|
29 Mar 06 09:59 WIB
Mbom Cs Konsentrasi
Medan, WASPADA Online
Para pemain PSMS Medan mengakui, mereka saat ini
berkonsentrasi untuk meraih prestasi bagus pada
pertandingan putaran kedua Liga Djarum Indonesia
2006 yang menurut rencana akan digelar
pertengahan April. Ketika ditemui secara
terpisah di Medan, Selasa (28/3), Mbom Mbom
Julian cs mengakui tugas yang diembankan
merupakan tanggung jawab yang harus dilaksanakan
dengan sebaik-baiknya.
Pencipta gol semata wayang PSMS atas Persijap
Jepara, Mbom Mbom yang sekaligus merupakan
satu-satunya kemenangan tandang Ayam Kinantan
selama mengikuti Liga Djarum Indonesia 2006
putaran pertama menyebutkan, sedang
berkonsentrasi untuk membawa Si Ayam Kinantan
meraih penghargaan terbesar dalam even sepakbola
nasional ini.
"Saya tidak pernah kehilangan motivasi," kata
gelandang asal Kamerun itu dalam suatu wawancara
di mess PSMS Stadion DR TD Pardede Jalan Binjai
Medan. "Saya sudah cukup beruntung bisa membuat
peran dalam usaha tim asuhan manajer tim Drs H
Ramli MM meraih kemenangan, walau sebenarnya
belum seluruhnya diperoleh karena masih terdapat
hasil yang jelek seperti ketika dikalahkan tim
lemah Persitara Jakarta Utara 0-1 di Teladan,"
tambahnya.
"Kini yang saya tahu adalah betapa manisnya bila
memenangi satu pertandingan, apalagi kalau kita
sendiri yang menjadi andilnya. Keberhasilan itu
motivasi yang berasal dari keinginan untuk
memenangi segala sesuatu sepanjang waktu,
memenanginya lagi dan terus menang," tambah Mbom
yang akan dipertahankan manajemen PSMS untuk
tampil di putaran kedua.
Pilar PSMS yang berkulit hitam yang pendiam
namun mudah disapa itu merupakan salah satu
pemain harapan Ayam Kinantan untuk meraih
kembali mahkota yang pernah digaet di tahun 1983
dan 85 lalu. Kiper Muhammad Haris M Rihihina
juga merasa senang bermain untuk tim yang
dipandang sebagai jago kandang. "Setiap tim
mempunyai gayanya sendiri dan permainan kami
benar-benar cocok sekarang ini. Gelar itu
merupakan satu penghargaan dan harus dijadikan
motivasi untuk meraih prestasi lebih jauh," kata
kiper yang berhasil menahan eksekusi pemain
andalan asal Argentina De Poras yang membela
PSIS Semarang.
"Ada gaya tersendiri di skuad PSMS yang tidak
dapat diperoleh di tim lain, termasuk gaya kami
adalah suatu gaya yang disukai dilihat publik
sepakbola. Saya benar-benar senang bermain di
PSMS. Hal yang menyenangkan ialah para pemain
bersaing dalam satu tim yang bermain sepakbola
dengan baik dan saya tidak melihat alasan
mengapa kami ingin saling berlomba
memperlihatkan kualitas," tambahnya.
"PSMS mempunyai tingkat teknis yang membuat
pemain berbeda dengan klub-klub lainnya, dan
kami kira kami mempunyai pemain-pemain yang
hebat," timpal striker Saktiawan Sinaga. Tetapi,
pemain yang paling getol bercanda terhadap
teman-temannya itu juga sadar Ayam Kinantan
tidak mempunyai hak istimewa untuk memenangi
sepanjang kompetisi sepakbola terbesar di
Indonesia ini.
"Saya tidak berfikir bahwa anda berbicara
tentang favorit," katanya. Saya kira kami harus
memainkan setiap pertandingan dengan
sebaik-baiknya, menunjukkan kemauan untuk dapat
memenangi setiap pertandingan," lanjutnya. "Orang
dapat berbicara tentang favorit sebelum
kompetisi, tetapi bila turnamen itu sudah
dimulai harus melupakan tentang semua itu dan
berbuatlah yang terbaik untuk menang," ujar
libero Mario Alberto.
Saya mempunyai kepercayaan paling besar pada
senioran saya. Saya kira sudah layak kalau saya
harus menghormati pemain senior dan khususnya
untuk segala sesuatunya yang telah dilakukan
mereka pada saya demi untuk PSMS," ungkap pemain
paling muda PSMS Fadli Hariri..
"Sebagai teman satu tim, saya ingin membantunya
sebanyak yang saya dapat lakukan sehingga pemain
PSMS dapat menjadi pemain terbaik," katanya
menambahkan. Mengenai saingan-saingan PSMS,
mahasiswa USU jurusan teknik kimia itu tidak
pernah mengabaikan lawan termasuk tim lemah. "Saya
kira bermain di kandang sendiri memberi kami
sedikit motivasi tambahan, jadi PSMS akan kuat
dan pantas kalau disebut sebagai jago kandang.
Kami mempunyai pendukung dan itu selalu berarti
bahwa kami akan lebih berat bagi tim lawan." "Saya
kira tahun ini kesempatannya sangat bagus. Kami
bermain sangat baik, dengan banyak kepercayaan
dan kami harap tim dapat berhasil," cetus Fadli.
(m24)
(am)
|