|
PSMS
Peragakan Pola 4-4-2 Hadapi Persib Bandung
KBandung (SIB)
Pola 4-4-2 akan diperagakan “Ayam Kinantan” PSMS
untuk mencuri angka dari Persib Bandung yang
akan
dihadapi hari ini, Minggu (16/4) di Stadion
Siliwangi Bandung. Pola tersebut mulai
diterapkan pelatih M Chaidir, Rudi Saari dan
Syahril Nasution saat menghadapi Persijap Jepara
saat pertandingan terakhir putaran pertama dan
menghasilkan kemenangan 1-0.
“Setelah melakukan evaluasi maka pola tersebut
akan terus diterapkan saat PSMS bertanding di
luar kandang,” ucap Chaidir usai mengawasi para
pemain berlatih di Stadion Siliwangi Bandung,
Sabtu (15/4). Meski menurut Chaidir merubah pola
3-5-2 dari 4-4-2 mengalami kejanggalan bagi
pemain namun setelah diterapkan pola 4-4-2 bisa
dilaksanakan dengan baik. “Mudah-mudahan pemain
bisa menerapkan pola tersebut dengan baik
sehingga bisa menghasilkan sesuai dengan
keinginan,” tambahnya.
Wakil manajer Drs H Randiman Tarigan mengakui
pola 4-4-2 cukup mapan saat bertanding di luar
kandang. Dengan pola tersebut daerah pertahanan
dan lini tengah lebih aman. Meski usaha yang
dilakukan ini sangat tergantung pada
kepemimpinan wasit. “Kita harapkan kepemimpinan
wasit fair play dan saya yakin setidaknya bisa
mencuri angka dari Persib,” tegas Randiman yang
juga Kadis Pertamanan Pemko Medan ini.
Dengan pola 4-4-2 diperkirakan Chaidir akan
menurunkan pemain, Markus, Reswandi, Legimin
Rahajo, Mario, Restu Kartiko di lini bawah.
Supardi, Mbom Mbom Julian, Tobar dan Mayadi
Panggabean di lini tengah sedangkan dua ujung
tombak, Fleitas dan Saktiawan Sinaga. Bila
kondisi Fleitas tidak memungkinkan ia akan
digantikan dengan pendatang baru Greg.
Meski para pemain bertanding di Bandung, namun
masyarakat Medan dapat menyaksikan penampilan
Mayadi Panggabean karena pertandingan ini
disiarkan langsung. “Kami harapkan dengan
siarkan langsung ini akan bisa memotivasi pemain,”
ucap Randiman sambil menambahkan ia akan
mengingatkan para pemain bahwa pernampilan
mereka akan disaksikan masyarakat Medan.
Sementara situasi di kota Bandung cukup hangat
saat kedua tim akan turun bertanding. Kondisi
tersebut lebih memanas lagi setelah pemberitaan
di kota kembang ini menyebutkan pertemuan kedua
tim merupakan “musuh buyutan”.
Sedangkan kubu Persib yang sudah melakukan dua
pertandingan diantaranya dengan PSIS Semarang
menang 1-0 dan dengan Arema Malang di kandang
sendiri seri 1-1. Kondisi seri dengan Arema ini
membuat Persib lebih mewaspadai PSMS, mereka
tidak ingin kehilangan angka untuk kedua kalinya
pada putaran kedua ini. Situasi Persib yang
sudah melakukan dua pertandingan ini akan
dimanfaatkan PSMS yang baru turun pertama di
putaran kedua untuk mencuri angka dengan pola
4-4-2.
Pada kesempatan terpisah manajer tim Drs H Ramli
MM mengingatkan para pemain tidak terbelenggu
dengan emosi mengingat kondisi pendukung Persib
sangat fanatisme. “Dipastikan para pemain akan
mendapat tekanan dari pendukung Persib. Kondisi
lainnya adalah masalah wasit. Hal ini harus bisa
diatasi dengan menahan emosi,” ucap Ramli yang
juga Wakil Walikota Medan ini.
Menurutnya salah satu kunci untuk mengatasi
masalah tersebut adalah setiap pemain selalu
melakukan komunikasi saling mengingati dan tidak
saling menyalahi. “Saya yakin bila para pemain
bisa menerapkan pola 4-4-2 sesuai dengan
instruksi pelatih akan bisa menghasilkan yang
terbaik,” tambah Ramli yang juga Ketua Harian
PSMS ini. (A8/h)
Sumber: hariansib.com 16
April 2006
|