PSMS 2004 PSMS 2005

powered by Google

Kembali ke Depan

PSMS Peragakan Pola 4-4-2 Hadapi Persib Bandung

KBandung (SIB)
Pola 4-4-2 akan diperagakan “Ayam Kinantan” PSMS untuk mencuri angka dari Persib Bandung yang akan
dihadapi hari ini, Minggu (16/4) di Stadion Siliwangi Bandung. Pola tersebut mulai diterapkan pelatih M Chaidir, Rudi Saari dan Syahril Nasution saat menghadapi Persijap Jepara saat pertandingan terakhir putaran pertama dan menghasilkan kemenangan 1-0.


“Setelah melakukan evaluasi maka pola tersebut akan terus diterapkan saat PSMS bertanding di luar kandang,” ucap Chaidir usai mengawasi para pemain berlatih di Stadion Siliwangi Bandung, Sabtu (15/4). Meski menurut Chaidir merubah pola 3-5-2 dari 4-4-2 mengalami kejanggalan bagi pemain namun setelah diterapkan pola 4-4-2 bisa dilaksanakan dengan baik. “Mudah-mudahan pemain bisa menerapkan pola tersebut dengan baik sehingga bisa menghasilkan sesuai dengan keinginan,” tambahnya.


Wakil manajer Drs H Randiman Tarigan mengakui pola 4-4-2 cukup mapan saat bertanding di luar kandang. Dengan pola tersebut daerah pertahanan dan lini tengah lebih aman. Meski usaha yang dilakukan ini sangat tergantung pada kepemimpinan wasit. “Kita harapkan kepemimpinan wasit fair play dan saya yakin setidaknya bisa mencuri angka dari Persib,” tegas Randiman yang juga Kadis Pertamanan Pemko Medan ini.


Dengan pola 4-4-2 diperkirakan Chaidir akan menurunkan pemain, Markus, Reswandi, Legimin Rahajo, Mario, Restu Kartiko di lini bawah. Supardi, Mbom Mbom Julian, Tobar dan Mayadi Panggabean di lini tengah sedangkan dua ujung tombak, Fleitas dan Saktiawan Sinaga. Bila kondisi Fleitas tidak memungkinkan ia akan digantikan dengan pendatang baru Greg.


Meski para pemain bertanding di Bandung, namun masyarakat Medan dapat menyaksikan penampilan Mayadi Panggabean karena pertandingan ini disiarkan langsung. “Kami harapkan dengan siarkan langsung ini akan bisa memotivasi pemain,” ucap Randiman sambil menambahkan ia akan mengingatkan para pemain bahwa pernampilan mereka akan disaksikan masyarakat Medan.


Sementara situasi di kota Bandung cukup hangat saat kedua tim akan turun bertanding. Kondisi tersebut lebih memanas lagi setelah pemberitaan di kota kembang ini menyebutkan pertemuan kedua tim merupakan “musuh buyutan”.


Sedangkan kubu Persib yang sudah melakukan dua pertandingan diantaranya dengan PSIS Semarang menang 1-0 dan dengan Arema Malang di kandang sendiri seri 1-1. Kondisi seri dengan Arema ini membuat Persib lebih mewaspadai PSMS, mereka tidak ingin kehilangan angka untuk kedua kalinya pada putaran kedua ini. Situasi Persib yang sudah melakukan dua pertandingan ini akan dimanfaatkan PSMS yang baru turun pertama di putaran kedua untuk mencuri angka dengan pola 4-4-2.


Pada kesempatan terpisah manajer tim Drs H Ramli MM mengingatkan para pemain tidak terbelenggu dengan emosi mengingat kondisi pendukung Persib sangat fanatisme. “Dipastikan para pemain akan mendapat tekanan dari pendukung Persib. Kondisi lainnya adalah masalah wasit. Hal ini harus bisa diatasi dengan menahan emosi,” ucap Ramli yang juga Wakil Walikota Medan ini.


Menurutnya salah satu kunci untuk mengatasi masalah tersebut adalah setiap pemain selalu melakukan komunikasi saling mengingati dan tidak saling menyalahi. “Saya yakin bila para pemain bisa menerapkan pola 4-4-2 sesuai dengan instruksi pelatih akan bisa menghasilkan yang terbaik,” tambah Ramli yang juga Ketua Harian PSMS ini. (A8/h)

Sumber: hariansib.com 16 April 2006

Sponsors
 
GUEST BOOK
Hosted by www.Geocities.ws

1