Kembali ke Depan

29 Jan 06 22:36 WIB
PSMS Siap Terima Boaz
Medan, WASPADA Online


Pemain nasional asal Persipura Boaz Salosa menyatakan kesediannya untuk memperkuat PSMS Medan di Liga Indonesia (LI) XII, begitu masa hukumannya berakhir. Kemungkinan di putaran kedua satu-satunya pemain sayap potensial di Indonesia itu, sudah bisa membela PSMS.
Menurut ketua harian PSMS Medan yang sekaligus manajer tim LI XII Drs H Ramli MM ketika dihubungi di Jakarta, Jumat (27/1), Boaz menyatakan keinginannya itu langsung kepadanya. Pihak manajemen sendiri, telah membuka pintu lebar-lebar kepada Boaz Salosa yang dihukum karena terlibat keurusuhan saat Persipura menghadapi Persebaya di Copa Indonesia di Surabaya tahun lalu.

Wakil Walikota Medan itu walau berada di Jakarta karena urusan dinas, masih menyempatkan bertemu dengan pahlawan Persipura itu ketika tampil sebagai juara LI XI lewat sebuah gol spektakulernya. "Pembicaraan saya dengan rekan setim dua pemain PSMS Mahyadi Panggabean dan Saktiawan Sinaga di SEA Games Manila barusan, berkisar keinginannya untuk membela Ayam Kinantan," kata Ramli.

Diakuinya pula setelah adanya negosiasi dengan Boaz, manajemen PSMS akan berjuang untuk membela Boaz dan sekaligus berharap PSSI mencabut hukumannya. "Mengingat Boaz masih muda dan memiliki masa depan yang panjang di sepakbola serta merupakan aset nasional, saya pikir PSSI akan mempertimbangkan hukumannya apalagi Boaz saat peristiwa di stadion 10 November itu tidak terlibat langsung, melainkan hanya ikut-ikutan karena tidak menerima timnya dipecundangi wasit," lanjut ketua umum Pengda Pelti Sumut itu.

Saudara kandung back kiri tim nasional senior Ortisan Salosa seperti sangat tertarik dengan nilai kontrak yang diajukan. Saya akan meminta sekretaris umum PSMS Drs H Randiman Tarigan bersama bendahara Ir H Jimmy Suheri Lubis yang juga asisten manajer tim, untuk membicarakan kelanjutan kontrak serta administrasi Boaz, lanjut Ramli.

PSMS masih membutuhkan pemain seperti Boaz Salosa guna lebih mempertajam daya serangan PSMS bersama trio penyerang yang ada seperti Saktiawan Sinaga, Alcidio Fleitas dan Wanderson. Wanderson pemain asal Brazil itu hingga kini izin kerjanya belum tuntas. Ramli juga telah menghubungi salah seorang Komdis PSSI Andi Darussalam dan berharap agar hukuman Boaz ditinjau atau dipertimbangkan, supaya karir sepakbola Boaz tidak tenggelam dimakan masa hukumannya.

Menaggapi harapan Ketua Umum PSMS Drs H Abdillah Ak MBA agar Legimin Rahardjo dan kawan-kawan di dua pertandingan tandang awalnya di Malang dan Pasuruan bisa mendulang nilai, menurut Ramli dia telah meminta kepada pelatih Khaidir membenahi tim dengan menutup lobang-lobang kelemahan serta mempertajam lagi lini depan dan menciptakan pertahanan yang solid seperti yang ditemukan setelah melakukan evaluasi dari tiga penampilan PSMS di kandang.

Kepada para pemain khususnya pemain debutan Fadli Hariri putra Mandailing Natal itu berharap sangat, supaya mereka terus meningkatkan kemampuannya serta tetap menegakkan disiplin dan terus mematuhi intruksi pelatih, sehingga di squad PSMS benar-benar tercipta kekompakan yang solid.

Secara terpisah Drs H Randiman Tarigan dan Jimmy Lubis yang ditemui di Medan belum bisa memastikan Wanderson bisa tampil bersama rekan-rekannya menghadapi Arema Malang di Stadion Gajayana Malang, Minggu (4/2) mendatang.

"Wanderson belum bisa bermain, karena masalah surat keterangan tinggal sementara (KITAS) di Indonesia dan izinnya bekerja belum keluar dan masih sedang diproses. Wanderson pada tiga kali pertandingan di Medan melawan PSDS Deliserdang, Persib Bandung dan PSIM Yogyakarta belum bisa tampil," katanya.

Mudah-mudahan pada pertandingan tandang nanti di Malang ataui Pasuruan, pemain Brazil tersebut bisa bermain untuk memperkuat PSMS, " ujar Jimmy pula. Menanggapi rencana kehadiran Boas Salosa, keduanya menyambutnya dan siap menyelesaikan segala administrasi ataupun kontraknya seperti yang diperintahkan ketua harian. (m24)

(am)

 

Sumber: Waspada, 29 Januari 2006

Sponsors
 
GUEST BOOK
Hosted by www.Geocities.ws

1