| 24 Maret 2006
KAMPAK FC REGRISTRASI ANGGOTA
=======================================
Medan. Ketertarikan fans PSMS dengan tim PSMS
merupakan hubungan yang tak terpisahkan. Baik di
lapangan maupun secara emosional. Keberadaan
supporter yang matang akan menjadi lokomotif
industri sepakbola nasional yang menjunjung
tinggi sportivitas.
Untuk itu KAMPAK FC, salah satu kelompok
supporter PSMS, menmbuka ruang seluas-luasnya
bagi pecinta
Ayam Kinantan untuk bergabung menjadi anggota
KAMPAK. "Hubungan emosional itu tak hanya fans
dengan pemain, tetapi juga antarfans khususnya
yang ada dalam naungan KAMPAK FC," kata Zulham
Siregar, Wakil Presiden KAMPAK FC ketika
bertandang ke Sumut Pos ke Gedung Graha Pena,
kemarin.
Bersama Zulham, ikut hadir Ucok Lubis (Koordinator
Lapangan), Cokky Kurnia Freice (Mentri Olahraga),
dan
Rama Siregar (Deputi Inventaris). Mereka
diterima Pemimpin Redaksi, H. Affan Bey
Hutasuhut didampingi
Sekretaris Redaksi Desi Dongoran.
Kata Zulham, KAMPAK FC meregristasi ulang Kartu
Tanda Anggota (KTA) abgi anggota lama KAMPAK FC
pada 31 Maret 2006 mendatang, sekaligus untuk
memperoleh KTA baru. Sedangkan bagi calon
anggota baru, daapt mendaftarkan diri ke
Sekretariat Jl. Bridgjen Katamso, Gg Sosial, No.
1 Sei Mati, Medan, Tel. 061- 77549592. Dengan
biaya administrasi sebesar Rp.6000 sebagai biaya
pengganti cetak KTA. Calon anggota wajib
menyertakan data identitas diri seperti fotokopi
KTP/ SIM atau kartu pelajar.
Sedangkan Affan Bey menyarankan kedekatan
emosional sesama anggota KAMPAK FC itu tidak
hanya beriteraksi ketika di pinggir lapangan.
Tapi kedekatan itu juga terbangun erat di luar
lapangan, seperti dalam aktivitas sosial.
Sehingga komunikasi terus terjalin untuk
merencanakan hal positif.
"Saya berharap pengurus terus bersosialisasi.
Karena supporter itu lokomotifnya tim sepakbola.
Aturan main olahraga khususnya sepakbola
tidak bisa tegak kalau tidak didukung fans,
apalagi sampai tak dipahami." kata Affan.
Pembina KAMPAK FC ini juga menyarankan terus
membina komunikasi terhadap sesama lintas
organisasi supporter. Hal itu untuk tidak
mencairkan gesekan-gesekan yang ada agar semakin
akur. (ajb)
===============
Sumber: Harian Sumut Pos 24
Maret 2006
|