Forum Masyarakat Anambas Satu Tekad Propinsi Kep.Riau dan Kabupaten Anambas
Mencuat, Wacana Kabupaten Anambas 19 Desember 2002
Batam, Sijori - Tak hanya wacana Provinsi Natuna yang saat ini mengemuka, namun tiga kecamatan yang berada di Kepulauan Anambas, Natuna yakni Jemaja, Siantan dan Palmatak, berencana memisahkan diri dari Kabupaten induk Natuna. Wujudnya, selain telah melakukan ikrar kesepakatan, sempena dengan acara Halal Bihalal Provinsi Kepri di Tanjungpinang baru-baru ini, dalam waktu dekat ini segera ditindaklanjuti dengan penyelenggaraan musyawarah besar (Mubes) Masyarakat Anambas, yang digelar 3 Januari 2003 yang-lalu di Palmatak.
Seorang tokoh muda Anambas, Wann Sarros, yang dikonfirmasi Sijori Pos, kemarin, membenarkan hal ini. Menurut Wann, selain Mubes, agenda yang paling penting dalam acara 3 Januari itu adalah soal penyatuan visi tiga kecamatan tentang Provinsi Kepri.
Pada Mubes yang juga di gelar syukuran Provinsi Kepri itu nanti, kata Wann, langsung dibentuk badan pekerja pembentukan kabupaten yang akan di hadiri tokoh-tokoh Anambas di Jakarta, Bandung, Pekanbaru, Riau Kepulauan dan daerah lainnya.
Lebih jauh, Ketua Kekerabatan Masyarakat Anambas (Kemas) Batam ini, mengatakan, fenomena itu muncul akibat mosi tidak percaya dengan legislatif dan eksekutif Natuna saat ini. Masyarakat Anambas, kata Wann, sudah tidak dapat lagi mengikuti arah kebijakan yang diambil eksekutif dan legislatif Natuna.
Dia mencontohkan, sudah jelas Natuna masuk dalam Provinsi Kepri, namun tetap saja pemerintah setempat melakukan pembangkangan dan bahkan berencana membentuk sebuah provinsi.
Soal Kabupaten Anambas, Ketua Harian Forum Masyarakat Natuna (Fortuna) Batam ini, menjelaskan, pembentukan kabupaten itu sudah lama terpikirkan. Ini mulanya dipicu dengan gagalnya Anambas sebagai ibu kota kabupaten di Pulau Tujuh itu.
"Untuk mengantisipasi itu Bupati Natuna pernah berjanji merubah nama Kabupaten Natuna menjadi Kabupaten Natuna-Anambas, namun tak pernah ditindaklanjuti,'' papar Wann.
Soal kemungkinan Kabupaten Anambas, Wann, memprediksi pengesahannya direncanakan sama dengan Kabupaten Lingga. ''Paling tidak gol 2005,'' kata Wann, seraya menyebutkan dari 70 ribu masyarakat Natuna, 50 ribu di antaranya berdomisili di Anambas. Selain itu, Anambas di dukung oleh sumber daya alam berupa kekayaan minyak dan gas terbesar di Natuna.
Secara terpisah, salah seorang panitia penyelengara Mubes, Wann Zuhendra ketika dikonfirmasi via ponsel ke Palmatak mengatakan, Palmatak siap sebagai tuan rumah. (ade)
Sepenggal berita diatas merupakan ekspresi dari ketidak-puasan masyarakat Kepulauan Anambas atas kebijakan yang diambil eksekutif dan legislatif Natuna. Sehingga masyarakat Anambas bertekad untuk mewujudkan satu wilayah pemerintah kabupaten yaitu: Kabupaten Anambas.Untuk itu misalnya Pemda Kecamatan Siantan sedang membangun jalan antara Tiangau - Terempa dengan lebar jalan 8m s/d 12m.Juga di Palmatak dibangun juga jalan dari Matak sampai Juwon. Ini semua dilakukan untuk menyambut suatu era baru dengan semangat baru hingga terbentuknya Kabupaten Anambas.