Gudang Kang Malik


P R O F I L E


| H o m e | Profile | Gallery | Download |
Kembali ke Menu

PENYEMANGAT HIDUPKU

Penyemangat hidup buatku adalah Ayahku, Ibuku dan juga Adikku
Aku ingin bisa mengukir senyum di bibir Ayah dan Ibuku, mencium kaki mereka dan menjanga mereka di usia senja

Walaupun banyak kekurangan yang aku miliki
tapi Insya Allah aku selalu berusaha mensyukuri tiap karunia Illahi
sekecil apapun itu,
entah senang, sedih, susah, ataupun dalam keadaan sakit sekalipun.

Terus berbagi senyum walau hati terasa ingin menangis

Oleh : Malik al Ichsan

KATA CINTA UNTUKMU

Tutup matamu sekejap dan dengarkan hatimu
Sayang datang dengan sendirinya bukan tanpa kata cinta
Dia mengalir di detak rindumu
Dia serasa dekat di bahumu

Karna cinta tak punya mata tapi punya hati
Ia bisa rasakan lewat alunan puisi romantis disambut puisi cinta
Kau tak bisa rasakan sekarang, itu mungkin
Jangan sampai kau kehilangan dia ketika dia sudah pergi

Ucapkan cinta ketika dia ada
Bilang padanya �aku butuh kamu�
Maka cintanya juga akan tumbuh
Perlahan dan berbunga

Angka cinta bukan rasa kasihan dan cinta perlu pengorbanan
Lahirnya Cinta tanpa imbalan
Lebih memberi tanpa mengambil
Aku adalah kecil
Hari ini hari yang paling tepat untuk ungkapkan ketulusan padanya.

Oleh : Unkwown Author

KETAKUTANKU

Sungguh,
Sungguh aku takut
Tapi aku harus tetap maju dan terus maju
Rasa takut itu tak boleh menghalangiku

Aku harus bisa melawan rasa takut itu
Aku harus yakin dan percaya bahwa aku bisa
Bisa melawan ketakutan ku atau mungkin ...
Hanya menyembunyikannya saja

Oleh : Malik al Ichsan

CINTA

Cinta itu indah...Cinta itu juga menyakitkan....
Setiap orang pasti merasakan jatuh cinta.
Setiap orang juga pasti merasakan putus cinta.
Disaat kuungkapkan perasaanku ini...
Hanya kesedihan dan putus asa yg aku
terima darimu.
Aku tau kau masih butuh waktu....Aku tau kau juga masih trauma akan masa lalumu.
Aku kan selalu menunggu dan terus menunggu hadirnya cintamu untukku.

Oleh : Unkwown Author

KEHILANGAN

Saat terakhirku melihatmu..
Aku terpaku,
ketika kau menghembuskan nafas terakhir,
aku seakan berada diantara mimpi dan kenyataan yang sungguh tak kuinginkan,
kehilangan orang yang kucintai..

ketika ku mulai menyadari kenyataan,
aku menangis seakan dunia tak lagi milikku,
dan mungkin akan berakhir hinggaku pulang ke pangkuannya.

Oleh : Seseorang yang kehilangan

Kembali ke Atas
Kembali ke Menu