KHOTBAH MINGGU SORE JANUARI - FEBRUARI 2002

( oleh Pdt JE Awondatu )

 

Gereja Pentakosta di Indonesia - Cianjur

Jl. K.H. Hasyim Asyari no. 75 Cianjur 43214 - Indonesia. Telp. (62-263) 261161

 

Selasa, 01 Januari 2002   KKR III/III

Sebelum saya bawa FT, dari mimbar ini saya ingin mengucapkan Selamat Tahun Baru 2002. Tentu saja dalam tahun 2001 ada kesalahan-kesalahan yang saya lakukan, apakah itu mengenai tindak-tanduk, tingkah laku, mungkin kata-kata, mungkin saudara anggap tidak berlayak dalam penilaian saudara, maka saya mohon hari ini dimaafkan. Jangan lagi yang basi-basi itu dibangkit-bangkitkan lagi. Sudah, saya sudah mohon maaf, mohon maafkanlah saya. Kalau saudara tidak maafkan, dosa saya kena sama saudara. Puji Tuhan. Eh, ada ayatnya itu, saya nggak asal ngomong. 

Pada malam hari ini kita sampai pada topik yang terakhir : Tinggi setinggi-tingginya.  Kita mulai dengan hari pertama 'akar yang dalam sedalam-dalamnya'. Lalu tadi malam kita bicara mengenai membangun tangga yang sampai ke langit. Siapa tahu, 3 hari terakhir tiap tahun kita nanti akan jadikan agenda gereja. Jadi pertengahan tahun 17 Agustus itu Family Camp 3 hari terakhir 1 hari pertama di akhir tahun kita bikin KKR. Siapa tahu kita bisa bikin agenda karena saya sudah  mulai dengar dari banyak orang di Cirebon di Jakarta ingin ikut ingin gabung untuk ikut KKR ini. Siapa tahu Tuhan berkati tahun ini.

Nah, kita akan lihat setinggi-tingginya.  Didalam FT ada 2 macam kata tinggi. Yang pertama yang Tuhan tidak suka, yaitu jangan kamu meninggikan diri. Orang yang meninggikan diri akan direndahkan sama Tuhan tapi orang yang merendahkan diri akan ditinggikan. Tapi ada satu Injil dari 4 Injil Matius Markus Lukas Yohanes yang penuh dengan hal yang tinggi ini, yang diberikan untuk Tuhan. Mari kita lihat Injil Lukas semuanya ada dalam Injil Lukas. Lukas 1:32
1:32 Ia akan menjadi besar dan akan disebut Anak Allah Yang Mahatinggi. Dan Tuhan Allah akan mengaruniakan kepada-Nya takhta Daud, bapa leluhur-Nya, 

Ini kata-kata Gabriel kepada Maria mengenai Yesus. Yesus akan disebut menjadi besar dan akan disebut Anak Allah Yang Mahatinggi. Perhatikan itu kata Mahatinggi. Dengan bahasa Indonesia, kita ini sampai ... saya  baru  umur 53 tahun ini baru terbuka ini kata. Mahatinggi ini didalam bahasa Inggris dikatakan  The Highest - Yang tertinggi. Tapi saya tertutup dengan kata istilah mahatinggi. Jadi karena sudah dari hari natal sudah dengar damai dibumi di tempat yang mahatinggi. Kita tidak perhatikan kata mahatinggi ini. Tapi inilah tujuan kita. Dalam sedalam-dalamnya tapi tinggi setinggi-tingginya. Dikatakan disana, Ia akan menjadi besar dan akan disebut Anak Allah Yang Mahatinggi. 

Kata mahatinggi didalam bahasa Yunani dipakai kata 'hubsistos' . Hubsistos itu tertinggi yang memang tempat yang paling tinggi. Memang dalam ukuran dia memang paling tinggi, itu hubsistos. Tetapi juga Hubsistos berarti secara kualitas, kualitet, mutu - memang paling tinggi. Jadi kalau saudara ikut Yesus tidak salah kita ikut Yesus yang kualitetnya paling tinggi, saudaraku. Ini kata Firman Allah. Hubsistos bukan hanya tempatnya, Tuhan itu ditempat yang maha tinggi, tapi kualitasnya, moralnya, mutunya, yang paling tinggi - yang the best. Kalau ada sudaraku benda lain di Surga, yang bisa menebus dosa - Tuhan tidak akan kirim Yesus. Tuhan kirim itu benda, Tuhan kirim itu harta, Tuhan kirim itu batu permata untuk bisa menebus dosa manusia. Tapi tidak ada ! Tidak ada satu kekayaan, satu harta di Surga yang cukup pas yang bisa menebus dosa manusia. Hanya yang terbaik dari Tuhan, yang tertinggi dari Tuhan, hanya bisa yang tertinggi dari Tuhan bisa menebus dosa yang terdalam dari manusia supaya kita manusia, yang paling dalam jatuh dalam dosa, boleh diangkat di tempat yang mahatinggi. Ada haleluyah saudara-saudara ? Ini tujuan kita. 

Tadi bapa Sambas bercerita tentang banyak saudara kenalan nya yang sudah meninggal. Sama dengan saya. Saya memikirkan perkara-perkara itu juga. Bahkan saya lebih lagi karena didalam jemaat. Yang saya doakan sudah tidak ada lagi. Yang saya sembahyang sudah tidak ada lagi. Kalau tidak ada sudah meninggal sudah tidak usah lagi berdoa. Saya baru dengar ibunya Bpk Dicky Saroinsong sudah meninggal saya tidak tahu saya baru tahu tadi. Ada banyak orang yang kita tidak tahu dia sudah meninggal. Tapi kita mau kemana kalau nggak meninggal kita mau kemana ?  Apa mau hidup di dunia terus ? Saudara-saudara, kalau kita bisa berumur 1000 tahun didunia, kita akan minta mati. Kita tidak akan betah di dunia. Karena moral kita, aslinya kita - bukan dari sini. Kita asalnya dari tempat yang maha tinggi. Itu sebabnya waktu Yakub bermimpi, dia bermimpi ada tangga - tadi malam - yang naik ke tempat yang maha tinggi. Itu sebabnya saya katakan kepada saudara mari kita bangun ini tangga. 

Ayat 35 Saudara-saudara dia berkata 
1:35 Jawab malaikat itu kepadanya: "Roh Kudus akan turun atasmu dan kuasa Allah Yang Mahatinggi akan menaungi engkau; sebab itu anak yang akan kaulahirkan itu akan disebut kudus, Anak Allah. 

Ayat 76
1:76 Dan engkau, hai anakku, akan disebut nabi Allah - ini Yohanes Pembaptis - Yang Mahatinggi; karena engkau akan bberjalan mendahului Tuhan untuk mempersiapkan jalan bagi-Nya, 

Mari saudara kita lihat hal-hal yang sedemikian sederhana ini dengan kacamata yang sederhana. Gabriel datang dari Surga yang tinggi. Dia datang kepada Maria perempuan bersahaja. Kamu akan mengandung seorang Anak yang akan jadi besar. Dia disebut Anak dari Allah yang mahatinggi. Lalu mujijat itu juga datang kepada Elisabeth, ibu dari Yohanes Pembaptis. Begitu dia lahir akan dilahirkan  anakku, engkau akan menjadi nabi dari Allah yang mahatinggi. Siapa Elisabeth ? Wanita biasa. Siapa Maria ? Wanita biasa. Salah kita, gereja kita salah, kalau kita bikin Maria jadi luar biasa. Kalau kita anggap Maria ini luar biasa. Dia biasa. Biasa. Maksud saya saya katakan dia biasa dengan maksud Tuhan yang sama, bisa memakai saudara dan bisa memakai saya yang biasa dengan kuasa dari tempat yang maha tinggi. Hubsistos, yang terkuasa, yang terhebat, yang tertinggi didalam kuasa dan fasilitas dan kualitas. Tapi inilah hati gembala. Saya suka sedih karena jemaat tidak mengerti dan tidak mau mengerti atau belum mengerti. Kalau belum mengerti saya masih bisa maklum tapi kalau tidak mau mengerti ini yang bingung. 

Injil Lukas ini sederhana sekali. Lukas 2:8 cerita natal
2:8. Di daerah itu ada gembala-gembala yang tinggal di padang menjaga kawanan ternak mereka pada waktu malam. 
2:9 Tiba-tiba berdirilah seorang malaikat Tuhan di dekat mereka dan kemuliaan Tuhan bersinar meliputi mereka dan mereka sangat ketakutan. 
2:10 Lalu kata malaikat itu kepada mereka: "Jangan takut, sebab sesungguhnya aku memberitakan kepadamu kesukaan besar untuk seluruh bangsa: 
2:11 Hari ini telah lahir bagimu Juruselamat, yaitu Kristus, Tuhan, di kota Daud. 
2:12 Dan inilah tandanya bagimu: Kamu akan menjumpai seorang bayi dibungkus dengan lampin dan terbaring di dalam palungan." 
2:13 Dan tiba-tiba tampaklah bersama-sama dengan malaikat itu sejumlah besar bala tentara sorga yang memuji Allah, katanya: 
2:14 "Kemuliaan bagi Allah di tempat yang mahatinggi dan damai sejahtera di bumi di antara manusia yang berkenan kepada-Nya." 

Maria orang biasa, Elisabeth orang biasa. Gembala-gembala orang biasa sederhana dikunjungi dengan kunjungan-kunjungan yang istimewa yang spektakuler dari Allah yang mahatinggi. Dalam sedalam-dalamnya tetapi kita harus hidup dalam kualitas kerohanian setinggi-tingginya, berusaha sebaik-baiknya. Coba kita buka dulu Lukas 6.  Didalam Lukas 6 saudara, semua ini katanya sama ya tidak ada yang berbeda. Ada beberapa kata yang berbeda saya tidak buka. Ini kata yang sama - hubsistos. 
6:32 Dan jikalau kamu mengasihi orang yang mengasihi kamu, apakah jasamu? Karena orang-orang berdosapun mengasihi juga orang-orang yang mengasihi mereka. 
6:33 Sebab jikalau kamu berbuat baik kepada orang yang berbuat baik kepada kamu, apakah jasamu? Orang-orang berdosapun berbuat demikian. 
6:34 Dan jikalau kamu meminjamkan sesuatu kepada orang, karena kamu berharap akan menerima sesuatu dari padanya, apakah jasamu? Orang-orang berdosapun meminjamkan kepada orang-orang berdosa, supaya mereka menerima kembali sama banyak. 
6:35 Tetapi kamu, kasihilah musuhmu dan berbuatlah baik kepada mereka dan pinjamkan dengan tidak mengharapkan balasan, maka upahmu akan besar dan kamu akan menjadi anak-anak Allah Yang Mahatinggi, sebab Ia baik terhadap orang-orang yang tidak tahu berterima kasih dan terhadap orang-orang jahat. 
6:36 Hendaklah kamu murah hati, sama seperti Bapamu adalah murah hati."

Kalau saudara baik kepada orang yang baik kepada kita, biasa lumrah, kata Yesus. Orang jahatpun demikian. Saudara ceng li sama orang yang ceng li sama kita - ceng li itu. Itu orang kristen biasa. Da manehna teh bageur ka urang euy, jadi urang ge kudu bageur ka manehna. Maneh na teh bela ka urang urang ge ayeuna kudu bageur ka manehna - biasa. Lumrah. Itu orang kristen yang umum. Angkutan kota itu umum, siapa saja boleh naik. Lumrah. Pendeta berhenti dipinggir jalan : Joglo ! Berhenti dia. Umpamanya ada yang sakit gila. Supir kan nggak tahu dia gila. Ngomong aja : Joglo ! Berhenti juga. Pelajar : Joglo ! Berhenti. Emang angkutan kota. Umum boleh pake. Tapi kalau sudah ada Mercy 500 turun jalan aja pelan. Coba saudara bilang Joglo ... Joglo ... Joglo. Mungkin supir bilang gila. Mana ada Mercy pakai angkutan kota ka Joglo. Karena itu mobil itu khusus untuk orang-orang tertentu. Saudara mau jadi orang kristen biasa atau mau jadi orang kristen yang lari  ke tempat yang maha tinggi? Kalau saudara ah manehna ge camberut ka urang, urang ge camberut we. Manehna ge kitu ka urang. Manehna ge unjuk rasa, urang ge unjuk gigi. Manehna unjuk gigi urang ge unjuk letah. Urang unjuk-unjukan we ayeuna mah. Sok. Manehna turunan Kwan Im, urang turunan Kwan Kong. Manehna makan kwaci urang makan ca kwe. Sok. Biasa. Orang duniapun begitu. 

Tapi kalau saudara disakiti, saudara tetap baik; saudara disinggung perasaan, saudara tetap baik; saudara disakiti saudara mengampuni - itu Mercides 500. Tapi saudara cepet marah cepat tersinggung sampai yang tahun 98 masih ada - itu angkutan kota. Joglo. Terserah mau jadi kristen angkutan kota atau mau jadi kristen Mercy. Terserah. Kalau kristen ke gereja bawa Alkitab - biasa. 5 D : Datang - Duduk - Dengar - Duit (kolekte) - Dongkol (pulang). Biasa, itu mah umum. Tapi kalau kita dengar FT kita berubah kita diubahkan didalam hati kita. Sabar. Kita pulang dari gereja itu masih ngomong itu FA, aduh, saya itu ditegor Sabda Tuhan, mestinya ngasih 200.000 sama Yakub cuma ngasih 100.000. Jangan takut sebentar lagi Yakub akan datang. Dia akan datang menjemput mempelai perempuannya. FA bicara terus. Aduh tadi itu nyanyain itu kesaksian enci itu kesaksian engko itu ya  kok bisa cocok sama yang saya alami. Ini luar biasa. Saya belum khotbah ya. Lukas 19  
19:36 Dan sementara Yesus mengendarai keledai itu mereka menghamparkan pakaiannya di jalan. 
19:37 Ketika Ia dekat Yerusalem, di tempat jalan menurun dari Bukit Zaitun, mulailah semua murid yang mengiringi Dia bergembira dan memuji Allah dengan suara nyaring oleh karena segala mujizat yang telah mereka lihat. 
19:38 Kata mereka: "Diberkatilah Dia yang datang sebagai Raja dalam nama Tuhan, damai sejahtera di sorga dan kemuliaan di tempat yang mahatinggi!" 

Saudara-saudara, yang diperhatikan bukan keledainya tapi siapa yang naik keledai. Tadi bpk Budiarto bilang anak-anaknya tidak ada yang sekolah diluar negeri, semuanya dalam negeri. Tetapi masih perguruan tinggi. Saya mah SMA. Saudara tahu SMA - Sekolah Makan Aja. Sekolah Menengah Atas hampir tidak lulus. Dipanggil waktu saya di Beiji dipanggil harus ambil di Ampera tanda lulus katanya. Saya dengar waktu saya dirapatkan mau diluluskan atau tidak, itu guru-guru lagi rapat saya itu dengar di Wisma Karya. Ada yang mau menekan sama saya satu guru biar saya akan kasih itu Civic Kewarganegaraan 5.   Ya,kita mesti bandingkan dong dia kalau ada apa perayaan-perayaan di sekolah dia selalu main. Kalau pertandingan basket dia main. Volleyball ini kita juara Cianjur terus, dia salah satu pemain. Harus dipertimbangkan itu. Dan kemungkinan juga dia tidak suka dengan aksi-aksi kesatuan aksi ini harus ... Yang satu bilang dia harus nggak lulus. Jadi saya 3 bulan tidak sekolah. SMA juga SMA nya nggak sekolah karena sampai sekolahan 'ganyang Cina, ganyang Cina, ganyang Cina '. Nah, saya mau gimana ganyang Cina mama saya Cina. Masa saya mau ganyang mama saya. Jadi saudaraku, daripada itu saya 3 bulan supaya papa saya tidak marah ya sudah dari rumah sih mau sekolah bawa buku. Keluar sudah ... mulas langlayangan. Nanti pulang saudaraku siang. Baru dapat surat papa saya. Mana tuh anak 3 bulan tidak sekolah. Bartu dia tanya, kenapa kamu nggak sekolah ? Saya bilang habis di sekolah kita  disindirin terus. Musti ganyang Soekarno, ganyang Cina. Musti demonstrasi. 

Bukan keledainya, saudara. Tapi siapa yang naik keledai. Keledai itu tidak disebut dia lulusan mana. Itu keledai yang ditunggangi oleh Yesus tidak disebutkan itu keledai lulusan mana. Tidak. Tetapi ia dipakai oleh Yesus ditunggangi. Jadi yang penting bukan keledainya - Yesusnya mau pakai apa tidak. Biar saudara hanya SD, SMP, tinggal dirumah RSSSSSS, S nya sampai 20 : Rumah Saya Sangat Sederhana Sekali Sehingga Saya Selonjor Saja Susah. Itu S nya banyak. Tetapi kalau kita ada Yesus, saudaraku, Amsal berkata apa. Kita akan menikmati kemuliaan dari tempat yang maha tinggi. Apa kata Firman dalam Amsal : Engkau makan dengan daging, engkau makan dengan kemewahan tapi tidak ada Tuhan, tidak disertai suka cita - lebih baik makan sayur-sayuran sederhana tetapi dengan hati yang bersuka cita. Jadi yang penting bukan keledainya, saudaraku, tetapi Yesusnya. Ditempat yang maha tinggi. Nah, oke. Sekarang kita maju kedepan. Kejadian 1:1. Kalau saudara tidak bisa menemukan Kejadian pasal 1 ayat 1 sangat keterlaluan sekali. Kejadian 1, kitab yang pertama pasal yang pertama dan ayat yang pertama, pada tanggal yang pertama ditahun 2002, pada bulan yang pertama minggu yang pertama dan tanggal yang pertama kebaktian yang pertama.   

1:1. Pada mulanya Allah menciptakan langit dan bumi. 

Bumi  diciptakan setelah langit. Jadi Tuhan utamakan; Dia menciptakan langit dulu baru Dia menciptakan bumi. Sayang, manusia lebih mempedulikan bumi daripada langit. Dengan cepat saudara ya. Bumi bahasa Ibraninya Eretz. Kalau saya sampai di Israel, Jimmy orang Arab Palestina Kristen itu dia menyambut saya dengan nyanyian. A yarap yarap A yahlil yahlil Evo evo evo Eretz Israel. Eretz itu tanah, bumi. A yarap yarap itu apa kamu udah sarapan apa belum, saya tidak tahu ya. Pokoknya kita ngomongnya begitulah. Pokoknya dia peluk saya. Eretz Israel. Eretz itu tanah, bumi Israel - yang diberkati Tuhan, yang paling indah di dunia adalah tanah Israel. Itu kira-kira lagu itu berarti. Semua bicara Indonesia tanah airku. Tanah yang dibicarakan. Tanah tumpah darahku - tanah lagi. Disanalah aku berdiri - pada tanah itu - Jadi pandu ibuku. Tanah aja yang dibicarakan bumi aja. Ini ko jualan naon ? Hasil bumi. Semua manusia itu pikirannya hanya di bumi. Saudara, dengan cepat ya saya bicara. Eretz itu bumi itu terbatas, tapi langit itu tidak terbatas. Orang Tionghoa bilang orang persilatan bilang : Diatas langit masih ada langit. Tahun ieu ieu jagoan taun hareup aya nu leuwih jago. Tahun depan ada  jago tahun depan ada yang lebih jago lagi. Diatas langit ada langit lagi. Tahun ini ada yang pintar tahun depan ada yang lebih pintar lagi. Tahun ini ada yang cantik tahun depan eh ada yang lebih cantik lagi. Saudara orang mau ke Mars saja diperlukan 4 bulan mengirimkan Pathfinder panjang 50 Cm dengan kecepatan sekian ribu KM perjam - itu 4 bulan baru sampai - dan belum sampai ke langit. Nah, bagaimana saudara bisa bayangkan tangga yang dibangun dari bumi ini yang dilihat oleh Yakub yang dibangun sampai naik ke langit sampai tembus ke langit sampai malaikat bisa naik turun. Nah, kalau saudara jadi jemaat saya jadi jemaat Gereja Pantekosta tetapi pikiran saudara penuh dengan perkara-perkara bumi sehari-hari terus. Coba cepat Kolose 

3:1. Karena itu, kalau kamu dibangkitkan bersama dengan Kristus, carilah perkara yang di atas, di mana Kristus ada, duduk di sebelah kanan Allah. 
3:2 Pikirkanlah perkara yang di atas, bukan yang di bumi. 

Bukan yang terbatas. Memang nyanyian natal itu damai di bumi damai di bumi. Betul. Tapi jangan dipikirkan. Saudara yang punya mata uang Eropa yang punya uang Inggris yang punya uang Jerman lekas tukar sekarang sekarang mata uangnya yang berlaku adalah Euro. Tapi jangan dipikirkan. Kan kita nggak punya duit. Boro-boro Euro. Boro-boro yang Indonesia aja ada juga yang palsu. Jadi saudara jangan dipikirkan yang bumi. Jangan. Bagaimana besok aku makan apa, besok aku minum apa, besok aku pakai apa ? Katanya Matius 6 Jangan engkau khawatir dari hal apa yang engkau makan minum pakai. Jangan kamu kuatir. Lihat itu burung di udara, rumput dipadang. Dia tidak kerja Aku pelihara. Kenapa kamu takut ?  Kamu lebih hebat dari Salomo. Kamu lebih indah dari rumput di padang. Kamu lebih indah dari burung di udara. Dari burung gereja. Aku pelihara kamu. Tapi inilah salahnya kita. Kita banyak pikir dari hal dunia. Yang terbatas. Kejadian 1:1 Eretz itu bumi tetapi langit itu Syemayim. Syemayim artinya tempat yang tidak terbatas. Infinitive to Infinitive. Tidak ada batasnya. Tidak ada batas. Kalau ini ada batas. Tapi kalau sudah infinitive tidak ada batas. Itu Tuhan.

Nah, saudara-saudara satu kali Ibrahim berumur 99 tahun. Dia sudah diberkati Tuhan sangat kaya. Dia tidak punya anak. Hanya bujangku saja si Eliezer yang akan mewarisi harta. Hanya si Eliezer saja Tuhan dia yang akan mewarisi kekayaanku. Aku tidak punya anak. Tuhan tidak jawab. Besok datang Tuhan berupa seperti tamu tiga orang. Sampurasun. Kalau saudara baca Alkitab Abraham itu dia menyembah sampai ke tanah. Apa kata Tuhan bilang ? Tahun depan sama dengan musim begini kamu sudah gendong anak. Ini Tuhan yang bicara. Eh, tante Sarah di dapur denger dia ketawa heuheuy deudeuh. Tuhan dengar. Kamu ketawa ? Tidak, tidak, tidak ... .Biasa seperti pengerja kalau ketemu saya. Tidak, tidak padahal iya. Saya tidak ketawa. Nanti anakmu kasih nama Ishak artinya tertawa. Masa aku umur 99 tahun aku ini Sarah punya anak lagi.  Rumah Sakit mana yang bisa terima ? Dukun beranak mana ? Aduh. Saya hamil lagi, heuheuy deudeuh. Ketawa. Mungkin Abraham bilang sama Tuhan muka dengan muka : Aduh Tuhan,  jangan main-mainlah Tuhan. Saya sudah tua, sudah susah, sudah mau mati, sudah bau tanah. Tahun depan saya mau gendong anak aduh Tuhan jangan main-main. Tuhan panggil Abraham. Naik tuh gunung. Malam-malam, mau apa Tuhan ? Lihat ke langit. Ada apa Tuhan. Lihat itu bintang-bintang. Keturunanmu nanti Abraham akan seperti bintang-bintang. Dia lihat. Tiba-tiba didalam rohnya ia dengar seolah-olah bintang-bintang itu memanggil dia : Bapa Abraham, bapa Abraham, opa Abraham, papa Abraham, papa Abraham ... Firman Allah bilang maka percayalah Abraham.

Saudara-saudara, mungkin saudara lihat kepada diri saudara sendiri. Lihat kepada kemampuan saudara sendiri yang tidak mampu. Apa bisa saya tahun 2002 ini menyenangkan hati Tuhan ? Apa bisa saya dalam tahun 2002 ini melewati tahun dengan baik - seturut kehendak Tuhan. Saudara jangan lihat diri sendiri. Jangan lihat kelemahan diri. Jangan lihat kapasitas kita yang sangat terbatas. Lihatlah ke langit. Lihat kepada Tuhan yang tidak terbatas. Lihat kepada Yesus yang tidak terbatas. Berhenti memikirkan hal-hal dunia yang terbatas. Tapi pandang kepada Tuhan yang tidak terbatas. 

Kebaktian malam ini akan memutuskan saudara sukses atau tidak sepanjang tahun. Jangan lihat kepada kegagalanmu, jangan lihat kepada kekuranganmu, handicapped mu. Kalau mau bicara kekurangan kesalahan, mungkin dalam ruangan ini saya yang paling banyak kesalahan. Saya yang paling banyak handicapped. Saya yang paling banyak kekurangan. Tapi mari kita lihat langit; pikirkanlah perkara-perkara yang diatas. Maka Alkitab berkata percayalah Abaraham - dan itu dianggap menjadi satu kebenaran. Dimana mulainya? Dia lihat yang diatas. Tuhan ajarkan lihat yang diatas. Yusuf sama. Tuhan kasih mimpi melihat bintang-bintang, bulan, matahari - menyembah dia. Tuhan pakai benda-benda di langit. Lihat Iblis tiru sekarang memakai horoscope bintang meramal untuk menceritakan nasib saudara. Bohong itu. Itu Tuhan punya. Tuhan tidak perlu horoscope. Dia tahu memberi berkat kepada kita. Dia tahu memberikan rejeki kepada kita tapi kita jangan lihat ke bumi jangan lihat ke dunia. Lihat sama Tuhan. Kalau saudara lihat diri saudara Bila kupandang hidup di dunia Bikin hatiku selalu gelisah Tapi kuingat Sabda Yesus Bikin hatiku selalu bersuka. 

Ayat terakhir Lukas 24 ayat terakhir. Saya berterima kasih kepada Tuhan karena Tuhan membukakan Firman ini sehari sore tadi Dia buka kepada saya. 
24:48 Kamu - Yesus berkata kepada muridnya - adalah saksi dari semuanya ini. 
24:49 Dan Aku akan mengirim kepadamu apa yang dijanjikan Bapa-Ku. Tetapi kamu harus tinggal di dalam kota ini sampai kamu diperlengkapi dengan kekuasaan dari tempat tinggi." 

Roh Kudus adalah kuasa dari tempat yang tinggi. Hubsistos bukan tempatnya saja yang tinggi tapi kualitasnya yang terbaik. Semuanya yang the best. Mari kita berdiri bersama-sama. 

Minggu, 13 Januari 2002

Saudara rindu Firman Tuhan ? Haleluya. Puji Tuhan. Mari kita buka Alkitab kita dari Mazmur 102. Minggu lalu kita sudah bicara mengenai puji-pujian, tetapi saat ini kita mau melihat satu hal yang lain dari ayat yang sama. Mazmur 102:17-19,

102:17 bila TUHAN sudah membangun Sion, sudah menampakkan diri dalam kemuliaan-Nya, 
102:18 sudah berpaling mendengarkan doa orang-orang yang bulus, dan tidak memandang hina doa mereka. 
102:19 Biarlah hal ini dituliskan bagi angkatan yang kemudian, dan bangsa yang diciptakan nanti akan memuji-muji TUHAN, 

Kita sudah belajar ayat memuji-muji Tuhan minggu yang lalu, tapi pada sore hari ini mari kita lihat ayat 18 :  sudah berpaling mendengarkan doa orang-orang yang bulus. Datang pertanyaan orang bulus itu seperti apa ? Bukan bulusnya orang Jawa yah : kuya, penyu, sampai ada cerita akal bulus. Tapi bulus ini datang dari bahasa Inggris : destitute. Destitute ini satu kata yang sangat luas. Kalau saudara beli rumah, bangun rumah, uang modal habis, ini umpama, modal habis, uang habis, tidak bisa selesai itu bangun rumah. Jadi setengah badan keburu abis modal. Kehujanan, kepanasan, kehujanan, kepanasan, kena jamur, kayunya rusak, temboknya berlumut - nah, itu destitute. Saya lihat juga perusahaan-perusahaan yah, developer-developer yang membangun rumah-rumah di Gunung Geulis dan banyak tempat yang lain, rumah-rumah yang indah, ada satu hotel yang dibangun tetapi karena kredit macet maka ditinggalkan itu bangunan jadi seperti rumah hantu - itu destitute namanya. Tadi puji-pujian dari Sekolah Alkitab, paduan suara, ada mengatakan 'masa kesesakan'. Nah, kesesakan itu juga destitute. Cemas itu juga bulus, destitute, cemas, gelisah, takut, nah itu bulus, itu artinya bulus yah, gelisah, takut, cemas, bimbang. Belum terjadi, engga kejadian, engga ada apa-apa, tapi udah cemas dulu yah, belum apa-apa udah cemas dulu. Ada yang kirim sms sama saya : 'Pak Awondatu kan shio tikus, saya juga shio tikus, bagaimana nih tahun kuda air, katanya tikus kurang baik?' Puji Tuhan, saya bilang, saya sudah berubah jadi shio micky mouse. Micky mouse mah untung terus. Haleluyah. Saudara-saudaraku jangan kita melihat yah hal-hal yang seperti itu lagi karena kita sudah anak Tuhan. Kita tidak hidup dari shio yah, shio ini tahun segini tidak baik. Tuhan kitalah yang menciptakan langit dan bumi yah. Tahun kuda air, tahun kuda api, no, no, no, kita engga masuk itu.Sorry! Nanti lama-lama ada shio barongsai. Tidak, saudara-saudara. Kita bicara destitute ini, cemas, gelisah, takut, rumah yang ditinggalkan, tidak habis, tidak tuntas. Nah, itu artinya gambaran destitute. Sore hari ini saya akan memberi empat macam orang yang bulus, yang destitute tadi. Tetapi dengan satu catatan, keempat-empatnya ditolong oleh Tuhan karena mereka kembali lagi kepada jalan yang Tuhan kehendaki. Keempat-empatnya ini ada dalam satu pasal Mazmur 

107:1. Bersyukurlah kepada TUHAN, sebab Ia baik! Bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya. 
107:2 Biarlah itu dikatakan orang-orang yang ditebus TUHAN, yang ditebus-Nya dari kuasa yang menyesakkan,            - Ini ada kata menyesakkan, ini bulus.& 
107:3 yang dikumpulkan-Nya dari negeri-negeri, dari timur dan dari barat, dari utara dan dari selatan. 

Nah, ini yang pertama. Ayat ke-4. 

107:4 Ada orang-orang yang mengembara di padang belantara, jalan ke kota tempat kediaman orang tidak mereka temukan; 
107:5 mereka lapar dan haus, jiwa mereka lemah lesu di dalam diri mereka.
- Inillah destitute. Ini yang pertama. Tetapi saudara lihat mereka punya jalan keluar - ayat ke 6. 
107:6 Maka berseru-serulah mereka kepada TUHAN dalam kesesakan mereka, dan dilepaskan-Nya mereka dari kecemasan mereka. 

Ini destitute, ini bulus. Golongan apa yang pertama ini ? Ini golongan orang yang miskin, orang yang sukar, orang yang susah. Miskin secara materi dan miskin secara jiwa. Karena dia letih lesu didalam dirinya. 70 juta tenaga kerja Indonesia - artinya rakyat Indonesia dalam usia yang sangat vital, sehat untuk bekerja - itu nganggur sekarang. Dan karena nganggurnya itulah, saudara, maka di Indonesia ini banyak kemiskinan. Saya tidak setuju perampokan, saya tidak setuju copet, saya tidak setuju garong, saya tidak setuju nodong, saya tidak setuju orang yang pake kapak nodong di mikrolet, saya kira kitapun semua tidak setuju. Tetapi kita bisa ngerti - bukan setuju. Kita bisa ngerti karena mereka mau kerja apa. Mereka dapat uang dari mana ? Mereka ingin makan. Badan mereka sedang forsa-forsanya orang Manado bilang untuk makan.  Letjen Ari Kumaat baru meninggal dalam usia 57 tahun. Kena serangan jantung. Tidak pernah sakit. Nah, saudaraku tidak pernah sakit kena serangan jantung meninggal. Apalagi saudara-saudaraku yang tidak punya pekerjaan, yang nganggur. Sampai kita bilang BTL bu tau lo. Dia nggak ada kerja. Tetapi tahu nggak saudara mereka itu ingin kerja. Inilah musuh kita semua - kemiskinan. 

Kita nggak bisa bermewah-mewah sekarang. Kita musti punya tenggang rasa sama rakyat sekitar kita yang lagi susah. Sudah banyak orang yang makan jagung, yang makan bulgur, bulgur itu untuk kuda, saudara. Tapi kuda masih dikasih bulgur campur jagung dikasih vitamin karena dia musti balap musti menang. Karena kalau kuda dikasih bulgur tanpa jagung tanpa vitamin. Jadi kuda sekarang lebih senang daripada manusia. Karena manusia makan bulgur tanpa vitamin. Berjalan-jalan kemana-mana ke kota-kota tapi tidak dapat apa yang mereka cari. Maka saya belajar banyak. Saya sudah ketemu banyak orang. Belum pernah saya lihat ada orang yang wajahnya itu sesenang orang yang baru dapat pekerjaan; orang yang melamar pekerjaan lalu diterima. Dia nggak perlu gajinya itu berapa tuh. No problem. Dia pulang kerumah : Ma, Pa, diterima. Saya kerja diterima. Artinya  apa ? Dia punya harga diri, dia bisa punya penghasilan, dia bisa bekerja, dia bisa membantu keluarga untuk mencari nafkah. Ada kebanggaan. Itu air muka sukar saya cerita. Suka citanya senangnya orang yang berhasil bisa dapat pekerjaan. Tapi FA bilang disini ada orang yang luntang-lantung kesana kemari cari pekerjaan tidak ada. Pernah saya ketemu dengan Gus Dur berdua saja. Bicara. Kita bicara dua mata. Disini di Cianjur. Dia bilang begini sama saya : Pak Yoyo bisa bayangkan, itu orang miskin di daerah Indramayu - itu orang NU. Itu saya punya rakyat. Bayangkan Pak Yoyo umur 13-14 tahun dengan modal dengan supir dengan modal 50.000 itu bisa kawin gadis umur 14 tahun hanya 50.000. Kawinan. Kawin saja saya. Karena tidak ada uang untuk beli makanan. Jadi saya bilang saya tidak setuju ada pelacur, saya tidak setuju ada penodongan, kejahatan, perampokan, copet saya tidak setuju - tapi minimal kita ngerti mereka mau makan apa ? 

Sekarang kita tanya apa orang kristen tidak ada yang susah ? Banyak. Orang kristen yang susah banyak. Orang kristen yang miskin pun banyak. Tetapi ada pengharapan karena didalam ayat 6 : 
107:6 Maka berseru-serulah mereka kepada TUHAN dalam kesesakan mereka, dan dilepaskan-Nya mereka dari kecemasan mereka. 

Ini bedanya. Kalau kita punya Tuhan, saudaraku, walaupun kita susah,  kita berseru kepada Tuhan maka Dia bebaskan kita dari kecemasan kita. Maka itu bapa ibu saudara jemaat yang mungkin ekonominya sedang seret sedang susah jangan putus asa - kita punya pengharapan. Kita punya Tuhan yang tidak akan mempermalukan kita. Dia bilang lihat burung di udara - aku pelihara. Lihat bunga bakung dipaadang - aku hiasai lebih dari Salomo. Apakah lagi engkau yang lebih daripada mereka itu semua.

Jadi saudara-saudara, marilah jangan bimbang jangan ragu untuk iring padaTuhan dengan sungguh-sungguh karena didalam Tuhan ada jaminan. Ada kesusahan tapi ada satu ayat : tapi Tuhan luputkan mereka. 

Nah, sekarang Manado dapat gelar baru. Didaerah Sulawesi Utara daerah Minahasa daerah Manado dapat gelar baru, yaitu tanah Gosyen nya Indonesia. Saudara tahu tanah Gosyen ? Waktu orang Israel di jajah di Mesir mereka tinggal di tanah Gosyen. Di Mesir tapi di tanah Gosyen. Waktu Mesir gelap Israel terang. Waktu Mesir banjir darah, di Gosyen terang tidak ada banjir darah. Waktu di Mesir ada tabuhan ada lalat, di Goshen tidak ada. Sama di Mesir tapi beda daerah. 10 macam kesulitan. Di Mesir anak pertama anak sulung pada meninggal pada mati, di Gosyen Tuhan pelihara. Apa yang terjadi banyak katak di Mesir, di Gosyen tidak ada. Kita di Indonesia. Indonesia lagi miskin. Indonesia lagi susah. Tapi kalau saudara ikut Tuhan dengan setia, saudara akan ditaruh ditempat Gosyen. Cianjur bisa susah tapi saudara dipelihara di Cianjur. Apapun bisa terjadi. Kita kan tidak berhenti mendoakan Cianjur supaya ekonominya kuat ekonominya baik dan kitapun diberkati disini. Tapi kalau sampai datang kesusahan kesulitan soal makan soal ekonomi - jangan takut. Berserulah kepada Tuhan. Pada masa kesesakan Dia akan memberikan melepaskan kita dari segala kecemasan. Ada haleluyah, saudara ? Itu yang pertama. Kita lihat yang kedua. Yang kedua adalah didalam ayat 10. Ah, tadi saya belum selesai yang pertama itu. Ayat 7 dibawahnya 
107:7 Dibawa-Nya mereka menempuh jalan yang lurus, sehingga sampai ke kota tempat kediaman orang. Itu belum selesai. Haleluyah. Begitu kita dilepaskan oleh Tuhan, ditolong sama Tuhan, kita musti belajar hidup di jalan yang lurus. Bhs Arabnya 'sirotol muztakim', di jalan yang lurus. Saking susahnya katanya seperti satu rambut dibelah tujuh, itu jalan kebenaran jalan yang lurus itu. Tapi puji Tuhan kita sudah punya jalan yang lurus yaitu Tuhan Yesus sendiri. Waktu Rasul OPaulus bertobat, Tuhan bilang sama Paulus : Pergilah ke jalan yang lurus. Disana ada orang bernama Ananias. Ketemu sama dia. Yusuf dalam cerita natal adalah seorang yang tulus hati. Bhs Yunaninya dikaios - lurus hati. Kita belajar hal-hal yang lurus. Ayat 8 
107:8 Biarlah mereka bersyukur kepada TUHAN karena kasih setia-Nya, karena perbuatan-perbuatan-Nya yang ajaib terhadap anak-anak manusia, 
107:9 sebab dipuaskan-Nya jiwa yang dahaga, dan jiwa yang lapar dikenyangkan-Nya dengan kebaikan. 

Itulah nyanyian tadi Puaskanlah jiwaku ya Tuhan. Nah, pada hari ini saya ingin saudara pulang dari kebaktian dengan satu kepuasan jiwa saudara. Saudara tidak hampa, saudara diisi oleh Tuhan dipuaskan oleh Tuhan. 

Kita masuk yang kedua. Ayat 10.
107:10. Ada orang-orang yang duduk di dalam gelap dan kelam, terkurung dalam sengsara dan besi. - besi ini adalah penjara.
107:11 Karena mereka memberontak terhadap perintah-perintah Allah, dan menista nasihat Yang Mahatinggi, 
107:12 maka ditundukkan-Nya hati mereka ke dalam kesusahan, mereka tergelincir, dan tidak ada yang menolong. 
107:13 Maka berseru-serulah mereka kepada TUHAN dalam kesesakan mereka, dan diselamatkan-Nyalah mereka dari kecemasan mereka, 

Yang kedua adalah golongan  - disini tidak ada ya - tapi kita harus khotbah ini saya harus cerita ini - adalah  mereka yang memberontak terhadap Tuhan. Masa-masa ini sudah tidak ada lagi ya. Hanya tinggal yang suka ngomong-ngomong itu masih ada sedikit tapi saudaraku, yang memberontak ini dia mencelakakan dirinya sendiri. Karena siapa berontak sama Tuhan, Tuhan tundukkan mereka ke dalam kesusahan sehingga mereka tergelincir, dan tidak ada yang bisa menolong.  Apa sih berontak sama Tuhan itu ? Nih, begini. Kalau FT bilang begini : Hei istri, tunduklah sama suami, tapi saudara ngelunjak sama suami, ngelawan sama suami - itu saudara berontak sama Tuhan. Hai suami, kasihilah istrimu tapi suami tidak sayang teu nyaah istri, dia berontak sama Tuhan. Hai hamba - bhs sekarang karyawan karyawati, tunduklah hormatilah majikanmu. Kalau kita tidak kerjakan itu, kita berontak sama Tuhan. Hai anak-anak tunduklah hormatilah orang tuamu karena itu ada janjinya - panjang umur.  Kita melawan sama orang tua kita menyengsarakan orang tua; tidak dipukul orang tua tetapi dengan kelakuan kita dengan kata-kata kita orang tua itu jadi sakit hati,  jadi menderita, amsiong lalu mati meninggal - maka saudara sudah berontak terhadap Tuhan. Hei orang tua kasihilah anak-anakmu, bela dia. Apa yang saudara bisa kerjakan untuk anak-anak, bela apa yang kita bisa. Nanti Tuhan kasih rejeki. Kita jaga anak kita. Saya yakin kita semua kerjakan ini. Tapi pernah terjadi di Jakarta kira-kira 15 tahun yang lalu satu bapa punya 2 anak gadis dua-duanya dijadikan pelacur sama sang bapa. Sang bapa terima bayaran dua-dua anak gadis dijadikan pelacur. Ini aduh dosanya kaya apa ini. Jadi banyak sekali hal-hal yang memberontak sama Tuhan. Puji Tuhan. Disini mah nggak ada. Euweuh didieu mah. Eh, dibejaan teu percaya. 

Ayat 10.Ada orang-orang yang duduk di dalam gelap dan kelam, terkurung dalam sengsara dan besi. Karena suka berontak-berontak akhirnya dipenjara, sengsara dan besi. Saudara jangan sampai kita hidup di penjara, aduh. Eddy Karamoy guru gitar saya dia bilang, dia pernah dipenjara 3 bulan karena kesalahan dia jual minyak tanah dulu sebelum dia bertobat. Dia bilang itu piring untuk ngasih makan anjing Yo, dia bilang, itu piring jauh lebih bersih dari piring yang buat kita makan. Jangan dah. Ada pesakitan kencing kencing saja disitu disel. Siapa yang mau melarang. Sampai bau sampai nggak bisa tidur. Ini adalah kejahatan demi kejahatan yang dialami didalam penjara.  Sengsara. Ibu saya bilang waktu jaman Jepang ada orang dipenjara dia tangkap cecak untuk dimakan. Sengsara di penjara. Ada kecoa maaf kecoa dimakan da lapar. Guru saya Oom Brodland bilang di Rusia waktu kelaparan musim dingin orang buka papan-papan rumah karena ada lemnya ka nya; itu lem nya, itu ka dimakan. Sengsara kalau kita berontak sama Tuhan. Tapi puji Tuhan, Tuhan itu sayang. Kalau kita berbalik - ayatnya 13.  
107:13 Maka berseru-serulah mereka kepada TUHAN dalam kesesakan mereka, dan diselamatkan-Nyalah mereka dari kecemasan mereka, 

Jadi saudaraku tidak ada jalan lain, there is no substitute; tidak ada jalan lain tidak ada cara lain kecuali kita kembali berbalik kepada Tuhan. Bisa bilang haleluyah saudara ? Maka jangan memberontak, jangan kita jadi absalom-absalom. Tapi jadilah shalom-shalom. Jangan jadi absalom-absalom. Absalom itu anak Daud, anak darah daging, bukan anak angkat. Anak benar tetapi ngelawan sama bapanya, bapanya mau dibunuh. Dia ciumi semua rakyat Israel yang datang, dia ambil hati. Raja yang benar itu bapanya.Tapi dia kalau ada rakyat dalam kesusahan : Mau ketemu siapa ? Mau ketemu Daud, bapamu. Oh, dia lagi sibuk, ketemu saya saja. Saya tolong.  Dicium. Waduh semua senang dong sama Absalom pengiringnya banyak. Lalu waktu dia bilang kalau begitu kita berontak aja kita jatuhkan bapa kita, bapa kita tidak punya waktu, nggak pernah kunjungi kamu. Kita lawan dia. Dilawan.  Apa yang terjadi saudara ? Daud sampai nangis. Jangan dibunuh ya, itu anak saya. Kalau mau ditangkap, tangkap hidup-hidup tapi jangan dibunuh. Bapanya diusir dari kerajaan, diusir jauh-jauh, dikejar-kejar. Tapi Yoab tidak peduli, dia kejar terus. Rambutnya yang ikal mayang ini tersangkut di pohon dan dia tergantung. Maka Yoab langsung menikam dia. Yesaya 53:8.
53:8 Sesudah penahanan dan penghukuman ia terambil, dan tentang nasibnya siapakah yang memikirkannya? Sungguh, ia terputus dari negeri orang-orang hidup, dan karena pemberontakan umat-Ku ia kena tulah. 

Jadi saudaraku Yesus disalib - ini nubuatan tentang penyaliban Yesus - Yesus disalib itu karena pemberontakan umat Tuhan, yaitu orang Israel. Dikirim Mesias dikirim Yesus malah disalibkan. Maka saudara lihat Israel sampai sekarang biar dia ngomong 1000 X shalom perang terus, bom meledak terus. Tidak bisa, karena itu FA - penuh dengan pemberontakan. Kembali lagi kepada Mazmur : Hanya kalau kita kembali kepada Tuhan, kembali kepada Sabda Tuhan, kita akan mengalami berkat daripada Tuhan. Ada amin saudara ?

Kita lihat yang ke 3 sekarang. Ayat 17

107:17. Ada orang-orang menjadi sakit oleh sebab kelakuan mereka yang berdosa, dan disiksa oleh sebab kesalahan-kesalahan mereka; 
107:18 mereka muak - sebetulnya mual - terhadap segala makanan dan mereka sudah sampai pada pintu gerbang maut. 
107:19 Maka berseru-serulah mereka kepada TUHAN dalam kesesakan mereka, - atau bulus mereka - dan diselamatkan-Nya mereka dari kecemasan mereka, 

Kecemasan yang ke-3 adalah kecemasan mengenai penyakit. Minggu yang lalu kita dikagetkan oleh satu bapa dari Cipanas biasa setia begitu dia diajak ke gereja sekali kena Sabda Tuhan langsung dia terus ikut kebaktian langsung dibaptis ikut puasa hari Rabu, bedstone hari Sabtu, Minggu pagi datang, Minggu sore datang. Istrinya yang pantekosta dari kecil kalah. Istrinya di Cipanas tapi suaminya disini terus. Kemarin kan diumumkan sama sdr Onesimus : Bantu doa bapa ini karena kena dia kena stroke - sampai kita doa. Setan stroke, dsb - aduh nggak tahunya bukan stroke. Bapak Samuel Rahmat besuk bukan stroke tapi kena flu tulang. Nah, ini saudaraku kita teh musti tahu yang disebut stroke teh apa. Karena ada yang batuk nggak berhenti dianggap stroke. Cangkeul dianggap stroke, bengek dianggap stroke. Sampai nanti raket dianggap stroke lagi. Nanti saudara kita musti tahu stroke itu apa. Sudahlah kalau belum tahu teh. Nah, ini dianggap stroke karena dia kaget, lumpuh. Lah, nggak bisa diangkat padahal itu flu tulang. Macam-macam penyakit sekarang. Ada flu Hongkong, ada flu Singapur. Nanti kapan-kapan ada flu Bojongmeron. Tetapi heran. Sekarang kita harus tahu saudaraku ada banyak macam-macam flu, tetapi disini kita baca : Ada orang-orang menjadi sakit oleh sebab kelakuan mereka yang berdosa. Saya pernah saksikan di Manado ada satu pendeta badannya beratnya 114 kg. Dia lebih pendek dari saya tapi perutnya besar. Kalau saya gagaro beuteung didieu, dia disini. Jadi saudaraku bisa bayangkan jarak dari sini kesini itu isinya apa aja. Kalau dia makan sate babi, itu minyaknya, minyaknya dipotong gini-gini besar. Terus ada jemaat yang sayang sama dia bilang oom hati-hati darah tinggi oom. Memang karena dari kepala langsung ke badan, nggak ada lehernya. Dia bilang : Darah Yesus lebih tinggi. Mau ngomong apa ? Ketua MD. Darah Yesus lebih tinggi. Kena stroke. Sekarang saya mau tanya, stroke itu karena apa ? Apa karena Setan ? Karena gelojoh. Karena makan. 

Jadi sekitar tahun 30 sampai tahun 50 banyak hamba Tuhan GPdI mati diladang Tuhan karena kurang makan. Sekarang banyak hamba Tuhan mati karena kebanyakan makan. Alm bapak The Kok Jay meninggal setelah makan kue tart sebab gula darahnya 800 dia tidak tahu. Dia masih makan kue tart. Langsung meninggal out. Udah punya gula darah 800 masih makan kue tart. Gula darah 800 teh udah mesti tapa 40 hari 40 malam tapi dia masih makan kue tart. Maka dengan penuh kemenangan setelah makan kue tart dia berangkat ke Surga. Banyak orang yang mati karena kebanyakan makan. Seperti saya umur sudah 50 tahun ini sudah saya nasi sudah kurang. Kacang panjang saja di juice sekarang, wortel di juice. Karena kalau digigit begini saya bukan shio kelinci. Di juice. Bangkuang di juice. Ini nggak boleh itu jangan. Musti olah raga. Saya golf teh bukan hayang jadi jagoan jadi Tiger Wood. Nggak. Supaya saya jalan. 6 KM kalau golf itu. Pukul, jalan, pukul, jalan supaya saya sehat. Biar item tapi sehat. Sudah banyak yang tidak boleh sudah banyak yang tidak bisa. Nggak lagi seperti dulu. Saya ini juara lari 100 M di Cianjur saudara. Gini-gini juara lari 100 M. Mencuri start. Karena start dulu bukan pakai pistol tapi pakai bendera. Banyak orang sakit karena ... 

Bapak angkat saya Bapak Yu Tjin Guan di Temanggung telpon sama saya : Yo papi ada di Jogya di RS. Lah papi kenapa ? Kena stroke. Kenapa kena stroke. Habis makan duren. Jemaat kasih duren 8. Cing atuh nya duren teh entong dalapan-dalapan na dihakan atuh. Hiji we. Belah jadi dua. Ini delapan delapannya dia makan. Dia stroke. Dirawat, olah raga, hamba-hamba Tuhan datang didoakan. Sembuh bisa jalan lagi. Puji Tuhan haleluyah. Saya lihat sembuh, bisa jalan lagi.  Ngomong tidak mencong lagi.  Tahu-tahu saya ditelpon lagi papi meninggal. Kenapa ? Makan duren lagi. 6 duren. Tapi saya bilang lebih baik meninggal daripada stroke. 

Saudara-saudara, kalau kita sakit, ada jalan satu-satunya sama Tuhan : Kita berseru kepada Tuhan ! Tahun 2001 Tuhan buktikan sama saya 3 kejadian. Semua jemaat saya ada yang kanker, ada yang bisa lagi tidak ada harapan. Yang terakhir ini dr gigi, yang ngurus saya, orang khatolik. Mau diperiksa di RS yang paling hebat Gleneagles. Mahal itu. Dokter nya spesialis dari Amerika dari Singapur datang. Selama 20 hari tidak ditemukan sakitnya apa sedangkan trombosit turun sampai 20.000. Akhirnya dia kasih sms sama saya : Bantu doa. Kok nggak ngomong-ngomong tahu-tahu di RS. Kita berdoa di telepon. Tuhan tolong. Pindah RS ke RS yang biasa saja. Ditemukanlah demam berdarah. Jadi belum tentu saudara itu RS hebat mahal bisa menemukan demam berdarah,  hanya dikatakan kelainan darah. 

Saudara Eric belum bersaksi disini saya belum saksikan biar dia sendiri yang saksikan seperti apa mujijat Tuhan. Yesus datang sendiri sama dia di RS. 7 dokter di Medistra bilang sudah terlambat. Keluarga panggil, semua  panggil - ini sudah tidak ada harapan lagi. Ada air di paru-paru, dia sudah tidak sadar lagi. Tapi ketika didoakan nanti dia bersaksi Tuhan sembuhkan. Sekarang sudah kebaktian sehat walafiat. Hanya tinggal ada pitak 2. Jadi waktu dia undang saya makan : Pak Awondatu jadi bagaimana ini pitaknya ? Saya bilang jantung saja Tuhan tolong, paru-paru juga Tuhan sembuhkan apalagi cuma pitak. Ada haleluyah saudara ? Piara rambut panjang saja itu pitak tertutup. Tenang. Oya ini sudah keluar-keluar rambut. Iya. Sudah jangan ragu. Paru-paru ada air bisa hilang tidak disedot hilang airnya, yang jantung bisa ditolong sama Tuhan. Kamu tidak sadar. 

Ibu Sonya 3 minggu, 21 hari tidak sadar stroke ngomong ... Begitu didoakan amin sadar 3 minggu turun dari tempat tidur tidak seperti sakit. Masuk ke kamar mandi. Ini jam berapa, ini tanggal berapa ? Dia bilang dia tidak sadar. Hari ini dia kembali dari Amerika.  Dia bilang mau dioperasi dari Amerika. Saya bilang nggak usah lah. Tuhan sudah tolong. Itu jantung kan Tuhan yang bikin. 

Satu hamba Tuhan di Jawa Tengah dia berdoa. Pada waktu dia berdoa dia lihat penglihatan. Dia ketemu Tuhan. Maka dia ada dialog dengan Tuhan : Tuhan, ini apa ? Dikasih lihat seperti gudang. Tuhan bilang itu gudang. Gudang apa ? Onderdil. Onderdil apa? Tubuh manusia, organ manusia. Loh, apa maksud Tuhan ? Ya belum ada pesanan. Aku bisa bikin jantung baru, Aku bisa bikin paru-paru baru, Aku bisa bikin semua yang baru tapi belum ada anakKu dari dunia ini yang minta kepadaKu jantung yang baru.  Saudara, apa yang saudara rusak didalam tubuh saudara, minta sama Tuhan yang baru. Kan mobil juga kalau bikin ada onderdilnya. Saudara beli mobil apa kan ada onderdilnya. Saringan oli beli saringan oli. Nggak bisa saudaraku beli Mercy saringan oli nya bajaj. Nggak bisa saudara. Jadi harus Mercy lagi. Saudara punya onderdil ada di Surga. Saudara cuma bilang begini : Tuhan, kalau Engkau mau rambut saya hitam, silahkan. Tapi kalau engkau mau saya rambut putih silahkan. Kalau Engkau mau dua warna... Sekarang kan ada orang masak ikan aja dua rasa. Ada RM di Jakarta dua musim. Nah, kitapun rambut 2 warna. Saudara mau pake berwarna-warna kaya kemoceng, silahkan. Saya lihat ada ibu ada wanita pake warna warni : Ijo, oranye, kuning putih biru mirip kemoceng - tapi nggak apa-apa. Itu bukan dari Tuhan. Asli dari Tuhan ada. Tapi inilah jalan dari Tuhan. Kalau kita sakit saudaraku, dokter sudah tidak bisa apa-apa lagi haleluyah. Salah satunya yang membanggakan saya adalah satu ibu yang 8 tahun menikah tidak punya anak baru mereka kirim anaknya kembar 3. Ada haleluyah. Kembar 3. Didoakan kembar 3. Orang GKI. Jadi Tuhan tidak lihat merk gereja. Siapapun yang datang sama Dia kalau mau didoakan akan mau berdoa Dia akan datang kepadanya. Ini yang ke tiga. 

Dan kita lihat sekarang yang keempat atau yang terakhir - bagi businesssman-businessman. Ayat 23
107:23. Ada orang-orang yang mengarungi laut dengan kapal-kapal, yang melakukan perdagangan di lautan luas; 
107:24 mereka melihat pekerjaan-pekerjaan TUHAN, dan perbuatan-perbuatan-Nya yang ajaib di tempat yang dalam. 
107:25 Ia berfirman, maka dibangkitkan-Nya angin badai yang meninggikan gelombang-gelombangnya. 
107:26 Mereka naik sampai ke langit dan turun ke samudera raya, jiwa mereka hancur karena celaka; 
107:27 mereka pusing dan terhuyung-huyung seperti orang mabuk, dan kehilangan akal. 
107:28 Maka berseru-serulah mereka kepada TUHAN dalam kesesakan mereka, dan dikeluarkan-Nya mereka dari kecemasan mereka, 
107:29 dibuat-Nyalah badai itu diam, sehingga gelombang-gelombangnya tenang. 
107:30 Mereka bersukacita, sebab semuanya reda, dan dituntun-Nya mereka ke pelabuhan kesukaan mereka. 
107:31 Biarlah mereka bersyukur kepada TUHAN karena kasih setia-Nya.  - Sampai disini - 

Yang ke-4 adalah businessman. Sekarang diseluruh dunia sudah resesi ekonomi. Ketika Osama bin Laden membom, menghancurkan 2 twin tower ini, WTC, itulah pasar uang dunia itu disitu. Yang kerja disitu aja ada 50.000 karyawan. Bayangkan saudara terjadinya jam 9.00 pagi jadi yang korban hanya 4.000 an. Tidak terlalu banyak dibanding 50.000 orang karyawan kalau kejadian itu datang sore. Setelah WTC dihantam perusahaan  penerbangan Amerika memberhentikan 100.000 karyawan karena tidak ada lagi orang mau naik pesawat. Dua bulan setelah itu ada lagi pesawat jatuh. Mesinnya jatuh. Karena ini, orang-orang Amerika tidak mau lagi naik pesawat. Mereka naik KA, mereka naik mobil, mereka naik bis. Jadi perusahaan penerbangan banyak yang pailit, banyak yang hancur. Bayangkan saudaraku,  saham yang harga 20.00 US$ per saham hanya tinggal 25 cent. Resah. Jadi jangan saudara sangka hanya di Indonesia, seluruh dunia lagi kacau, jangan dibilang di Afghanistan. Jangan. Jadi diseluruh dunia lagi kacau, termasuk Indonesia. 

Nah, businessman-businessman - ini businessman besar karena dia pakai kapal; ini bicara minyak, bicara perdagangan besar-besar, bicara container, bicara urusan gede, bicara milyar, bicara multi juta dolar. Tapi kalau Tuhan berfirman ombak dinaikkan ombak diturunkan dia naik ke atas dia turun kebawah sampai businessman terhuyung-huyung hilang akal tidak tahu harus berbuat apa. Dikatakan disana : mereka pusing dan terhuyung-huyung seperti orang mabuk, dan kehilangan akal. Tidak tahu harus berbuat apa. Coba sekarang saudaraku, operasi pasar minyak tanah dibanjiri tapi tetap naik harga. Beras dimasukkan tetap naik harga. Menimbun minyak. Memang kalau saya pikir saudara orang menimbun minyak tidak bisa disalahkan secara hukum karena dia cari untung. Tapi yang salah itu kalau mengoplos minyak. Nah, itu yang jahat yang tidak baik. Tetapi dalam keadaan begini saudara-saudaraku ya pemerintah cari tidak boleh menimbun minyak. Orang kan mau nimbun. Ah, saya belinya 600 saya mau jual nanti kalau sudah 1200. Saya jaga jangan dulu dijual ini. Itu nggak salah-salah teuing. Secara hukum, ditangkap tidak ada hukum melarang menimbun. Tapi kalau mengoplos nah ini. Tapi heran saudaraku operasi pasar dikirim - naik aja. 

Saudara perhatikan. Saya perhatikan beberapa ada banyak uang baru. Uang 1000 an baru, uang 5000 an baru. Uang 50000 an baru. Kemarin saya ketemu lagi 3 truk bawa duit baru. Karena katanya mereka mencetak uang 24 jam. Cetak terus, cetak terus. Maka duit Indonesia itu terus saja turun harganya karena cetak aja terus. Sampai di Bogor ada 5 milyar duit palsu. Ketangkep disini, disana bikin. Ditangkep disini, disana bikin. Terhuyung-huyung buisinessman sekarang. Mau kemana lagi ? Mau kemana lagi saudara bisnis ? Mari kita lari sama Tuhan. Mari dalam kecemasan dalam kesesakan paduan suara berkata ada kesesakan. Mari kita lari kepada Tuhan.

Maka dilepaskan olehTuhan haleluyah dari kesusahan mereka dan dikeluarkan-Nya mereka dari kecemasan mereka, 
107:29 dibuat-Nyalah badai itu diam, sehingga gelombang-gelombangnya tenang. 
107:30 Mereka bersukacita, sebab semuanya reda, dan dituntun-Nya mereka ke pelabuhan kesukaan mereka. 

Saudara mau dituntun Tuhan ? Kalau saudara dituntun Tuhan tidak akan salah jalan, nggak akan terjatuh. Nggak akan. Apabila ia jatuh tak sampai tergletak S'bab Tuhan menopang tangannya. Kalau Tuhan menuntun, saudara tidak akan jatuh, tidak akan tergeletak. TanganNya tanganNya S'bab Tuhan menopang tanganNya. Apabila ia jatuh tak sampai tergletak S'bab Tuhan menopang tangannya. Inilah doa orang bulus. Orang bulus itu orang yang cemas, orang yang takut, orang yang susah. Saya mau tes saudara. Yang pertama orang apa ? Miskin. Yang ke-2 orang apa ? Yang memberontak. Orang ke-3 orang apa ? Yang sakit. Orang ke-4 ? Businessman  atau pedagang.

Apalagi yang lebih dari 4 ini sekarang ?  Tahun 2002, ini lah yang akan digoncang 4 hal ini. Tetapi ingat berpalinglah sama Tuhan pasti Dia menolong kita. Mari kita berdiri bersama-sama. Haleluyah. 

Minggu, 20 Januari 2002

Kita berharap Tuhan memberi berkat kepada kita. Mazmur 84. Kita akan membaca beberapa ayat dari dalamnya. Ayat 1 sampai 5.

84:1 Untuk pemimpin biduan. Menurut lagu: Gitit. Mazmur bani Korah.                                                                     84:2 Betapa disenangi tempat kediaman-Mu, ya TUHAN semesta alam! 
84:3 Jiwaku hancur karena merindukan pelataran-pelataran TUHAN; hatiku dan dagingku bersorak-sorai kepada Allah yang hidup. 
84:4 Bahkan burung pipit telah mendapat sebuah rumah, dan burung layang-layang sebuah sarang, tempat menaruh anak-anaknya, pada mezbah-mezbah-Mu, ya TUHAN semesta alam, ya Rajaku dan Allahku! 
84:5 Berbahagialah orang-orang yang diam di rumah-Mu, yang terus-menerus memuji-muji Engkau.  S e l a 

Ada satu kata, yaitu sela, dalam bahasa Ibrani salmos yang artinya berhenti sebentar, diam sebentar dan merenungkan. Khotbah saya malam hari ini mengenai hubungan kita dengan rumah Tuhan. Pertanyaan saya pada saudara, bagaimanakah hubungan saudara dengan rumah Tuhan. Bagaimanakah saya akan mulai dengan pertanyaan-pertanyaan yang tidak perlu saudara jawab. Bagaimanakah penilaian saudara dengan rumah Tuhan yang kita biasa berkumpul setiap beberapa kebaktian ini. Bagaimana hati saudara dengan rumah Tuhan, apakah saudara merindu kepada rumah Tuhan atau tidak? Bagaimana persentase saudara datang di rumah Tuhan? Rajinkah saudara datang di rumah Tuhan? Apa kurang kita datang di rumah Tuhan? Apakah kita jemaat yang seminggu sekali, jemaat yang seminggu dua kali, jemaat yang seminggu tiga kali? Pokoknya, bagaimanakah hati saudara dengan rumah Tuhan? Apakah hubungan saudara dengan rumah Tuhan? Bagaimana saudara-saudara punya perasaan, feeling saudara dengan rumah Tuhan? Saudara mau beli mobil kan feeling-feelingan, ada orang senang kijang karena kijang ini tiada duanya; jadi kalau Kijang, naik Kijang dari gigi satu langsung loncat ke gigi tiga karena tiada duanya, aa, teteh, engkong, ema, semua bisa ikut. Ada yang senang dengan Visto karena kecil yah, ada yang senang dengan Karimun karena kuat mesinnya dibawa ke pulau Karimun bisa jalan di laut. Jadi saudara-saudaraku ada orang feeling-feelingan, ada orang senang dengan Isuzu Panther karena ke Bali, wuz, wuz,wuz, hanya empat puluh ribu. Saudara-saudaraku, sekarang empat puluh ribu engga sampe di Bali hanya sampai di Toko Bali. 

Saudara-saudaraku, jadi kita melihat sekarang ada banyak orang feeling-feelingan dengan mobil. Demikian juga saudara membeli pakaian, ada orang senang beli baju merah, karena merah itu berarti berani. Makanya nilai di raport juga banyak merahnya karena itu berani mati. Jadi ada orang senang warna biru karena biru adalah warnanya warna langit dan warna laut yah, sampai ada lagu Love is blue. Ada orang senang dengan warna hijau karena hijau itu adalah the color of hope atau warna pengharapan. Ada  orang senang dengan warna hitam, kenapa? Hitam, siapa takut? Jadi saudara-saudaraku, orang feeling-feelingan. Ada orang senang dengan warna putih karena warna putih adalah jujur, ditaruh templok yang biru, dia berwarna biru, ditaplok tinta warna kuning dia kuning, tinta merah dia merah, tinta hijau dia hijau, putih itu tulus ikhlas, putih dan sebagainya kalau ketombean kita tidak bisa lihat. Jadi saudara-saudaraku, orang feeling-feelingan, melihat warna, melihat rumah juga. Ada orang senang rumah style Italia, ada orang senang rumah style Spanyol, padahal belum pernah ke Spanyol belum pernah ke Italia, ada orang senang punya rumah style Belanda. Sampai di Cipanas saya bingung ada Holland, ada Amsterdam, disana saudara-saudaraku saya bingung di Amsterdam ada banyak tukang duren. Saudara-saudaraku, jadi bingung ini. Orang feeling-feelingan, sekarang melihat rumah-rumah feeling-feelingan, ada orang ingin mempunyai garasi di depan rumah, ada yang garasi dipinggir rumah. Ah, saya senang dengan rumah ini biar kecil mungil, saudara, tetapi senanglah biar kamarnya cuma satu. Ada orang punya rumah RSSSSSSS, S nya sampai dua puluh kali, rumah sangat sangat sangat sederhana sekali sehingga saya saja selonjor saja sudah susah. Jadi saudara-saudaraku, ini S nya terlalu banyak, orang feeling-feelingan membeli apapun juga. 

Ada orang membeli rambut palsu, saudara-saudaraku, feeling-feelingan, demikian juga orang menikah. Saudara Desi tadi bersaksi, saya tidak tahu apa yang akan terjadi disana nanti. Udah pasti punya anak! Orang feeling-feelingan saudara-saudaraku. Yang saya bingung nanti kalau anaknya ke atas hitam ke bawah putih, ini saudaraku. Tetapi inilah, orang feeling-feelingan. Kita suka bilang, apa menariknya, tapi orang kalau sudah feeling? Kalau sudah feeling? Mungkin ada yang bilang sama istri saya, apa sih menariknya Ko Yoyo, geus galak irungna geude deuih? Tapi dia udah feeling! Saya tulis surat sama dia tujuh kali engga dibales-bales, tapi kalau orang sudah feeling? Haleluya. Puji Tuhan. Itu saudara, makanya saya tidak sama-samakan, siswa sendiri, siswi sendiri di asrama. Siswi nyanyi siswa di asrama, karena biasanya kalau digabung, siswi nyanyi siswa mulai - mana nilai yang terbaik. Kalau siswa menyanyi, siswi mulai begini terus. Ini feeling-feelingan. 

Nah, sekarang bagaimana feeling saudara dengan rumah Tuhan? Kita mau baca apa feelingnya rahasia Daud kepada rumah Tuhan, ayat ke 2, Betapa disenangi tempat kediaman-Mu, ya TUHAN semesta alam! 

Ini dibikin nyanyian, ini belum rumah Tuhan yang di Surga, belum. Aduh Tuhan, rumah Tuhan, Bait Allah - tempat beribadah. Raja Daud sampai bilang : Betapa disenanginya tempat kediaman-Mu. Betapa disenangi tempat kediaman-Mu, ya TUHAN semesta alam! Jadi pikiran kita ini musti pandai-pandai, saudara-saudara, karena yang punya rumah ini, yang punya Allah. Jadi Raja Daud ini, dia berkata, dia ini raja, dia di istana, tapi dia bilang : Betapa disenangi tempat kediaman-Mu, ya TUHAN semesta alam! Jadi ini hatinya Daud, dia senang kepada rumah Tuhan, dia senang di dalam rumah Tuhan, dia senang ada di dalam rumah Tuhan. Betapa disenanginya itu bahasa Ibraninya 'yadid' artinya berharga untuk dicintai. Tadi di Jakarta, pemain saxophone, guru saxophone itu, 'Pak'. Dia susah sekali. Kenapa? 'Saxophone saya hilang'. Kenapa pak hilang? 'Yah di terminal bis, pak'. Mungkin dia taruh bagaimana,  dia ngobrol-ngobrol tahu-tahu udah hilang. Dua hari engga bisa tidur. Karena itu hidupnya dia, dia musti tiup itu, cari duit dengan itu saxophone, sekarang hilang. Nah, ini saxophone siapa yang bapak bawa-bawa? 'Ini kakak saya punya, pak. Tapi itu, yang itu sudah bersatu dengan saya, itu saxophone enak, pak'. 

Rumah Allah berharga untuk dicintai. Senang, kita nih harus senang di dalam rumah Tuhan. Yadid, beloved or worthy of love, berharga untuk dikasihi. Jadi rumah Allah ini tempat kasih, rumah Allah ini tempat perawatannya Tuhan dengan mengasihi saudara. Ada banyak yang datang di gereja dengan hati yang pecah, dengan beban yang berat di dalam rumah tangga, dengan beban persoalan yang saya yakin saya tidak bisa mengerti persoalan satu per satu, kadang-kadang saya cuma lihat dalam doa saudara, saudara punya nyanyi, saudara punya doa, menangis, saudara sedang mencurahkan beban saudara kepada Tuhan, tapi saudara boleh yakin satu perkara - di rumah Tuhan, Tuhan mau merawat saudara. Dia mau merawat saudara dengan kasih, karena rumah Allah adalah worthy to love, berharga untuk dikasihi. Karena apa? Ini tempat - tempat kasih. Siapa yang mau datang pada Yesus? Siapa yang mau datang pada Yesus? Siapa yang mau datang pada Yesus? Tak dikecewakan. Kalau bahasa Indonesia lamanya, Dia tak tolak pergi, tak dikecewakan, Yesus, Yesus, Yesus, baikkan hati hancur. Dia membaikkan hati hancur. Yesus, Yesus,Yesus, baikkan hati hancur, Yesus, Yesus,Yesus, baikkan hati hancur, Dia bebaskanku

Jadi datanglah ke rumah Tuhan, saudara-saudara, ini yang membuat Raja Daud, dia merindu kepada rumah Tuhan, betapa disenangi tempat kediamanMu, ya Tuhan semesta alam. Yadid, senang, the Lord of host. Lalu dikatakan, ayat 3, jiwaku hancur karena merindukanMu. Kata merindukan, kata hancur itu seperti pingsan, tetapi kata merindukan dalam bahasa Ibrani dipakai kata 'kacav'. Kacav. Dan arti dari kacav, saudara-saudara, menjadi pucat karena, yang tidak bisa saya lupa seumur hidup itu Tante Eni almarhum. Tante Eni almarhun itu begitu mengasihi suaminya. Begitu suaminya meninggal, dia ngomong sama saya, 'Aduh tante ingin cepat meninggal, tante ingin menemani si Oom'. Aduh, engga susah mukanya, tante ingin cepat meninggal, tante ingin sama-sama dia. Sampai kurang makan, karena merindukan suaminya sampai dia pucat. Dari kata itulah pucat itu datang kata kacav, merindukan sampai sakit-sakitan. Tidak lama tante Eni meninggal tanpa sakit. Karena hatinya sudah tidak ada lagi di dunia ini. Tidak ada sama anak-anak, tidak ada sama siapa-siapa, dia ingin lekas-lekas bersama dengan suaminya. Dalam penilaiannya, dia sudah tidak ada arti lagi hidup ini karena dia ingin bersama-sama dengan suaminya. 

Saudara-saudara, seperti itulah Daud merindukan Rumah Tuhan. Menanti-nanti itu hari Minggu sampai aduh menanti-nanti waktu kebaktian itu menjadi satu perkara yang sangat mengesalkan karena betapa rindunya seorang anak Tuhan kepada FA. Betapa rindunya kepada FT. Rasanya kalau sudah lihat kalau sudah dalam rumah Tuhan menjadi segar. Walaupun dipapah jalan walaupun dituntun tapi asal sudah lihat rumah Tuhan. Saya ingat beberapa tahun ibu saya dipapah dituntun. Mula-mula diatas tapi lama-lama sudah tidak diatas lagi hanya dibawah saja. Saudaraku ingin mendengar nyanyian-nyanyian Tuhan, ingin mendengar keajaiban-keajaiban FA. Dikatakan lebih jauh disana jiwaku hancur karena merindukan pelataran-pelataran Tuhan. Hatiku dan dagingku bersorak-sorai kepada Allah yang hidup. Hati bicara yang rohani, daging bicara yang jasmani. Kalau kita nyanyi daging kita tepuk tangan, daging kita angkat tangan. Kita menyanyi daging kita cerah, lidah kita mulut kita terbuka kita menyanyi daging kita. Tetapi jauh didasar hati kita, hati kita. Kalau bilang hati itu bukan jantung. Hati itu bicara dari the inner man - orang yang sebenarnya dari kita, yang terdalam dari kita - itu bersorak sorai. Jadi saudara, di rumah Tuhan,  itu manusia yang rohani kita itu sedang dilayani. Manusia rohani kita ini perlu penghiburan. Salah kita kalau kita menjauhkan diri dari kebaktian. Keliru kita kalau kita tidak kebaktian. Keliru kita kalau kita menjauhkan diri dari kumpulan bersama-sama. Salah. Kita baca itu ayat. Nah, saudara pegang dengan tali Alkitab itu Mazmur 84. Nanti kita kembali kesana. Kita baca Ibrani 10 dibelakang saya ingin baca satu ayat yaitu ayat 25. Dia berkata demikian :
10:25 Janganlah kita menjauhkan diri dari pertemuan-pertemuan ibadah kita, seperti dibiasakan oleh beberapa orang, tetapi marilah kita saling menasihati, dan semakin giat melakukannya menjelang hari Tuhan yang mendekat. 

Jangan menjauhkan diri dari kebaktian. Apa katanya diharuskan ? Mari kita lakukan semakin giat. Tadi pagi saya katakan mengenai jemaat Tiatira, kasihmu, usahamu yang sekarang, lebih besar daripada pekerjaanmu yang mula-mula. Mari lebih giat dari yang sudah lewat. Mari kita tambahkan usaha kita. Tahun 2001 cuma 1 minggu sekali, coba tambah tahun 2002 seminggu dua kali. Tahun 2001 mungkin asal ada waktu sajalah, kalau ingat. Sekarang kita ingat-ingat terus kalau kebaktian. Tahun 2001 kita mungkin kurang aktif, sekarang coba aktif karena Hari Tuhan makin dekat. 

Hari Tuhan itu ada 2 saudara. Didalam satu minggu ini ini denyut jantung saya - ini tidak beraturan. Jadi mustinya deg .. deg .. deg .. deg. Nah, ini beraturan. Tapi kemarin saya tersiksa karena denyutnya begini  deg .. deg .. deg deg deg. Itu sakit sekali. Lelah saya. Cape. Tadi pada awal kebaktian begitu juga. Jadi saya tarik napas dulu. Hari Tuhan itu ada 2 : Nanti kedatangan Tuhan yang kedua kali - kiamat, atau hari Tuhan secara pribadi kepada saudara kepada saya. Ingat saudara, tambah hari minggu tambah kita ini mendekati. Kalau itu bunga itu tempat kematian, kita jalan. Hari ini hari ini harinya Tuhan. Pas ulang tahun Panjang umurnya Panjang Umurnya. Sebenarnya bukan panjang umur. Tambah pendek. Umur berapa sekarang?  55. Panjang umurnya Panjang Umurnya. Umur berapa sekarang?  65. Harusnya Pendek umurnya Pendek umurnya karena sudah semakin dekat. Saya pernah diundang sama satu banker bank mendoakan ibunya yang ke 80. Berdoalah ini banker : Tuhan, saya mohon supaya Tuhan kasih umur sama ibu saya 100 tahun. 80 tahun juga sudah di kursi roda. Mau minta 100 tahun. Saya nggak minta panjang, betul. 

Betapa indahnya tempat kediaman. Baru yang didunia sudah indah apalagi yang disana. Nah, heran saudara ngomong haleluyah tapi dititah paeh embung. Saya ingat saja ibu Aten sebelum meninggal dia sudah lihat, antara sadar dan tidak sadar, dia bilang, pake bhs Sunda, Tuhan sudah mempersiapkan rumah buat saya. Istana. Itu saya yakin saya percaya yang dia lihat itu betul. Jadi saya tenang. Saya puji Tuhan. Disitu ada sus Iin ada ibu-ibu yang lain saya lupa. Terus dia ngomong begini : Engke ni men - nanti kamu, kesana ngalongok saya. Nya entong. Enci aja dulu, enci dulu. Nanti lah aya waktu mah engke urang indit ka ditu, engke. Heran saudara, disuruh ke istana nggak mau. Engke ni men kaditu nya ulin.  Engke, gampang lamun aya waktu. Tapi kalau Tuhan udah bilang : Hei, hari ini jam 7 malam check out. Saudara biar kita mau protes : Tuhan saya mau nyumbang gereja Tuhan, Tuhan saya mau berdoa bedstone semalam suntuk, Oom Yoyo mah 2 minggu sekali saya mah unggal poe asal Tuhan panjangkan umur. Tong jam 7 teuing aduh Tuhan. Saya minta ampun. Minta panjang umur Tuhan. Bisa begitu? Tuhan bilang : Jam 7 check out. Aduh Tuhan, saya punya cuan se, cuan se saya teh sagede kieu Tuhan -  da palsu. Mau sogok Tuhan dengan cuan se, dengan emas, dengan perak, dengan berlian - Tuhan yang bikin. Mau nyogok apa sama Tuhan kalau Tuhan bilang jam 7 peuting engke checkout. Mau kita lari ke lemari besi.  Tuhan ieu saya punya dolar yeuh, Euro tah Tuhan saya sogok Engkau Tuhan. Jangan dong. Eta gereja di Warung Jajar  saya mau besarkan tingkat 5 saya akan bangun lagi jadi  50 tingkat Tuhan. Tuhan bilang jam 7 out. Mau bagaimana ? 

Coba kalau kita dari sekarang ini sudah biasa di rumah Tuhan. Bergaul teh di rumah Tuhan. Sebentar-sebentar di rumah Tuhan. Samuel itu saudaraku biasa tidur dirumah Tuhan.  Dia mendengar suara Tuhan - dirumah Tuhan. Dia dapat panggilan - dirumah Tuhan. Dia dapat mujijat - dirumah Tuhan. Dia melayani - dirumah Tuhan. Tadi kita menyanyi Satu hal telah kuminta kepada Tuhan itu dari Mazmur 27, itu kerinduan Daud juga - memandang ajaib FirmanMu. Dimana? Di rumah Tuhan. Jadi di rumah Tuhan itu ada banyak sekali kelimpahan-kelimpahan yang seringkali kita dibutakan, kita nggak sadar - bahwa kalau kita beribadah itu saudaraku - dapat berkat yang luar biasa. Kita maju ke depan dalam kitab Ulangan 8        
8:18 Tetapi haruslah engkau ingat kepada TUHAN, Allahmu, sebab Dialah yang memberikan kepadamu kekuatan untuk memperoleh kekayaan, dengan maksud meneguhkan perjanjian yang diikrarkan-Nya dengan sumpah kepada nenek moyangmu, seperti sekarang ini. 
8:19 Tetapi jika engkau sama sekali melupakan TUHAN, Allahmu, dan mengikuti allah lain, beribadah kepadanya dan sujud menyembah kepadanya, aku memperingatkan kepadamu hari ini, bahwa kamu pasti binasa; 
8:20 seperti bangsa-bangsa, yang dibinasakan TUHAN di hadapanmu, kamupun akan binasa, sebab kamu tidak mau mendengarkan suara TUHAN, Allahmu."

Apa larangannya? Nggak boleh lupa. Sekarang saya mengerti ayah saya dulu suruh saya tidur di gereja. Sekarang saya baru mengerti. Saudara masih ingat kalau yang jemaat tua bahwa gereja dulu itu kursinya bangkunya dari  bangku - kamana bangku itu pada ilang - bangkunya dari kayu jati buatan Purwakarta bangku panjang, itu kita musti rapatkan dan saya tidur disitu. Supaya nggak jatuh kaki saya saya angkat disandaran bangku sebelah singsireumeun, ganti turun yang kiri angkat yang kanan. Singsireumeun yang kanan gitu aja terus kiri kanan. Sekarang saya baru mengerti. Dengan kaum muda saat itu kita bikin doa malam, doa rantai. Ini masih ada sdr Kwek Kong, alm sdr A Kau, sdr Wan Tjin, itu kita doa malam. Sdr Cin Bun, sdr Po Tjuan, sdr Hendra dari Cibeber, kita anak-anak muda doa malam itu kita doa satu jam setengah ewang. Saya dari jam segini sambung terus sambung sampai subuh mereka pulang buka toko lagi. Tapi yah, inilah rumah Tuhan. Disinilah di rumah Tuhan ada mujijat-mujijat. Dimana saudaraku Yesus ditemukan pada umur 12 tahun? Di rumah Tuhan. Yusuf dan Maria cari-cari kemana-mana sampai 3 hari 3 malam tidak ketemu. Waktu mereka balik lagi ke Yerusalem Yesus ada. Dimana? Di rumah Tuhan, ditempat kediaman Dia. 

Jadi saya himbau, coba kirim anak-anak saudara, remaja-remaja saudara ke rumah Tuhan biar mereka belajar FT. Saya punya menantu Nemo, punya opa. Itu pendeta Rundengan pertama ke gereja dulu di Malang rambutnya si opa itu panjang gondrong bawa senjata bedil. Kalau sekarang mungkin hei man, hei man. Orang di gereja ngeri lihat orang gondrong, habis gerilyawan. Tapi begitu dia dengar FT, hatinya dijamah dan dia jadi hamba Tuhan, Dimana? Di rumah Tuhan. Ah, banyak kenangan di rumah Tuhan, banyak kenangan kita, kita bisa dibesarkan di rumah Tuhan. Dan pada malam hari ini terlalu banyak contoh, tetapi kita mau pakai Mazmur 84 saja. Kita kembali kepada Mazmur 84 dan kita akan lihat berikutnya apa yang terjadi di rumah Tuhan. Ayat 4, bahkan burung pipit telah mendapat sebuah rumah, dan burung layang-layang sebuah sarang, tempat menaruh anak-anaknya, pada mezbah-mezbah-Mu, ya TUHAN semesta alam, ya Rajaku dan Allahku! 

Bahkan burung pipit, katanya. Bahasa Inggris, ye the sparrow - sparrow itu burung gereja. Disini pakai burung pipit, burung pipit kan piit yah, salah. Bahasa Inggrisnya sparrow - itu burung gereja. Maka saudara musti bangga jadi orang kristen, karena ada nama burung gereja. Nggak ada burung mesjid, burung vihara, burung kelenteng, burung apa yang di Bali itu, burung pura, engga ada. Itu apa? Burung pura. Heran semua itu burung gereja. Coba kalau saudara ke Jakarta, di Gereja Katedral, katolik, itu burung gereja sampai waduh. Didepannya itu Mesjid Istiqlal - nggak ada. Yang saya aneh kenapa tuh burung gereja engga pindah ke sana, yah dari sini pindah cuma nyebrang jalan, engga ada. Eh di gereja aja. Apa ada hubungan dengan nyanyian, apa ada hubungan dengan Firman Tuhan? Tapi ini Firman Tuhan itu ya dan amin. Ini Mazmur ditulis tiga ribu tahun yang lalu lho, saudara. Burung gereja sudah punya tempat, dimana?  Di rumah Allah, di gereja. Ayat ini tidak berkata burung kakak tua, tidak. Burung kakak tua mah di jendela, tapi ini mah burung gereja. Ada haleluyah, saudara-saudara, oh puji Tuhan. Ini burung gereja. Haleluyah. Bahkan burung gereja telah mendapat sebuah rumah, dan burung layang-layang sebuah sarang. And the swallow. Memang swallow ini burung layang-layang, swallow a nest for herself, where she may lay her young even Thine altars, O Lord - di altarnya Tuhan. Tempat orang beribadah, tempat orang membawa korban malah dibikin sarang oleh burung layang-layang, merasa aman. Haleluyah. Jadi saudara-saudara musti merasa aman di dalam rumah Tuhan, merasa senang. 

19 Mei tahun 63 terkenal dengan kata u ye se ciu. Waktu itu Peggy, istrinya Koko itu umur tiga tahun. Kita baru latihan angklung selesai hari minggu.  Terjadi peristiwa di Cianjur ... jam enam sore dibakar, gereja kami jadi tempat pelarian. Seberang tetangga, sudah engga lihat agama lagi, saya bilang, ayo, papa saya bilang, ayo sini, ngungsi, karena rumah dibakar. Harta-harta, nangis, ngungsi disini. Jadi luar biasa, saudara. Ini salib, mimbar tuh salib, tapi yang sembahyang ada yang omitohud, omitohud, amitaba, macam-macam, tapi di depan salib. Memang salib itu untuk semua orang. Ada haleluyah, saudara-saudara? Mereka menangis, menangis, menangis, tolong, tolong, tolong, mereka sembahyang, dilindungi. Jadi orang engga berani masuk di gereja. Karena disini ada beberapa orang haji duduk disini mereka tidak mengerti. Ini komunis, katanya. Baru nanti setelah saya dewasa baca majalah Tempo, orang islam itu yang kerjakan. Orang dari Bandung yang bikin provokator. Kita nggak ngerti politik waktu itu. Yang menjadi korban orang Tionghoa. 

Oom Yan, papa saya, biasa jam 5 itu kebaktian hari Minggu kan jam 5 sore kebaktian, tidak ada yang kebaktian. Ini Hasyim Asyari dia ngadap kedepan, didepan gereja dia ngadaweung begini dia didepan pintu pagar. Lihat orang beraksi, bakar-bakaran mobil Impala dibalik-balik - seluruh Cianjur saudara. Sukabumi, Cianjur, Bandung, Bogor habis saudaraku. Ih, ngeri. Eh, dari atas itu sdr Benny, Tan Han Giok itu adiknya Melly datang bawa, dia memang baster, Bombay sama Tionghoa. Jadi mukanya Bombay nggak apa dijalan. Dia bawa Perjanjian Baru kecil, mau kebaktian : Oom, nggak ada kebaktian? Euweuh kebaktian atuh, pan aya demonstrasi begini. Orang-orang nangis saudaraku, yang cuma bawa jinjingan nangis karena rumah sudah nggak ada lagi. Sekarang Benny pulang aja. Cepet-cepat. Han Giok pulang aja cepet-cepet. Nggak ada, nggak ada kebaktian. Nggak ada ya, Oom ya? Pulang. Waktu dia jalan, papa saya bilang begini : Itu anak jadi orang besar. Eh, betul kejadian saudara. Sekarang saudara Tan Han Giok di RRC menjadi dokter. Istrinya orang Jerman dokter juga, dokter spesialis kerja di RRC. Jadi kita belum ketemu lagi. Betul bapa saya, dia akan jadi orang besar. Karena apa? Ditengah kemelut kota seperti begitu ngerinya masih mau ke rumah Tuhan. Tidak ada kebaktian, Oom? Yang dia pikirkan kebaktian. Nah, saya pikirkan itu ibunya. Karena dia satu-satunya lelaki. Ibunya, 3 kakak perempuan nya, kok bisa ijinkan dia, Benny Tan Han Giok itu jalan kesini, jalan ditengah-tengah itu orang bakar-bakar mobil, bakar barang orang. Orang sembunyi semua dia jalan kaki kesini ke Warung Jajar hanya untuk kebaktian. Luar biasa saudara. Jadi saya yakin dan percaya orang yang menghargai rumah Tuhan, orang yang cinta rumah Tuhan - itu pasti akan diberkati. 

Kembali kepada Mazmur 84. Ayat 5, ayatnya yang terakhir. 
84-5 Berbahagialah orang-orang yang diam di rumah-Mu, yang terus-menerus memuji-muji Engkau. S e l a

Blessed are they that dwell in Thy house they will be still praising Thee. Selah  

Diberkatilah. Haleluyah. Berbahagialah orang yang tinggal didalam rumahMu. Saya mau salin dari bhs Inggris : Jadi begini kalau bahasa Inggris. Saya baca : Berbahagialah orang-orang yang tinggal atau diam didalam rumahMu. Mereka akan tetap memuji-muji Engkau. Mereka akan tetap. Tapi kata still juga bisa berarti tenang. Mereka akan tetap tenang didalam memuji-muji Tuhan. Jadi berkat lain lagi saudara dirumah Tuhan yaitu kalau kita suka memuji Tuhan, saudara akan mengalami satu ketenangan. Ini yang kita cari-cari bukan dalam hidup, yaitu ketenangan. Kalau mati semua kita akan mati. Tapi dalam hidup kita kan musti tenang, kita musti teduh.  Makanya saudara, biar bagaimana orang Jakarta kalau kebaktian disini : Aduh pak, kalau saya kebaktian di gereja bapak, tenang. Kalau di gereja saya pak, aduh ngobrol. Udah ngobrol ada yang anaknya mami, mami.  Saudaraku, kita harus tenang didalam Bait Allah. Bukan tidur. Tenang. Memuji Tuhan bikin hatiku tenang. Jangan kau tinggalkan Bethlehem Kalau kau tak mau jatuh Jangan tinggalkan Tuhan Yesus Kalau kau mau dapat teduh. Rajin datang di kebaktian Yesus beri girang Upahmu besar di Surga Sampai slamanya. Ada ketenangan, ada keteduhan. 

Nah, ayat 5 ini pernah dibikin lagu. Berbahagialah segala orang Yang boleh duduk dalam rumahMu Serta memuji akan Tuhan Senantiasa. Lalu ada kata sela. Sela itu artinya coba berhenti dulu dong. Tenangkan jiwa. Tenang. Jadi begini. Kalau saya nyanyi ya, ini ketukan : Dalam nama Yesus Dalam nama Yesus ada kemenangan ... Sela itu. Saya ngambil nafas Dalam nama Yesus Dalam nama Yesus Iblis dikalahkan ... Jadi ada 3 ketukan buat saya ngambil nafas - itu arti sela dalam satu nyanyian. Coba kalau tanpa titik itu. Dalam nama Yesus Dalam nama Yesus ada kemenangan Dalam nama Yesus Dalam nama Yesus Iblis dikalahkan. Eungap saudara. Nggak bisa kita tarik nafas.

Demikian ada banyak orang kalau hidup nggak ada berhentinya. Cari duit, cari duit, cari duit, cari duit ... sakit aja. Maka kata Tuhan itu - sela, berhenti dulu dong sebentar. Nah, berhentinya dimana? Itu di bait Allah, di rumah Tuhan. Aduh, pusing, pusing, aduh kerja cape, cape satu minggu ini, aduh cari duit, cari duit, cari duit - sekarang cari Tuhan. Datang sama Tuhan bebanku terlepas. Bebanku terlepas Bebanku terlepas Dibawah kaki Yesus Jiwaku disembuhkan Bebanku terlepas. Datang sama Tuhan bebas lepas. Pulang senang lagi besok Senin kerja lagi. Kerja, kerja, kerja, pusing, pusing, pusing - sela, tenang lagi, datang sama Tuhan. Bikin tenang, bikin teduh lagi. Tuhan sudah kasih renungan ini - sela, berhenti sebentar. Lah, hayo kerja, kerja, kerja - pan itu kata nyanyian, katanya pak pendeta Kerja trus kerja trus kerja trus. Iya, tapi ada lagunya Sembahyang jagalah - Sembahyang kan di gereja, jadi berhenti jangan kerja terus. Kerja trus kerja trus kerja trus kerja trus nggeus tepi ka Sabtu. Sembahyang hari minggu,  jagalah minggu malam. Nanti Senin mulai lagi. Haleluyah. Masa kerja terus, kerja terus, saudara.

Mari kita urut dari pertama. Ayat 2 Didalam Bait Tuhan ada kesenangan. Ayat 3 Didalam bait Tuhan hati kita bersorak-sorak, baik jiwa - hati yang rohani, maupun daging. Didalam ayat 4 Bahkan burung pipit burung gereja sudah punya tempat yang pasti didalam rumah Tuhan bahkan burung layang-layang pun menaruh anak-anaknya pada mezbah Tuhan. Apalagi kita sebagai anak-anak Tuhan harus ada didalam rumah Tuhan. Ayat 5 Berbahagialah orang-orang yang diam dirumahMu yang terus menerus memuji-muji Engkau.  Sela.

Nah, saya tidak panjangkan Firman Allah. Apakah ada beban saudara yang berat? Coba malam hari ini serahkan didalam kaki Tuhan, serahkan dibawah kaki Yesus - pasti Dia memberikan kekuatan kepada saudara-saudara. Haleluyah. Mari kita berdiri bersama-sama.

 

Minggu, 27 Januari 2002

Saudara-saudara selamat bertemu dalam nama Tuhan Yesus Kristus. Yohanes pasal yang ke 2:23, 24, 25 :

2:23. Dan sementara Ia di Yerusalem selama hari raya Paskah, banyak orang percaya dalam nama-Nya, karena mereka telah melihat tanda-tanda yang diadakan-Nya. 
2:24 Tetapi Yesus sendiri tidak mempercayakan diri-Nya kepada mereka, karena Ia mengenal mereka semua, 
2:25 dan karena tidak perlu seorangpun memberi kesaksian kepada-Nya tentang manusia, sebab Ia tahu apa yang ada di dalam hati manusia

Pada sore hari ini saya ingin membawa bagian ayat yang ke 23 ini setelah Yesus marah besar di Bait Allah karena orang-orang di Bait Allah datang kebaktian bukan untuk berdoa tetapi untuk keperluan-keperluan bisnis, keperluan lain. Karena hari paskah jaman dulu dirayakan tujuh hari penuh. Ada semacam seperti karnaval, suatu pekan raya, tujuh hari tujuh malam di Yerusalem. Dan tentu saja jaman dulu, kota yang paling besar di dunia adalah Yerusalem. Dia seperti New York sekarang, dulu itu Yerusalem. Jadi Yerusalem ini karena orang Yahudi merayakan paskah, maka ini menarik orang-orang dari bangsa-bangsa lain untuk datang kesana mengikuti masa raya paskah. Tentu saja tidak sembarangan orang bisa masuk, kalau sekarang orang harus beli karcis, harus beli tiket masuk. Dan jadilah paskah ini menjadi bisnis terselubung yang menguntungkan banyak rahib-rahib atau rabi-rabi dari orang Yahudi. Lalu saudara-saudaraku, bisnis ini bukan hanya diluar saja, bisnis untuk diluar ini terjadi karena adanya money changer. Jadi orang kalau mau masuk, uangnya tidak berlaku, harus diganti masuk dengan uang Yahudi adalah money changer di depan. Lalu saudara-saudara, itu yang di luar, orang dalam, orang-orang tuh membawa domba-domba. Ada orang kaya dia tidak bawa domba, tetapi dia hanya bawa uang. Dia beli domba nanti di halaman Bait Allah saja. Mau bawa domba untuk korban, karena jaman dulu kalau hari raya paskah orang musti bawa domba, disembelih, tiap orang satu, atau satu keluarga satu. Jadi luar biasa orang jual domba. 

Saudara yang datang bedstone, tadi sore mengerti apa yang saya maksud tentang domba-domba ini di Yerusalem. Nah, saudara-saudara pada saat domba-domba ini tentu saja dijual-belikan. Jadi saudara-saudaraku, orang mau jual tidak kepada sembarang orang, orang sudah jual jadi, umpamanya, umpamanya ini dua puluh dinar kepada satu bapak tetapi ada orang kaya datang, saya bisa bayar lebih banyak. Maka saudara-saudaraku dijual kepada orang yang lebih, jadi harga domba yang seharusnya dua puluh, bisa berkali lipat menjadi empat puluh, itu karena bidingnya, tuntutannya terlalu banyak. Jadi orang-orang berdagang di sana jadi bisnis, sampai Tuhan Yesus marah, itu saudara bisa baca dalam ayat ke 13,

2:13 Ketika hari raya Paskah orang Yahudi sudah dekat, Yesus berangkat ke Yerusalem. 
2:14 Dalam Bait Suci didapati-Nya pedagang-pedagang lembu, kambing domba dan merpati, dan penukar-penukar uang duduk di situ. 

Saudara bisa bayangkan Dia sangka di Bait Allah ada orang berdoa, ternyata lembu, sapi, di bawa di Bait Allah di bagian halamannya, untuk dijual-belikan.

2:15 Ia membuat cambuk dari tali lalu mengusir mereka semua dari Bait Suci dengan semua kambing domba dan lembu mereka; uang penukar-penukar dihamburkan-Nya ke tanah dan meja-meja mereka dibalikkan-Nya. 

Yesus marahnya luar biasa, yah. Uang penukar, uang penukar itu berarti money changer - itu dibalikkanNya, dan sebagainya. Lalu saudara setelah selesai itu ada orang percaya kepada Yesus, ada orang tidak percaya kepada Yesus. Nah, yang saya baca itu tiga ayat itu buntutnya dari kejadian ini. Mari kita lihat sekali lagi buntutnya ini.

2:23. Dan sementara Ia di Yerusalem selama hari raya Paskah - saya katakan tadi satu minggu adanya - banyak orang percaya dalam nama-Nya, karena mereka telah melihat tanda-tanda yang diadakan-Nya. 
2:24 Tetapi Yesus sendiri tidak mempercayakan diri-Nya kepada mereka, karena Ia mengenal mereka semua, 
2:25 dan karena tidak perlu seorangpun memberi kesaksian kepada-Nya tentang manusia, sebab Ia tahu apa yang ada di dalam hati manusia.

Perhatikan ayat 24 - satu ayat yang sukar dimengerti, yaitu Yesus sendiri tidak mempercayakan diriNya kepada mereka. Apa maksud ayat ini? Kan bukankah Yesus meminta supaya barang siapa yang percaya kepadaKu tidak binasa melainkan beroleh hidup yang kekal. Tetapi disana Yesus tidak mempercayakan diriNya kepada seorang juga pun. Di dalam bahasa Inggris dipakai kata commit. Nah, commit ini saudaraku, c-o-m-m-i-t, itu banyak artinya. Kalau orang bunuh diri disebut he commits suicide. Kalau orang berzinah he commits adultery, pakai commit, melakukan. Ini disini Yesus juga memakai kata commit tetapi Yesus sendiri tidak commit diriNya. 

Pada malam hari ini, saya ingin mengartikan commit ini sesuai dengan apa yang saya gumuli tadi sore, Tuhan kasih pengertian. Ada dua artinya. Yang pertama dia tidak bergaul, tidak mempercayakan dirinya, dia tidak bergaul sembarangan karena dia sudah kenal mereka, siapa mereka itu. Kita belajar pada sore hari ini hal yang pertama. Yesus mengasihi semua manusia tapi Dia tidak bergaul dengan semua orang. Yesus datang untuk menyelamatkan umat manusia tetapi, saudara kita baru baca, Dia pukuli orang-orang yang berdagang di Bait Allah. Dia tidak menyatakan diriNya, Dia tidak commit kan, Dia disini memakai kata memperkenalkan. Dia tidak, bahasa lain carry out - Dia tidak bergaul, Dia tidak ikut-ikutan, Dia tidak jalan seiring. Satu minggu begitu banyak keramaian, tetapi Dia tidak berjalan seiring. Yang pertama kita belajar tentang pergaulan. I Korintus berkata kelakuan yang baik dirusakkan oleh kebiasaan yang buruk. Saudara baik tapi dimana saudara punya lingkungan tidak baik - saudara jadi tidak baik. Itu karena pergaulan. Kalau dalam satu peti, berkali-kali saya omongin, ada seratus apel. Lalu ada satu apel yang busuk, kalau satu apel itu tidak dikeluarkan, seluruh apel itu akan busuk. Yang saya heran, kenapa sembilan puluh sembilan apel yang tidak busuk tidak bisa memperbaiki apel yang busuk. Tapi satu apel yang busuk, saudara-saudaraku, merusakkan sembilan puluh sembilan yang lain. 

Saudara tidak salah tetapi saudara bergaul dengan siapa? Saudara punya sahabat dengan siapa? Siapa teman kita, siapa teman ngobrol kita? Tukang gosip? Saudara jadi tukang gosip. Siapa teman kita? Seorang rohaniwan? Saudara akan jadi rohaniwan. Siapa disekitar kita? Baru tadi pagi saya ajar bahwa kita mengasihi Tuhan harus dengan segenap hati dengan segenap jiwa dengan segenap tenaga. Tapi saya agak kecewa sama singer-singer ini, nyanyinya seperti nggak ada semangat nggak ada maunya, seperti nggak ada kemauan, seperti nggak masuk. Jadi nanti bapak tukang cukur besok datang ya ke Yayasan jam 6 pagi kalau bisa singer semua harus dicukur dan juga ada beberapa siswa harus dicukur. Saya yang bayar ya. Ya pak ya, jam 6, lewat jam 6 nggak jadi. Jadi saudara kita bergaul dengan siapa kita? Dengan tukang kritik, saudara akan jadi tukang kritik. Bergaul dengan siapa? Biar kita saudaraku anak raja, anak pendeta, anak majelis - tapi kalau kita nggak jaga pergaulan dengan siapa kita bergaul. Simson saja punya Roh Allah angkat pintu. Simson, nabi, utusan Tuhan - nggak jaga pergaulan - kalah. Hancur ditangan Delilah. Siapa kita? 

Kita nggak suka merokok tapi bergaul sama tukang merokok kasihan sekali saudara-saudara. Merokok itu ada 2 macam : Merokok aktif dan merokok pasif. Merokok aktif itu bagaimana ? Kalau merokok aktif itu Tuan A  dia merokok dia aktif. Yang merokok pasif itu apa? Istrinya itu tidak merokok, tapi karena suaminya merokok dia menghisap itu bau sama dia keracunan, anak-anaknya keracunan, cucunya keracunan - satu keluarga keracunan nikotin dari satu orang perokok aktif. Sebetulnya ini bo ceng li - tidak  adil. Maka di Singapura, di New York, dimana-mana orang yang merokok di airport dikasih ruangan khusus ditutup silahkan merokok tapi begitu keluar airport tidak boleh merokok. Karena ada banyak orang yang tidak ingin merokok yang ingin sehat. Karena ini baru kejadian di Amerika di Hongkong orang nggak merokok kok bisa ada kanker paru-paru, kok ada nikotin. Ternyata keluarganya banyak yang merokok. Anak dari kecil tidak merokok tapi ada nikotin - bahayanya pergaulan. Coba saudara jalan ke pasar ikan asin. Nggak beli ikan asin lewat saja. Coba keluar. Kenapa kamu bau ikan asin? Saudara nggak beli ikan asin tapi saudaraku bau ikan asin. Kenapa? Nempel itu baunya. Ini saya bilang pergaulan. Dengan siapa saudara bergaul, dengan siapa saudara bercengkerama, dengan siapa saudara berbicara. 

Yesus baru marah. Ada orang percaya mengelilingi dia tapi baca ayat 24 sekali lagi. Yesus sendiri tidak mempercayakan diriNya kepada mereka. Dia tidak commit, Dia tidak carry on. Dia tidak sembarangan bergaul dengan mereka. Kadang-kadang Yesus lagi rame-rame-rame, Dia ngumpet menghilang. Coba kita lihat Yohanes   7:1. Sesudah itu Yesus berjalan keliling Galilea, sebab Ia tidak mau tetap tinggal di Yudea, karena di sana orang-orang Yahudi berusaha untuk membunuh-Nya. 
7:2 Ketika itu sudah dekat hari raya orang Yahudi, yaitu hari raya Pondok Daun. 
7:3 Maka kata saudara-saudara Yesus kepada-Nya: "Berangkatlah dari sini dan pergi ke Yudea, supaya murid-murid-Mu juga melihat perbuatan-perbuatan yang Engkau lakukan. 
7:4 Sebab tidak seorangpun berbuat sesuatu di tempat tersembunyi, jika ia mau diakui di muka umum. Jikalau Engkau berbuat hal-hal yang demikian, tampakkanlah diri-Mu kepada dunia." 
7:5 Sebab saudara-saudara-Nya sendiripun tidak percaya kepada-Nya. 
7:6 Maka jawab Yesus kepada mereka: "Waktu-Ku belum tiba, tetapi bagi kamu selalu ada waktu. 
7:7 Dunia tidak dapat membenci kamu, tetapi ia membenci Aku, sebab Aku bersaksi tentang dia, bahwa pekerjaan-pekerjaannya jahat. 
7:8 Pergilah kamu ke pesta itu. Aku belum pergi ke situ, karena waktu-Ku belum genap." 
7:9 Demikianlah kata-Nya kepada mereka, dan Iapun tinggal di Galilea. 

Nggak mau bergaul. Eh, kasih lihat dong - saudaranya sendiri nggak percaya. Entah ngenye, entah nyindir, dia bilang sama Yesus : Kasih lihat dong kamu kan bisa bikin mujijat - air jadi angggur dan semua. Ayo bikin sulap kasih lihat dong di Yerusalem. Kasih lihat sama murid-muridmu. Kasih lihat itu tanda-tanda heran. Kasih lihat - padahal mereka nggak percaya. Banyak orang kebaktian mau lihat ada apa, ada mujijat, coba saya mau lihat - justru sembunyi Yesus. Heran saudara, orang yang mau lihat Dia malah sembunyi, Dia tidak mau nampakkan diri. Betul Dia commit, maksudnya disini Dia tidak carry on. Dia tidak carry out. Dia tidak bersama-sama dengan sembarang orang. Silahkan. Saudara-saudaranya kamu mau pergi silahkan, saya tidak pergi. 

Nah, ini saudara kita dapat sumbangan lukisan dari kolonel di Bandung tapi sekarang sudah Brigjen, anak Tuhan. Dia belum lihat ini gereja. Waktu dia tanya ukuran berapa, saya bilang saya mau minta lukisan besar tentang perjamuan kudus. Sebetulnya saya mau beli tapi dia sumbang. Sebetulnya lukisan yang saya minta itu besar mengisi dari ini sampai sini. Saya bilang ketelan ini. Nah, ini perjamuan kudus yang alkitabiah.  Jadi kalau saudara lihat perjamuan akhir itu Yesus duduk, lalu dikiri kanannya saudara, disini 6 murid disini 6 murid lalu itu di foto di studio itu. Itu nggak mungkin karena jaman dulu orang nggak makan di meja tapi begini. Makannya itu bahasa Yunaninya 'nangkuban' - tengkurap. Jadi kakinya ngelonjor kalau ini dipan, kakinya ngelonjor lewat nah, tangan ini begini, disinilah Dia bagikan roti pecah-pecah - seperti ini kurang lebih.  

Tetapi yang saya mau cerita itu perjamuan kudus gambar pelukis dari yang 6 disini 6 disini yang biasa kita lihat yang ada di Sekolah Alkitab juga. Perjamuan Akhir. Itu pelukis itu menyelesaikan lukisan itu 1 tahun. Apa yang dia paling sukar lukis? Wajah Yudas. 6 murid sudah 6 murid sudah, meja sudah roti sudah cuma mau bikin wajah Yudas ini susah. Dia sudah kosongkan. Mau gambar wajah Yudas mukanya seperti apa Yudas itu susah. Jadi satu kali setelah udah hampir satu tahun dia cari di penjara. Begitu cari di penjara dia lihat bersama-sama sipir penjara lihat orang yang paling serem orang yang licik mukanya itu ya orang yang li kiat itu dia lihat apa yang cocok. Ih,  kebetulan ada, orang itu melotot tapi seperti dia kenal gitu. Ngomong saja sama si penjaganya. Sini kamu. Ini orang pelukis, dia mau melukis kamu untuk jadi model gambar Yudas. Jangan tersinggung kamu dibayar. Wah, ketawa ini orang : Ha...ha...ha... dengan senang hati pelukis, dengan senang hati silahkan lukis saya sebagai Yudas. Tetapi ingatkah bapak, 1 tahun yang lalu bapak juga lukis muka saya seperti untuk jadi model Yesus? 

Jadi setahun yang lalu dia belum masuk penjara. Wajahnya itu bagus sekali, cocok untuk jadi model wajah Yesus. Dilukis sama pelukis itu wajahnya. Sekarang satu tahun kemudian dia cocok jadi wajah Yudas, dia ketemu di penjara. Kemana itu setahun Januari seperti Yesus Desember seperti Yudas? Dari pergaulan. Maka itu coba pilah-pilah, pilih-pilih teman itu,  jangan sembarangan berteman - saha we.  Tukang kesemek hayu. Kita ini anak Terang. Ada haleluyah, saudara? Tidak ada kita bergaul dengan anak gelap. Itu FA katakan, bukan ko Yoyo. Itu FA katakan, kita anak terang jangan bergaul dengan anak gelap, tidak berjodoh dengan gelap. Satu gadis di Jakarta : Pak Awondatu, saya anak Tuhan berarti saya anak terang? Iya. Pacar saya masih belum kristen Dia berarti anak gelap? Bukan saya yang bilang anak gelap, itu FA. Jadi kita nggak boleh kawin? Bukan saya yang bilang nggak boleh, FA bilang jangan. Tidak berjodoh. Gelap dengan terang itu tidak bisa bareng. Sekarang kita terang karena gelap tidak ada. Coba terang ini hilang, gelap ada. Nggak jodoh dimana ge. Ada gelap itu artinya tidak ada terang. Dimana ada terang gelapnya tidak ada. Nggak bisa bareng. Tapi pak, ini kan perjodohan pak, saya kan anak terang dia memang masih gelap tapi kalau kita menikah kan anak kita remang-remang pak. Saya bilang tidak bisa saudaraku. Ini datang dari pergaulan. 

Nah, ada seorang raja yang dikasihi oleh Tuhan paling dikasihi juga oleh orang-orang Israel - itu raja Daud. Kita lihat Mazmurnya. Dalam Mazmur 1 saja kita sudah baca mengenai pergaulan. Ini Mazmur baru pasal 1 ayat nya yang ke pertama sudah bicara pergaulan :  

1:1. Berbahagialah orang yang tidak berjalan menurut nasihat orang fasik, yang tidak berdiri di jalan orang berdosa, dan yang tidak duduk dalam kumpulan pencemooh, 
1:2 tetapi yang kesukaannya ialah Taurat TUHAN, dan yang merenungkan Taurat itu siang dan malam. 
1:3 Ia seperti pohon, yang ditanam di tepi aliran air, yang menghasilkan buahnya pada musimnya, dan yang tidak layu daunnya; apa saja yang diperbuatnya berhasil. 

Dari mana itu sukses? Dari mana itu berhasil? Karena jaga pergaulan. Saya tidak bergaul dengan orang yang pencemooh. Saya tidak bergaul dengan orang berdosa. Saya jaga kaki saya daripada kumpulan orang pengolok. Saya jaga pergaulan saya. Saya merenungkan FA siang dan malam; siang itu pada waktu senang, malam pada waktu susah - tapi aku tetap merenungkan FA. Aku merenungkan Sabda Tuhan, jaga pergaulan jaga. Apa kata FA? Apa saja yang diperbuatnya beruntung. Haleluyah. Itu janji kalau kita bisa jaga pergaulan. Maka kita belajar dari Yesus saudaraku waktu Dia marah itu, kenapa? Dia tidak sembarangan ketemu orang. Ayo kita kerame-rame. Nggak mau, silahkan aja. Kalau kamu mau pergi, pergi. Saya tidak. Saya disini saja. 

Sekarang saya ngerti papa saya. Dulu di Cianjur itu ada cap go meh, saudara-saudara. Gotong tapekong, cap go meh. Papa saya ini - jemaat-jemaat ada yang tua-tua tahu - nggak keluar kamar, nggak mau nonton cap go meh liong lewat apa barongsay dia nggak keluar dia diem dikamar, papa saya. Mama saya lebih moderat. Saya diajak sama Paulus duduk di toko gigi Kimsan - sekarang Restu. Ayo nonton. Disitulah saya nonton. Ada bapa yang tinggi pake kaos putih, pake celana putih, kaos kaki putih, sepatu tenis putih - lari kesana lari kemari, tinggi sendiri gotong ta pe kong gotong ta pe kong. Saya bilang : Ma, itu lucu mah, si oom itu lari. Dipukul sama mama saya. Jangan tunjuk-tunjuk kalau ngomong. Nggak tahunya dia jadi mertua saya, saudara, ko Dodo aih teh pek geuning. Saya tidak tahu waktu itu kita tidak ngerti. Tapi sekarang saya ngerti kenapa papa tidak mau keluar kamar? Disebut kuno disebut fanatik karena oom Eli Farangkimela, pendeta di Sukabumi nonton sekeluarga pastori nonton cap go meh lewat dia duduk, papa saya mah nggak mau, keluar kamar nggak mau, kalah ka sembahyang. Dug..dug..dug..dug..dug..dug - saya masih SD pernah main liong anak-anak, anaknya Go Su Gwe main liong. Saya ikut, ketahuan sama papa saya, habis pantat saya bak bik buk aduh habis habis. Kamu anak pendeta main liong segala waduh habis. Makanya saya suka kalau lihat ketemu orang yang namanya A Liong itu suka geugeumeuheun saudara. Karena saya waktu itu digebukin. Haleluyah. Puji Tuhan. Sekarang saya mengerti kenapa papa saya tidak mau kemana-mana. Sekarang saya ngerti. Walaupun saudara-saudaraku sangat berat waktu itu tapi sekarang saya ngerti. Berikut. 

Daud itu punya anak - Salomo. Salomo juga pasal pertama dari Amsal, saudara-saudara, sudah bicara pergaulan. 
1:8 Hai anakku, dengarkanlah didikan ayahmu, dan jangan menyia-nyiakan ajaran ibumu 
1:9 sebab karangan bunga yang indah itu bagi kepalamu, dan suatu kalung bagi lehermu. 
1:10. Hai anakku, jikalau orang berdosa hendak membujuk engkau, janganlah engkau menurut; 
1:11 jikalau mereka berkata: "Marilah ikut kami, biarlah kita menghadang darah, biarlah kita mengintai orang yang tidak bersalah, dengan tidak semena-mena; 
1:12 biarlah kita menelan mereka hidup-hidup seperti dunia orang mati, bulat-bulat, seperti mereka yang turun ke liang kubur; 
1:13 kita akan mendapat pelbagai benda yang berharga, kita akan memenuhi rumah kita dengan barang rampasan; 
1:14 buanglah undimu ke tengah-tengah kami, satu pundi-pundi bagi kita sekalian." 
1:15 Hai anakku, janganlah engkau hidup menurut tingkah laku mereka, tahanlah kakimu dari pada jalan mereka, 
1:16 karena kaki mereka lari menuju kejahatan dan bergegas-gegas untuk menumpahkan darah. 
1:17 Sebab percumalah jaring dibentangkan di depan mata segala yang bersayap, 
1:18 padahal mereka menghadang darahnya sendiri dan mengintai nyawanya sendiri. 
1:19 Demikianlah pengalaman setiap orang yang loba akan keuntungan gelap, yang mengambil nyawa orang yang mempunyainya. 

Yu, urang ngegarong, yu kita bunuh dia, yu kita rampok dia. Yu kita telikung dia. Kita rampas dia. Dia baru pulang dari bank, dia bawa duit milyar-milyar. Hayu kita tikung, nggak ada orang nih. Mumpung gelap dia tidak akan curiga. Hayu, kamu yang jadi komando satu pundi-pundi kita bagi. Engkau yang bagi-bagi. Jangan. Jangan engkau pergi.  Pergaulan. Dimana kejatuhan Petrus? Kejatuhan Petrus itu waktu Yesus disalib, Yesus disusahkan, Yesus lagi dipukuli, Yesus lagi diikat - Petrus malah duduk-duduk dengan tentara-tentara. Oke, masih banyak contoh. Tapi saya katakan : Hati-hati pergaulan! Waktu saya dulu di Beiji tahun 68-69 di Beiji tahun 70 balik ke Cianjur tahun 71 ke Beiji lagi tahun 72 ngajar di Beiji tapi papa meninggal, maka digantikan oleh saya. Jadi saya 4 tahun lah di Beiji. Waktu saya pulang itu ada sus Enok. Naha Yoyo ayeuna ngomongna beuleudag beuleudug? Ngomong saya itu logatnya sudah logat Jawa. Wis wis wis wis. Karena apa? Karena sehari-hari kita ketemu orang Jawa. Naik oplet orang Jawa, jadi kita ikut-ikut Jawa. Jadi pulang ke Cianjur, saudaraku, kebawa Jawanya.  Jadi dari pergaulan. Dari kebiasaan. Saudara, mari kita mengerti bahwa pergaulan ini sangat penting.  

Musa itu 40 hari 40 malam ngobrol sama Tuhan. Yang saya heran dia makan apa 40 hari 40 malam nggak ditulis di Alkitab. Dia makan apa waktu dia berbicara dengan Tuhan 40 hari 40 malam muka dengan muka puasa 40 hari tapi dia makan apa dia puasa ngobrol sama Tuhan dikasih 10 perintah Tuhan? Nah, yang saya mau saya cerita waktu Musa turun harusi pakai saputangan pakai tudung karena wajahnya bercahaya. Wajahnya bercahaya. Dia nggak sadar tapi orang Israel bilang aduh jangan dulu turun tutup dulu mukanya - bercahaya wajahnya. Apakah Musa itu sumber cahaya? Bukan. Dia hanya memantulkan cahaya dari Tuhan. Karena tiap hari dia lihat Tuhan tiap hari maka wajahnya itu saudaraku seperti wajah Tuhan - bercahaya. Maka kalau saudara baca Alkitab, banyak doa, kita banyak doa saudara nanti ada orang bilang : Enci ini kelihatannya muda awet muda. Kunaon nya. Seger kelihatannya. Alkitab ini kan muka Tuhan wajah Tuhan. Kucari wajahMu - ini wajah Tuhan lagi doa, lagi baca Alkitab. Saya suka ajar sama murid di Sekolah Alkitab : Kalau engkau sedang khotbah tentang Surga, pakailah wajah yang berseri-seri. Surga itu indah, saudara. Kasih muka yang suka-cita. Oh, Surga itu indah. Tapi kalau kita sedang cerita tentang neraka pakailah wajah sehari-hari karena wajah kita sehari-hari sudah menggambarkan neraka, saudara-saudaraku.

Jadi kita mau kembali kepada FA. Betapa pentingnya pergaulan kita. Ada amin, saudaraku? Saudara nggak sadar saudara sembahyang saudara baca Alkitab saudara sembahyang saudara baca alkitab. Saudara ngintip saja kapan- kapan hari Selasa ke Jakarta. Saya mulai kebaktian jam 4 kurang 15 saya mulai puji-pujian. Saya setengah lima baru kasih PA. Ada orang jam 3.30 sudah datang. Saudara lihat mereka ngapain? Ngobrol? No. Baca alkitab, saya suruh. Baca Alkitab. Daripada ngobrol baca alkitab. Ini wajah Tuhan wajah Tuhan. Maka pergaulan ini. Nah, dalam bidang pergaulan ini saya mau tutup dengan satu ayat yang mungkin akan menambah wawasan kita. Dalam I Korintus 2 disana ada satu ayat yang saya yakin bisa menolong kita bisa mengerti apa yang dimaksud FT pada sore hari ini.    
2:12 Kita tidak menerima roh dunia, tetapi roh yang berasal dari Allah, supaya kita tahu, apa yang dikaruniakan Allah kepada kita. 
2:13 Dan karena kami - Rasul Paulus dan teman-teman - menafsirkan hal-hal rohani kepada mereka yang mempunyai Roh, kami berkata-kata tentang karunia-karunia Allah dengan perkataan yang bukan diajarkan kepada kami oleh hikmat manusia, tetapi oleh Roh. 
2:14 Tetapi manusia duniawi tidak menerima apa yang berasal dari Roh Allah, karena hal itu baginya adalah suatu kebodohan; dan ia tidak dapat memahaminya, sebab hal itu hanya dapat dinilai secara rohani. 
2:15 Tetapi manusia rohani menilai segala sesuatu, tetapi ia sendiri tidak dinilai oleh orang lain. 
2:16 Sebab: "Siapakah yang mengetahui pikiran Tuhan, sehingga ia dapat menasihati Dia?" Tetapi kami memiliki pikiran Kristus.

Perhatikan itu ayat. Kalau kita duniawi, kita nggak akan mengerti hal-hal rohani. Jadi kumaha atuh supaya saya bisa ngerti hal-hal rohani? Kita musti robah kita punya pergaulan bukanlah kita pergaulan dengan orang dunia, dunia itu tidak boleh - tidak. Kenal boleh tapi bergaul, jalan seiring carry on, bareng-bareng, berbuat apa yang sama - jangan. Walaupun satu botol kita minyak mereka air. Nggak bisa satu, nggak bisa sama -selalu berbeda. Minyak selalu diatas, air selalu dibawah. Satu botol, satu dunia, satu kota Cianjur, satu Bupati, satu tempat, satu Presiden, satu negara - tapi rohani dan dunia itu musti misah. Kalau kita rohani kita bisa mimpin. Kalau kita dengar nasehat FA kita bisa hancur hati kita menangis, kita sadar bukan ngelawan. Kalau orang melawan itu orang jasmani orang dunia. Dia tidak bisa ngerti, dia tidak bisa lihat. Sampai disitu arti pertama dari commit; arti pertama dari Yesus tidak memperkenalkan dirinya kepada mereka. 

Sekarang saya ingin bicara arti yang kedua dari commit, yang dikatakan dalam ayat 24. Yohanes 2:24. Berikutnya adalah percaya. Jadi Yesus tidak mempercayakan dirinya. Seperti ada sesuatu rahasia ya. Sampai saat ini saya belum menemukan orang siapa dari segi hamba Tuhan ya, yang saya bisa cerita bebas tentang FA, rahasia Sabda Tuhan yang saya yakin dia akan bisa terima dan dia bisa terbuka dan dia bisa ngerti - itu belum. Dulu alm. bapak pendeta Pandeirot disebut pendeta sesat. Dia dulu gembala Jatibarang pindah dimutasi ke Kadipaten. Waktu di sekolah alkitab saja saya sudah dengar ini pendeta sesat. Ngomongnya sesat. Dia nggak sekolah alkitab sih jadi sesat. Tapi waktu dia diundang sama papa saya lalu papa saya sampai meninggal, saya bilang kok orang ini khotbahnya enak, khotbahnya urapan. Sesatnya dimana? Nah, waktu papa saya meninggal, selama 1 bulan kita minta 2-3 bulan MD itu gilir khotbah di Cianjur karena kita masih luka ditinggal papa. Salah satunya oom Pandeirot ini. MD yang lain habis khotbah, makan, ngobrol sebentar, tidur. Habis khotbah, makan, ngobrol, sebentar tidur. Kalau dia tidak, habis khotbah, makan, dia panggil saya Yo. Saya kasih kamar utama, kamar utama saya kasih sama dia. Kita ada 2 kamar. Kamar papa mama dan kamar saya. Saya kasih kamar utama biar mama disebelah, saya tidur di gereja.Yo, dia panggil. Apa yang terjadi saudara? Oom tidak mau tidur. Kita buka Alkitab yu. Maka kita mulai buka Alkitab jam 10 malam. Adakan tanya jawab. Dia tanya saya jawab, saya nanya dia jawab. Jadi nyelidik sama-sama. Tahu-tahu kongkorongok jam 4.15. Ya, udah jam 4 kalau gitu oom langsung pulang saja. 

6 Jam kita ditempat tidur duduk ngobrol Sabda Tuhan. Saya tidak lihat dia ada yang sesat. Saya tanya : Oom, saya dengar ada yang bilang oom sesat itu bagaimana? Oh, dia bilang karena begini begini. Saya ada alasan begini begini. Oh, sejak itu saya mulai belajar terbuka. Ingat tadi Yohanes 7 waktu saudara-saudaranya bilang waktuKu belum sampai, kata Yesus. Dia tidak mau buka. Tapi ingat waktu sama perempuan Samaria. Perempuan Samaria bilang : Kami tahu Dia akan datang sebagai Mesias. Akulah Dia Mesias. Dia buka hatiNya. Akulah Mesias. Dia buka rahasiaNya. Ini Aku. Karena apa? Karena perempuan Samaria terbuka. Dia terbuka kepada Yesus maka Yesus pun terbuka padanya. Kenapa Wahyu dikasih tahu hanya kepada Yohanes? Dan di Perjanjian Lama rahasia akhir jaman diberi hanya kepada Daniel. Karena Daniel dan Yohanes sama-sama membuka dirinya kepada Tuhan.  Saya kasih bukti lagi - Yohanes 6. Disana kita akan melihat apa yang terjadi Yesus bicara dari ayat 25 sampai ayat 59 Dia bicara tentang Roti Hidup. Lalu ayat 60  ini yang kita baca 
6:60. Sesudah mendengar semuanya itu banyak dari murid-murid Yesus - Jadi bukan orang biasa - yang berkata: "Perkataan ini keras, siapakah yang sanggup mendengarkannya?" 
6:61 Yesus yang di dalam hati-Nya tahu, bahwa murid-murid-Nya bersungut-sungut tentang hal itu, berkata kepada mereka: "Adakah perkataan itu menggoncangkan imanmu? 
6:62 Dan bagaimanakah, jikalau kamu melihat Anak Manusia naik ke tempat di mana Ia sebelumnya berada? 
6:63 Rohlah yang memberi hidup, daging sama sekali tidak berguna. Perkataan-perkataan yang Kukatakan kepadamu adalah roh dan hidup. 
6:64 Tetapi di antaramu ada yang tidak percaya." Sebab Yesus tahu dari semula, siapa yang tidak percaya dan siapa yang akan menyerahkan Dia. 
6:65 Lalu Ia berkata: "Sebab itu telah Kukatakan kepadamu: Tidak ada seorangpun dapat datang kepada-Ku, kalau Bapa tidak mengaruniakannya kepadanya." 
6:66 Mulai dari waktu itu banyak murid-murid-Nya - Bukan jiwa baru - mengundurkan diri dan tidak lagi mengikut Dia. - Yesus tidak larang.
6:67 Maka kata Yesus kepada kedua belas murid-Nya: "Apakah kamu tidak mau pergi juga?" - sekalian
6:68 Jawab Simon Petrus kepada-Nya: "Tuhan, kepada siapakah kami akan pergi? Perkataan-Mu adalah perkataan hidup yang kekal; 
6:69 dan kami telah percaya dan tahu, bahwa Engkau adalah Yang Kudus dari Allah." 
6:70 Jawab Yesus kepada mereka: "Bukankah Aku sendiri yang telah memilih kamu yang dua belas ini? Namun seorang di antaramu adalah Iblis." 
6:71 Yang dimaksudkan-Nya ialah Yudas, anak Simon Iskariot; sebab dialah yang akan menyerahkan Yesus, dia seorang di antara kedua belas murid itu.

Begitu Tuhan kasih lihat kebenaran saja, banyak murid mundur. Ah, perkataan ini keras. Biarin dia sulap 5 roti 2 ikan mengenyangkan 5000 orang, Dia jalan diatas air - ayat-ayat sebelumnya - tapi saya mah nggak mau ikut lagi dah. Saya memang ngaku murid Yesus tapi ah, mulai minggu ini mah saya nggak lagi ikut Dia. Ngomongnya keras, tidak bisa saya masuk disini. Jadi saya belajar dari perikop ini saya belajar. Tidak semua saya kasih. Tidak sembarangan orang saya beri rahasia Firman itu. Tidak. Kalau pelajaran di Sekolah Alkitab itu umum, saya kasih semua umum. Tetapi kepada perempuan Samaria, Yesus kasih khusus, kepada Nikodemus Yesus kasih khusus. Dalam khotbah di Bukit, Dia kasih umum : Berbahagialah orang yang rendah hatinya. Dia umum. Tetapi kepada Nikodemus Dia beri baru. Kepada Marta saja Dia lain. Kepada Maria Dia kasih tahu kematianNya - sampai Maria bisa membeli minyak narwastu. Jadi yang ke 2 arti commit ini 'percaya'. Jadi mungkin inilah yang dipakai oleh ayat bahasa Indonesia : Yesus tidak mempercayakan diriNya. Jadi Yesus tidak mengungkapkan diriNya. Yesus belum percaya sama mereka. Untuk mengungkapkan siapa Dia itu, Yesus belum percaya. Mungkin ya saudara mungkin kalau kita dikasih tahu sama Tuhan sekarang siapa Dia sesungguhnya mungkin kita nggak mau pulang lagi ke rumah. 

Nah, gereja kita lahirnya kapan? Ini mungkin banyak orang belum tahu. Gereja kita lahirnya kapan? Ini dilahirkan pada tahun 1906 di kota Amerika namanya Kansas disatu daerah Topeka. Itu kota kecil. Penduduknya negro  banyak tertekan. Lalu mereka bikin kebaktian di rumah kursinya dari peti sabun dari kas sabun. Negro nyanyi. Saudara lihat saja kalau negro nyanyi. Nah, Roh Allah turun disitu. Dari sana mengalirlah ke Azzuza Street. Saya sudah lihat Azzuza Street. Dan rumah dimana Roh Allah bekerja di Azzuza Street itu saudaraku kiri kannanya rumah itu nomernya 21.000 sekian, 22.000 sekian tapi hanya rumah di Azzuza Street, saudara-saudaraku, kalau tidak salah nomornya no. 216 kalau tidak salah atau 217 dari Kisah Rasul 2:1-6 atau Kisah Rasul 2:1-7. Diambil dari situ. 

Nah, apa yang terjadi di Azzuza Street sampai terkenal? Azzuza Street itu umpamanya jalan KH Hasyim Asyari. Ini Azzuza Stereet. 7 hari 7 malam orang datang kesitu jalan gubrak rebah oleh Roh Allah. Mau pagi mau subuh  rebah mereka menyembah sembahyang dijalan itu. Siapapun dia ada pelacur lewat disitu rebah terus dia bertobat. Ada penjudi pemabuk rebah disitu dia bertobat. 7 hari 7 malam. Nah, disitulah lahirnya pantekosta. 

Nah, ini pernah terjadi lagi 3 tahun lalu yang lalu di daerah New York. Saya disuruh kesana tapi saya bilang sudahlah. Oom dan Tante Brodland suruh kesana. Saya bilang saya sudah percaya kok saya yakin kok Tuhan ada, di Cianjur juga sama. Itu sampai daerah itu dipakai police line karena orang lewat kesitu nggak boleh parkir, orang kesitu rebah, orang kesitu rebah, percaya nggak percaya sama Tuhan dia rebah berbahasa Roh. Jadi ada yang dipercaya sama Tuhan ada yang belum percaya. Nah, saudara Tuhan ini saksinya, saya masih menunggu ini  videonya dari Malaysia. Saya ingin kasih lihat sama saudara bagaimana gereja Anglikan di Malaysia usia 110 tahun mengundang saya ulang tahun gereja KKR bahasa Indonesia karena mereka banyak Dayak disana. Saya kira Tionghoa ternyata Dayak. Kira-kira ada 400 orang yang datang kebaktian tiap malam. Pendetanya orang Tionghoa dari Australia bahasa kuo i nya dari Australia orang Tionghoa ada bahasa Inggris ada bahasa Indonesia. 3 bahasa satu jemaat. Yang ngundang saya yang bahasa Indonesia. 400 orang. Jadi waktu saya bilang siapa yang ada keperluan maju kedepan, kira-kira ada 150 orang maju kedepan. Nah, saya biasa dengan lelah saya biasa turun seperti saudara, saya doakan mereka. Waktu saya doa, rebah, rebah, rebah. Doa rebah, saya doa rebah. Wah, dalam hati saya - ini mungkin dibikin-bikin, kebiasaan ini. Gereja Anglikan itu protestan. Jadi saya sembahyang tidak tumpang tangan gini, saya taruh disini, demi nama Yesus - rebah. 

Saya mulai bingung, anak kecil 10 tahun, saya baru pegang - rebah. Semua saya tumpangi tangan rebah. Sampai gembala sidang suami istrinya bilang, pak pendeta tolong saya berdua. Saya tumpangin tangan, rebah. Ada majelis jemaat lebih tinggi dari saya, coba saya. Saya pikir Tuhan bukan saya yang minta rebah. Jadi Tuhan, saya pegang, wah dia paling keras, plak, rebah. Rasain. Saudaraku ketika orang lihat, yang dibelakang yang tidak maju, lihat orang rebah dan semua sudah bangun, anak kecil itu masih tidur dengan di dalam roh. Mereka berdiri, itu yang dibelakang maju kedepan ingin didoakan juga. Semua rebah terus. Bayangkan saudara, pulang saya dari Malaysia, hoh...saya, Cianjur, hih-hih, aku punya Roh Kudus, haleluya. Maju kedepan saudara, saudara masih ingat, maju ke depan saya tumpangi tangan - engga ada satu yang rebah. Engga ada satu yang rebah. Hanya di sekolah Alkitab, terbanting-banting ada cuma delapan, sembilan orang terbanting. Saya masih di meja, wuh loud speaker ditabrak seperti melayang, siswi itu, ada beberapa orang. Tetapi di jemaat kenapa engga kejadian? Tuhan bilang ini, saya belum percaya. 

Jadi saya mulai pilah-pilah, di sana gereja Anglikan itu gereja protestan, baru kenal Roh Kudus. Tuhan perlu memperlihatkan kuasaNya. Mungkin saudara sudah terlalu biasa dengan nama pantekosta, sampai saudara kebaktian juga biasa-biasa saja. Ini yang saya takutkan, protestan jadi pantekosta, pantekosta jadi protestan. Naga-naganya sudah kelihatan. Pendeta protestan tinggalkan sarjana teologinya, pendeta pantekosta mulai cari STh. Saya daripada STh lebih baik es teler atau es campur, saudaraku, atau es teh, daripada STh. Saya lebih senang dengan Roh Kudus. Saya lebih senang Tuhan percaya sama saya. Orang tidak percaya sama saya - no problem, asal Tuhan tetap percaya sama saya. 

Ini kepercayaan dari Tuhan ini yang saya pelihara, yang saya jaga tiap hari. Orang curiga sama saya, orang anggap saya macam-macam, oke sekarang saya tidak akan peduli apapun, asal Tuhan percaya sama saya. Saya sudah engga pikir lagi soal begitu. Orang mau ngomong apa, silakan. Asal Tuhan. Maka John Sung tuh bilang, Bila Tuhan tinggalkanku. Kalau Tuhan yang tinggalkan kita, Ku tak bisa buat apa. Kita engga bisa apa-apa. Dibuangnya jadi kering Tentu masuk dapur api. Kalau Tuhan tinggalin kita, apapun kita punya usaha, kita engga bisa bikin apa-apa. 

Jadi saudara-saudaraku, pada sore hari ini, kita mau makan perjamuan kudus. Jangan makan perjamuan kudus sembarangan. Tadi pagi saya duh, dulu saya di sekolah Alkitab, saudara yah. Nih di sekolah Alkitab, kita pegang roti dan anggur tuh sungguh-sungguh, saya doa. Saya nih doa, saya anak pendeta kan, saudara, biasa perjamuan kudus. Tapi saya sungguh-sungguh, karena ini kejadian yang di Bandung. Kejadian di Bandung ini, Oom De Bour punya jemaat itu, Oom Kikong namanya. Sekarang apa masih ada apa sudah meninggal. Dia itu orang Budha, diajak ke gereja. Diajak ke gereja, diajak ke gereja, perjamuan kudus di gereja. Dibagi, dia ikut aja, temannya ambil roti dia ambil roti, temannya ambil anggur dia ambil. Dia belum ngerti. Mari makan roti, dia pikir, masa roti begini bisa bikin kenyang. Dia kantongin. Mari minum anggur, anggur dia minum. Biasa cia ciu, minum. Pulang habis kebaktian. Gimana kebaktiannya? Yah, lumayanlah. Cuma saya engga ngerti itu perjamuan kudus. Anggurnya sih saya minum, rotinya saya engga makan. Anaknya bilang, dia ngenye gitu, di mana sekarang? Di kantong. Mustinya dimakan, nih ada nih. Begitu dia keluarin, daging berwarna merah, masih ada darah. Dengan gemetar kembali lagi ke gereja, saksinya oom tante De Brur, dan dia makan itu daging. Sejak itu dia jadi kristen, sekarang kalau masih hidup sampai sekarang. Kalau sudah meninggal sampai di Surga. 

Saudara-saudara, jangan main-main di perjamuan kudus. Jadi saya tadi pagi perjamuan kudus ada orang santai pegang roti, hebat nih perjamuan kudus tahun 2002. Mari kita hargai, siapa tidak menghargai tubuh Kristus dia bersalah. Mari kita hargai, mari kita yakini. Apa Tuhan perlu tidak mempercayai lagi kita? Jangan! Mari semua jemaat sore hari ini berdoa, Tuhan tetaplah percaya kepada kami, nyatakanlah kuasaMu. Nyatakanlah mujijatMu. Nyatakanlah belas kasihanMu. Nyatakanlah kasih sayangMu, Tuhan. Supaya Tuhan kami boleh senantiasa dapat berkat di dalam setiap kebaktian. Kami mau jaga pergaulan dan itu nyatakanlah kuasaMu, Tuhan. Haleluyah.
   

Minggu, 10 Februari 2002

Yohanes pasalnya yang ke 15
15:9. "Seperti Bapa telah mengasihi Aku, demikianlah juga Aku telah mengasihi kamu; tinggallah di dalam kasih-Ku itu. 
15:10 Jikalau kamu menuruti perintah-Ku, kamu akan tinggal di dalam kasih-Ku, seperti Aku menuruti perintah Bapa-Ku dan tinggal di dalam kasih-Nya. 
15:11 Semuanya itu Kukatakan kepadamu, supaya sukacita-Ku ada di dalam kamu dan sukacitamu menjadi penuh. 
15:12 Inilah perintah-Ku, yaitu supaya kamu saling mengasihi, seperti Aku telah mengasihi kamu. 
15:13 Tidak ada kasih yang lebih besar dari pada kasih seorang yang memberikan nyawanya untuk sahabat-sahabatnya. 
15:14 Kamu adalah sahabat-Ku, jikalau kamu berbuat apa yang Kuperintahkan kepadamu. 
15:15 Aku tidak menyebut kamu lagi hamba, sebab hamba tidak tahu, apa yang diperbuat oleh tuannya, tetapi Aku menyebut kamu sahabat, karena Aku telah memberitahukan kepada kamu segala sesuatu yang telah Kudengar dari Bapa-Ku. 
15:16 Bukan kamu yang memilih Aku, tetapi Akulah yang memilih kamu. Dan Aku telah menetapkan kamu, supaya kamu pergi dan menghasilkan buah dan buahmu itu tetap, supaya apa yang kamu minta kepada Bapa dalam nama-Ku, diberikan-Nya kepadamu. 
15:17 Inilah perintah-Ku kepadamu: Kasihilah seorang akan yang lain." 

Saudara-saudara, kekristenan bukan ini tidak boleh itu tidak boleh, bukan - itu bukan kekristenan. Kekristenan adalah hubungan cinta; kekristenan adalah hubungan kasih. Kalau saudara belum sampai kepada inti permasalahannya itu hubungan kasih, maka saudara belum mengerti apa itu kekristenan. Saya tadi lihat ada satu bapa duduk dipimpin oleh penerima tamu untuk duduk. Mungkin bapa ini baru, waktu duduk, yang duduk disebelahnya jemaat kasih tanganpun tidak, kasih senyumpun tidak - lu lu, gua gua. Ini yang saya takutkan kita ada disatu gereja, disatu ruangan tapi kita tidak kenal satu dengan yang lain. Jabat tanganpun tidak. Ada lagi yang cengengesan ini siswa nih. Ada yang cengengesan lagi memuji Tuhan. Nanti besok urusan sama saya. Tetapi saudaraku saya ingin beritahu kepada saudara bahwa kekristenan adalah hubungan cinta, hubungan kasih.  

Sebelum kita ngomong cinta sama Tuhan yang belum kelihatan, mari kita lihat dulu orang-orang yang disebelah kita ini. Jangan sampai kita kasar sama suami, jangan kita kasar sama istri, jangan kita kasar sama sesama kita. Mulai dari yang paling dekat. Jangan kasar sama istri, jangan kasar sama suami. Mulai dengan kasih mengasihi. Karena kalau saudara tidak mulai dari yang paling kecil, gimana saudara bisa mengerti mengasihi Tuhan. 

Mengasihi Tuhan ini berat. Tadi pagi saya berkata dalam Amsal 8:17 : Aku mengasihi orang yang mengasihi Aku dan siapa yang mencari Aku dengan rajin ia akan mendapatkan Aku. Dan saya sudah terangkan kepada jemaat tadi pagi bahwa Tuhan itu pertama yang mengasihi kita itu Tuhan karena Dia sang Causa Prima, Dialah yang Awal Dialah yang Akhir, Dia Alfa dan Dia yang Omega. Ketika Dia mengasihi kita, Dia mau lihat reaksi kita bagaimana. Ketika kita kembali mengasihi Dia - mungkin 10% 20% 30% atau 100% - itulah yang akan menentukan hubungan kita dengan Tuhan atau kasih Tuhan berikutnya kepada kita. Itulah yang menentukan hubungan sama seperti laki-laki melamar perempuan. Dia melamar. Yang laki-laki itu melamar perempuan dia ada hati sama perempuan. Ketika dia melamar perempuan ada dua kemungkinana, yaitu lamaran itu ditolak dan lamaran itu diterima. Nah, kalau dia ditolak sudah tidak ada urusan lagi tapi kalau dia diterima maka kasih yang kedua yang dia akan mengasihi kepada calon istri ini akan luar biasa karena dia sudah tahu bahwa lamarannya kasihnya yang pertama itu sudah diterima oleh calon istrinya. Demikianpun kita dengan Tuhan. 

Tuhan itu melamar diatas bukit Golgota. Pada waktu Dia mati tangannya dipaku kaki dipaku Dia mati bagi dosa-dosa kita. Dia tidak ada salah. Dia tidak pernah tahu salah, apa itu dosa dia tidak tahu. Tapi II Korintus 5 berkata Dia dijadikan dosa. Ini yang saya dan ahli-ahli teologi saya yakin tidak bisa ngerti bagaimana Tuhan Allah menjelma menjadi manusia didalam Yesus yang tidak ada dosa tidak ada salah, Dia dijadikan dosa. Bukan Dia menggantikan kita saja tapi Dia dijadikan dosa supaya dosa didalam Dia itu dihukum dan kita yang harusnya mati ini jadi hidup. Dia melamar. Pada waktu Dia melamar Dia mau lihat reaksi kita. Lihat reaksi orang Israel : Salibkan Yesus, salibkan Yesus. Dia menolak lamaran dari Tuhan. Tetapi ketika orang-orang kafir - saudara dan saya - yang seharusnya tidak dapat keselamatan mendapatkan keselamatan aliran dari pada Tuhan - Dia melamar. Nah, kita menerima Dia dengan menangis, dengan penuh sukacita cucuran air mata berbahagia, kita terima Yesus. Betapa indahnya waktu kita terima Yesus. Ada haleluyah, saudara?

Nah, hubungan yang indah itu antara kita dengan Yesus itulah yang harus kita terapkan hubungan kita dengan sesama manusia. Hubungan kita dengan Tuhan itu garis salib yang keatas vertical, hubungan kita dengan sesama itu horizontal dan memang vertical ini lebih panjang dari pada garis horizontal. Cinta sama Tuhan memang mesti lebih besar. Tapi cinta kepada sesama itu harus seimbang. 

Maka tadi pagi saya katakan saya tidak kaget Indonesia banjir itu saya tidak kaget. Tidak kaget longsor Situbondo saya tidak kaget karena di Situbondo lah 6 tahun yang lalu gereja-gereja dibakar. Salah satunya pendeta dia sudah tahu dia tidak bisa keluar gereja dia berlutut dimimbar sini. Orang lihat yang jadi saksi istrinya berlutut anak perempuannya dua berlutut dan gereja dibakar, mereka terpanggang hidup-hidup - tidak ada KOMNAS HAM di Jakarta yang membela mereka. Namanya pun hilang siapa dia tidak ada yang tahu. Tadi pagi saya katakan bahwa negara yang bisa mengelola air - itu ekonominya baik. Saya bicara bahwa Allah kita bisa mengelola air. Dia bersuara berfirman pada air bah yang besar. Singapura itu negara kota lebih kecil dari Jakarta. Curah hujan juga cukup besar dia disana tapi dia tidak pernah kena banjir karena dia sudah bisa mengatasi air itu. Dia bikin gorong-gorong yang rapih sebelum bikin rumah sebelum bikin kota, dia bikinkan dulu saluran air. Maka ketika hujan deras tidak pernah Singapura banjir - ekonominya bagus.      

Di Bali dengan sistim Subak nggak pernah ada banjir karena pengairannya diatur baik-baik. Ekonominya bagus -  karena bisa mengatasi air. Negara-negara dan daerah yang bisa mengatur air dengan baik, ramah terhadap air, air pun ramah sama dia. Lihat itu Belanda, namanya saja Netherland. Kemarin datang dari Belanda suami istri. Istrinya jemaat saya di Jakarta sekarang sudah jadi istri orang Belanda. Pertama yang dia ngomong orang Belanda sama saya itu saya bilang ada bahasa Indonesia yang baru. Dia bilang : Banjir. Itu saja yang dia tahu. Kenapa? Di Belanda saudaraku namanya saja Netherland, tanahnya rendah lebih rendah dari air laut. Kok nggak kebanjiran, kok bisa mengatasi malah dengan kincir anginnya itu dia bisa mengelola air supaya bisa mengadakan listrik, dsb. Ekonominya bagus, dsb. Karena dia ramah dia bisa mengerjakan kepada air ini. Maka disana ada banyak bendungan-bendungan sehingga nama-nama kotanya itu banyak pake dam : Rotterdam, Amsterdam, ... pokoknya ada dam dam. Di Indonesia sekarang ada juga 3 bendungan yang kita punya : Dendam, ... dan yang terakhir ini terendam. Jadi bendungan di Jakarta terendam karena kita tidak bisa ngatur air. Ekonominya kita amburadul. Air aja kita nggak bisa atur. Yah, kalau mendung saja tiap hari kok mendung ya aduh pak Yoyo kenapa mendung? Iya, saya bilang presiden kita aja namanya Mega. Mega itu kan yang banyak awan itu mega. Tapi masih mending daripada waktu presidennya Gus Dur - gelap semua. Jadi sekarang kita sudah tahu haleluyah Puji Tuhan. Sampe kalau Tahun Baru Imlek sekarang pemerintah memerintahkan jangan bilang Gong Xi Fat Cai tapi Ngung Si Coi - karena terlalu banyak pengungi.

Kembali lagi kepada pemikiran kita mengenai mengasihi. Kita ini terlalu mengawang-awang saudara. Kita ini terlalu yang mewah-mewah ayatnya yang mengawang-awang. Tuhan kita belum kita lihat kok. Mari kita terapkan kasih Allah yang agung yang besar itu, yang mengagumkan itu, yang membuat hati kita terharu, yang membuat kita menangis waktu menyanyi, bisa sadar waktu salah, bisa berbalik waktu kita keliru saudaraku - itu kasih Tuhan. Mari coba kita pakai itu kasih Tuhan saudaraku untuk mengerti apa yang dimaksud oleh FA itu. Coba kita maju kedepan dulu Yohanes 13
13:31. Sesudah Yudas pergi, berkatalah Yesus: "Sekarang Anak Manusia dipermuliakan dan Allah dipermuliakan di dalam Dia. 
13:32 Jikalau Allah dipermuliakan di dalam Dia, Allah akan mempermuliakan Dia juga di dalam diri-Nya, dan akan mempermuliakan Dia dengan segera. 
13:33 Hai anak-anak-Ku, hanya seketika saja lagi Aku ada bersama kamu. Kamu akan mencari Aku, dan seperti yang telah Kukatakan kepada orang-orang Yahudi: Ke tempat Aku pergi, tidak mungkin kamu datang, demikian pula Aku mengatakannya sekarang juga kepada kamu. 
13:34 Aku memberikan perintah baru kepada kamu, yaitu supaya kamu saling mengasihi; sama seperti Aku telah mengasihi kamu demikian pula kamu harus saling mengasihi. 
13:35 Dengan demikian semua orang akan tahu, bahwa kamu adalah murid-murid-Ku, yaitu jikalau kamu saling mengasihi." 

Mari saudara perhatikan ada satu kalimat sebelum Yesus bicara tentang saling mengasihi ada satu kalimat, yaitu ayat ke 33b dan seperti yang telah Kukatakan kepada orang-orang Yahudi : Ke tempat Aku pergi, tidak mungkin kamu datang. Saudara pasti mengerti saya tidak usah terangkan ayat ini. Ketempat Aku pergi, katanya, tidak mungkin kamu bisa datang. Tapi bacalah Yohanes 14:4. Dan ke mana Aku pergi, kamu tahu jalan ke situ." 

Kepada orang Yahudi, Dia berkata : Ketempat Aku pergi, kamu tidak boleh datang. Pasal 14:4 Ke mana Aku pergi, kamu tahu jalan ke situ." 

Loh, kalau sudah tahu jalannya, masa tidak boleh datang sampai ayat ke 5 
14:5 Kata Tomas kepada-Nya: "Tuhan, kami tidak tahu ke mana Engkau pergi; jadi bagaimana kami tahu jalan ke situ?" 
14:6 Kata Yesus kepadanya: "Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku. 

Mari kita gabung ke 3 ayat ini. Tidak bisa orang sampai kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku. Tapi kepada orang Yahudi : Ketempat Aku pergi kamu tidak boleh datang. Kepada murid-muridnya berkata : Ketempat Aku pergi kamu tahu jalan kesitu. Ini kata bersayap semua. Kenapa? Karena orang Yahudi tidak mengerti soal mengasihi; Yesus sendiri disalib.  Coba saudaraku, itu penghukuman dari Tuhan untuk orang Yahudi sampai sekarang masih - tiap hari ada yang mati. Memang Yerusalem tidak akan bisa dirampas dari orang Yahudi tidak bisa dirampas dari Israel walaupun Palestina ngotot minta Yerusalem Timur tidak akan bisa - itu ditulis di Alkitab. Tapi ribut besar. Tumpah darah. Kenapa? Kesalahan orang Yahudi. Yesus sendiri disalibkan. Pantas Yesus berkata : Ketempat Aku pergi kamu tidak boleh datang. Kenapa? Nah, ayat berikutnya 34 dari pasal 13. 
13:34 Aku memberikan perintah baru kepada kamu, yaitu supaya kamu saling mengasihi; sama seperti Aku telah mengasihi kamu demikian pula kamu harus saling mengasihi. 

Perhatikan saudara perintah Yesus ini. Beratnya luar biasa. Kamu harus saling mengasihi sama - tidak beda sedikitpun - sama seperti Aku telah mengasihi kamu. Bagaimana sih Tuhan Yesus mengasihi kita? Kita jalan, jalan, jalan salah berdosa keliru duh Tuhan ampuni saya. Saya sudah keliru. Tuhan ampuni tidak? Ampuni. Jatuh lagi dalam dosa. Minta ampun lagi sama Yesus. Yesus ampuni saya. Saya sudah jatuh dalam dosa - mungkin judi mungkin berjinah mungkin dosa-dosa lain minta ampun sama Tuhan Yesus. Dengar. Saya mau tanya Yesus ampuni nggak? Ampuni. Mari kita buka surat Roma sekarang Roma 

5:21 supaya, sama seperti dosa berkuasa dalam alam maut, demikian kasih karunia akan berkuasa oleh kebenaran untuk hidup yang kekal, oleh Yesus Kristus, Tuhan kita. 

6:1. Jika demikian, apakah yang hendak kita katakan? Bolehkah kita bertekun - atau terus menerus - dalam dosa, supaya semakin bertambah kasih karunia itu? 
6:2 Sekali-kali tidak! Bukankah kita telah mati bagi dosa, bagaimanakah kita masih dapat hidup di dalamnya? 
6:3 Atau tidak tahukah kamu, bahwa kita semua yang telah dibaptis dalam Kristus, telah dibaptis dalam kematian-Nya? 
6:4 Dengan demikian kita telah dikuburkan bersama-sama dengan Dia oleh baptisan dalam kematian, supaya, sama seperti Kristus telah dibangkitkan dari antara orang mati oleh kemuliaan Bapa, demikian juga kita akan hidup dalam hidup yang baru. 

Jadi mumpung kita mau tahun baru ini jadi saya mau bilang hidup baru. Saya kasih ilustrasi lagi. Ini ruangan mimbar ini didalam Kristus. Kita berdosa saya berdosa saudara berdosa. Minta ampun sama Tuhan. Saudara tadi bilang diampuni nggak? Diampuni. Kita masuk lagi. Berdosa lagi. Kita minta ampun sama Tuhan. Saudara bilang diampuni apa nggak? Diampuni.  Minta ampun lagi. Kita berdosa lagi. Kita minta ampun lagi, diampuni nggak? Diampuni. Itu Yesus. Tapi Roma 6 itu ada ayat 23. Kita baca 
6:23 Sebab upah dosa ialah maut; tetapi karunia Allah ialah hidup yang kekal dalam Kristus Yesus, Tuhan kita.

Heg berdosa minta ampun berdosa heg, silahkan. Permainkan anugerah Tuhan , nanti saudara akan ketemu maut -  karena upah dosa itu maut. Ada upahnya ada pahalannya. Kita berdosa itu ada pahalanya - maut, kematian. Diampuni ,  diampuni tapi akibat dari dosa itu ada. Sekarang tembok ini kita paku dengan paku pake palu. Kita cabut itu paku kita plester lagi. Jadi lagi - tapi bekasnya ada. Jadi Roma 6:4b demikian juga kita akan hidup dalam hidup yang baru. 

Nah, apa itu hidup yang baru saudara-saudara? Apa hidup baru itu pake baju baru seperti tahun baru. Kembali lagi kepada Yohanes 13 tadi : Aku berikan kepadamu perintah baru. Kalau hidupnya baru perintahnya baru, perjanjiannya baru. Ayat 34  
13:34 Aku memberikan perintah baru kepada kamu, yaitu supaya kamu saling mengasihi; sama seperti Aku telah mengasihi kamu demikian pula kamu harus saling mengasihi. 
13:35 Dengan demikian semua orang akan tahu, bahwa kamu adalah murid-murid-Ku, yaitu jikalau kamu saling mengasihi." 

Saudara-saudara, kalau saudara bawa Alkitab ke gereja orang akan tahu saudara orang kristen tapi orang tidak tahu saudara murid Yesus. Orang akan tahu saudara murid Yesus waktu saudara saling mengasihi. Seorang istri akan mulia, akan dihormati, akan dihargai waktu dia tidak kasar terhadap suami, demikian sebaliknya. Saya sudah pernah saksikan kepada saudara teman saya anggota GKI di Jakarta bapak Hutomo dia kena sakit kanker usus. Badannya turun 30 kg lebih sampai tangan saya ini jauh lebih besar dari kaki dia. Saudara bisa bayangkan. Makan saja apa keluar, makan keluar. Jadi dia agak stress. Kita tahu. Istrinya telepon saya : Pak Awondatu. Kenapa? Ini kekasih saya ini aduh marah-marah terus. Siapa kekasih? Iya ini suami saya. Kenapa? Saya suapin dia, dia sembur saya - sembari ketawa. Kekasih saya ini masih ingat masa kecil suka main sembur-semburan, katanya. Jadi kasih makan bubur, istrinya disembur sama bubur. Dibura ai teu nyaho disembur mah. Dia tidak marah. Dia tidak berlaku kasar, dia tidak mengatakan hal-hal yang kasar. Sampai suaminya minta maaf lagi. 

Ada satu istri di Jakarta terus-terusan kirim SMS sama saya karena bebannya sangat berat. Satu hari bisa 4-5 sms bersambung karena suaminya memelihara ayam negeri sampai dua. Satu di Cirebon satu di Jawa Tengah itu ayam negeri. Jadi terpukul dia, dia mau minta cerai. Saya bilang jangan. Apa rahasianya pak, bagaimana supaya ... Saya bilang kasihi, cintai dia, maafkan dia. Tadi pagi saya datang lebih cepat, saya datang di Jakarta jam 9.15 sudah sampai maka jiwa yang pertama datang di kebaktian itu keluarga ini dengan suaminya. Istrinya berterima kasih karena suaminya dengan kekuatan FA, kekuatan dari Tuhan membuang itu ayam negeri yang di Cirebon dia buang, yang di Jawa Tengah dia buang dan dia kembali kepada ayam kampung, kepada istri yang sejati. Jadi saya lihat aduh berbahagia sekali. Pertama saya lihat dia puji-pujian suaminya begini saja... Nggak nyanyi dia. Saya lihat memimpin pujian begini dia pakai Taliban saudaraku ini kumis sama brewok nggak mau nyanyi. Tapi begitu habis FT saya lihat dia angkat tangan dia menyembah Tuhan saya lihat ada tetesan air mata dimatanya. Hanya kasih yang bisa merubah manusia. Tidak bisa saudaraku dengan kekuatan lain. Hanya kasih. Itu sebabnya kasihilah supaya kamu saling mengasihi sama seperti aku telah mengasihi kamu demikian juga kamu harus saling mengasihi dengan demikian semua orang akan tahu bahwa kamu adalah muridku, yaitu jikalau kamu saling mengasihi. 

Maka saya mulai dari salib yang melintang saling mengasihi sesama manusia. Jadi mulai minggu depan biasakanlah kalau ada yang duduk disebelah kita, kita nggak kenal - berkenalan, kasih tangan, kasih senyum.  Tidak ada rugi tapi banyak berkat. Puji Tuhan. Jangan acuh beibeh. Ini gereja. Ini rumah sukacita, rumah pokok ara, rumah pokok anggur - ada sukacita. Jangan sampai aduh siapa dia kita nggak tahu kita nggak kenal. Kasih tangan. Saudara mungkin belum pernah lihat saya suka turun ke bawah sebelum khotbah kalau masih ada waktu. Saya suka panggil anak-anak tuh anak-anak jemaat. Saya bilang : Cium oom Yoyo - oh, mereka lari semua. Ada yang ingus kesana kemari. Tapi saya bangga saya disayang sama anak kecil. Ini hari Selasa saya bingung harus berapa ang pao saya siapkan. Saudara, kembali kepada saling mengasihi ini. Mulai dari yang paling dekat - istri kita, suami kita. Coba sayangi dia. Itu Tuhan kasih istri disebelah kita Tuhan kasih suami disebelah kita. Tuhan tes Tuhan mau lihat bagaimana ya. Nah,  kita lihat itu dalam I Yohanes  
3:18 Anak-anakku, marilah kita mengasihi bukan dengan perkataan atau dengan lidah, tetapi dengan perbuatan dan dalam kebenaran. 
3:19 Demikianlah kita ketahui, bahwa kita berasal dari kebenaran. Demikian pula kita boleh menenangkan hati kita di hadapan Allah, 
3:20. sebab jika kita dituduh olehnya, Allah adalah lebih besar dari pada hati kita serta mengetahui segala sesuatu. 
3:21 Saudara-saudaraku yang kekasih, jikalau hati kita tidak menuduh kita, maka kita mempunyai keberanian percaya untuk mendekati Allah, 
3:22 dan apa saja yang kita minta, kita memperolehnya dari pada-Nya, karena kita menuruti segala perintah-Nya dan berbuat apa yang berkenan kepada-Nya. 

Saya itu terus terang baru kali saya baca ayat ini sudah dari tahun 68 saya baca bulak-balik Alkitab tapi ayat ini baru hidup sekarang. Coba perhatikan lagi.  3:18 Anak-anakku, marilah kita mengasihi bukan dengan perkataan atau dengan lidah, tetapi dengan perbuatan dan dalam kebenaran. 

Saya kasih ilustrasi. Pemain musik tidak usah ngomong saya mengasihi Tuhan. Tidak usah. Karena dengan dia berbuat bermain musik di gereja, saya tahu dia mengasihi Tuhan. Yang mengatur overhead, yang mengatur sound system, yang mengatur lampu tidak usah ngomong saya mengasihi Tuhan. Tidak usah. Dengan dia mereka mau mengatur sound system, mengatur lampu, mengatur AC dsb, saya tahu dia mengasihi Tuhan. Dengan apa? Perbuatan. Berikut ayat 19 Demikianlah kita ketahui, bahwa kita berasal dari kebenaran. Demikian pula kita boleh menenangkan hati kita di hadapan Allah, 

Ternyata kalau kita melakukan kasih ini kepada Tuhan dengan berbuat apa yang dia suruh, heran itu bisa menenangkan hati kita. Ini yang saya bilang baru. Waktu kita berbuat kehendak Tuhan waktu kita melakukan yang paling rendah tidak ada orang lihat ngepel gereja sapu gereja bukan karena diperintah bukan karena tugas tapi karena dia cinta kepada Tuhan. Hatinya dia boleh ditenangkan oleh Tuhan. Dia bedstone dia puasa dia berbakti dia ke gereja bukan karena ingin dapat berkat bukan karena tidak ada teman dirumah bukan karena ah daripada kesel. Bukan. Tapi karena dia mengasihi Tuhan - hatimu boleh ditenangkan. Kenapa saudaraku kita banyak orang Sunda bilang kaweur geumpeur ngeri tidak tahu harus berbuat apa, kadang bingung dalam hidup? Karena kita tidak melakukan kita tidak mengerjakan mengasihi sesama mengasihi Tuhan itu. Boleh menenangkan hatinya dihadapan Allah.  Ayat 20    

3:20. sebab jika kita dituduh olehnya, Allah adalah lebih besar dari pada hati kita serta mengetahui segala sesuatu. 

Coba saudara lihat ini. Dia jadi advocate. Dia jadi pembela. Waktu kita ditenangkan oleh Tuhan karena hati kita ini karena kita  melakukan FA yang sederhana melakukan mengerjakan perintah Tuhan. Nah, saya masuk lebih dalam sekarang. Seorang istri. Dia melayani suami mengasihi suaminya membela suaminya menjaga memelihara. Dia masak buat suaminya dia apa buat suaminya karena Tuhan. Hatinya boleh ditenangkan. Seorang suami mengasihi istrinya. Tidak kasar, tidak menyakiti, mengasihi, membela, menyayangi dengan tindakan dengan perbuatan dengan perkataan - hatinya boleh ditenangkan. Lalu kalau tiba-tiba hati kita menuduh kita - ada yang bela, yaitu Tuhan yang mengetahui lebih besar dari hati kita Dia akan bela. Sukar barangkali saudara mengerti tapi kita baca ayat 21.   
3:21 Saudara-saudaraku yang kekasih, jikalau hati kita tidak menuduh kita, maka kita mempunyai keberanian percaya untuk mendekati Allah, 

Sekarang saya pakai kegerakan. Kita mau mendekati Tuhan karena hati kita tidak menuduh kita, kita mau mendekati Tuhan. Punya keberanian percaya, itupun kehendak Tuhan. Tuhan mau kita mendekati dia. Tapi tiba-tiba hati kita dituduh. Kenapa hati kita dituduh - itu Iblis. Ah, kamu nggak baik, kamu masih ada dosa, kamu masih ada salah. FA tadi katakan ada yang bela. Tuhan Allah lebih besar dari hati kita - Dia bela. karena Dia sudah menenangkan hati kita karena kita berbuat kehendak Dia. Kenapa Dia bela? Supaya kita bisa terus mendekatkan diri kita kepada Tuhan. Bisa bilang amin saudara? Itu isi hatinya Tuhan. 

Jadi isi hatinya Tuhan saudaraku ingin supaya kita mendekat kepada Dia. Begitu saudara datang saja kebaktian udah berapa puluh persen hati Tuhan sudah disenangkan. Dengar FA hati Tuhan lebih disenangkan. Tetapi begitu saudara pulang ke rumah berbuat melakukan FA - 100% hati Tuhan disenangkan. Dan saudara mempunyai hak sepenuhnya untuk mempunyai ketenangan hati. 

Saya pernah cerita tapi tidak apa saya ulangi lagi. Waktu Israel mau keluar dari Mesir jauh-jauh hari Yusuf sudah disana lebih dulu. Maka Firaun bilang sama Yusuf : Aku kasih sama kamu satu tanah kecil saja di Mesir namanya Goshen cukup buat kamu punya mama papa saudara-saudaramu berkeluarga. Iya nggak apa-apa. Terima kasih. Taruh di Mesir. Sampai 400 tahun Yusuf saudara sudah mati, orang Israel sudah beranak pinak disana sudah jadi banyak sudah jadi 3 juta. Firaun nya yang baik sudah mati juga, ada Firaun yang jahat jaman Musa. Tuhan marah sama Firaun bikin 10 macam bala. Seluruh Mesir gelap, di Goshen terang. Padahal sama, Goshen itu juga di Mesir. Di seluruh Mesir air jadi darah, di Goshen tetap Aqua. Seluruh Mesir ada katak di tiap kamar ditiap ruangan didapur sampai tempat tidur ada katak, di Goshen tempat orang Israel nggak ada. Ada tabuhan tawon seluruh Mesir, di Israel nggak. 

Ini Cianjur begini besar. Saya baru dapat keterangan 1.900.000 sekarang penduduk Cianjur. Dulu waktu saya SMA hanya 240.000. Sekarang 1.900.000. Dari 1.900.000 hanya ini yang mencari Tuhan dengan saudara kita di gereja lain. Sampai di kalkukasi sama Departemen Agama di Cianjur hanya 8.000 orang kristen. Saya protes. Diseluruh Cipanas, Cibeber, Pasir Nangka semua dihitung ada 24 gereja 8.000 nggak perlu katanya ada gereja baru, kata Departemen agama. Ada 8.000 orang dari 1.900.000 penduduk Cianjur - 8.000 orang kristen. Tapi biar cuma 8.000, orang lain gelap - kita tidak gelap. Orang lain susah, kita tidak susah. Ada pembela hati kita, ada pembela keluarga kita, ada pembela usaha kita, ada pembela - asal saudara mengerti itu mengasihi Tuhan tadi dengan segenap hati. 

Apa saudara kira orang dari Sukabumi itu tidak diberkati dengan double. Dia diberkati double karena saudara disini cuma pake angkot, tapi mereka datang pakai mobil sendiri. Mereka harus siap jam 3.00 di Sukabumi jemput sana jemput sini untuk datang di kebaktian. Kalau mau bilang weugah di Cianjur ke gereja weugah sama di Sukabumi weugahan orang Sukabumi. Pasti jauh 30 KM mesti bangun tapi mereka datang. Pasti berkatnya juga 2x lipat.

Saudara-saudara kita punya anugerah sama dari Tuhan aman dan amin tapi berkat secara apa yang kita berbuat untuk Tuhan berbeda. Yang datang kesini cuma jalan kaki cuma tujuh langkah dari gereja berkatnya lain sama yang 7 km dari gereja. Yang tidak naik angkot sama yang naik angkot saudaraku beda berkatnya dari Tuhan karena Tuhan lihat yang ini ngeluarin duitnya lebih banyak. Yang datang pagi jam 4 sudah datang sama yang terlambat, berkatnya juga lain. Ini Tuhan itu saudaraku orang Yahudi ingat ya masih turunan orang Yahudi pintar ngitung, hati hati loh. Jadi kalau saudara rajin jangan takut. Pokoknya jangan takut kalau saudara rajin tapi kalau saudara belang bentong nanti datang nanti nggak, oh Dia juga pintar ngitungnya. Nanti saudara dapat berkat nanti nggak. Kenapa? Saudara doa minggu : Oh, Tuhan berkati saya. Tuhan, rumah tangga keluarga saya, Tuhan berkati saya. Departemen Perindustrian dan Perdagangan didalam Kerajaan Surga dipanggil sama Yesus. Siapa tuh orang yang menangis-nangis di gereja itu? Dia minta berkat. Berkati, catat namanya. Kapan mau diberkati?  Minggu depan. Minggu depan sudah dipak sudah siap, saudara nggak datang di gereja. Bagian Departemen Perdagangan dan Departemen Berkat, saudaraku, laporan nggak datang. Saudara nggak datang, simpan di gudang. Minggu depannya lagi saudara datang : Oh, Tuhan mana yang saya minta itu, belum datang juga? Tuhan dengar lagi Dia bela : Kenapa kamu tidak kirim kemarin? Saya sudah kirim, tapi orangnya nggak ada. 

Mari kita pakai secara bodoh. Mari kita pikir secara sederhana. Coba saudara sekolah nanti datang nanti nggak. Apa saudaraku raport saudara biru semua? Oh, tidak. Ada yang merah ada yang biru. Kadang saudara saya ingat dulu ada cerita satu anak dia bawa raportnya kerumah hampir merah semua. Bapa nya bilang kenapa kamu punya nilai merah semua? Itu namanya pah, berani mati. Padahal bodoh saudara, merah semua. 

Jadi kembali kepada FA. Mari kita datang kepada Tuhan dengan cara yang sederhana. Mulai dari istri yang paling dekat, mulai dari suami yang paling dekat, mulai dari lingkungan kita semua oke. Ayat yang terakhir kita mau lihat I Yohanes 
4:15 Barangsiapa mengaku, bahwa Yesus adalah Anak Allah, Allah tetap berada di dalam dia dan dia di dalam Allah. 
4:16 Kita telah mengenal dan telah percaya akan kasih Allah kepada kita. Allah adalah kasih, dan barangsiapa tetap berada di dalam kasih, ia tetap berada di dalam Allah dan Allah di dalam dia. 
4:17. Dalam hal inilah kasih Allah sempurna di dalam kita, yaitu kalau kita mempunyai keberanian percaya pada hari penghakiman, karena sama seperti Dia, kita juga ada di dalam dunia ini. 
4:18 Di dalam kasih tidak ada ketakutan: kasih yang sempurna melenyapkan ketakutan; sebab ketakutan mengandung hukuman dan barangsiapa takut, ia tidak sempurna di dalam kasih. 
4:19 Kita mengasihi, karena Allah lebih dahulu mengasihi kita. 

Maka dalam kebaktian tadi pagi, pertama yang mengasihi adalah Allah. Lalu kita respon kita mengasihi Dia lalu kedua kali Dia mengasihi kita dengan seperti laki-laki yang melamar tadi. Pertama Dia melamar diatas Bukit Golgota. Saudara kita terima kepada Dia. Terimakasih Tuhan saya sudah selamatkan. Tetapi setelah diselamatkan itu kita apa? Dengar baik-baik. Saya tidak akan bicara lagi di kebaktian lain. Ini saya mau tuntaskan malam ini. Jangan mencoba menjadi berlayak dihadapan Tuhan karena Alkitab sudah katakan tidak ada satupun tidak ada seorangpun yang layak.  Begini. Jangan saudara kebaktian supaya saya jadi layak dihadapan Tuhan. Kita kebaktian nggak bisa bikin kita layak. Jangan kita berdoa supaya kita qualified layak dihadapan Tuhan. Jangan - kita berdoa nggak bisa bikin kita layak. Jangan kita puasa supaya saya berlayak dihadapan Tuhan. Jangan - puasa tidak bisa bikin kita layak. 

Saudara sudah dilayakkan oleh Tuhan pada waktu Dia mati diatas Bukit Golgota. Pada waktu saudara menerima Yesus dan pada waktu saudara berkata mari masuk Yesus dalam hati saya, saudara yang berdosa sudah dilayakkan oleh Tuhan. Ada haleluyah? Jangan berbakti supaya layak tetapi berbaktilah karena kita sudah dilayakkan oleh Tuhan. Jangan berdoa supaya layak tapi berdoalah karena Tuhan jadikan saya layak itu sebabnya saya berdoa. Jangan berpuasa supaya layak tapi berpuasalah karena  terimakasih Tuhan  kalau Engkau sudah bikin saya layak saya mau belajar berpuasa. Jangan memakai kata-kata positif supaya layak. Tidak - tapi karena kita berlayak. Itulah sebabnya kita memakai kata-kata yang positif. Jangan kita bedstone supaya kita layak tapi bedstone lah  karena Tuhan sudah melayakkan saya. Jadi lain saudara. Nanti datang di kebaktian bukan karena mau berkat, bukan karena takut sama Tuhan tapi kita datang kekebaktian karena cinta Tuhan karena kita sayang sama Tuhan karena kita aduh, Tuhan Yesus baik sekali, saya cinta sama Tuhan. Waktunya saya harus pergi ke gereja tamu masih ada sorry saya musti kebaktian. Karena ada cinta  yang lebih membara ada cinta yang menggebu-gebu. Jangan berkorban kasih persepuluhan kasih persembahan karena supaya kita layak. Jangan - tapi korban dan bawalah persepuluhan karena Tuhan sudah jadikan kita layak. 

Dengar satu cerita : Di Amerika dibikin satu kebaktian untuk memperingati satu keluarga yang anaknya mati di Vietnam tertembak. Jadi pendeta itu berkata kebaktian ini ditujukan untuk mengingat seorang anak yang umur 28 tahun dia meninggal dalam peperangan dan papa mamanya ada disini. Setelah kebaktian selesai, bersaksilah papa mamanya. Saya mempersiapkan cek ini 1000US$ untuk mengingat anak saya. 1000US$ ini saya sumbangkan untuk gereja. Ada satu jemaat istrinya dia korek sama suaminya : Marilah kita juga nyumbang yu 1000US$. Suaminya bilang begini : Buat apa kita nyumbang 1000US$. Kan anak kita nggak mati di Vietnam? Istrinya bilang : Justru anak kita nggak mati itulah kita mau menyembah sama Tuhan karena anak kita tidak mati. Orang itu nyumbang untuk mengingat anaknya yang mati. Mari kita memberi sama Tuhan karena anak kita tidak mati,  anak kita hidup. 

Jangan kita memberi supaya kita layak. Jangan kita membawa perpuluhan supaya Tuhan senang sama kita. Tidak. Tapi bawalah persepuluhan bawalah persembahan itu karena Tuhan sudah membuat saya layak.  

Kemarin  saya ketemu dengan pak Syarwan Hamid. Saya mau cukur di Jakarta staffnya dia lihat saya. Tukang cukur belum buka. Ternyata pak Syarwan Hamid juga mau ketukang cukur itu. Tetapi saudaraku karena mungkin waktu, dia cari kesalon yang lain. Staffnya : Pak Yoyo bagaimana baik? Siapa, maaf saya nggak kenal? Oh, Pak Yoyo lupa ya saya kan staffnya pak Syarwan Hamid. Oh, ya sorry sorry. Mana pak Syarwan Hamid? Tuh, ada di salon. Ah, saya mau ketemu ah. Saudara-saudara, bapak Syarwan keluar dari sana karena kan mustinya saya tuh masuk dong kesana. Dia keluar dari salon berpelukan di luar. Gimana baik. Dia bilang sebetulnya saya juga mau cukur disitu tapi ah sudahlah... 

Saya datang kepada dia bukan karena apa-apa.  Tidak ada keperluan tapi karena hubungan baik. Saya mengunjungi rumahnya, dia datang di rumah saya. Dia kasih cincin sama saya emas asli - ada tulisannya SH, Syarwan Hamid. Tapi kalau saya pakai kan seperti Sarjana Hukum. Saya nggak bisa kasih apa-apa sama dia saya kasih perkutut sama dia yang juara. Diterima. Sama orang yang lain agama saja kita bisa begitu, apalagi sama sesama anak Tuhan. Masa ada orang duduk sebelah kita, kita tidak kasih tangan. Mentang-mentang teu wauh. Belajar kenal.  Kita tidak seperti jaman tahun 80-an, jaman itu artis-artis bertobat. Saya yang protes pertama, saya yang kritik pertama. Karena artis-artis Kukasihi kau dengan kasih Tuhan - jalan dikebaktian, peluk-pelukan, cium-ciuman pipi. Saya bilang saya tidak setuju. Kaget mereka. Tapi udah. Akhirnya diturut sama saya. Kenapa bapa nggak setuju? Tabe saja jabat tangan sajalah cukuplah. Karena jangan cium-ciuman beginilah. Kenapa saudara? Karena yang dicium itu yang cakep sama yang ganteng. Ada encim-encim, saudara-saudara sudah ompong mungkin ya dia pakai sanggul, dia tunggu-tunggu untuk dicium nggak ada yang mau cium dia. Udah ada yang mau datang tahu-tahu dia kelewat lagi sampai dia akhirnya duduk saudaraku. Karena apa? Karena itu bukan kasih yang bener, karena kasihnya mata. Kalau memang kasih dari Tuhan, yang lemong yang boek semua cium. Tapi karena ini akhirnya ini si encim itu dia pegang tembok saja, saudaraku. 

Nah, kembali kepada FA pada malam hari ini. Dimanakah kita punya posisi? Hei, Adam dan Hawa, dimanakah engkau? Itu Tuhan punya isi hati. Dia ingin bercengkerama. Dia ingin dekat dengan kita. Tapi mungkin kita terlalu sibuk. Malam hari ini kita mau buka hati kita. Tuhan saya mau mengasihi Engkau, saya mau mengasihi sesama kami. Mari kita berdiri bersama-sama.

 

Minggu, 17 Februari 2002

Mari kita buka Alkitab kita, saudara-saudara, bersama-sama di dalam Kitab Obaja. Kitab Nabi Obaja itu hanya satu pasal. Maka agak sukar saudara mungkin mencarinya karena terjepit disela-sela kitab nabi-nabi kecil, antara Mikha, Nahum, Habakuk, Amos, Nabi Yunus. Sebelum Nabi Yunus itulah ada kitab Nabi Obaja. Hanya satu pasal, jadi kita akan membaca pasal 1:17 mulai,

1:17. Tetapi di gunung Sion akan ada orang-orang yang terluput, dan gunung itu akan menjadi tempat kudus; dan kaum keturunan Yakub akan memiliki pula tanah miliknya. 
1:18 Kaum keturunan Yakub akan menjadi api dan kaum keturunan Yusuf menjadi nyala api, dan kaum keturunan Esau menjadi tunggul gandum: mereka akan membakar dan memakan habis sekaliannya, dan dari kaum keturunan Esau tidak ada seorangpun yang terlepas, sebab Tuhanlah yang berfirman demikian. 
1:19 Maka orang-orang Tanah Negeb akan memiliki pegunungan Esau, dan orang-orang Daerah Bukit akan memiliki tanah orang Filistin. Mereka akan memiliki daerah Efraim dan daerah Samaria, dan suku Benyamin akan memiliki daerah Gilead. 
1:20 Orang-orang Israel yang diangkut ke dalam pembuangan akan memiliki tanah orang Kanaan sampai ke Zarfat; dan orang-orang Yerusalem yang diangkut ke dalam pembuangan, yang ada di Sefarad, akan memiliki kota-kota di Tanah Negeb. 
1:21 Penyelamat-penyelamat akan naik ke atas gunung Sion untuk menghukumkan pegunungan Esau; maka Tuhanlah yang akan empunya kerajaan itu.

Kalau saudara baca ini saudara akan bingung karena terlalu banyak nama-nama yang ada disana. Tetapi mari, saya akan pilah-pilah supaya saudara tidak bingung. Ada seorang yang bernama Ishak. Aku ini, katanya Tuhan, Allah Ibrahim, Ishak dan Yakub. Setelah Ishak ini... Ishak ini punya dua anak, Esau dan Yakub. Esau itu dikasih nama Esau artinya merah karena waktu lahir itu bayi berbulu merah. Itu sebabnya kadang-kadang Esau disebut Edom. Yakub ini dia putih, licin, dan bersih, tidak seperti kakaknya. Pada waktu mereka dilahirkan, mereka dilahirkan dengan satu nubuatan. Kita lihat lebih dahulu didalam kitab Kejadian, nanti kita akan kembali ke dalam kitab Obaja tadi. Dalam kitab Kejadian pasalnya yang ke 25:19,

25:19. Inilah riwayat keturunan Ishak, anak Abraham. Abraham memperanakkan Ishak. 
25:20 Dan Ishak berumur empat puluh tahun, ketika Ribka, anak Betuel, orang Aram dari Padan-Aram, saudara perempuan Laban orang Aram itu, diambilnya menjadi isterinya. 
25:21 Berdoalah Ishak kepada TUHAN untuk isterinya, sebab isterinya itu mandul; TUHAN mengabulkan doanya, sehingga Ribka, isterinya itu, mengandung. 
25:22 Tetapi anak-anaknya bertolak-tolakan di dalam rahimnya dan ia berkata: "Jika demikian halnya, mengapa aku hidup?" Dan ia pergi meminta petunjuk kepada TUHAN. 
25:23 Firman TUHAN kepadanya: "Dua bangsa ada dalam kandunganmu, dan dua suku bangsa akan berpencar dari dalam rahimmu; suku bangsa yang satu akan lebih kuat dari yang lain, dan anak yang tua akan menjadi hamba kepada anak yang muda." 
25:24 Setelah genap harinya untuk bersalin, memang anak kembar yang di dalam kandungannya. 
25:25 Keluarlah yang pertama, warnanya merah, seluruh tubuhnya seperti jubah berbulu; sebab itu ia dinamai Esau. 
25:26 Sesudah itu keluarlah adiknya; tangannya memegang tumit Esau, sebab itu ia dinamai Yakub. Ishak berumur enam puluh tahun pada waktu mereka lahir. 
25:27 Lalu bertambah besarlah kedua anak itu: Esau menjadi seorang yang pandai berburu, seorang yang suka tinggal di padang, tetapi Yakub adalah seorang yang tenang, yang suka tinggal di kemah. 
25:28 Ishak sayang kepada Esau, sebab ia suka makan daging buruan, tetapi Ribka kasih kepada Yakub.

Sampai di situ dulu. Saudara-saudara, sekarang saudara tahu bahwa ... kita kembali kepada Obaja. Saudara tahu bahwa yang mana Yakub dan bagaimana Esau. Jadi mereka ini anak kembar. Esau keluar dulu, saudara-saudara. Badannya berwarna merah, berbulu merah, itu sebabnya kadang-kadang dia disebut Edom karena berwarna merah yah. Dia suka berburu, dia suka dengan hal-hal yang keras, dengan hal-hal yang ada hubungan dengan membunuh. Membunuh binatang, berburu, makan, membawa daging, dan sebagainya untuk ayahnya. Tetapi Yakub ini seorang yang tenang. Dia suka ada di dalam rumah. Dia suka ada di dalam kemah. Esau anak papa, Yakub anak mama. 

Dengar yah, dari Esau turunlah orang-orang Arab. Dari Yakub turunlah orang Israel. Saudara lihat orang Arab, biasa dengan hal-hal yang keras. Saudi Arabia benderanya saja lambangnya pedang, sabit, pedang. Seorang yang keras. Esau. Baru-baru ini menteri perhubungan dari Afghanistan, karena gagal, pesawat untuk naik haji orang Afghanistan, gagal, terlambat saja, maka jemaah haji yang menunggu pesawat tidak sabar, naik ke pesawat dimana ada menteri itu, dipukuli sampai mati dan mayatnya dilempar dilapangan terbang. Mau naik haji membunuh menteri. Kalau saudara orang kristen, saudara tidak boleh kaget karena ini turunan Esau. Biasa dengan kekerasan. Jadi Osama bin Laden, orang senang membunuh, orang senang teror dan sebagainya, Abu Sayyaf di Filipina, itu saudara jangan heran karena mereka keturunan Esau. Suka perang, suka yang keras. 

Tapi Yakub menurunkan orang Israel, adiknya. Lebih tenang Israel nih, tapi lebih licik. Maka Yakub ini kan licik, menipu. Israel ini penuh tipu daya. Kalau hitung jumlah, Arab ini 500 juta. Orang Israel cuma 3 juta. Tapi aneh, 500 juta ini tidak bisa mengalahkan Israel yang 3 juta. Kalau saudara orang kristen, kita tidak heran karena sudah ditulis di dalam Alkitab. Adiknya akan lebih kuat dari kakaknya. Boleh saya terus? Dari kaum Esau ini turunlah agama Islam. Dari Yahudi ini menurunkan Yesus, cikal bakal orang Kristen. Walaupun orang Yahudi tidak percaya kepada Yesus sampai sekarang, tapi Yesus itu, menurut Yohanes 4, Dia berkata: keselamatan datang dari bangsa Yahudi. Turunkan kristen. Maka saudara lihat dua agama ini. Yang satu senang keras, jihad, keras. Yang satu mengalah. Gerejanya dibakar, diem. Yang satu keras ini. Kalau saudara orang kristen, jangan kaget. Karena ini memang sudah ditulis. Karakternya begitu. Sekarang saudara akan mengerti kalau saya baca lagi dari ayat 17, Obaja.

1:17. Tetapi di gunung Sion akan ada orang-orang yang terluput, dan gunung itu akan menjadi tempat kudus; dan kaum keturunan Yakub akan memiliki pula tanah miliknya. 

Ini bisa bicara secara hurufiah. Orang Israel kan baru merdeka kan tahun 48, sekarang dia sudah memiliki lagi tanahnya yang dahulu dirampas. Sudah. Tetapi secara rohani, Yakub ini bicara dari umat Tuhan. Israel rohani - saudara dan saya. Akan ada banyak hal yang dirampas dari kita. Iblis merampas sukacita. Iblis merampas damai sejahtera. Iblis merampas ketenangan hidup. Iblis merampas kesehatan tubuh. Iblis merampas persatuan. Iblis merampas harmonis suami dan istri. Iblis mau merampas ketaatan jemaat pada Tuhan. Iblis mau merampas ketaatan Adam dan Hawa kepada Tuhan. Itu Iblis mau merampas, banyak yang dirampas. Tetapi Sion itu bicara gereja di dalam Perjanjian Lama. Sion. Tetapi dalam Perjanjian Baru saudara dan saya disebut gereja. Apa dikatakan disana? Kaum keturunan Yakub akan memiliki pula tanah miliknya. Saudara-saudaraku, apa yang menjadi milik kita tidak akan bisa dirampas orang. Satu kali kelak Tuhan akan kembalikan kepada kita. Hak saudara tidak bisa diambil. Itu rejeki saudara, itu hoki saudara, hak saudara. Tuhan pasti akan kembalikan. Berikut, ayat 18:

1:18 Kaum keturunan Yakub akan menjadi api dan kaum keturunan Yusuf- masih turunan Yakub- menjadi nyala api, dan kaum keturunan Esau menjadi tunggul gandum:- saudara-saudara, gandum itu kalau sudah diambil gandumnya, tinggal tunggulnya, batangnya. Tinggal chaff, tinggal dia punya batang, lalang, tinggal dia punya lalang, tinggal dia punya batang. Tidak ada hasil .- mereka akan membakar dan memakan habis sekaliannya, dan dari kaum keturunan Esau tidak ada seorangpun yang terlepas,- ngeri memang. Tapi saya musti cerita. Supaya saudara tenang. - sebab Tuhanlah yang berfirman demikian. 

Maksudnya begini. Kalau mereka ada problem, susah dapat kelepasan. Kalau saudara ada problem, ada kelepasan. Kalau mereka mendapatkan percobaan, susah ada jalan keluar. Tapi kalau saudara mendapat percobaan selalu akan ada jalan keluar. Itu janji daripada Tuhan. Sudah dari kitab Nabi Obaja. Cuma satu pasal tapi isinya luar biasa.  

1:19 Maka orang-orang Tanah Negeb akan memiliki pegunungan Esau, dan orang-orang Daerah Bukit akan memiliki tanah orang Filistin. 

Filistin ini Palestina, Tanah Negeb. Orang-orang yang biasa di luar akan memiliki tanah pegunungan Esau. Esau tuh punya gunung, tapi nanti dimiliki orang. Mari sekarang kita lihat negara kita. Negara kita ini adalah negara agraria, negara pertanian. Dibandingkan dengan Tiongkok, sama. Tiongkok juga negara pertanian. Buruh tani di sana. Maka Indonesia sudah dibekali sama Tuhan tanah yang subur. Tidak ada tanah yang paling subur di dunia manapun seperti Indonesia. Sampai ada satu pendeta dari Amerika bilang, mungkin dulu, ini guru saya, sekarang  sudah meninggal, mungkin Taman Eden itu di Indonesia. Dia bilang dengan beberapa alasan. Coba pikir, buah paling banyak macamnya di Indonesia. Apel, yah Eropa tahu apel, Amerika tahu apel. Anggur, Eropa tahu anggur. Tapi kesemek? Mereka tidak tahu kesemek. Burahol? Sekali bura terus nonghol. Pisang aja macam-macam. Ada pisang raja, pisang ambon. Saya juga bingung, kenapa ada pisang ambon? Ambon itu orangnya item tapi pisangnya putih, kenapa? Saya juga bingung. Ada pisang raja. Pisang raja juga, ada pisang raja sere, pisang ada raja dangdut. 

Waktu saya main golf, saudaraku, ieu teh cau naon? Ieu teh cau mamas. Hus, cau mamas. Tapi ada, pisang emas. Cau batu, pisang batu. Untuk apa? Diulek, bikin ulek. Tidak ada negara didunia yang sesubur Indonesia. Sungainya saja memakai nama ci. Ci itu air. Citarum, Citandui, sudah dikasih tahu. Maka dengan Tiongkok sama. Sungai Huang Ho, sungai Kuning. Coba saudara perhatikan, apa Tiongkok bikin pesawat terbang? Tidak. Tetep aja bertani. Kenapa Indonesia bikin pesawat terbang? Sudah jadi nggak bisa jual. Jualnya ke Thailand tuker dengan beras ketan. Jadi, bener orang Thailand, dia tanem beras ketan dia bisa beli pesawat. Kita bikin pesawat, untuk beli beras ketan. Tibalik! Terbalik. Kenapa? Kenapa ini terbalik? Insinyur Ciputra, sepuluh tahun yang lalu bilang, kalau sampai Pantai Indah Kapuk kebanjiran, saya siap diadili. Sekarang? Diadili dia, harus diadili karena banjir. Pantai Indah Kapuk, dia insinyur. Tapi siapa mau melawan Tuhan? Jadi kata Tuhan, sudah.

Nih, ada satu orang di Indonesia yang saya paling kagumi itu Presiden Soekarno. Empat puluh tahun yang lalu, empat puluh lima tahun yang lalu, dia sudah bilang, Jakarta, Bogor, Puncak, Cianjur akan menjadi jalur macet dan harap di situ tidak dibangun vila-vila yang terlalu banyak. Dia sudah bilang. Presiden yang kedua malah bikinin vila. Presiden yang ketiga bikin pesawat terbang. Jadi presiden pertama, saudara-saudaraku, dia seorang negarawan. Presiden yang kedua jadi hartawan. Presiden yang ketiga cendikiawan. Gus Dur jadi wisatawan. Dia nomor satu di dunia dalam lima puluh hari pertama dia paling banyak keliling luar negeri. Apa sih hubungannya sama khotbah? Dengar dulu, ini negara penganut agama Islam yang paling besar di dunia. 

Saya suka ngomong, di mobil tuh saya suka ngomong, kalau macet di Padalarang : Tuhan, kenapa sih di Indonesia ini Tuhan, engga ada seorang pakarpun bisa mengatasi macet di Padalarang? Engga bisa mengatasi macet di Puncak? Engga bisa mengatasi macet Padalarang? Engga bisa ngatasi macet! Bikin kek jalan layang, gimana. Engga bisa! Heran saya. Tuhan buka Obaja ini. Kaya mampet. Kenapa Tuhan, ada jaksa yang paling baik, kenapa meninggal yang baik? Kenapa meninggal? Orang Ujung Pandang jujur luar biasa, kok meninggal. Baharuddin Lopa. Kenapa Tuhan? Dia jujur, dia baik, kenapa meninggal? Kenapa Tuhan ambil? Kenapa bukan yang korupsi? Koruptor-koruptor itu pencet hidungnya supaya pada mati. Kenapa yang baik Tuhan pada meninggal? Tuhan buka Obaja 1 ini. Mereka akan jadi tinggal tunggul. 

Nah, saudara mulai bertanya, kalau begitu bagaimana kita nih? Kita tinggal di Indonesia? Ah itulah ayat 17, tetapi di gunung Sion akan ada orang-orang yang terluput. Saudara akan dibikin beda sama Tuhan, karena saudara percaya kepada Yesus. Saudara akan dibuka pikiran oleh Tuhan. Buat apa kita bisa bikin pesawat tetapi untuk beli beras ketan? Mending kita tanam beras supaya kita bisa beli pesawat. Kenapa kekayaan yang begini hebat, Indonesia. Saudara-saudara tahu itu emas dunia, pertambangan emas dunia nggak ada apa-apanya dengan tambang emas di Irian. Kenapa yang gali orang Amerika? Kenapa kita cuma dapet 10%? 10% juga masih dibagi lagi. Kenapa 90% Amerika? Karena Amerika lebih tahu. Siapa Amerika? Yakub, menurunkan Yahudi, menurunkan Kristen. Akan ada yang terluput. Ini kalau sedang gawat-gawatnya lho, akan kita luput. Makanya saudara-saudara, jadi anak Tuhan tuh uncoan bo sipun. Sudah pasti untung, rugi tidak ada. Makanya jangan berlambatan di baptis. Sebab begitu saudara terima baptisan, saudara sudah sah, dalam Surga dicatat, di dalam Kitab Alhayat bahwa saudara adalah pengikutNya, bahwa saudara adalah milikNya. Saudara akan terluput. 

Jadi sekarang di dunia ini siapa ribut sama siapa? Itu Yakub lagi ribut sama Esau. Esau nih lagi ribut sama Yakub. Sebetulnya persoalannya Arab sama Israel. Ini pemeran utama di dunia. Kita ini cuma figuran. Kalau di dalam, saudara-saudaraku, pertunjukan sinetron, pemain utama itu Arab sama Israel, ribut. Bom-boman; satu ngebom sana, satu ngebom - terus. Tiap hari ini, tiap hari ada yang mati, tiap hari ada yang mati. Israel dibom, nanti Israel ngebom Palestina. Terus ribut. Malaysia, Iran, Irak, semua protes kepada Amerika tentang Israel. Israel tuh kecil, 3 juta, dihantem 500 juta masa sih nggak kalah? Tapi heran nggak kalah-kalah. Karena sudah ditulis.

Sebetulnya kalau saudara terima Yesus tuh hari depan saudara sudah dekat Tuhan, sukses. Heran itu saudara. Jadi saya mikir, mikir, mikir, mikir begini kok begini. Jangan saudara sebagai orang kristen percaya ini tahun kuda air. Yang shio tikus susah. Yang shio kelinci begini. Yang shio kuda begini, hati-hati. Jangan percaya, karena kita tidak termasuk mereka. Kita mah orang luput. Kita semua shio Yesus. Saudara tidak pakai shio tikus. Kita semua sama shionya Yesus. Kalau Yesus shio kita, mana bisa ada rugi? Mana bisa, saudaraku, ada celaka? Mana bisa ada tidak baik? Semuanya jadi hau, semuanya jadi baik, ada haleluyah, saudara ? Kingkong dilawan.

Kembali kepada Firman Allah. Saudaraku ini janji Tuhan. Maka saya tuh cuma sandar sama janji Tuhan dah. Saya sandar sama janji Tuhan. Aduh, Tuhan, saya sandar sama Engkau saja. Saya sandar sama Engkau saja. Tuhan sudah janji. Kita belum lahir saja, kita tidak tahu kita mau lahir dimana, siapa papa kita, siapa mama kita - kita nggak tahu. Kita mau lahir dimana, nama kita akan siapa? Kalau mau nurutin saya, saya pengen punya nama John Lenon. Tapi kenapa jadi Yoyo? Nah, itu sudah ditulis dari sananya. Hidung saya, saya ingin mancungnya luar biasa seperti Elvis Presley. Sampai dulu saudaraku, kita cukur mirip-miripkeun Elvis Presley. Memang rambut mirip Elvis, tapi muka tetap si Yoyo. Jadi nggak bisa, saudara-saudara. Nggak bisa kita. Sekarang saya balik, saya bangga. Saya bangga jadi Yoyo. Tidak ada orang yang seperti saya. Keluaran tahun 48 ini tidak akan ada lagi keluar lagi modelnya. Saudara musti bangga jadi saudara sendiri. Karena Tuhan cinta kepada saudara-saudara. Maka jangan merendahkan diri. 

Tadi ada kesaksian, jatuh bangun, jatuh bangun, kenapa atuh jatuh bangun, jatuh bangun terus? Tuhan nggak suruh kita jatuh bangun. Kita disuruh kita bangun terus jalan. Ini udah bangun jatuh lagi, udah bangun jatuh lagi. Itu push up namanya, saudara-saudara. Jadi kembali kepada Firman Allah, saudara-saudara. Saya mau tanya, saudara senang ikut Yesus? Saudara akan lihat ini sejarah. Yang nggak masuk akal. Saya nggak ada hubungan apa-apa dengan Israel. Kadang-kadang saya juga nggak setuju sama politik Israel. Terlalu kejam, terlalu keji. Tapi, gimana yah? Tahun 48 dia merdeka, dihantem, diserang tahun 50, kalah ngegedein. Tahun 67 diserang lagi, ngegedein. Tahun 73 diserang lagi, tambah besar. Jadi orang Arab sudah ngomong, jangan serang, jangan serang. Karena asal diserang, dia tambah gede. Jangan. Padahal mereka kakak adik. Mereka tuh saudara, satu darah. Ribut. Yang satu suka berburu, yang satu suka di dalam rumah, tenang. Israel agak lebih tenang, Arab itu berangasan. Itu pembawaannya. Sudah. Waktu dikandung sudah dinubuatkan oleh Tuhan sendiri. Kenapa? Wo pu ce tau. Tapi itu yang di tulis. Coba kita lihat apa yang ditulis dalam Surat Roma. 

9:1. Aku mengatakan kebenaran dalam Kristus, aku tidak berdusta. Suara hatiku turut bersaksi dalam Roh Kudus, 
9:2 bahwa aku sangat berdukacita dan selalu bersedih hati. 
9:3 Bahkan, aku mau terkutuk dan terpisah dari Kristus demi saudara-saudaraku, kaum sebangsaku secara jasmani. 
9:4 Sebab mereka adalah orang Israel, mereka telah diangkat menjadi anak, dan mereka telah menerima kemuliaan, dan perjanjian-perjanjian, dan hukum Taurat, dan ibadah, dan janji-janji. 
9:5 Mereka adalah keturunan bapa-bapa leluhur, yang menurunkan Mesias dalam keadaan-Nya sebagai manusia, yang ada di atas segala sesuatu. Ia adalah Allah yang harus dipuji sampai selama-lamanya. Amin! 
9:6. Akan tetapi firman Allah tidak mungkin gagal. Sebab tidak semua orang yang berasal dari Israel adalah orang Israel, 
9:7 dan juga tidak semua yang terhitung keturunan Abraham adalah anak Abraham, tetapi: "Yang berasal dari Ishak yang akan disebut keturunanmu." 
9:8 Artinya: bukan anak-anak menurut daging adalah anak-anak Allah, tetapi anak-anak perjanjian yang disebut keturunan yang benar. 
9:9 Sebab firman ini mengandung janji: "Pada waktu seperti inilah Aku akan datang dan Sara akan mempunyai seorang anak laki-laki." 
9:10 Tetapi bukan hanya itu saja. Lebih terang lagi ialah Ribka yang mengandung dari satu orang, yaitu dari Ishak, bapa leluhur kita. 
9:11 Sebab waktu anak-anak itu belum dilahirkan dan belum melakukan yang baik atau yang jahat, --supaya rencana Allah tentang pemilihan-Nya diteguhkan, bukan berdasarkan perbuatan, tetapi berdasarkan panggilan-Nya-- 
9:12 dikatakan kepada Ribka: "Anak yang tua akan menjadi hamba anak yang muda," 
9:13 seperti ada tertulis: "Aku mengasihi Yakub, tetapi membenci Esau." 
9:14. Jika demikian, apakah yang hendak kita katakan? Apakah Allah tidak adil? Mustahil! 
9:15 Sebab Ia berfirman kepada Musa: "Aku akan menaruh belas kasihan kepada siapa Aku mau menaruh belas kasihan dan Aku akan bermurah hati kepada siapa Aku mau bermurah hati."

Sampai di sisi dulu. Kenapa Tuhan bilang, kata Rasul Paulus, Aku mengasihi Yakub dan membenci Esau? Kenapa? Kayanya Tuhan nggak adil. Apakah Tuhan tidak adil? Mustahil! Karena Dia berfirman kepada Musa, lho mau-maunya Aku dong. Aku mengasihi orang yang Aku mau kasihi. Aku kok Tuhan. Masa diatur-atur sama kamu, adil nggak adil. Maunya Aku dong. Aku memberi belas kasihan, kepada orang yang Aku beri belas kasihan. Nggak bisa dong ada yang protes. Kenapa Tuhan mengasihi Yakub, lalu membenci Esau? Nggak adil dong. Siapa bilang? Aku kok. Hebat. Aku bilang nggak adil. Tuhan kok, ini menurut Rasul Paulus. Berikut kita baca :

9:16 Jadi hal itu tidak tergantung pada kehendak orang atau usaha orang, tetapi kepada kemurahan hati Allah. 
9:17 Sebab Kitab Suci berkata kepada Firaun: "Itulah sebabnya Aku membangkitkan engkau, yaitu supaya Aku memperlihatkan kuasa-Ku di dalam engkau, dan supaya nama-Ku dimasyhurkan di seluruh bumi." 
9:18 Jadi Ia menaruh belas kasihan kepada siapa yang dikehendaki-Nya dan Ia menegarkan hati siapa yang dikehendaki-Nya. 
9:19 Sekarang kamu akan berkata kepadaku: "Jika demikian, apa lagi yang masih disalahkan-Nya? Sebab siapa yang menentang kehendak-Nya?" 
9:20 Siapakah kamu, hai manusia, maka kamu membantah Allah? Dapatkah yang dibentuk berkata kepada yang membentuknya: "Mengapakah engkau membentuk aku demikian?" 
9:21 Apakah tukang periuk tidak mempunyai hak atas tanah liatnya, untuk membuat dari gumpal yang sama suatu benda untuk dipakai guna tujuan yang mulia dan suatu benda lain untuk dipakai guna tujuan yang biasa? 
9:22 Jadi, kalau untuk menunjukkan murka-Nya dan menyatakan kuasa-Nya, Allah menaruh kesabaran yang besar terhadap benda-benda kemurkaan-Nya, yang telah disiapkan untuk kebinasaan-- 
9:23 justru untuk menyatakan kekayaan kemuliaan-Nya atas benda-benda belas kasihan-Nya yang telah dipersiapkan-Nya untuk kemuliaan, 
9:24 yaitu kita, yang telah dipanggil-Nya bukan hanya dari antara orang Yahudi, tetapi juga dari antara bangsa-bangsa lain, 
9:25. seperti yang difirmankan-Nya juga dalam kitab nabi Hosea: "Yang bukan umat-Ku akan Kusebut: umat-Ku dan yang bukan kekasih: kekasih." 
9:26 Dan di tempat, di mana akan dikatakan kepada mereka: "Kamu ini bukanlah umat-Ku," di sana akan dikatakan kepada mereka: "Anak-anak Allah yang hidup." 
9:27 Dan Yesaya berseru tentang Israel: "Sekalipun jumlah anak Israel seperti pasir di laut, namun hanya sisanya akan diselamatkan. 
9:28 Sebab apa yang telah difirmankan-Nya, akan dilakukan Tuhan di atas bumi, sempurna dan segera." 
9:29 Dan seperti yang dikatakan Yesaya sebelumnya: "Seandainya Tuhan semesta alam tidak meninggalkan pada kita keturunan, kita sudah menjadi seperti Sodom dan sama seperti Gomora." 

Dia mau memberi belas kasihan kepada siapa yang Dia mau memberi belas kasihan. Sejak saya ketemu ini rahasia, saya jadi lebih banyak sabar terhadap orang dalam hal rohani. Kenapa yah orang itu malas ke gereja, kenapa yah? Kenapa yang ini rajin, kenapa yang itu malas? Apa mungkin sudah ditulis? Kenapa yang ini ngomong sedikit, percaya, terima Yesus. Jadi. Yang ini kita udah ngomong berbusa mulut, sampai jeding, dia nggak percaya-percaya. Tuhan punya kok, bukan saya. Memangnya saya Juru selamat? Saya mah cuma memberitakan saja. Apakah ini saudara mau percaya atau tidak, itu mah urusan Tuhan dengan saudara. Urusan saudara dengan Tuhan. Saudara mau hidup suci, hidup benar, mau hidup sembarangan, mau hidup nyeleweng, itu bukan urusan saya. Itu antara saudara dengan Tuhan. Saya kan bukan hakim. Saya kan bukan Juru Selamat. Saya hanya memberitakan bahwa kalau saudara disayang sama Tuhan, itu bukan karena itu kita berbuat baik. Kita ini orang yang dimurka. Kita ini bukan umat. Tapi oleh karena belas kasihanNya, kita dikasihi. Maka kalau kita nyanyi, saya nyanyi segenap hati. Maka Tuhan kasih lagu-lagu sama saya, karena Dia tahu hati saya. Dia kenal saya. Apa saya protes sama Tuhan karena Tuhan bikin saya jelek? Tidak. Saya bangga. Tuhan bikin saya begini. Saya berterima kasih. Apa saya musti protes? 

Coba ada dalang, main wayang. Wayangnya dijejer. Ada wayang yang paling ujung, jarang keluar, saudara. Yang paling ujung, nu siga beubeugig. Jarang keluar. Apa pernah protes tuh wayang ka dalang : Sakali-sakali atuh saya kaluarkeun. Ngan anu dipake kaluar teh si Cepot deui, si Cepot deui. Heran itu si Cepot, saudara, dalam cerita wayang apa saja, si Cepot keluar terus. Kenapa Satria Baja Hitam yang di sini kok nggak keluar-keluar? Si Cepot lagi, si Cepot lagi. Si dalangnya juga ngomong : Mau-maunya saya. Kalau kata dalang nggak keluar, nggak keluar. Cicing weh. Memang nggak dipake sama dalang. Tapi kalau mau dipake, biar kata dia Cepot, kalau mau dalang pake? Biar saya jelek rupa, kalau Tuhan mau pake? Ada haleluyah, saudara? Jadi saudara tidak boleh minder. Kita punya Tuhan, dalang diatas sekalian dalang. 

Nah, sekarang Dia penuh cinta, Dia penuh sayang kepada saudara. Jangan takut apapun juga, engkau akan luput. Pegang dong ini janji Tuhan. Pegang. Bukan berarti kita harus malas, tidak. Kita harus bertambah setia, bertambah yakin kepada Tuhan. Kita bukan kekasih, disebut kekasih. Kita bukan umat, disebut umatKu. Israel cuma sedikit yang akan selamat. Ini Firman Allah. Karena Israel sampai sekarang tidak percaya Yesus. Yang tadi saya cerita mengenai keturunan. Israel Arab Yudaisme Islam hanya ada satu jalannya dari sini keluar Yesus dan  Yesuslah yang kita percaya. Kita ini pengikut Yesus. Kembali lagi kita kepada Obaja maka saudara akan melihat hal yang indah, lebih jauh dari Obaja tadi. Ayat 

19b Mereka akan memiliki daerah Efraim dan daerah Samaria, dan suku Benyamin akan memiliki daerah Gilead. 

Agak sulit saya terangkan ayatnya yang ke 19 ini. Saudara musti jadi murid Sekolah Alkitab dulu baru saya bisa ... gampang. Tapi memang tidak ada hubungannya. Saya akan langsung ayat 20
1:20 Orang-orang Israel yang diangkut ke dalam pembuangan akan memiliki tanah orang Kanaan sampai ke Zarfat; dan orang-orang Yerusalem yang diangkut ke dalam pembuangan, yang ada di Sefarad, akan memiliki kota-kota di Tanah Negeb. 

Coba bandingkan sekarang sekali lagi ayat ini dengan ayat yang ke 19 tadi. Saya baca lagi
1:19 Maka orang-orang Tanah Negeb akan memiliki pegunungan Esau, 

Saya tanya saudara, pegunungan Esau siapa yang akan miliki? Orang tanah Negeb. Dengan jelas. Lalu kita baca ayat 20 bagian akhir : Dan orang-orang Yerusalem yang diangkut ke dalam pembuangan, yang ada di Sefarad, akan memiliki kota-kota di Tanah Negeb. 

Mula-mula orang Negeb memiliki tanah Esau tetapi nanti akhirnya tanah Negeb ini akan dimiliki oleh orang-orang di Yerusalem, orang Israel secara jasmani - secara bangsa. Sekarang bangsa sudah di Yerusalem. Tapi saya sedang bicara secara rohani - saudara dan saya. Saya baca koran pagi ini. Bantuan untuk korban banjir kok ditilep - nggak sampai. Ketahuan, ditanya lurahnya : Kenapa ini? Kenapa nggak disalurkan uang ini? Mau membeli peralatan, katanya. Peralatan nggak tahu saya peralatan apa, peralatan olah raga peralatan apa, kita nggak tahu. Tapi ditulis sama wartawan kalau mau nilep jangan uang rakyat kecil dong. Orang-orang kecil rakyat kecil itu udah nggak punya rumah, kena kebanjiran. Coba saudara perhatikan negara yang paling makmur di dunia seperti Indonesia punya emas, punya apa, sekarang ada orang ngungsi sampai 3-40.000 karena kebanjiran. 

Kenapa tidak ada yang punya visi tokoh-tokoh nasional, tokoh-tokoh Jawa Barat mengatasi macetnya di Padalarang? Kenapa kita tidak bisa niru sama Singapura. Negara kota nggak pernah banjir. Begitu ada kemacetan saudara dia bikin mobil setiap tahun sekian nggak boleh masuk lempar ke Batam jadi mobil di Singapura selalu baru. Bekasnya di buang ke Batam selalu orang Singapura dapat yang baru. Oke. Kita kirim TKI - Tenaga Kerja Indonesia - kirim ke Malaysia 1 juta loh TKI. Ribut di Malaysia. Kenapa? Atuh TKI makan narkoba lagi kerja hayo we gedeg. Puguh we ngagergaji na ge bengkok. Dipecat, dipenjara - dibakar penjaranya. Tah itu Indonesia teh - hebat. Kana api unggun teh paling we resep. Mula-mula bakar jagung, jagungnya sudah habis terus bakar rumah, rumah habis bakar gereja, gereja habis bakar penjara orang. Hayo we bakar. Pantes katanya turunan Esau ini seperti tunggul - mereka akan dibakar seperti tunggul. Jadi saya bilang aduh Tuhan luar biasa FA. 

Toko di Jakarta Hayam Wuruk Plaza ada toko makanan itu Dona. Anak Tuhan. Bahkan yang punyanya sekarang udah pakai dasi aja kemana-mana kalau bikin kebaktian di Hayam Wuruk Plaza itu saya kadang-kadang diundang juga untuk khotbah - sudah jadi seperti pendeta. Tapi istrinya masih jaga, ada nasi uduk apa makanan minuman gitu. Orang-orang disitu makan tiap hari untung kecil tapi banyak. Nih, ko Yoyo duduk dulu ko Yoyo ini ada 2 siomay nih. Coba ko Yoyo jujur ya siomay ini sama siomay ini enak mana? Makan siomay ke satu. Coba yang kedua. Makan siomay ke dua. Saya mesti jujur yang enak ini siomay yang ke dua. Ini heran ko Yoyo, 10 orang yang saya tanya 11 orang yang jawab : siomay yang ke dua ini lebih enak tapi yang cepat habis siomay ke satu. Kenapa? Saya juga nggak ngerti cuma yang saya tahu yang jual siomay pertama ini orang kristen, yang punya siomay ke dua ini bukan kristen. Heran. Bukan berarti orang kristen kalau bikin kue sangeunahna we. Bukan. Tetapi Tuhan bikin beda. Tuhan bikin beda. Kelihatannya ah mungkin kurang adonan kurang gurih. Tapi kalau Tuhan bikin luput, kalau Tuhan bilang hei siomay yang tidak enak laku dulu - laku dulu. Mau apa? Mau-maunya Tuhan. Biarpun yang ini siomay enak dibikin pakai minyak zaitun supaya enak tapi kalau kata Tuhan nggak laku - nggak laku. Makanya kalau saudara punya toko sebelum punya toko teh sembahyang dulu. Tuhan kan saya anak Tuhan, dikirim dong Tuhan berkat, terimakasih Tuhan. Haleluyah. Amin. Saudara lihat banyak restoran nggak tahu orang teh masuk ke restoran kita. Banyak toko onderdil kenapa dia masuk ke toko kita. Banyak tukang minyak tanah kenapa dia masuk ke toko kita. Banyak tukang kelontong banyak toko makanan kenapa orang itu senang duduk ditempat kita. Didieu mah ceunah sangu na ge loba. Heran kita kasih nasi memang banyak tapi yang dina boboko nggak habis-habis,  kenapa? 5 roti dan 2 ikan - dibikin beda sama Tuhan.

Saya baru ketemu teman saya langsung dia undang saya nanti bulan April saya harus ke Jawa Timur. Pendeta Go Ing Jia. Dulu waktu di sekolah alkitab dia suka ajak saya ke oomnya. Oom nya itu punya vila di Batu, dia punya kebun apel. Jadi kalau sudah ke rumahnya itu oom Imam Sugriwo kalau nggak salah, kita dibekelin apel untuk siswa. Untuk siswa yang kelaparan apel ini luar biasa barang berharga sekali masuk disekolahan waduh kita makan kenyang-kenyang. Dia ini pengusaha toko kaca. Toko besi. Jam 7 pagi dia buka kebaktian sampai jam 9. Pegawainya orang Madura orang apa : Kalau kamu tidak mau dengar saya punya kebaktian silahkan duduk tapi saya nggak gaji tapi kalau kamu duduk dengar saya khotbah dengar saya punya doa kamu duduk saja saya hitung kamu duduk satu jam itu seperti kamu kerja di toko -saya bayar. Ya, semua orang duduk. Pegawai dia orang Madura orang apa Jawa Timur. Lama-lama banyak yang terima Yesus banyak yang percaya tapi duduk. Dia khotbah nyanyi puji-pujian penyembahan khotbah dari jam 7 sampai jam 9 kaya di gereja tiap hari. Sudah selesai sudah doa amin Tuhan berkati kami ya. Puji Tuhan. Haleluyah. Nah, sekarang buka toko, setengah 10 buka toko - itu orang-orang sudah duduk didepan toko, saudara. Duduk orang-orang mau beli kaca, mau beli paku, mau beli  apa saja. Itu bapa bilang : Eh pa, kenapa ini beli kaca ... itu kan toko kaca, toko kaca, disebelah kaca toko. Orang Madura bilang : Aku mau belanja disini. Heran kalau beli kaca disini itu awet, nggak cepat pecah. Toko lain buka jam 6.00 pagi sudah buka. Garong masuk. 

Saudaraku, didalam Yesus saudara dibedakan. Saya pribadi sekarang ini lihat saudara ini sayang sekali saya. Tapi sayangnya saya kan terbatas. Saya kan manusia biasa. Terbatas. Sayangnya Tuhan tidak terbatas. Saya kan terbatas mungkin umur saya tidak lama lagi ya. Saya sudah yakin saya tidak akan berumur 200 tahun. Sudah yakin itu Tuhan sudah pasti Tuhan sudah bilang 70 saja sudah bagus. Paling bagus sampai 80 tapi sudah susah. Biar saya lagi sehat lagi gagah lagi saudara sayang cinta saya lagi sayang-sayang nya Tuhan panggil. Jadi saya kan terus di hati saudara. Ah, oom Yoyo ini sayang sama saya, kan terus begitu. Murid saya sudah lewat 10 angkatan sudah cukup buat saya. Sudah visi saya 10 angkatan. Masih ada Tuhan kasih angkatan ke 14 sekarang. Asal sebelum nafas penghabisan saya bisa kasih apa nih yang Tuhan kasih sama saya, saya bisa kasih. Nah, sekarang pelan-pelan saya kasih sama saudara. Ayat 21. 
1:21 Penyelamat-penyelamat akan naik ke atas gunung Sion untuk menghukumkan pegunungan Esau; maka Tuhanlah yang akan empunya kerajaan itu.

Coba saudara perhatikan ini ke depan. Orang tanah Negeb akan memiliki pegunungan Esau. Tanah Negeb. Orang Israel akan memiliki tanah Negeb, jadi Israel. Tapi katanya : Penyelamat-penyelamat akan naik di gunung Sion, itu saudara dan saya - umat Tuhan. Tetapi nanti akhirnya Tuhan yang akan berkerajaan. Jadi akhirnya nanti kita kembali sama Tuhan lagi. Asalnya dari Tuhan kita nanti kembali ... yang semua miliknya ke Tuhan. Tapi ini jalannya Dia. Saya mau tanya sama saudara. Apakah saudara senang ikut Tuhan? Ada susah sedikit, ada variasi sedikit, ada problem sedikit jangan takut - saudara akan luput. Saudara akan dibedakan. 

Ayat terakhir Kitab Maleakhi pasal 3 - jangan takut bukan perpuluhan - bukan saudara ya. Memang perpuluhan itu ayat favorit pendeta dan ayat yang agak kurang disukai jemaat, tetapi saya tidak akan berbicara perpuluhan.   Maleakhi   
3:15 Oleh sebab itu kita ini menyebut berbahagia orang-orang yang gegabah: bukan saja mujur orang-orang yang berbuat fasik itu, tetapi dengan mencobai Allahpun, mereka luput juga." 
3:16 Beginilah berbicara satu sama lain orang-orang yang takut akan TUHAN: "TUHAN memperhatikan dan mendengarnya; sebuah kitab peringatan ditulis di hadapan-Nya bagi orang-orang yang takut akan TUHAN dan bagi orang-orang yang menghormati nama-Nya." 
3:17 Mereka - orang-orang yang takut akan Tuhan - akan menjadi milik kesayangan-Ku sendiri, firman TUHAN semesta alam, pada hari yang Kusiapkan. Aku akan mengasihani mereka sama seperti seseorang menyayangi anaknya yang melayani dia. 
3:18 Maka kamu akan melihat kembali perbedaan antara orang benar dan orang fasik, antara orang yang beribadah kepada Allah dan orang yang tidak beribadah kepada-Nya.

Saya memperkenalkan kepada saudara sore ini Tuhan yang menyayangi saudara, yang mau menjadikan saudara milik kesayanganNya. Jangan minder datang sama Tuhan - Tuhan menyayangi saudara. Dia hanya menunggu respon kita mengasihi Dia, maka janji Dia saudara akan diluputkan. Kenapa saya diluputkan orang lain tidak? Itu adalah rahasia Tuhan. Dia mengasihi pada kita. Pemain musik. Singer.
 
  
 

Minggu, 24 Februari 2002

Maaf, kaset side A rusak ... 

Intisari khotbah adalah Tuhan tidak hanya memberikan berkat rohani kepada kita. Dia pun telah menyediakan dan menjanjikan berkat MATERI untuk kita. Ada ayat-ayat didalam Alkitab yang menyatakan itu. Tidak boleh semua ayat dari berkat-berkat diartikan secara berkat rohani, sedangkan ayat itu memang merupakan ayat dengan arti yang harfiah. Berkat materi adalah berkat materi, bukan berkat rohani. 

Salah satu kunci untuk mendapatkan ini adalah ketaatan (Lihat juga khotbah minggu pagi - peny.). 

Ayat-ayat pendukung adalah :
Amsal 10:22. Berkat Tuhanlah yang menjadikan kaya, susah payah tidak akan menambahinya. 

Kejadian 
26:12. Maka menaburlah Ishak di tanah itu dan dalam tahun itu juga ia mendapat hasil seratus kali lipat; sebab ia diberkati TUHAN. 
26:13 Dan orang itu menjadi kaya, bahkan kian lama kian kaya, sehingga ia menjadi sangat kaya. 

Side B. 

Kenapa? Karena keluar dari habitat. Ikan kalau keluar dari air mah tinggal tunggu matinya. Saudarapun kalau kita keluar dari ketaatan daripada Tuhan dimana pun saudara hidup kita tinggal tunggu hancur saja. Tapi kalau kita taat, dimanapun kita taat ... Ikan dimanapun dia ada asal ada air, dia tenang. Demikian juga kalau kita berenang pada ketaatan bersama dengan Tuhan itu, kita hidup tenang. Sangat kaya ditengah-tengah lagi kesulitan ekonomi. Sekarang 40 juta tenaga kerja Indonesia sekarang sedang nganggur. Sudah penjambretan pencurian orang nipu, dsb macam-macam sekarang - karena sulit ekonomi. Belum lagi Malaysia akan menghentikan 750.000 TKI - tenaga kerja Indonesia mau dipulangkan. Indonesia bilang kalau dipulangkan nanti susah sendiri Malaysia. Malaysia bilang daripada saya pusing. Di penjara, penjara dibakar. Sambil kerja shabu-shabu. Jadi dipulangkan. Sedangkan TKI itu membawa uang banyak dari luar negeri. Sulit. Sudah lagi kepala dari teroris ada di Jawa Tengah. Sudah meuleuk-meuleuk, sudah ketahuan udah semua udah pada tahu anak buah nya sudah ngaku, Indonesia ngamuk - da lieur Indonesia mah, lagi pusing. Tapi ditengah-tengah negara seperti ini kalau saudara taat sama Tuhan, Dia berkati saudara. Jangan  tidak percaya saudara. Mungkin saudara bingung saudara mau dagang apa. Tapi kalau saudara taat sama Tuhan terus dengar setia rajin kebaktian taat sama Tuhan eh ada aja. Ada aja jalan. Ada aja jalan. 

Sekarang saudara tahan nafas. Ada ayat yang saya baru ketemu luar biasa ini ayat. Sampai saya bilang apa ini ayat tidak salah cetak. Tapi betul ada kok ini. Mazmur 112. Judulnya saja Bahagia Orang Benar. Orang benarlah yang akan bahagia. Amin? Dimulai dengan kata haleluyah :

112:1. Haleluya! Berbahagialah orang yang takut akan TUHAN - Tuh, habitatnya kita itu disitu - , yang sangat suka kepada segala perintah-Nya. 
112:2 Anak cucunya akan perkasa di bumi; angkatan orang benar akan diberkati. 

Tahan nafas ayat ke 3.

112:3 Harta dan kekayaan ada dalam rumahnya, kebajikannya tetap untuk selamanya. 

Saya mau berhenti dulu disini. Lihat ayat ke 3 ada tiga hal : Ada harta - hak saudara itu, kekayaan - hak saudara, dan yang ketiga dirumahnya - berarti ada rumah juga janji Tuhan. Saudara akan punya harta, saudara akan punya kekayaan, saudara akan punya rumah. Nggak mau ngomong haleluyah ge saya sorangan we : Haleluyah, saya akan punya harta, saya akan punya kekayaan, saya akan punya rumah. Tuh da geus biasa dirohanikeun kabeh.  Harta ini harta yang rohani, kekayaan - kekayaan yang rohani, rumah juga rumah yang rohani. Kabeh dirohanikeun, jadi kita jurig kabeh, roh kabeh gentayangan. Semua dirohanikeun sih. 

Jadi saya mau katakan : Saudara akan dapat harta, saudara akan dapat kekayaan, saudara akan dapat rumah - kalau saudara benar, taat kepada Firman Allah mengerjakan ini. Ayat 4 lebih-lebih lagi.

112:4 Di dalam gelap terbit terang bagi orang benar; pengasih dan penyayang orang yang adil. 

Didalam gelap berarti usaha kita ... Orang lain mah lagi gelap semuanya lagi susah sulit lagi masa paceklik masa gelap, Tuhan bilang ada terang bagi kita. Ayat 5.

112:5 Mujur orang yang menaruh belas kasihan dan yang memberi pinjaman, yang melakukan urusannya dengan sewajarnya. 

Jadi kalau bisnis jangan make uang panas, jangan pinjam uang panas. Malahan saya bilang juga aduh jangan terlalu berani jangan pakai uang bank - jangan, kecuali kalau memang saudara sudah yakin sudah betul oke minta pimpinan Tuhan sudah mau pakai uang bank silahkan. Tapi saudaraku, bisnislah dengan sewajarnya. Karena kita wajar nggak usah nyogok-nyogok nggak usah pat-pat gulipat nggak usah ada saudaraku batu dibalik udang - Tuhan akan memberkati kita. Ayat 6 

112:6. Sebab ia takkan goyah untuk selama-lamanya; orang benar itu akan diingat selama-lamanya. 

Perhatikan ayat 7. Bandingkan dengan berita televisi.

112:7 Ia tidak takut kepada kabar celaka, hatinya tetap, penuh kepercayaan kepada TUHAN. 
112:8 Hatinya teguh, ia tidak takut, sehingga ia memandang rendah para lawannya. 

Artinya dia tidak dipengaruhi oleh keadaan yang menakutkan di televisi beginilah, begitulah - dia tidak takut. 

112:9 Ia membagi-bagikan, ia memberikan kepada orang miskin; kebajikannya tetap untuk selama-lamanya, tanduknya meninggi dalam kemuliaan. 

Saya mau tanya, bagaimana dia bisa membagi-bagi kalau dia tidak kaya? Bagaimana dia bisa memberi kepada orang miskin kalau dia tidak kaya? Kebajikan itu bukan kebaikan. Kebaikan lain. Kebajikan itu sesuatu kebaikan yang berupa pemberian - itu kebajikan. Orang itu suka memberi. Dia suka memberi, memberi kepada orang susah dia memberi kepada orang yang dalam kesulitan. Bagaimana dia bisa memberi kalau dia tidak diberkati? Lihat janji Tuhan, luar biasa. Ayat 10.

112:10 Orang fasik melihatnya, lalu sakit hati, ia menggertakkan giginya, lalu hancur; keinginan orang fasik akan menuju kebinasaan.

Orang fasik, orang jahat nanti sirik pidik ... biasa ari orang yang jelek, yang goreng buruk hate mah da sok sirik wae. Lihat hamba Tuhan diberkati, batur mah puji Tuhan, haleluyah, yang sirik pidik mah huh ... lalu menggerot-gerotkan gigi. Hancur ceunah giginya - tuh ditulis disini; dia menggerotkan gigi hancur, makana lemong gancang. Keinginan orang fasik akan menuju kebinasaan. Artinya apa? Kasih tak sampai, cita-cita tak sampai. Cuma pengen-pengen, bercita-cita saja. Bikin target, target, target sebentar-bentar kaget. Anak Tuhan mah nggak main target-targetan, dia mah cuma ikut Tuhan dengan setia, melakukan FA. Dia tetap dihabitatnya, taat sama Tuhan - biar dia hidup dimana, di luar negeri apa didalam negeri, di Singapura atau di Singaparna, di Chicago atau di Cikalong, dia tetap taat sama Tuhan. Ada haleluyah, saudara-saudara? Nah, kalau dia taat sama Tuhan ... ingat Yusuf. Yusuf saudaraku di rumahnya diberkati Tuhan. Dijual sama saudaranya ke Mesir - diberkati Tuhan. Difitnah di Mesir - jadi Perdana Menteri. Tuhan beserta. Sekarang saya mau tanya saudara, saudara mau nggak diberkati Tuhan? Senang saya dengar saudara haleluyah. Kalau saudara bilang nggak mau, saudara mesti diperiksa sama dokter, kalau bilang nggak mau. Haleluyah. Saudara lihat syaratnya saudara ya. Lukas 5, saya kirim pagi ini melalui sms ternyata masih banyak jemaat yang mungkin malu atau takut ngomong sama saya minta di sms in tiap hari ayat-ayat FA. Mungkin kalau malu sih nggak, mungkin takut. Lukas.   

5:1. Pada suatu kali Yesus berdiri di pantai danau Genesaret - Saudara, danau ini punya 4 nama : danau Genesaret, danau Tiberias, danau Galilea, dan danau Kineret. Genesaret artinya hampa, artinya gagal, artinya nol, kosong ya. - sedang orang banyak mengerumuni Dia hendak mendengarkan firman Allah. 
5:2 Ia melihat dua perahu di tepi pantai. Nelayan-nelayannya telah turun dan sedang membasuh jalanya. 
5:3 Ia naik ke dalam salah satu perahu itu, yaitu perahu Simon, dan menyuruh dia supaya menolakkan perahunya sedikit jauh dari pantai. Lalu Ia duduk dan mengajar orang banyak dari atas perahu. 
5:4 Setelah selesai berbicara, Ia berkata kepada Simon: "Bertolaklah ke tempat yang dalam dan tebarkanlah jalamu untuk menangkap ikan." 
5:5 Simon menjawab: "Guru, telah sepanjang malam kami bekerja keras dan kami tidak menangkap apa-apa, tetapi karena Engkau menyuruhnya, aku akan menebarkan jala juga." 
5:6 Dan setelah mereka melakukannya, mereka menangkap sejumlah besar ikan, sehingga jala mereka mulai koyak. 

Sudah semalam-malaman aku mencari ikan, tapi tidak dapat. Memang Genesaret artinya nol, hampa, gagal. Saudara, saya mau kasih tahu sama saudara : Tidak ada kamus gagal didalam bukunya Tuhan. Boleh ada Genesaret, boleh ada kegagalan, tapi kalau Yesus masuk, dia tidak lagi jadi Genesaret - dia jadi Galilea, dia jadi penghiburan, dia jadi berkat yang luar biasa. Yesus bilang : Labuhkanlah pukatmu pergi ketempat yang agak dalam sedikit. Menurut ilmu nelayan, kalau pagi ikan itu ditempat yang cetek, kalau malam ditempat yang dalam. Yesus mah terbalik. Coba kamu ketempat yang dalam. Udah nggak masuk akal buat Petrus. Dia bilang : Guru telah semalam-malaman aku mencari tidak dapat ikan. Tapi dia ada iman juga  : Tapi karena Engkau suruh, saya mau nurut juga dah. Walaupun mungkin hati kecilnya bilang apa iya ada ikan ditempat yang dalam. Tapi waktu dia tebarkan jala, saudara, apa terjadi?  Dia tarik ikan banyak sekali sampai jalanya robek. Sekarang saya mau tanya : Kalau saudara jadi Petrus, saudara ngalami hal ini, saudara bisa lupa seumur hidup nggak? Nggak akan lupa. Tapi Petrus lupa. Petrus lupa Tuhan pernah tolong dia, lupa Petrus. Nah, itulah manusia suka lupa. Kadang- kadang orang dari kantor nggak ke rumah ada istri. Malah ke karaoke. Lupa bahwa dia itu punya istri. Ini terjadi di Amerika, saudaraku. Orang baru kawin satu minggu istrinya minta cerai. Loh, kenapa? Aduh suami saya dari kantor tidak pulang kerumah selalu pulang kerumah mamanya. Ditanya sama si suaminya, kenapa kamu kalau dari kantor pulang kerumah mama? Saya itu lupa kalau saya sudah kawin. Coba.   

Yohanes 21. Tadi pagi saya katakan saudara-saudara bisa nyanyi dengan menari-nari, saudara bisa nyanyi dengan melompat-lompat, saudara bisa nyanyi dengan duet, suara saudara bagus ... jangan salah paham saya sendiri pencipta lagu. Saya suka menyanyi. Saya senang menyanyi. Saya juga kadang menyanyi dengan melompat menari tapi Tuhan tidak akan nilai saya dari nyanyian. Tuhan akan nilai saya dari kita nurut nggak sama Dia, kita taat apa nggak sama Dia? Ini kekayaan ini. Yohanes 

21:1. Kemudian Yesus menampakkan diri lagi kepada murid-murid-Nya di pantai danau Tiberias - Danaunya itu-itu juga. Tapi tidak disebut Gineseret lagi tapi Tiberias - dan Ia menampakkan diri sebagai berikut. 
21:2 Di pantai itu berkumpul Simon Petrus, Tomas yang disebut Didimus, Natanael dari Kana yang di Galilea, anak-anak Zebedeus dan dua orang murid-Nya yang lain. 
21:3 Kata Simon Petrus kepada mereka: "Aku pergi menangkap ikan." - Ini yang saya katakan dia lupa karena didalam Lukas 5 Yesus bilang : Ikutlah Aku, Aku akan jadikan kamu penjala masusia. Dia lupa. Kita mau cari ikan lagi -.
Kata mereka kepadanya: "Kami pergi juga dengan engkau." Mereka berangkat lalu naik ke perahu, tetapi malam itu mereka tidak menangkap apa-apa. 
21:4 Ketika hari mulai siang, Yesus berdiri di pantai; akan tetapi murid-murid itu tidak tahu, bahwa itu adalah Yesus. 
21:5 Kata Yesus kepada mereka: "Hai anak-anak, adakah kamu mempunyai lauk-pauk?" Jawab mereka: "Tidak ada." 
21:6 Maka kata Yesus kepada mereka: "Tebarkanlah jalamu di sebelah kanan perahu, maka akan kamu peroleh." Lalu mereka menebarkannya dan mereka tidak dapat menariknya lagi karena banyaknya ikan. 

21:9 Ketika mereka tiba di darat, mereka melihat api arang dan di atasnya ikan dan roti. 
21:10 Kata Yesus kepada mereka: "Bawalah beberapa ikan, yang baru kamu tangkap itu." 
21:11 Simon Petrus naik ke perahu lalu menghela jala itu ke darat, penuh ikan-ikan besar: seratus lima puluh tiga ekor banyaknya, dan sungguhpun sebanyak itu, jala itu tidak koyak. 

Lukas 5 jalanya koyak, Yohanes 21 tidak koyak lagi padahal ikan lebih banyak. Kenapa? Karena dalam Lukas 5 mereka belum taat, mereka belum mengerti yang sesungguhnya apa maksud mujijat Tuhan. Sekarang dalam Yohanes 21 mereka sudah mengerti, sekarang disadarkan lagi oleh Tuhan. Malam hari ini siapa yang saudara datang kepada Tuhan ke gereja sekarang suara saudara sama seperti Petrus. Yesus bertanya : Hei, anak-anak adakah lauk pauk padamu? Adakah kamu mempunyai lauk pauk? 

Siapa diantara saudara malam hari ini : Saya sudah bisnis ini, Tuhan. Saya sudah dagang itu tetapi selalu hasilnya nol, Genesaret, kosong, gagal Tuhan. Saya sudah berpacaran dengan dia, hampir kawin tetapi tidak jadi. Genesaret. Ada yang mau sama saya tetapi saya tidak mau sama dia. Ada yang saya mau tapi dia tidak mau sama saya. Bagaimana Tuhan saya menemukan yang saya mau dan dia mau kepada saya? Apa saya harus membawa jala dan menebarkan di sebelah kanan? Apa yang saya sedang mau coba supaya saudara mengerti? Ini rahasia saudara diberkati. Nurut, taat. Itu habitat saudara. Jangan keluar dari kolam, kalau kita ikan. Jangan keluar dari habitat kita. Dulu ada murid Sekolah Minggu, dia kidal. Disuruh baca ayat buat ingat ini : Maka Yesuspun berkata labuhkanlah pukatmu disebelah ... karena dia kidal, dia mau ke sini. Dia ingat kanan tuh di situ - labuhkanlah pukatmu disebelah kanan. Saudara-saudara, kadang-kadang kita mau ke sini, karena kita biasa kidal. Tapi Tuhan bilang kanan, walaupun kita sudah biasa ke sini kok, kidal saya. Tapi Tuhan bilang ke kanan. 

Siapa saudara yang ... saya mah sudah biasa gini sih. Tapi Tuhan bilang, sekarang rubah. Apa saudara sudah bawa persepuluhan? Tidak usah jawab. Kalau saudara sudah bawa, apa persepuluhan itu jujur? Memang persepuluhan dari keuntungan. Atau saudara cuma mau senang-senangin pendeta saja? Bungkus di amplop, sudahlah, kasih sebulan sekali. Habitat kita taat. Itu sebabnya yang saya katakan tadi pagi, yang menahan supaya Tuhan nggak memberkati kita itu, kita sendiri. Tuhan mau memberkati, kita bilang nggak mau. Dia mau memberkati, kita bilang nggak mau. Keliru, saudara. Taat. 

Istri, sudahkah saudara tunduk kepada suamimu seperti kepada Tuhan? Jangan sampai istri sayang anak lebih dari suami. Untuk seorang istri, dia harus mencintai Tuhan yang pertama, yang kedua dia harus sayang suaminya. Jangan suaminya hanya diajak ngobrol sepuluh menit, satu hari dia ngobrol sama tetangga. Hai suami, apakah engkau mengasihi istrimu? Seperti Tuhan Yesus mengasihi kita? Kalau kita mengasihi istri kita, kita tidak akan menyakiti hatinya. Kita tidak akan membiarkan hatinya, perasaannya dihancurkan. Tidak! Kita akan bela dia. Kita akan rawat dia. Jangan sampai hatinya sakit. Orang tua. Baru kita di pihak orang tua. Apakah kita sudah mengasihi anak kita? Kalau mengasihi anak itu bukan hanya dikasih duit, uang sekolahnya disiapkan. Tidak, saudaraku. Apa saudara pernah doain anak? Hei anak-anak, apakah engkau taat kepada orang tua? Menurut. Jadi u hau kepada papa mama. Saya berbahagia karena saya punya jemaat yang umumnya baik. Mendoakan saya, mendukung saya. Aduh, saya bilang, Tuhan, saya beruntung dah karena saya punya jemaat di Cianjur. Makanya orang tawar-tawarin pindah ke Jakarta. Nggak, ah! Saya mah di Cianjur aja. Kenapa nggak pindah ke Jakarta? Habis di Jakarta tidak ada jemaat seperti di Cianjur. 

Cuma satu hal aja yang belum saya lihat. Itu ketaatan yang sepenuh - itu belum! Masih pakai reserve. Ketaatannya tuh masih belum sungguh-sungguh. Jadi jalanya belum diayun-ayunin. Yesus bilang, jala sebelah kanan. Apa iya Tuhan? Apa iya? Lempar saja! Apa iya? Waktu kehabisan air anggur di Kana. Maria datang sama Yesus, bilang : Mereka kehabisan air anggur. Yesus bilang, apa kena mengena antara Aku dengan engkau? WaktuKu belum sampai. Maria langsung lari ke dapur dan dia bilang sama pelayan, hei pelayan, apa saja yang Dia katakan sama kamu, kamu lakukan. Kalau Dia bilang kamu jongkok, kamu jongkok. Kalau Dia bilang kamu nyanyi, kamu nyanyi. Kalau Dia bilang kamu berdiri, kamu berdiri. Siap. Kan udah habis, tamu masih uuuahh banyak di luar. Akhirnya udah waktunya Yesus bilang : Tuh, tempayan isi sama air. Saudara tahu dong air mentah? Diisi, ini pelayan, kenapa ini tempayan kok diisi air mentah, diisi air mentah sampai penuh, enam buyung lagi. Enam tempayan. Sudah, Tuan. Kasih ini, kasih. Suguhkan kepada kepala perjamuan. Dia tahu, itu air kok dia yang ngisi. 

Nah, waktu jalan itulah saudara ... Berkat Tuhanlah yang menjadikan kita kaya. Saya bicara ini dari hati saya yang mengasihi saudara. Saudara boleh percaya Firman Allah, saudara boleh menolak. Tapi saya berdoa supaya saudara yakin kepada Sabda Tuhan. Mujijat itu terjadi pada waktu pelayan itu membawa air kepada kepala perjamuan. Pada waktu dia melakukan, bertindak, menurut apa yang disuruh. Saat itu mujijat terjadi. Apa kepala perjamuan bilang? Dia sampai panggil pengantin. Biasanya orang kasih anggur yang enak dulu, tambah lama tambah nggak enak, tambah lama baru yang kurang bagus. Sekarang kok ada anggur yang lebih enak dari yang pertama, bagaimana ini? Saudara, inilah dunia. Dunia itu kasihnya angin surga dulu, anggur yang enak, tambah lama tambah nggak enak. Tambah sana tambah hambar. Kalau Tuhan lain. Kalau Dia memberikan sukacita, anggur itu, saudara, tambah lama tambah manis. Tambah lama tambah berkat. Tambah lama ada berkat dari Tuhan. Kalau kita percaya kepada Dia. 

Maka saya tidak akan panjangkan Firman Allah. Semua terserah saudara. Mau diberkati secara materi? Belajar menabur. Anak-anak muda jangan malas, jangan kedul. Kerja. Jangan saudara berdoa, berdoa terus, Tuhan biarlah pekerjaan itu jatuh di kepala saya. Jangan. Saudara cari kerja. Dan nanti Tuhan akan kasih pekerjaan yang cocok, yang klop, dengan gaji yang baik. Dan setelah saudara mulai bekerja, pasti Tuhan akan buka jalan yang lain. Asal saudara setia. Kerja. Bekerja. Nih, dengar peribahasa : Bekerjalah selama kita masih bisa bekerja karena ada masanya kita nggak bisa kerja lagi. Ke gerejalah semasa kita masih bisa ke gereja. Karena ada satu masa kita tidak bisa ke gereja lagi. Mungkin karena usia, mungkin karena sakit penyakit. Carilah Tuhan sementara kita punya waktu, saudara-saudara, sebab nanti ada waktunya kita tidak bisa lagi cari Dia. Ini gereja masih ada. Kebaktian kita diberkati Tuhan di Cianjur, tidak ada yang larang kita kebaktian. Semuanya dukung. Tetangga baik. Tukang beca di depan baik, kita tidak diganggu. Kita berbakti, terima kasih sama Tuhan. Kita doakan kota Cianjur supaya aman, supaya diberkati secara ekonomi. 

Yang terpenting, saudara-saudara, rajinkan diri kita kepada Dia. Cari Dia selama kita masih bisa menghampiri Dia. Sebab ada masanya kita ingin berbakti, sudah tidak mampu lagi. Berkorbanlah sewaktu kita masih bisa berkorban. Pada jaman permesta di Sulawesi Utara, ada orang sudah disuruh lari ke gunung karena ada peperangan sebentar lagi, ada peperangan di kota ini. Mereka mau lari ke gunung. Ada satu bapak, saudara-saudara, dia punya beras banyak. Dia panggil orang yang jalan : Sini, sini, sini, saya kasih sepuluh liter buat kamu nih. Ah ... nggak oom, nggak, nggak, saya mau cari selamat. Dia cari ada satu ibu : Ibu, sini, sini, ini ada sepuluh liter buat ibu. Dia bagi-bagi itu beras. Nggak mau, saya mau cari aman. Ada lagi bapak : Brur, brur, sini brur. Ini kita, torang ada beras banyak, bawa ini sepuluh kilo. Nggak, saya punya bawaan banyak, tidak bisa terima. Sadar itu bapak. Dia ingin memberi, tapi orang tidak mau terima lagi karena takut perang. Pada waktu orang bisa terima, kenapa kita tidak memberi? Pada waktu orang memerlukan pemberian, kenapa kita tidak kasih? Kenapa justru waktu kita mau mengungsi, kita mau kasih - orang sudah tidak mau lagi? Kenapa waktu uang diguntinglah baru orang mau datang memberi uang kepada Tuhan? Waktu kesulitan ekonomilah kita baru cari Tuhan. Kenapa nggak lagi hebat-hebatnya kita, lagi kuat-kuatnya, cari Tuhan? Para pelayan perjamuan silakan maju kedepan.

 

--- <>< ---

_______________________________________________________________________

(kembali ke halaman utama)

Situs ini bersifat informasi umum, khususnya bagi saudara-saudara seiman,

berisi tentang sejarah singkat Gereja Pentakosta di Indonesia - Cianjur,

Yayasan Kabar Baik, Sekolah Umum, Jadwal Ibadah serta Berita Aktual.

Perubahan terakhir situs ini tanggal : 01 Maret 2002

 

 

 

Hosted by www.Geocities.ws

1