|
|
30 Jan 06 23:23 WIB
Dana APBD PSMS Tidak Masuk Rekening Pribadi
Medan, WASPADA Online
Dana Rp12 miliar dari Anggaran Pendapatan
Belanja Daerah (APBD) Kota Medan yang diperoleh
PSMS, dipergunakan sesuai kebutuhan untuk
pembentukan tim PSMS ke Liga Indonesia (LI) XII
serta pembinaan lainnya seperti pembentukan tim
PSMS Junior dan menggelar kompetisi antar klub
anggota PSMS.
Dana itu seluruhnya dipegang dan dikelola oleh
manajemen PSMS dengan membuat rekening sendiri
bukan oleh seorang pengurus apalagi masuk ke
dalam rekening pribadi seseorang. Demikian
disampaikan sekretaris umum PSMS Drs H Randiman
Tarigan di Medan Minggu (29/1). "Pengeluarannya
bukan hanya diketahui sekretaris umum dan
bendahara saja melainkan juga oleh ketua harian
PSMS atas persetujuan ketua umum dan
pengeluarannya bisa dipertanggung-jawabkan
karena pihak manajemen menyadari dana itu
bersumber dari masyarakat," ujar putra Karo yang
lahir di Langkat ini.
Dana tersebut bila dibandingkan dengan tim-tim
papan atas LI XII jumlahnya sangat jauh di bawah.
Contoh saja Persija Jakarta Pusat yang mencapai
Rp25 miliar di luar sponsor. Namun bukan berarti
Si Ayam Kinantan tidak berupaya untuk mengukir
prestasi.
Diakui Randiman untuk mendapatkan pemain yang
baik dari pemain lokal maupun asing, PSMS harus
mengeluarkan dana yang tidak sedikit seperti
saat ini dari 24 pemain yang direkrut nilainya
mencapai Rp10 miliar. Dengan jumlah tersebut
berarti tersisa Rp2 miliar dan inilah untuk
dipergunakan biaya keperluan tim di luar kontrak
pemain serta pembinaan, apa cukup dengan kondisi
kita seperti saat ini.
"Jadi para pengurus akan berjuang untuk menutupi
kekurangannya dengan merogoh kantong pribadi,"
sebut sosok yang berhasil membawa PSMS menjadi
juara Piala Emas Bang Yos III bersama rekannya
Ir H Jimmy Suheri Lubis. Tapi yang jelas
mengingat dananya asal masyarakat, pihak
manajemen akan mempergunakannya dengan
sebaik-baiknya serta hasilnya bisa membawa PSMS
mengukir prestasi terbaik sekaligus untuk
membawa nama baik kota Medan, lanjutnya.
Menanggapi pemusatan latihan (TC) PSMS di
komplek Pardede Jalan Binjai Medan dari Kebun
Bunga, mengingat Kebun Bunga dalam perbaikan
serta adanya keringanan dari pihak pemilik
Stadion DR TD Pardede, Johnny Pardede yang tidak
membenani manajemen atas penggunaan lapangan
maupun penginapan kecuali pembayaran rekening
listrik dan air, menjadi pilihan untuk
dimanfaatkan.
Manajemen siap untuk mempertanggungjawab seluruh
dana yang diperoleh dari APBD tersebut.
Sedangkan biaya untuk panpel sama sekali tidak
ditarik dari dana tersebut, karena ditanggulangi
oleh ketua bersama unsur panpel lainnya. "Tidak
ada sepeserpun ditarik dana APBD ntuk panpel,"
kata Randiman. (m24)
(am)
Sumber: Waspada 30 Januari 2006
|
|
|
 |
Sponsors |
|
| |
|