Di antara tokoh ulama yang berasal dari Siantan yang dianggap sezaman dengan Syeikh Abdul Malik bin Abdullah Terengganu/Tokku Pulau Manis [1650-an-1736],
yang dikenali dengan nama Haji Muhammad Siantan. (1) Beberapa orang sarjana
mencatat Hikayat Golam diterjemahkan dari bahasa Arab oleh seorang tokoh
yang berasal dari Siantan beliau ialah Abdul Wahhab Siantan. (2) Abdul
Wahhab Siantan adalah guru kepada Raja Ja'far (3) Yang Dipertuan Muda
Riau-Lingga ke-6 (1805-1831).
Selain dua nama ulama yang berasal dari Siantan itu, terdapat lagi dua nama
yang lain, seorang bernama Syeikh Abdullah bin Muhammad Siantan dan yang
seorang lagi ialah Syeikh Abdullah bin Abdul Wahhab Siantan .Dua versi
manuskrip yang baru saya peroleh di Dabo Singkep (4) dapat diketahui bahwa
Syeikh Abdullah bin Abdul Wahhab Siantan yang diberi judul Bayanu Syirki
lillahi Haqqil Maliki yang diselesaikan pada Jumat, waktu Ashar, 9 Zulhijjah
1228 H, di Air Kepayang, Bandar Terempa, Tanah Pulau Siantan.
Menarik juga untuk diperhatikan informasi dari manuskrip karya Syeikh Abdullah
bin Abdul Wahhab Siantan itu, yang tercatat bahwa dalam tahun 1228 H atau yang
diperkirakan ber-samaan dengan tahun 1813 M berarti Terempa yang dinyatakan
sebagai Bandar atau kota kecil telah wujud. Karya Syeikh Abdullah bin Abdul
Wahhab Siantan yang merupakan syarah itu ke-mudian disyarah pula, di-jumpai
sebuah salinannya yang diselesaikan tahun 1235 H.
Jika kita perhatikan kedua-dua tahun yang ter-catat pada dua versi manu-skrip
karya Siantan itu, yang masing-masing bertahun 1228 H/1813 M dan 1235 H/1819 M
yang berarti mendahului karya-karya tokoh-tokoh Riau yang terkenal lainnya.
Memperhatikan tahun kemunculan kedua-dua karya itu berarti pengarang-nya
sezaman dengan tokoh ulama dunia Melayu yang sangat terkenal Syeikh Daud
bin Abdullah al-Fa-thani.(5) Hendaklah diper-hatikan bahwa Raja Ali Haji
pujangga Riau yang terkenal itu sewaktu ke Makkah (1243 H/1827-28 M)
sempat belajar kepada ulama yang berasal dari Patani itu.(6)
Dengan demikian diperkira-kan bahwa Raja Ali Haji adalah peringkat murid
pula kepada kedua-dua ulama yang berasal dari Siantan itu.