, dan yang menolak kesaksian itu dengan keras. Sekarang ia menjadi anak Tuhan yang ber-sungguh2 dan sudah mempunyai hubungan pribadi dengan Tuhan Yesus. Benar2 Tuhan kita sangat ajaib!

Sebagai pengganti hobby saya akan musik2 dunia populer yang tidak memuliakan Tuhan kita, Tuhan memberikan kepada saya lagu2 yang jauh lebih indah, yang meninggikan, memuji dan menyembah Tuhan yang sangat saya cintai.

Suatu pagi hari tidak lama sesudah peristiwa tersebut, saya dibangunkan oleh sebuah lagu baru, yang tiba2 tertanam di dalam hati saya, yang berasal dari Roh Kudus. Suatu lagu yang mungkin baru saya dengar sekali atau dua kali sebelumnya. Lagu itu mengalun tak henti2nya di dalam hati saya, serta memuliakan Tuhan sepanjang hari itu, bahkan di hari2 berikutnya.

Sekarang sudah ada entah beberapa ratus lagu2 yang berasal dari padaNya, yang membangunkan diri saya setiap pagi secara bergantian. Lagu2 itu selalu berkumandang di dalam hati saya dan membuat diri saya bersukacita, karena saya mengetahui, bahwa Dia akan selalu berada bersama dengan saya sepanjang waktu yang akan saya lalui.

Segala koleksi musik2 dunia CDs, cassettes, dan piringan hitam saya sudah saya singkirkan. Sebagai seorang yang dahulu menganggap lagu2 rohani adalah lagu2 yang 'tidak exciting, .... agak kampungan ..., dan boring', ternyata sekarang saya menjadi 'pengkoleksi' lagu2 rohani yang tekun. Kumpulan CD lagu2 rohani saya sekarang sudah hampir menyamai jumlah koleksi CD lagu2 dunia saya yang dulu. Tuhan sudah menggantikannya sendiri. How ironic!?

Suara saya yang dahulu saya pergunakan untuk mengalunkan lagu2 yang sia2 belaka, telah saya dedikasikan kepada Tuhan, dan saya sudah berjanji kepadaNya, bahwa saya akan menggunakannya hanya untuk kemuliaan nama Tuhan! Sebab melalui 'Praise and Worship'-lah Tuhan telah memanggil saya.

Keajaiban Kedua Belas: "Salesman For The Lord"
'Tetapi kamu akan menerima kuasa, kalau Roh Kudus turun ke atas kamu, dan kamu menjadi saksiKu di Yerusalem dan di seluruh Yudea, Samaria dan sampai ke ujung bumi' (Kisah Para Rasul 1: 8)

Kasih karunia Tuhan memang sungguh ajaib. Meskipun pada mulanya saya telah menolak untuk 'menghampiri' Tuhan, dan menyerahkan diri saya kepadaNya sewaktu 'altar call' di Gereja Indonesia tersebut, Ia -Raja di atas segala raja, Tuhan di atas segala tuhan-, Ia telah bersedia untuk datang menghampiri saya, 'menjamah dan memanggil' saya, untuk menjadikan saya salah seorang utusanNya kepada 'dunia', untuk memberitakan tentang kebesaran dan kebenaran kasih karuniaNya, dan untuk melakukan perkara2 yang besar bagi KerajaanNya!

Saya bersyukur untuk hadiah yang telah diberikanNya kepada saya itu. Apapun yang akan saya lakukan untukNya tidak akan bisa membalas kasih karunia ini. Saya hanya bisa memberikan seluruh sisa kehidupan saya kepadaNya sebagai 'persembahan yang hidup'.

Menjadi seorang yang memberitakan kabar gembira Yesus Kristus ini kepada dunia di sekeliling saya, adalah tugas yang saya terima dengan amat 'serius'. Pelayanan di bidang Praise and Worship yang Tuhan percayakan kepada saya, telah saya terima dan lakukan dengan sungguh2 dan penuh iman! Saya mendapatkan pertolongan dan pengajaran langsung dari Allah Bapa, melalui Roh Kudus, yang selalu membimbing saya. Ia selalu hadir di setiap pelayanan saya, dimanapun saya berada.

Di-mana2 saya 'berusaha' untuk menjadi saksi Kristus. Setiap ada kesempatan untuk menceriterakan peristiwa indah tersebut, di manapun juga, saya tidak membuang waktu untuk membagi kesaksian tersebut, baik kepada keluarga saya sendiri, teman2/sahabat2 terdekat, rekan2 di kantor, bahkan kepada 'strangers' yang baru saja mengenal saya.

Di Indonesia, di awal tahun 2000 saya mendapatkan kesempatan untuk membagikan pengalaman indah ini kepada keluarga2 saya di sana, kepada jemaat Gereja dan persekutuan doa di kota dimana saya berada.

Saya menyadari, bahwa memang di dalam kehidupan ini tidak ada yang kebetulan. Saya yakin artis2 VOG maupun True Worshippers tidak akan pernah mengetahui kejadian indah yang telah saya alami itu, kecuali jika mereka membaca kesaksian saya ini.

Dan saya juga menyadari, bahwa hal yang sama mungkin (akan) terjadi di dalam pelayanan saya. Tanpa saya ketahui, tindakan2 saya sudah mempengaruhi kehidupan orang2 lain. Saya memohon kepada Tuhan, agar pengaruh2 yang saya berikan, adalah pengaruh2 positip, yang memuliakan nama Tuhan, seperti yang telah dilakukan oleh kedua grup2 pemusik ini bagi kehidupan saya di hari yang penting itu.

Mungkin agak kelihatan 'selfish' di pihak saya, dan untuk itu sebelumnya saya meminta maaf. Tetapi saya merasa yakin sekali, bahwa hari itu, tanggal 30 Maret 1997, adalah hari yang 'diadakan' Tuhan 'special' bagi saya di Gereja Indonesia tersebut. To God be all the glory, the honour and the praise!!

Keajaiban Ketiga Belas: "The Evidence Of His Calling"
'Tomas menjawab Dia: "Ya Tuhanku, ya Allahku!" Kata Yesus kepadanya: "Karena engkau telah melihat Aku, maka engkau percaya. Berbahagialah mereka yang tidak melihat, namun percaya".' (Yohanes 20: 28-29)

Tentu saja iblis dan roh2 jahat di udara tidak akan tinggal diam atas 'kekalahan' mereka di Kalvari bagi diri saya siang hari itu. Mereka akan selalu berusaha untuk membisikkan ke dalam pikiran saya, atau menggunakan orang2 'negatip' di sekitar saya untuk mempengaruhi, agar saya per-lahan2 meragukan kebenaran peristiwa yang indah tersebut.

Melalui seorang hambaNya, Tuhan hendak memberikan kepada saya suatu bukti, bahwa 'Panggilan Tuhan' untuk saya itu benar2 'real' dan terjadi, 'in case' saya akan meragukannya di waktu2 yang akan datang. Dengan ajaib sekali Tuhan mengirim hambaNya ini untuk 'mengabadikan' kejadian tersebut di dalam bentuk 2 foto2 yang meng-'captured' kejadian ajaib tersebut.

Tuhan mengetahui segala kekurangan2 saya, karakter2 saya yang buruk dan segala detail2 kehidupan saya. Salah satu tabiat saya yang amat jelek adalah sifat yang 'keras kepala'. Amatlah sukar bagi saya untuk mempercayai sesuatu, tanpa bukti2 yang jelas dan memuaskan!

Dan seperti sikap Tuhan Yesus kepada muridNya, Tomas 2000 tahun yang lalu, Ia juga sudah mengampuni kekerasan kepala dan ketidak percayaan saya. Seperti sewaktu Ia menyuruh Tomas menjamah tanganNya sebagai bukti kebangkitanNya, Ia menyediakan juga untuk saya suatu bukti yang tidak dapat saya 'deny'. Kedua foto2 yang saya lampirkan bersama kesaksian saya ini, saya namakan MBA 1 dan MBA 2. (MBA = Miracle of being Born Again)

Sejujurnya saya mengutarakannya sekarang, bahwa saya sudah bertobat, dan sudah mempunyai iman percaya yang tidak membutuhkan bukti2 ini lagi. Tetapi saya yakin, bahwa tidak ada sesuatupun yang terjadi secara kebetulan. Rencana Tuhan adalah sempurna. Semuanya itu disediakanNya bagi saya dengan suatu 'purpose' yang indah. Tuhan menghendaki saya untuk memberitakan injilNya melalui kesaksian yang amat sederhana ini kepada 'dunia'.

Terpujilah nama Tuhan, Allah yang setia, sampai se-lama2nya!

Tantangan Untuk Kita: "Lord, I Give You My Heart"
'Yesus menjawab, kataNya: 'Aku berkata kepadamu, sesungguhnya jika seorang tidak dilahirkan kembali, ia tidak dapat melihat Kerajaan Allah".' (Yohanes 3: 3)

Bagaimana dengan saudara2 yang baru membaca kesaksian sederhana ini? Apakah ada di antara saudara2 yang sebelum membaca kesaksian ini, belum pernah mengenal atau mengetahui tentang 'Kebesaran dan Kebenaran Kasih Karunia Tuhan'?

Atau adakah di antara saudara2 yang sudah mengenal dan mengetahui Tuhan Yesus Kristus, tetapi masih hidup di dalam 'grey area', seperti saya dahulu, sebelum mendapat panggilanNya ini? Hal seperti itu sangat tidak berkenan bagi Tuhan. Tuhan Yesus sendiri mengatakan, bahwa kita tidak bisa mengabdi kepada dua tuan, karena kita akan membenci yang seorang dan mengasihi yang lain. (Lukas 16: 13)

Tuhan menghendaki agar kita benar2 menentukan dan memilih sendiri tujuan kehidupan kita. Ia tidak menyukai orang2 yang suam2-kuku. Sebab jika kita termasuk di dalam golongan ini, Ia akan memuntahkan kita dari mulutNya. (Wahyu 3: 16)

Karena itu saudara2, melalui kesaksian ini, saya ingin mengajak saudara2 untuk merenungkan kembali tujuan kehidupan kita. Sudahkah saudara menentukannya? Apakah pilihan saudara tersebut sudah 'benar' di hadapanNya? Apakah masih ada hal2 yang lain di dalam kehidupan saudara yang menyebabkan Tuhan kita tidak bertahta di dalam hati saudara?

Tuhan Yesus menuntut 100% dari kehidupan kita, bukan 99,9%. Ia menghendaki semuanya, bukan sebagian saja. Ingatlah saudara2, bahwa seluruh kehidupan kita ini, baik tubuh, jiwa dan roh kita, bahkan seluruh harta kita, bukanlah milik kita sendiri. Semua itu adalah milik Pencipta kita. Kita hanya mendapatkan kepercayaan untuk memilikinya selama kita masih hidup di dunia ini.

Suatu saat kita semua harus meninggalkan 'semuanya itu', dan roh kita harus menghadap kembali kepada Tuhan, untuk mempertanggung jawabkan semua 'sepak terjang' kita sewaktu kita dipercayakan dengan hidup yang amat singkat ini. Apakah kita telah melakukan hal2 yang 'benar' atau hal2 yang 'jahat' di hadapanNya?

Saya bisa memberikan jaminan kepada saudara2, bahwa Tuhan Yesus benar2 seperti yang telah Ia katakan dan buktikan di dalam ke 4 buku2 pertama Perjanjian Baru, bahwa Ia adalah satu2nya 'jalan' yang menghubungkan kita dengan Allah Bapa di Sorga. Tuhan Yesus juga mengatakan, bahwa Ia adalah 'roti hidup', barang siapa datang kepadaNya, Ia tidak akan lapar lagi, dan barang siapa percaya kepadaNya, ia tidak akan haus lagi. (Yohanes 6: 35)

Alkitab mengatakan, bahwa hanya Yesus saja yang dapat menyelamatkan umatNya, bukan denominasi2 Gereja! Saudara bisa menjadi anggota Gereja ini atau itu, bahkan melayani di sana, tetapi jika saudara tidak mempunyai 'Personal Relationship' denganNya, ibadah saudara akan sia2 saja.

Jika saudara ingin mendapatkan hidup yang kekal, saudara harus menerima Tuhan Yesus sebagai Juru Selamat saudara saat ini juga. Janganlah saudara me-nunda2 waktu saudara lagi. 'Besok, lain kali atau nanti dulu' mungkin akan menyebabkan saudara terlambat untuk menerima kesempatan yang indah itu, yaitu: 'Mempunyai hubungan yang pribadi dengan Pencipta kita'.

Siapakah yang akan mengetahui, apa yang akan terjadi di waktu yang akan datang: sejam lagi, besok, bahkan tahun depan? Jangan biarkan diri saudara melakukan apa yang telah saya perbuat pada siang hari itu, yaitu menolak untuk datang menghadap Tahta Tuhan.

Serahkanlah seluruh diri saudara: 'Tubuh, Jiwa dan Roh' kepada Pencipta kita saat ini juga. Terimalah Tuhan Yesus sebagai Penebus dosa2 saudara, bukan hanya dengan pikiran saudara, tetapi dengan hati saudara. Pergunakanlah kaki2 saudara untuk mengikuti Dia, dan jadikanlah Tuhan Yesus teladan sempurna di dalam kehidupan saudara.

Hanya Dia yang mempunyai kuasa untuk men-'transfer' kita dari 'kematian yang kekal' kepada 'kehidupan yang abadi' bersama Bapa di Sorga. Lakukanlah semua itu dengan iman yang kokoh dan tanpa ke-ragu2an.

Berdoalah dengan saya saat ini juga doa pertobatan di bawah ini:

Tuhan Yesus Kristus,

Saya menyesal atas semua perbuatan2 salah yang telah saya lakukan di dalam kehidupan saya. Ampunilah saya. Saat ini juga saya merubah semua hal yang saya sadari salah.

Terima kasih, bahwa Engkau sudah mati bagi saya di kayu salib, sehingga saya bisa diampuni dan dibebaskan dari dosa.

Terima kasih, bahwa Engkau memberikan pengampunan kepada saya dan memberikan karunia RohMu yang kudus. Saat ini juga saya menerima karunia itu.

Masuklah ke dalam hidup saya, Roh Kudus, dan bertahtalah di dalam hidup saya untuk se-lama2nya.

Terima kasih, Tuhan Yesus.

Amin

 

Index

Hosted by www.Geocities.ws

1