15 Januari 2006
KAMPAK FC PECAT NALDI
MEDAN –
Sukses menyelenggarakan Kongres III yang akhirnya
memilih Herna J Pardede, LLB sebagai Presiden
Kampak FC ternyata masih meninggalkan polemik.
Itu setelah Naldi Siregar yang pernah menjabat
Ketua Kampak FC tidak legowo menerima hasil
kongres yang dihadiri seribu anggota Kampak
tersebut.
Karena itu, Presiden Kampak terpilih Herna
Pardede tak punya pilihan lain selain mengambil
tindakan tegas terhadap Naldi. Setelah sempat
membuka kran komunikasi, Herna akhirnya hilang
kesabaran. Sebab, Naldi tetap bersikukuh untuk
memimpin Kampak, sementara berdasarkan hasil
kongres lalu Nldi dianggap telah gagal dalam
memimpin organisasi ini.
Hasilnya, kemarin (14/01) Kampak FC dengan
resmi menyatakan memecat Naldi Siregar dari
keanggotaan Kampak FC karena telah menyalahi
aturan dan konstitusi organisasi. “ kita
sebenarnya terbuka saja bagi setiap orang yang
ingin bergabung dengan Kampak. Tapi harap diingat,
kita punya konstitusi dan anggaran dasar organisasi.
Setiap anggota wajib mematuhinya,” tukas
Dicky Anugrah, Dewan Tertinggi Kampak FC, kepada
wartawan koran ini tadi malam.
Naldi dianggap tidak mematuhi anggaran dasar
Kampak FC karena masih tetap mengatasnamakan
diri sebagai ketua dan memberikan pernyataan-pernyataan
tampa melalui mekanisme organisasi. “
setiap keputusan yang bersifat krusial harus
dilahirkan melalui mekanisme organisasi atau
berupa rapat kerja atau harian. Tidak bisa bawa
nama nama Kampak begitu saja,” ketus Riza
Ardiansyah, salah satu anggota Dewan Tertinggi
Kampak FC dalam kesempatan yang sama. Sejatinya
lanjut Riza mereka tak antipati kepada Naldi
yang nota bene pernah bergabung dalam Kampak.
“Ini merupakan bagian dari penegakan
konstitusi organisasi. Kami juga akan menuntut
secara hukum orang orang yang berada di Kampak
FC diluar kepengurusan hasil kongres III lalu,”
ujar Riza.
Pun demikian kedua pria yang ikut membidani
lahirnya Kampak FC ini 6 tahun lalu meminta
pada anggota untuk merapatkan barisannya kepada
kepengurusan yang sah hasil kongres. “
Kepada anggota agar bergabung kepada Kampak
hasil Kongress III kemarin atas nama Herna Pardede.
Mari kita bersatu agar dukungan yang kita berikan
bisa semakin solid,” tandas Riza. (mad)
Sumber: Harian Sumut Pos, MINGGU 15 Januari
2006
|