|
Boy Datang Satria Pulang
Decky dan Cima Dipertahankan
Medan- Perjuangan Satria Nurjaman untuk
bergabung dengan PSMS akhirnya kandas. Mantan
pemain Timnas U-20 dan Persiba Bantul itu
kemarin petang resmi dinyatakan gugur. Karena
tak layak di PSMS, pagi ini Satria dipulangkan
ke Jakarta.
"Satria sudah berusaha menunjukkan kemampuan
terbaiknya bersama kita. Dari hasil peninjauan
pelatih, kualitas Satria tak ssua dengan harapan,"
ujar Sekum PSMS Randiman Tarigan usai
menyaksikan uji coba PSMS kontra PSAP Sigli di
Lapangan TD Pardede, kemarin.
Sejatinya Satria diplot untuk menggantikan peran
Agus Cima di posisi stopper. Tapi, karena Satria
urung bergabung maka Agus Cimapun dipertahankan.
Bersama Decky Ardian, kini Cuma dipastikan tetap
berbaju PSMS di putaran kedua Liga Djarum 2006
meski sebelumnya keduanya dinyatakan dicoret.
"Kita sangat beruntung karena Cima dan Decky tak
segera mencari klub baru setelah kita menyatakan
kita melepas mereka. Padahal saya yakin kalau
mereka mau maka banyak klub yang akan
merekrutnya," imbuh Randiman.
Dipertahankannya Cima dan Decky sebenarnya sudah
diprediksi sejak PSMS menjalani masa libur
seminggu usai pertandingan terakhirnya. Soalnya,
dalam rentang waktu itu tak seorangpun pemain
bertahan maupun kiper yagn berhasil direkrut
PSMS.
Untuk pemain bertahan misalnya, PSMS sempat
membidik stopper Persmin Minahasa, Komad. Namun
eks pemain timnas Tim U-20 ini tiba tiba
dinyatakan tetap menjadi bagian Persmin meski
sebelumnya sudah dinyatakan dilepas. Begitu juga
seorang kiper Cecep Supriatna dan Roni Tri
Prasnanto yang masuk daftar buruan akhirnya
gagal direkrut karena alasan berbeda.
Cecep masih dipertahankan Persib dan Roni
dipanggil Timnas U-23. Di tengah kesulitan
mendapatkan pemain baru maka memepertahankan
pemain lama adalah solusi terbaik. Itulah yagn
dilakukan manajemen dengan memanggil kembali
Decky dan Cima. Apalagi, kualitas Decky dan Cima
tak terlalu jelek. Yang perlu dipoles dari
keduanya adalah masalah mental tanding. Terutama
Cima yang tengah mengalami phopia kalau main di
Stadion Teladan. Dia tak kuat menanggung beban
mental karena terus-menerus menjadi cemohan
penonton.
"Harus kita akui kalau Cima dan Decky kesulitan
memperlihatkan kemampuan terbaiknya di PSMS.
Namun dengan situasi sulitnya mencari pemain
lokal berkualitas sekarang ini, mempertahankan
keduanya bukan langkah keliru." tandas Randiman.
Dengan kembalinya Cima, maka konfigurasi lini
pertahanan PSMS tak mengalami perubahan di
putaran kedua nanti. Selain Cuma, lini ini masih
mengandalkan Mario Alberto, Restu, Fadly dan
Egie Nirwan.
Berbeda dengan lini depan dan tengah.
Konfigurasi ujung tombak PSMS akan berubah 50%.
Hal ini seiring bergabungnya Greg Nwokolo dan
Boy Jati Asmara yang mengantikan Yudi Ramanda
dan Wanderson. Khusus Boy, hari ini sekitar
pukul 20.00 WIB dia akan tiba di Medan. "Saya
dapat pesawat sore hari ini di Jakarta. Jadi
kemungkinan sampai di Medan sekitar jam delapan,"
kata Boy Jati kepada wartawan koran ini tadi
malam.
Dengan demikian maka ada empat striker di lini
depan Ayam Kinantan yang sangat haus gol. Selain
Greg dan Boy, dua nama lainnya adalah Alcidio
Fleitas dan The Dragon, Saktiawan Sinaga. "Hadirnya
Boy dan Greg akan memudahkan pelatih untuk
memilah milah barisan depan. Karena di putaran
kedua nanti, PSMS tak lagi menggantungkan
keahlian Sakti dan Fleitas saja. Kini PSMS punya
empat striker dengan kemampuan setara. tukas
Randiman."
"Sedangkan perubahan dilini tengah juga akan
terjadi dengan hampir pasti bergabugnnya
Standley mamuaya dan Imam Faizal. Tak seperti
Boy yang akan datang hari ini, Stanley
kemungkinan bisa bergabung Senin (19-4) nanti.
"Stanley bilang dia minta waktu sampai hari
Minggu (9/4). Dia kini sedang mengurus
surat-surat perpindahannya dari Mitra Kukar,"
pungkhas Randiman. (lid)
Sumber: Harian Sumut Pos, 05
April 2006
|