Ex member 8 EH Site

Site ini untuk mengumpulkan kenangan teman teman yang pernah berkumpul di ruang Timur ITB dekat Gardu listrik .Dari ruang besar dengan tembok berkelambu sampai menjadi tembok ber lapis kayu Partikel . yang pasti mengugat kenangan lama dan mencari foto kenangan yang mungkin masih tersimpan diantara kita untuk di sampaikan anak cucu.

Tabung beroperasi dari SW,MW dan FM. dengan arwah seekor kucing yang hangus diatas rectifier BY127 yang diseri.

[email protected]

beberapa foto kenangan yang tak akan hilangdi bayangan kita ,seperti Malam Jazz Night,malam pertemuan alumni, dan lain sebagainya yang tidak dapat dikatakan .

Dibawah ini disajikan =========================================================

  1. Foto kenangan. Mas Rosihan (Roby).... RS1...s/d RS7
  2. Julianto (foto yang tersisa...maaf agak rusak nanti dicari klise yang baik)
  3. Kang Dadang Ruchyat Thiar Foto Temu EX Crew 8EH di Bandung Foto Kang Dadang (4Juli 99), ...031 s/d 041
  4. Foto kenangan Pak Agus H.Atmadilaga alias Oneshoey merupakan kenangan tahun 78 Judul .KOLEKSI FOTO DIVISI IV 8 EH Bagian perjuangan katanya ???? OS1 s/d OS5
  5. Cuplikan suara kenangan.
  6. Email dari beberapa EX crew 8EH.
  1.Foto Kenangan clik foto untuk memperbesar
RS1 Tempo DOELOE Versi Mas Rosihan Robby (alias Rosihan, yang pegang pistol), mas Bowo Suryo, lupa, Adi Nurdjaja, tamu, mas Hadiwitjoro, Hana Meilina. Jongkok: Sutoyo Muntoro (mas Uyu), "Baron" Ridwan, Jusuf "Radio Mara" Arief.
RS2 (mau kirim surat silahkan klik nama mas Rosihan) Happy 8EH bunch...circa 1968-69 Belakang (kiri ke kanan): mas Bowo Suryo, mas Sutoyo Muntoro, yours truly (yang lagi dah dah), Imanuddin Iskandar (nengok kebelakang), Didi Kamarga (pakai topi Bali), Jusuf Arief, Budi Pradono, Padmo Winanto, Endon Bharata, lupa(!) Tengah: Baron Ridwan, Hotma Tobing, Achmad Sabur, Muljadi Arifin, lupa(non 8EH) Depan: Kirti, Isan (rambut belum rontog!), kakaknya Didi Kamarga- Poppy Kamarga, Hana Meilina (Ny. Sutoyo Muntoro), Syahrul, Hadiwitjoro, Sri Hidayati, Emmy Firmania Hendro, Basoeki (bukan 8EH), lupa,lupa, Multhazar Pulungan.
RS4 Pasang antenna di Lembang ("Off center fed dipole....") 8EH buka studio mini di Lembang, waktu Mapram (plonco) 1968. Lagi pasang antena, dari kiri: Hadiwitjoro (penyiar), Nuryanto Rachman (penyiar), Judojono Kartidjo (teknik), Soepono (plonco, kemudian anggota 8EH, sekarang station manager Garuda di Sydney, Australia), Robby, Imanuddin Iskandar(yang pegang duit alias bendahara).
RS5 Didepan "studio" (lebih tepatnya garasi) 8EH di Lembang Ki-ka: Dua Mang2 ikut2an foto, Imanuddin, Soepono (plonco makanya jongkok), Nuryanto, Judojono, Hadiwitjoro, Robby
RS6 Menuju Lembang...dari samping 8EH Baron Ridwan, Soepono, Judojono, Nuryanto Rachman, Imanuddin Iskandar, Hadiwitjoro, Mulyadi Arifin, Hermansyah Taher (Eman) almarhum, Robby.
RS7 photo ruang studio 8 EH tahun 60 anDidalam ruang penyiar ngobrol....(dindingnya waktu itu sudah mulai "kumel") Mulyadi Arifin, Robby, Baron Ridwan, Winarno, Maruto Kolopaking (Utud), Hadiwitjoro, "Mbah" Isan.
Didalam ruang penyiar tengah studio 8eh tahun 1971 Photo ini adalah photo ruang studio 8 EH sebelum renovasi... kira kira tahun 1971 .Dalam foto kenangan ini tampak kalimat pembukaan acara siaran ditempel dinding untuk kelancaran call atau membuka siaran dengan lagu Sam Saimun . entah apa sebabnya gambar 3 penyanyi kesayangan seseorang ditempel didinding. Si Bontot baru selesai Mapram jadi masih agak cepak rambutnya.
Console generasi ke2 8EH Ini foto mas HandoyoSaya hanya ingin menunjukan kenangan lama tentang konsole generasi ke dua setahu saya yang pertama dari tabung didalamnya pakai 12 ax 7 kalau tidak salah.yang pasti Panelnya satu kesatuan yang terbuat dari rangka kayu. Sedangkan yang ini agak ringan karena terbuat dari alumunium .Dan yang istimewa adalah panelnya merupakan modul yang mudah ditarik agar dapat di reparasi bila trouble..Terlebih lagi tampak sangat menarik oleh karena warna warninya .Warna merah ,orange,kuning ,hijau dan hitam. hehehe siapa yang disign mohon informasi....yang pasti saya juga turut menggosok pakai braso biar mengkilap.
Operator Room 8 EH Ruang operator yang selalu merupakan tempat lalu lalang Penyiar maupun crew karena dekat pintu luar yang menghubungkanruang Pemancar di gardu.tampak sebelah kiri kaca ke studio 1 dan sebelah kanan kaca studio 2 dan sebelah dalamnya ada studio 3
Operasi Aula Barat Crew 8 EH sering menunjang tata suara di Aula barat setiap ada kegiatan.Sungguh sibuk Mas mas kita untuk support kegiatan di Aula ITB.Saya lupa driver preamp yang dterlihat adalah generasi berapa oleh karena ada driver yang langsung mensuply modul modul amplifier yang terletak pada kolumn speaker,yang tergantung di tiang tiang Aula Barat ITB. Halo Mas Said,Irawan & Yance I miss you...
Operasi Luar Studio Crew 8EH sedang menunjang tata suara dilapangan ketika pertandingan GO Cart Terkadang capai juga mengikuti kegiatan panas panas di lapangan untuk mendapatkan sesuatu untuk 8EH. Sejak awal kegiatan dan terakhir kegiatan selalu kami paling akhir...eh ...Crew ini ....Begitu pula pemasangan speaker corong hingga penarikan kabel ...pemanjatan pohon...........hallo Kurner...Priambodo Imiss you to.
Console Gen satu Ini photo Console generasi satu pakai tabung sayang Real Tape yang dipesan tidak sesuai spesifikasi... kayanya beberapa rekan kecewa tetapi dipakai saja hallo mas Amril lagi acara apa dibalik Kaca ?
Studio Potret kenangan hari hari sebelum masa aneh(tahun lupa 80 an tolong beri masukan...dan siapa sih yang difoto ini ...nggak sempat mencatat)Photo Studio diakhir akhir hidupnya sang ruang operator

lihat konsole dan alat di latar belakang. maaf klise foto baru ketemu tanggal 8 agustus 1999 dan sudah bulukan.

Juru tanya Ini kenanagan mas Agus kanda dan Mas Syukri bay dan Kuner S dalam lomba cepat tepat Ulang tahun Radio ITB
8 EH Jazz Night Mr Adun (eh kang Dadang ) sedang membuka pagelaran jazz di Aula Barat rapih lah poko nya..itu gambar penyanyinya saya simpan ....saya nggak sempat tiup trompet di Jazz night itu....soalnya trompetnya belum beli hehehe....jadi saya bagian lighting saja terkadang lampu sorot saya tutupi pakai tangan biar gelap...(heheheh kampungan saya ya....).Itu lapu sorot pertama kali kami pakai ....kedua kali di dago tea house mas tuyul yang ngajarin
ini foto Temu alumni tahun ? lupa
031 Foto Kiriman Temu EX 8EH Radio ITB tanggal 4 Juli 1999 di Bandung.
032 , Tempat Bapak Moko dan ibu Geraldine .Foto Kiriman dari Bapak Dadang BKC1049 Ruchyat Thiar (mau photonya please click namanya )
033 Camera menggunakan Sanyo VPC-X350 dgn normal mode
041 no comment
OS1 Bercanda sambil nunggu makanan datang. Acara kumpul penyambutan kru baru sehabis penjurusan (Ben,Boan,Oneshoey,Rudi,Dudi ?)
OS2 Pagi sebelum berangkat kuliah, mumpung Ceu Tien belum dateng. Budha bikin kopi, Rudi baca koran, Oneshoey dapet telepon dari monitor (sisa-sisa siaran lewat jam 00.00)
OS3 Tuyul lagi berfilosofi kacang goreng. (triyadi, rudi bintang, tuyul, abonz,bambing, oneshoey, doni iteung)
OS4 Dikerjain suruh nungguin penyetelan tiang pemancar, persiapan SW untuk siaran 1978.
OS5 Rebutan matras habis ngamen Meazzy. (tuyul, henry-tengkurep, rudi bintang, kunex, oneshoey, abonz, togar,deddy mihardja)
OS6 Malam Iota Tau Beta 1977 (?), Aula Barat ITB.Tim petugas ngamen. Irawan Teja, oneshoey, Bambing icon (prepare)
OS7 Bloking kursi duduk, disamping-samping petugas ngamen. Malam Iota Tau Beta 1977. Bagus, priambodo, tuyul, Alva Edison, Henry icon (prepare)

 

Suara    
Penyiar Wanita Suara Ida Sadhili Pengantar Belajar
Penyiar Pagi Suara Agus Kanda Jam 3:00 pagi (sudah selip bicaranya)
Penyiar Klasik Suara Julianto Pembukaan Musik Klasik
suara antik    
Canda Suara Irawan back sound Anggrahito-Kupin Tania & (Yance ?)

Saturday, May 15, 1999 11:35 PM mail From [ "Buddy Haryono" ]

ex member 8EHSelamat untuk kita semua,
milis 8eh telah terbit,
untuk kita semua.
post to :
[email protected]
semua alamat milis saya simpan dulu ya...(webmaster)
17 subscribers
salam,


Monday, May 17, 1999 10:41 AM [Bambang Watuadji ]

Merdeka....... Kok lupa ya, lagu pembukaan dan penutupan 8eh doeloe.Kalau nggak salah dinyanyikan alm Sam Saimun. Kalau boleh usul ke panitia/crew baru/pembentukan "8eh-reformasi" (saya belum tahu), ciri khas tsb jangan dihilangkan.

Teknologi tabung untuk TX daya kilowatt masih dibutuhkan. Mungkin generasi "reformasi" sudah tidak menguasainya lagi. Kami yang sudah uzur mau membantu, tapi tidak ingin melangkahi Pak Rekario EL dan Pak Hartono FI, yang membangun TX 1.8 kW 49 meter dengan mempertaruhkan nyawa (dari ancaman pemerintahan waktu itu, orla). Yang penting komponen-komponen yang diselamatkan dari orba harus dikumpulkan dulu.

Kenanganku, itu stoples2 4-1000A, 4-400A, 866A dan trafo modulatornya.......

Saya belum tahu program 8eh baru, mau BCing dimana, band mana? MW dan VHF-FM utk lokal, SW dan satelit utk regional. Saya pikir, walau Short Wave Listening sudah berkurang banyak, tapi SW regional masih di dengar orang, atau bisa merangsang masyarakat utk kembali mendengarkan SW. Cuma.....bagaimana regulasi mutakhir (internasional) utk nongovernment & noncommercial BC.

Dimana bang AHIM EL, Mantri TI? Kang Syukri Bay belum saya lihat ada di list......... Merdeka de YB1KV k......


-----Original Message----- > From: Santoso W. BKC0040 Ramelan [SMTP:[email protected]] > Sent: 28 Juli 1999 9:26 > To: [email protected] > Subject: [8EH] Tambal dan luruskan

Sekedar informasi untul tambal yang barangkali masih kurang atau meluruskan yang masih agak bengkok, saya kirim informasi sebagai berikut: Pemancar radio itb dibuat dengan tujuan untuk experimen mahasiswa elektroteknik ITB dalam mempelajari hal merancang dan membuat pemancar, merancang antenna dan mengukur pattern dsb.-nya dan juga merancang akusitik studio. Nah jadilah stasiun radio. Dan untuk bisa memancar, harus punya call sign. Call sign yang diperoleh dari telekom, adalah 8EH. (Dan kemudian sekali, sebagai contoh lain, setelah aksi mahasiswa '65, UI mengikuti pembuatan stasiun radio dan diberi call sign 8EH20). Sebagai materi dasar untuk pemancar, digunakan pemancar 'dump' bekas kapal Angkatan Laut RI yang kemudian dimodifikasi dan disesuaikan agar dapat memancar di frequency yang diizinkan. Karena namanya juga radio eksperimen, maka jam-jam memancarnya mula-mula tidak teratur. Dan karena sedang dalam keadaan SOB (perebutan Irian Barat), 8EH sempat tidak boleh memancar. Tetapi setelah SOB itu dicabut, mulai '63 dicoba kembali untuk mancar-mancar. Tetap belum secara teratur. Kemudian digagas agar dilakukan siaran teratur sehingga perlu dibentuk > organisasi pelaksanaan penyiaran radio experimen 8EH yang 'ketua suku'-nya > dipilih Sidarto untuk masa bhakti '63-'64. > Siaran dilakukan tiap hari Rabu, Sabtu dan Minggu dengan jam-jam siaran > yang > masih agak terbatas (-/+ 2 jam). > Ketua suku berikutnya dalah Partono (64-65), Saleh Gunawan (65-66), > Prayogito > (66-67), Santoso (67-69), Didi Kamarga (69-70), Robby (70-71) dan > seterusnya. > Mulai dengan Santoso, dijalankan siaran tiap hari. Dosen-dosen elektro yang pada waktu mahasiswanya erat dengan stasiun 8EH > antara > lain adalah Reka Rio, Purba Tambunan. Pak Djauhari sendiri saya kurang > tahu > keterlibatannya dalam ekperimen, tetapi dalam kegiatan siaran tetap justru > banyak bergabung memberi dukungan dan saran. Pak Hartono (fisika) baru gabung mulai 65-66 waktu Santoso (yang ajak-ajak). Langsung punya akses ke Sukarno yang menugaskan pekerjaan khusus pembuatan pemancar-pemancar berdaya besar untuk pemerintah. 8EH kecipratan komponen untuk membangun pemancar AM 1000 watt dan pemancar siaran FM pertama di Indonesia (dipamerkan di Pameran Pembangunan Indonesia tahun 66 (?) di Gedung Pola, dikunjungi Suharto). Sekian dulu Serie 1, bila ada yang mengetahui kesalahan dalam informasi di > atas, silahkan beri masukan untuk tambal luruskan. > > Salam, Isan.

from Gunarno

Thursday, July 29, 1999 2:52 PM

To: 8EH ( sorry,gua enggak tahu siapa sekarang yang jadi kepala suku ). Menurut saya informasi dari Isan sudah betul. Saya hanya akan menambah info, terutama pada saat dibangunnya studio dan pemancar 8EH. - Pemancar kalau tidak salah yang memodifikasi pemancar "dump" bekas AL adalaah Darmawan (ikatan dinas PTPAL). - Antenna dibuat/tugas akhir Herman ( sesudah lulus jadi dosen ITB ). - Console/ dibuat/tugas akhir Totok Soesanto (Alm), juga mahasis -Audio-mixer wa PTPAL. - Pemancar- saya yang dapat tugas untuk membuatnya. Portable - Studio saya lupa ini tugas akhir siapa. Sebagai tambahan info, yang paling getol mencoba siaran pada awal2 adalah Darmawan. Pada suatu saat siaran ( curi2 ) ketahuan sama Prof. O Hong Djie ( embahnya jurusan elektro dan yang paling ditakuti ),langsung Darmawan cs dimarahi habis2-an. Menurut Beliau 8EH ini pemancar experimentil jadi tidak boleh siaran( broadcast) dan kode 8EH ( yang diregister di Jenewa ) adalah kode experimental. Tapi dasar mahasiswa ITB ( yang dasarnya badung2 ), ya kita jalan terus sampai terjadi siaran tiap hari yang dipimpin ketua suku Sidarto. Salam, Gunarno.




 

 


 

1