|
GUSTAM SUSUL GREG!
Gonjang ganjing siapa yang
bakal menjadi amunisi baru di tim Ayam Kinantan
semakin jelas. Setelah Greg Nwokulo, kinan nama
Gustam Jamal pun semakin mendekati kepastian.
Kabar terakhir, manajemen PSMS sudah cocok
dengan karakter permainannya yang ditunjukkan
oleh gelandang asal Persmin Minahasa itu. Bukan
itu saja, Gustam juga sudah dipastikan akan
menempati posisi yang ditinggalkan oleh I Komang
Adnyana yang sudah resmi berbaju Persita di
putaran kedua nanti.
"Semuanya itu tergantung kepada manajemen.
Tetapi informasi yang saya tahu, Gustam memang
belum pasti berbaju PSMS, karena manajemen masih
melakukan negosiasi. Kalau saya sebagai pelatih
tentu setuju saja. Apalagi yang dari saya lihat
permainannya cukup bagus," kata allenatore PSMS
MEDAN, M Chaidir saat dihubungi kemarin petang.
Menurut Chaidir, siapapun yang masuk
menggantikan pemain yang keluar baginya tidak
ada masalah. Yang penting dalam waktu seminggu
latihan mereka sudah bisa menyatu dengan pemain
lama. "Makanya begitu menggelar latihan perdana
Kamis depan, mereka sudah harus menyatukan
persepsi dengan pemain lain." bilang prajurit
TNI AD itu.
Sementara itu keterangan dari Minahasa yagn
berhasil dihimpun wartawan koran ini sejak
putaran pertama usai, beberapa pemain sudah
terdengear akan pindah ke PSMS MEDAN. Tapi hal
itu tidak menjadi masalah karena Persmin juga
masih punya banyak stok pemain lokal yang
enerjik. Pemain asal Persmin lainnya Stanley
Mamuaya juga akan bergabung dengan PSMS MEDAN
untuk menggantikan posisi Yudi Ramanda.
Tapi hingga kemarin baru Greg yang sudah sampai
di Medan dan langsung menginap di mess PSMS di
lapangan TD Pardede Jalan Gatot Subroto Medan. "Ya.
setelah resmi menandatangani kontrak dengan
manajemen, dia (Gred.red) langsung ke Medan
untuk mengikuti latihan," bilang Chaidir.
Sementara Gustam masih meminta izin dengan klub
lamanya. "Kalau memang jadi dikontrak. Kita
berharap dia (Gustam, red) sudah bisa bergabung
dengan tim sebelum latihan digelar," kata
Chaidir.
Ada yang masuk, tentu saja ada yang keluar.
Bagaimana nasih pemain yagn dikeluarkan? Hingga
saat ini saya belum memikirikan mau pindah ke
klub mana! kata Yudi Ramanda kepada wartawan
beberapa waktu lalu. Menurut striker brtubuh
mungil yang pernah memperkuat PSDS Deli Serdang
di Ligina XI lalu itu, keputusan manajemen
mencoretnya harus diterima dengan lapang dada. "Saya
mana bisa berbuat apa-apa. Semua keputusan
tergantung manajemen karena manajemen yang
menggaji saya. Kalau mereka tak mau memakai
tenaga saya lagi, saya mau bilang apa."
bilangnya.
Yang pasti kata Yudi saat ini dia juga belum ada
menerima tawaran dari klub lain. Hal senada juga
diakui oleh Decky Ardian. Menurut kiper yang
terus dicadangkan selama bergabung dengan PSMS
itu, keputusan manajemen mencoretnya harus
diterima dengan lapang dada karena semua
keputusan di tangan mereka. "Kalau kita ditanya
tentu harus teruma karena semuanya tergantung
manajemen." pungkasnya (lid)
Sumber: Sumut Pos, 28 Maret
2006
|