|
Mbom Julian Selamatkan
PSMS Kalahkan Persijap
Pemain asing PSMS Mbom Julian menyelamatkan
wajah “Ayam Kinantan” dari keterpurukan setelah
pemain lini tengah ini yang absen saat
menghadapi PSIS Semarang, membuat gol kemenangan
atas Persijap Jepara 1-0 pada lanjutan
pertandingan kompetisi LI XII berlangsung di
Stadion Kamal Junaidi Jepara, Rabu petang
kemarin. Setidaknya kemenangan PSMS pada partai
terakhir putaran pertama di luar kandang itu
mengobati kekesalan pencinta sepakbola Medan
setelah pada pertandingan terakhir di kandang
dikalahkan Persitara Jakarta Utara 0-1.
Dengan kemenangan ini PSMS diasuh pelatih M
Khaidir, Rudi Saari dan Syahril Nasution
menempati posisi dua pada klasemen sementara
dengan nilai 22 di bawah PSIS Semarang sebagai
pimpinan klasemen setelah mengalahkan PSDS
Deliserdang 3-1 pada hari yang sama.
Penampilan PSMS menghadapi tuan rumah Persijap
yang didukung ribuan penontonnya sedikit berbeda,
lebih bersemangat dan mampu menjalin kerjasama
diantara pemain. Mayadi Panggabean anak
kelahiran Pandan Sibolga ini tercatat sebagai
bintang dalam pertandingan ini dengan menelusuri
berbagai daerah mengalirkan bola ke pertahanan
lawan.
Gol Mbom Julian tercipta pada menit ke-18
melalui sundulan memanfaatkan umpan matang
Alcidio Fleitas. Meski sebelumnya selama 15
menit babak pertama, tuan rumah melakukan
tekanan mengancam gawang PSMS dikawal Markus
Harison. Persijap hampir menyamakan kedudukan di
menit ke-28 ketika tendangan keras Jimmi
Suprapto mengarah ke gawang ini dapat dihalau
Markus Harison.
Di babak kedua Persijap memforsir serangan namun
barisan pertahanan PSMS dikoordinir Mario
Alberto sulit diterobos. PSMS sepenuhnya
memperkuat lini bawah sesekali melakukan
serangan balik. Mantapnya jalinan kerjasama
pemain lini tengah membuat Persijap susah untuk
mematahkan taji “Ayam Kinantan”.
Di menit-menit akhir pertandingan offisial PSMS
di bangku cadangan sempat terkejut saat pemain
asing Persijap Phaitoon Thiabma bisa melewati
beberapa pemain PSMS dan melepaskan tembakan.
Untungnya tembakan Thiabma melambung melewati
gawang Markus Harison yang sudah bersiap-siap
untuk mengantisipasi gerakan pemain Persijap itu.
Kedudukan 1-0 bertahan bagi kemenangan PSMS
setelah wasit Anag Suryana meniup pluit
pertandingan usai.
Wakil manajer PSMS Drs H Randiman Tarigan
bersama rekannya Ir Jimmy Suhery Lubis menyambut
para pemain seperti menang pada partai final.
Kondisi ini disebabkan dari enam pertandingan
tandang PSMS hanya meraih angka empat dari satu
kemenangan dan seri dengan Arema Malang. “Saya
harapkan kemenangan ini bisa dijadikan motivasi
bagi para pemain dan pelatih untuk meningkatkan
kemampuan pada pertandingan putaran kedua,” ucap
manajer tim PSMS Drs H Ramli MM.
Meski menang kata Ramli yang juga Ketua Harian
PSMS ini, manajemen akan melakukan renovasi
total, bukan saja masalah materi pemain juga
pelatih, sekaligus sistem TC dan juga
kedisiplinan tim. “Evaluasi ini untuk lebih
memantapkan keberadaan PSMS di putaran kedua
untuk memenuhi target masuk delapan besar,”
tegas Ramli yang juga wakil walikota Medan ini.
Sementara secara terpisah Ketua Kehormatan PSMS
Drs H Amran YS menilai kemenangan dari Persijap
ini membuktikan PSMS memiliki kemampuan dengan
materi yang ada bisa berbuat di luar kandang.
“Kita harapkan kemenangan ini bisa mengembalikan
kepercayaan masyarakat Medan kepada PSMS,”
tandasnya. Amran sangat mendukung manajemen
melakukan evaluasi total seperti disebutkan
manajer Ramli sebagai kesiapan menghadapi
putaran kedua untuk memenuhi ambisi masuk empat
besar.
Amran menyarankan untuk memantapkan tim harus
ditegakkan semangat, loyalitas dan dedikasi di
tengah pemain. Selain itu kata Amran manajemen
tidak segan-segan untuk meminta masukkan dari
berbagai pihak. (A8/r)
Sumber: Harian SIB, 22 Maret 2005
|