Kembali ke Depan

23 Jan 06 23:37 WIB
Liga Indonesia Sore Ini Di Teladan:
Lagi... PSMS

Medan, WASPADA Online


PSMS Medan bertekad menang lagi dengan menumbangkan PSIM Yogyakarta di Stadion Teladan Medan, Selasa (24/1) sore ini pukul 16.15, guna merebut pimpinan klasemen sementara Liga Indonesia (LI) XII. Asisten manajer tim PSMS Drs H Randiman Tarigan di sekretariat panitia pelaksana pertandingan di Lapangan Merdeka Medan Senin (23/1) mengatakan, Legimin Rahardjo dan kawan-kawan tetap berusaha keras untuk menyapu bersih pertahanan tim tamu PSIM.
Menurut Kadis Pertamanan Medan itu, Ayam Kinantan selaku tuan rumah tidak ingin mengecewakan para pecinta atau fansnya. Mereka pun ingin tetap memberikan yang terbaik pada warga Medan. Bila menang dari PSIM berarti PSMS memimpin klasemen sementara (lihat klasemen), dengan menggeser posisi Arema Malang yang telah mengumpulkan nilai sembilan dan memasukkan lima kemasukan dua.

Bahkan, dalam dua kali mengadakan pertandingan di Medan PSMS tetap tampil sebagai pemenang. Apalagi PSMS setelah dievaluasi menyadari kekeliruan yang diperbuat di dua pertandingan dan tidak akan lagi mengulanginya khususnya legiun asingnya Mbon Julian asal Kamerun, Alejandro Tobar, Mario Alberto (Chile), Alcidio Fleitas (Paraguay) dan Wanderson (Brazil).

"PSMS tidak main-main dan harus memenangkan pertandingan tersebut, agar dapat melaju pada pertandingan berikutnya," ujar Randiman Tarigan yang didampingi asisten pelatih Rudi Saari. Dia menjelaskan, dalam menghadapi PSIM, PSMS sudah menyiapkan strategi khusus sehingga para pemain dapat menguasai jalannya pertandingan dan sekaligus mencetak gol dengan mudah. Setiap pertandingan menghadapi lawan, PSMS memiliki strategi berbeda. Dengan demikian setiap pertandingan, tetap unggul dan mencetak kemenangan untuk meraih peringkat terbaik pada LI XII ini.

Pelatih Khaidir sebelumnya ketika dihubungi di home base PSMS di Stadion DR TD Pardede Jalan Binjai Medan mengakui, pemain PSMS telah berlatih keras untuk persiapan melawan PSIM. Seluruh pemain termasuk pemain lapis kedua sudah bertekad akan tampil sebaik-baiknya tanpa cacat serta siap mematuk PSIM.

Menurut dia, PSMS sedang berusaha terus untuk menyelesaikan administrasi izin tinggal pemain asing berasal Brazil Wanderson agar dia bersama empat pemain asing lainnya Alcidio Fleitas, Alejandro Tobar, Mario Alberto dan Mbon Julian bisa tampil.

Sehubungan dengan masalah Wanderson Khaidir berharap kepada agen yang mendatangkan Wanderson secepatnya mengurus administrasi izin tinggalnya, sehingga orang Brazil itu tidak hanya makan tidur dan latihan saja di Medan.

"PSMS sudah dua kali tampil tanpa pemain Brazil tersebut," ujar pelatih asal klub PSAD (Angkatan Darat) itu. Dijelaskan, untuk mengalahkan pemain PSIM, Ayam Kinantan juga memiliki debutan seperti Fadli Hariri serta dua wajah baru Supardi, Yudi Ramanda dan Rudianto serta pemain lama Mahyadi Panggabean, Saktiawan Sinaga, Reswandi, Legimin Raharjo, Ilham Romadona, Agusima, I Komang Adyana dan lainnya.

Sebaliknya PSIM Yogyakarta menjanjikan akan menampilkan permainan terbuka. Namun meski bermain terbuka tetapi kita tidak akan melupakan pertahanan, jadi pemain harus tahu bagaimana saat menyerang dan apa yang harus dilakukan saat mendapat serangan dari lawan," kata manajer timnya Nugroho.

Nugroho yang didampingi asisten pelatih Mamad dan kapten tim Jaime Sandova menambahkan, permainan menyerang ini dilakukan mengingat PSIM yang berhasil menahan Traktor Kuning dihadapan publiknya sendiri di Stadion Baharoedin 1-1, harus bisa menghasilkan prestasi yang lebih baik lagi saat main di Stadion Teladan. Namun PSIM sebagai tim pendatang baru tahu diri menghadapi tim yang berkualitas seperti PSMS.

Tetapi dalam latihan di Stadion Teladan Senin (23/1) pagi, tampaknya beberapa pemain gelandang lebih didorong ke depan untuk membantu penyerangan. Pada latihan itu, porsi terbesar lebih dititikberatkan pada penyelesaian di depan gawang lawan misalnya dari umpan silang sayap kanan atau kiri kemudian pemain depan atau striker dan gelandang menyelesaikan sebagai sebuah gol.

Wakil Ketua panpel Julius Raja, SE menyebutkan, pihaknya akan membuka loket penjualan lebih cepat dari sebelumnya." Pukul 10:00 WIB penjualan tiket telah dilakukan, ini semata-mata untuk mengatasi aksi calo agar tidak seenaknya menetapkan harga tiket seperti ketika PSMS melawan Persib tiket VIP mereka jual dengan harga Rp 75.000 sedangkan harga standarnya Rp 35.000.-," demikian Julius Raja. (m24)

(am)

 

Sumber: Waspada, 23 Januari 2006

Sponsors
 
GUEST BOOK
Hosted by www.Geocities.ws

1