|
29 Jan 06 22:36 WIB
KAMPAK JANJI PROFESIONAL
Medan- Fans Ayam Kinantan
yang tergabung dalam KAMPAK FC akan tampil lebih
professional memberi dukungan saat PSMS
bertarung di kandang maupun di luar kandang.
Demikan kata Ketua Dewan Tertinggi KAMPAK FC,
Dicky Anugrah, Ssos kemarin. Menurutnya, dengan
hasil kongress ke III terpilihnya Presiden
KAMPAK FC masa bakti 2006-2008, Herna Jacqueline
Pardede dan wakilnya, Zulham Effendi Siregar,
KAMPAK FC bisa lebih dewasa dan professional.
Menurut Dicky didampingi Reza dan Ricky,
pemilihan Presiden melalui kongress sudah
disahkan oleh Dewan Tertinggi. “Persidangan
Dewan Tertinggi menetapkan seorang Presiden dan
Wapres berlangsung alot mengingat KAMPAK FC ke
depan bisa lebih baik dan professional”, ucap
Dicky.
Setelah terpilihnya pucuk pimpinan KAMPAK FC,
sambung Ricky, Dewan Tertinggi bersama Presiden
dan Wapres sedang menyusun Kabinet yang sudah
hampir rampung dalam waktu dekat akan segera
dilantik. Sedangkan Kabinet Kehormatan KAMPAK
ada diisi beberapa anggota DPRD Medan dan SUMUT
dan mereka sudah bersedia namanya dicantumkan .
“Acara pelantikan pengurus akan digelar secara
khusus dengan mengundang pengurus PSMS dan
pemain,” kata Dicky sambil mengharapkan hadirnya
Ketua Umum PSMS MEDAN, Drs Abdillah, Ak MBA.
Stuktur KAMPAK FC, kata Dicky, seperti tatanan
suatu negara sehingga harus menempati
orang-orang yang berkualitas dalam mengelola
organisasi serta memiliki wawasan luas dan elit
dalam kepemimpinan.
Diakuinya dari 3 pertandingan PSMS di kandang,
KAMPAK belum bisa tampil maksimal, disebabkan
masih melakukan pembenahan ke dalamnya sambil
menyusun stuktur Kabinet. “Mudah-mudahan
pertandingan PSMS vs Persija, kami bisa tampil
lebih bagus,” katanya. Sementara Wapres KAMPAK
FC, Zulham Effendi Siregar menyatakan KAMPAK FC
adalah bagian dari PSMS yang posisinya sama
dengan pers. “Bila pers berfungsi memberikan
informasi tentang PSMS, KAMPAK memeriahkan
pertandingan, kata Zulham Effendi Siregar yang
juga wakil ketua KNPI Medan ini.
Diakuinya salah satu fungsi fans adalah ikut
menertibkan penonton dan ini sudah menjadi
pemikiran KAMPAK untuk menerapkan fungsi
tersebut di tengah penonton.
Sumber: Sumut Pos, 30 Januari
2006
|