Kembali ke Depan

23 Januari 2006
PEMAIN PSMS JANGAN MUDAH TERPANCING

MEDAN – Para pemain PSMS Medan diingatkan supaya tidak lagi mudah terpancing lawan, karena resikonya cukup fatal seperti yang terjadi saat menghadapi Persib Bandung di Teladan Sabtu (21/1). Mujur pemain depan si Mojang Prahyangan itu kurang menggigit sehingga menyelamatkan muka PSMS.
Manajer tim PSMS Drs H Ramli MM ketika dihubungi di Medan Minggu (22/1) mengatakan, seandainya saja bila duet penyerang Persib Zaenal Arif dan Yaris Riadi serta Salim Al Idrus bisa memanfaatkan situasi dipastikan Ayam Kinantan gagal mendulang nilai penuh.

Warning Wakil Walikota Medan itu perlu diungkapkan agar menghadapi pertandingan berikutnya di Liga Indonesia (LI) XII ini Reswandi dan kawan-kawan tidak mengulanginya. "Seandainya mereka masih seperti itu begitu dipancing lawan dengan permainan kasar lalu emosi, jelas akan sulit bagi PSMS untuk nebcapai targetnya," ujar Ramli yang memberi warningnya kepada pemain.

"Yang paling saya sesalkan adalah tindakan libero Mario Alberto dan duetnya Reswandi serta Aguscima, padahal ketiga pemain ini merupakan pemain yang sudah penuh pengalaman dan jam terbang bertanding. Masak dipancing oleh seorang pemain Persib Salim Al Idrus bisa merusak permainannya, inikan sudah tidak betul."

Mario Alberto dengan kondisi tim mendapat tekanan kok berani-beraninya meninggalkan posisinya, wal hasil dia kehabisan stamina dan akibatnya tidak lagi konsisten dengan penampilannya akhirnya satu-satunya gol si Maung Bandung karena kesalahannya. Sedangkan Reswandi dan Agucima sudah terlihat tidak lagi bermain untuk mematikan gerakan lawan, melainkan sudah mengancang-ancang untuk membantai Salim Al Idrus.

Ramli yang dipercayakan penuh oleh Ketua Umum PSMS Drs H Abdillah Ak MBA bersaama Asistennya Drs H Randiman Tarigan dan Ir Jimmy Lubis untuk membawa PSMS menjuarai LI XII ini, meminta kepada pelatih Khaidir agar kesalahan dan kekurangan ini harus cepat diatasi. "Saya minta pada pertandingan melawan PSIM Yogyakarta Selasa (24/1) besok di Stadion Teladan kelemahan PSMS itu tidak terlihat lagi," kata Ketua Umum Pengda Pelti Sumut tersebut.

Pelatih Khaidir sendiri ketika dihubungi mengakui, pihaknya telah mengingatkankan parta pemain supaya tidak mengulangi kesalahan yang dilakukan saat melawan Persib. Namun begitupun dia akan kembali menyampaikan warning manajer tim kepada pemain, sebutnya.

Menanggapi peluang menghadapi PSIM Yogyakarta menurutnya, PSMS Medan siap tempur dan bertekad mengalahkannya dipertandingan di Stadion Teladan Medan, Selasa (24/1) besok. Menghadapi tim yang baru promosi ke divisi utama ini bukan berarti PSIM itu lemah melainkan merupakan tim yang baik kalau tidak mana mungkin mereka bisa bertengger di divisi paling elit ini, tambahnya.

Menjelang satu hari menghadapi PSIM, PSMS Senin hari ini akan melakukan latihan ekstra keras sehingga diharapkan mereka bisa dalam kondisi terbaiknya sekaligus mampu mengalahkan lawan. Bahkan, katanya, empat pemain asing yang bergabung dengan tim PSMS itu, yakni Mbom Julian (Kamerun), Alcidio Fleitas (Paraguay), Alejandro Tobar (Chile), dan Mario Alberto (Chile) sudah memiliki strategi dan teknik yang cukup andal untuk mengalahkan pemain yang berasal dari kota Pelajar dan Parawisata ini. (m24)

(am)

 

Sumber: Waspada, 23 Januari 2006

Sponsors
 
GUEST BOOK
Hosted by www.Geocities.ws

1