|
Dr. Johnny Sidhajatra Suwono |
|
 |
Lahir di
Surabaya tanggal 26 Juli 1938. Dokter lulusan Universitas Airlangga Surabaya
tahun 1967 ini, sudah lama dikenal sebagai dokter yang memberi jamu asli
Indonesia kepada para pasien-pasiennya. Perkenalannya dengan tumbuhan asli
Indonesia sebenarnya dimulai sejak 30 tahun yang lalu yaitu tahun 1975,
ketika ia sendiri terkena penyakit kencing batu. Pada waktu itu untuk
mengatasi penyakitnya, jalan keluarnya adalah melalu operasi. Walaupun
seorang dokter, tetap saja ia merasa tidak nyaman dihadapkan pada pilihan
pisau operasi, seperti orang-orang awam lainnya. Karenanya ia mencoba satu
resep ramuan yang ditawarkan oleh kerabatnya yang ahli tumbuh-tumbuhan,
untuk mengobati kencing batu yang dideritanya. Ternyata, tidak
disangka-sangka penyakitnya sembuh total setelah mengkonsumsi jamu godokan
daun alpukat, keji beling dan kumis kucing selama 1 bulan. |
|
|
|
Sejak itu,
Dr Johnny mulai serius mempelajari tumbuhan asli Indonesia yang berkhasiat
obat, dan mulai menerapkannya kepada pasien-pasiennya. Pada waktu itu,
sebagai dokter bagian THT di RS Fatmawati, banyak dari anak-anak berpenyakit
amandel yang seharusnya dioperasi, bisa disembuhkan dengan jamu hasil
ramuannya. Di saat itu, sekitar tahun 70-80an jamu masih dianggap sebagai
barang kampungan, tetapi karena banyak pasien-pasiennya yang tertolong, maka
Dokter Johnny merasa yakin bahwa herbal adalah yang terbaik untuk
pasien-pasiennya, dan memutuskan untuk konsisten menggunakan herbal. Saat
pengobatan alternatif dan tren “back to nature” mulai dilirik lagi oleh
masyarakat belakangan ini, Dr Johnny beberapa kali muncul di majalah seperti
Nirmala, Senior, Trubus sebagai nara sumber. |
|
|
|
Dengan
pengalamannya selama 30 tahun, boleh dibilang Dr Johnny merupakan salah satu
pakar herbal senior sekaligus seorang dokter yang mengerti sekali tentang
pengobatan herbal. Dengan menggabungkan 3 unsur yang terbaik yaitu pengobatan dari dunia
kedokteran Barat, Timur dan herbal asli Indonesia, dokter Johnny selama 30 tahun memberikan herbal kepada pasien-pasiennya
dengan berbagai macam keluhan penyakit dari yang relatif ringan seperti amandel, alergi,
gondok, gangguan menstruasi, gangguan asam urat sampai penyakit-penyakit
berat seperti kanker, ginjal, prostat, dan lain sebagainya. |
|