|
|
PSMS
Ancam Boikot Pertandingan
Mohammad Yanuar Firdaus - detikSport
Yogyakarta - Aksi penyerangan yang
dilakukan oknum Brajamusti Selasa (18/4/2006)
sore membuat kubu PSMS Medan sedikit khawatir.
Tim asal Sumatera Utara ini pun mengancam akan
memboikot pertandingan besok.
Pihak PSMS memang menjadi korban keganasan oknum
Brajamusti. Gelandang Bona Simanjuntak menjadi
korban paling parah dengan luka memar di
kepalanya, sementara Mahyadi Panggabean lebih
beruntung karena "hanya" menerima ludah.
Hal ini sangat disayangkan oleh kubu PSMS.
Jaminan keamanan yang harusnya menjadi hak PSMS
tidak dipenuhi oleh tim tuan rumah. Alhasil
beberapa suporter melakukan aksi anarkis yang
dinilai kubu PSMS sangat merugikan PSIM.
"Insiden ini sangat tidak baik. Mereka boleh
saja mengganggu lewat suara, tapi kalo menggangu
lewat tindakan sudah lain jadinya," ungkap
pelatih M Khaidir.
Hal yang sama juga diungkapkan Asisten Manajer
PSMS Randiman Tarigan. "Saya sungguh kecewa
dengan insiden ini. Harusnya mereka bertindak
ksatria, nggak harus seperti ini," tutur
Randiman dengan nada kecewa.
Ia juga menyayangkan sikap pihak penyelenggara
pertandingan karena tidak memberi jaminan kepada
kubu PSMS saat latihan sore tadi. "Saya tidak
melihat ada satu pihak keamanan di lapangan.
Makanya suporter PSIM bisa masuk ke lapangan,"
ujarnya lagi.
Tak ayal bentuk kekecewaan ini membuat pihak
PSMS berencana melakukan protes ke BLI. Bahkan
rencana paling ekstrim sudah dipersiapkan.
"Besok bisa saja kami tidak akan bermain, namun
hal itu tidak akan terjadi jika tuan rumah
menjamin keamanan kami. Nanti di technical
meeting akan kami bahas bersama tim PSIM.
Insiden ini akan kami adukan secara resmi ke BLI
(Badan Liga Indonesia). Visum dari Bona juga
akan kami ikut sertakan," tambahnya.
Menjadi pukulan tersendiri tentunya bagi kubu
PSIM. Pasalnya jika PSSI atau BLI menseriusi
masalah ini, maka ancaman denda maupun sanksi
kembali membayangi "Laskar Mataram'.
Sumber: detik.com 18
April 2006
|
|
|
 |
Sponsors |
|
| |
|