|
Perang Bintang Liga Indonesia 2006
Jatidiri Siap Jadi Arena
Pertarungan
Erika Riswanti - detikSport
Jakarta - Berbenah diri dengan penambahan
lampu penerangan, Stadion Jatidiri Semarang pun
siap menggelar partai Perang Bintang Liga Djarum
2006 pada Rabu (5/4/2006) nanti.
Pertarungan bintang Wilayah Barat dan Timur
dipastikan akan berlangsung dengan nyaman.
Dimulai pukul 18.30 WIB, mau tidak mau faktor
lampu penerangan menjadi fokus persiapan Stadion
Jatidiri sebagai arena pertarungan.
Untuk bisa menggelar pertandingan malam hari itu,
lampu penerangan di dalam stadion seluruhnya
sudah disempurnakan, termasuk dengan penambahan
sebanyak 47 buah lampu yang masing-masing
berkekuatan 2000 watt, yang kabarnya didatangkan
dari Singapura.
"Waktunya amat mendesak sehingga kita mesti
mencari jalan terbaik dan tercepat untuk
memperoleh lampu-lampu tersebut," ungkap Basuri
Bahreisy Gozali, asisten manajer timnas senior
Indonesia yang ikut sibuk mempersiapkan partai
perang bintang ini.
Perang bintang Liga Djarum 2006 mempertemukan
pemain terbaik dari wilayah Barat dan Timur,
yang ditentukan dari hasil pilihan pecinta
sepakbola nasional melalui pooling sms yang
sudah ditutup 1 April lalu.
Tim bintang Barat dan Timur ini masing-masing
berkekuatan 18 pemain dengan rincian 12 lokal
dan enam asing. "Kalau pada pertandingan reguler
pergantian pemain maksimal dilakukan tiga kali,
maka untuk perang bintang ini kemungkinan
diperkenankan lima hingga tujuh kali pergantian,"
jelas ketua penyelenggara perang bintang Max
Boboy kepada detiksport beberapa waktu
lalu.
Modifikasi lain yang dilakukan adalah dengan
menugaskan sekaligus dua wasit pada pertandingan
ini, masing-masing selama 45 menit. "Dua
wasitnya adalah Jimmy Napitupulu dan Purwanto.
Tetapi siapa yang lebih dulu memimpin mungkin
baru kita tentukan di Semarang nanti," tambahnya.
Pada pergelaran perang bintang ini BLi juga akan
memberikan penghargaan kepada kelompok suporter
terbaik, yang nominasinya antara lain adalah
aremania, kelompok fanatik pendukung tim Arema
Malang.
Hadiah Mobil
Sementara itu, BLI juga sudah menetapkan
Widjiyono dari Jawa Tengah sebagai calon orang
paling beruntung dari acara perang bintang Liga
Djarum 2006 ini.
Widjiyono akan menjadi eksekutor aksi tendangan
penalti yang dilakukan saat jedah pertandingan.
Pada aksi ini, kipernya adalah seorang penonton
yang nomor tiketnya keluar saat diundi oleh
panitia pada waktu istirahat tersebut. Untuk
harga tiket sendiri berkisar dari Rp 15.000
hingga Rp 20.000.
Jika pada aksi tendangan penalti itu Widjiyono
berhasil menjebol jala gawang, maka dia berhak
atas hadiah satu buah mobil Daihatsu Zenia.
Sebaliknya, jika eksekusi penalti Widjiyono
berhasil ditahan oleh kiper, maka kiper itulah
yang berhak atas Zenia tadi.
Pemain Perang Bintang:
Wilayah Barat, kiper: Kosin Hatairattakaul (perolehan
sms 2602, nomor punggung 1), Hendro Kartiko
(902/6)), belakang: Mahyadi Panggabean
(1830/4), Hamka Hamzah (1232/5), Charis Yulianto
(837/9), Firmansyah (401/12), Jaime Antonio
Sandoval (262/13); tengah: Maman Abdurachman
(253/15), Firman Utina (1872/3), Harrys
Salisburry (900/7), I Putu Gede (514/10), Zah
Rahan (160/17), Ismed Sofyan (253/14), depan:
Agus Indra Kurniawan (182/16), Emmanuel de
Porras (2012/2), Alcidio Fleitas (887/8),
Radouane Barkoui (508/11), Saktiawan Sinaga
(100/18).
Wilayah Timur, kiper: Samsidar (800/4), Jendri
Christian Pitoy (98/9); belakang: Ricardo
Salampessy (163/8), Maulylessy (97/9), Leonardo
Guiterez (53/18), Widi Santoso (88/14), Zaenal
Arifin (91/12); tengah: Syamsu Chaerudin
(763/5), Ronald Fagundez (500/6), Lorens Cabanas
(212/7), Asea Atioga Romatic (94/11), Jorge
Toledo (90/13); depan:, Haryanto (87/16), Taufik
(88/15), Rahmat Rivai (1024/1) (erk)
Sumber: Detik.com
|