|
SERI KOMENTAR THD SURAT-SURAT PAULUS: Untuk membongkar segala dusta Paulus yang telah membelot dari Jemaat lantaran kesombogan, dengan menolak ketentuan Yesus yang memberkati Kefas sebagai tuan seluruh jemaat setelah Yesus, termasuk diri Paulus sendiri, karena itu ia membuat ajaran lain untuk membangun jemaat lain di daerah lain. Secara licik membawa nama Yesus dan Injil, padahal di pikirannya sama sekali bukan Yesus Nazareth melainkan ‘seorang’ anak Zeus yang entah siapa, untuk memikat orang-orang Yunani, dan padahal di pikirannya sama sekali bukan Injil Yesus karena Yesus tidak pernah mengajarkan ‘kematian-kebangkitan’ selama pemberitaannya. Itu hanyalah tafsiran yang dibuat-buat atas perjalanan Yesus oleh seorang pembelot. Oleh karenanya, ‘kematian-kebangkitan’ adalah isapan jempol belaka. ROMA SATU 1 Dari Paulus, hamba Kristus Yesus, yang dipanggil menjadi rasul dan dikuduskan untuk memberitakan Injil Allah. Dari saya, yang tidak pandai bicara, tapi ‘ditentukan’ untuk meluruskan kembali segala kebohongan dan isapan jempol yang telah anda ciptakan, untuk membuktikan bahwa anda adalah seorang pembelot dari jemaat yang tidak mau lagi menjadi hamba Yesus, lalu menciptakan suatu ‘yesus-khayalan’ dalam pikiran semua, sambil mencitrakan diri seolah-olah melayani Yesus Nazareth. Dengar, anda tidak dipanggil untuk menjadi rasul, tetapi hanyalah orang yang secara licik memanfaatkan nama Yesus Nazareth, setelah anda mendapatkan ide untuk memisahkan diri dari Kefas dan murid-murid serta jemaat, lantaran kedengkian tak terkendali yang bercokol dalam hati anda yang sombong. Saya akan membuktikan bahwa anda tidak dikuduskan untuk memberitakan injil, tetapi ditakdirkan untuk menjadi batu sandungan bagi jemaat Yesus yang sesungguhnya, yang mana propaganda palsu anda berupa ‘kematian-kebangkitan’ dan jemaat palsu anda di Yunani yang anda jejali dengan konsep ‘keselamatan dengan iman saja’ itu, akhirnya menelan ajaran Yesus beserta jemaatnya, seperti ikan paus yang menelan Yunus. Anda dan jemaat palsu anda adalah ikan paus yang dinubuatkan oleh Yesus sendiri yang akan menguburnya selama ‘3 hari 3 malam’. Jadi anda sama sekali bukan orang yang berpihak pada Yesus Nazareth. Anda sudah terbiasa mengatakan sesuatu sementara yang anda maksudkan adalah sesuatu yang lain. Dan saya akan membuktikan bahwa Yesus tidak mati ketika di tiang salib itu. Tuhan telah menolongnya dari kematian seperti yang ia minta dengan cucuran keringat di taman Getsamani sebelum penangkapan, dan bahwa Tuhan menghindarkannya dari mati terkutuk di kayu salib, untuk menyatakan kepada orang-orang yahudi dan orang-orang yang lain bahwa ia memang mesias yang dijanjikan itu, bukan pembual yang akhirnya terbukti terkutuk dengan mati di tiang salib seperti yang anda ajarkan. 2 Injil itu telah
dijanjikan-Nya sebelumnya dengan perantaraan nabi-nabi-Nya dalam kitab-kitab
suci, Injil Yesus memang telah dijanjikan, tidak ada
keraguan tentang itu, karena setiap kedatangan utusan selalu ada pemberitaan
sebelumnya, tapi injil yang anda beritakan adalah injil lain yang anda
paksakan dipahami oleh orang-orang sebagai Injil Yesus, padahal itu hanyalah
buatan anda sendiri, bukan injil Yesus yang dijanjikan itu. Injil Yesus tidak
mengajarkan ‘kematian-kebangkitan’ dan tidak mengajarkan konsep keselamatan
dengan ‘iman semata’, melainkan keselamatan dengan ‘iman dan perbuatan’. Apa yang sebut dengan injil itu penuh dengan
pemutarbalikan yang disengaja, jadi tidak pantas disebut dengan istilah
‘injil’ (berita baik). ‘Injil anda’ adalah berita buruk, karena menyesatkan.
Tidak usah jauh-jauh untuk melacak pemutarbalikan anda. Dalam kalimat anda
yang nomor dua diatas ini saja anda sudah mulai memutarbalikkan omongan: anda
menyebut-nyebut injil Yesus buat mengatas-namakan injil buatan anda sendiri.
Inilah tekhnik penipuan yang sangat anda andalkan dalam semua surat-surat
anda dalam apa yang disebut sebagai ‘kitab perjanjian baru’ itu. Ketika anda
menyebut Injil Yesus, yang anda maksudkan sebenarnya bukan injil Yesus,
tetapi injil lain yang anda buat sendiri. Yesus tidak mengajarkan ‘iman
saja’, Yesus tidak meniadakan hukum, Yesus tidak membatalkan sunat, bahkan ia
sendiri disunat. Ketika anda menyebut
Yesus, yang anda maksudkan sebenarnya bukan Yesus, tapi salah satu dari anak
Zeus dari Gunung 3 tentang Anak-Nya, yang menurut
daging diperanakkan dari keturunan Daud, 4
dan menurut Roh kekudusan
dinyatakan oleh kebangkitan-Nya dari antara orang mati, bahwa Ia adalah Anak
Allah yang berkuasa, Yesus Kristus
Tuhan kita. Barnabas mereka sebut Zeus dan Paulus mereka sebut
Hermes, karena ia yang berbicara. Maka datanglah imam dewa Zeus, yang kuilnya
terletak di luar kota, membawa lembu-lembu jantan dan karangan-karangan bunga
ke pintu gerbang Rupaya peristiwa itu telah disimpan baik-baik dalam hati, yang kemudian menjadi pelarian anda ketika dikemudian hari putus asa dari mengikuti peraturan. Anda tidak mampu lagi tulus ikhlas menerima murid-murid, khususnya Kefas sebagai tuan anda setelah Yesus. IDE KEMATIAN-KEBANGKITAN Anda mengawinkan keyakinan ‘Tuhan-bapak kirim
Tuhan-anak’ dengan ‘kabar burung tentang suatu kematian di kayu salib’
dikombinasikan juga dengan ‘pentahiran tahunan oleh imam-besar di bait suci
dengan darah hewan korban sembelihan’. Begitulah cara anda mengkait-kaitkan
antara ajaran ‘tuhan-bapak kirim tuhan-anak’ dari Yunani itu dengan Yesus, keisraelan dan
keabrahaman. Akhirnya anda menemukan alasan untuk memisahkan diri setelah
sekian lama menanggung beban yang berat di hati terhadap murid-murid. Anda putus-asa dari karunia ALLAH lantaran tidak pernah mampu untuk menerima murid-murid lebih tinggi dari anda dalam keimamatan, khususnya Kefas, sebagai tuan anda setelah Yesus. Rasa takut anda akan ALLAH yang secuil yang sempat membuat anda dibaptiskan ketika anda ditempel terus oleh Yesus sendiri saat dalam misi pembinasaan anda ke Damsyik itu, telah sirna sama sekali dihapus oleh kesombongan yang menguasai jiwa anda. Saya sangat yakin, bahwa berbaptisnya anda waktu itu adalah kerja misterius Tuhan untuk menghentikan cobaan berat atas jemaat yang anda dan kawan-kawan anda hendak timpakan berupa siksaan dan penganiayaan, bahkan pembinasaan. PENYAMARAN Yesus Waktu itu, anda sampai terperangah jatuh tersungkur ke tanah karena orang yang anda kira telah mati di kayu salib itu, ternyata telah berdiskusi sambil menyamar dengan anda sepanjang jalan, dengan pengetahuan alkitabnya yang amat mengagumkan, membuktikan kepada anda dengan nas-nas yang jitu bahwa nubuat-nubuat dalam Alkitab cocok dengan ‘laki-laki’ yang disalibkan itu, dan bahwa orang-orang yahudi telah melakukan kesalahan besar telah menolaknya, karena berarti mereka menolak mesias mereka, menolak orang yang dikirim untuk menyelamatkan Israel, menolak orang yang dipilih untuk membangkitkan kembali kerajaan Daud yang diimpi-impikan, yang berarti mereka telah menolak Tuhan yang mengutusnya. Lalu setelah anda tampak sangat yakin dan membenarkan argumentasi-agumentasinya, Yesuspun membuka penyamarannya kepada anda dan mengatakan bahwa dia sendirilah laki-laki itu!! Dan anda tidak bisa menyangkalnya karena ada bukti-bukti bekas penganiayaan dan penyaliban pada tubuhnya. Dari itu andapun mengetahui bahwa tidak ada orang yang sedang memperdayakan anda. Semuanya berjalan dengan rapi dan rahasia. Hanya antara dia dengan anda saja. Dia berkata. “aku sendirilah ini”. Andapun tersukungkur lemas. Kawan-kawan anda tidak mengerti apa yang sedang terjadi. Mereka hanya melihat ada orang yang berjalan dengan anda, tapi tidak benar-benar tahu ada apa antara anda dengan Yesus. Peristiwa ini kalian manipulasi dengan bahasa mitos: Melihat cahaya, mendengar suara. Yesus TIDAK MATI DI KAYU SALIB Siapa yang mati di kayu salib, Paulus? Anda hanya mengikuti anggapan orang-orang saja. Ingat anda bukan saksinya, Paulus. Murid-murid Yesus sendiri tidak ada di tempat pada saat itu,mereka semua menyingkir karena takut ditangkap oleh Romawi. Mahkamah Agama mempertahankan isu mati-di kayu salib itu supaya terus beredar, salah satunya dengan menyogok dua prajurit romawi yang disuruh menjaga kuburan supaya tutup mulut tentang bagaimana Yesus keluar dari kuburan. Dengan begitu mereka mau mempertahankan anggapan bahwa Yesus mati terkutuk, supaya ia dianggap pendusta oleh orang-orang yahudi, khususnya. Satu bukti yang sangat jelas ia tidak mati di salib adalah bahwa ia langsung mengeluarkan darah saat salah seorang dari dua prajurit romawi yang ditugaskan untuk mematahkan kakinya melukai lambungnya dengan tombak untuk mencheck apakah ia masih hidup atau tidak. Mereka mau melihat kakinya perlu dipatahkan atau tidak. Ternyata ia sudah tidak bergerak. Mereka menganggapnya mati, sehingga tidak mematahkan kakinya. Ini jelas kerja misterius Tuhan untuk menyelamatkan Yesus. Kenyataan darah yang langsung keluar itu menunjukkan bahwa jantung Yesus masih bekerja dengan baik. Jadi ia hanya pingsan saja, yang mana tidak disadari oleh 2 prajurit romawi ini. Itu adalah bukti secara saintifik yang hanya bisa dimengerti oleh orang-orang pada zaman yang telah mengenal ilmu kedokteran. Satu bukti lain, dan
dinubuatkan dalam alkitab, adalah pernyataan ‘tak satu tulangpun dipatahkan’
yang tentu saja berarti ‘nyawanya tidak melayang’. Satu tulang saja tidak
patah, apalagi nyawanya!! Bukan hanya itu, Yesus sendiri berusaha keliling
(setelah ia beristirahat dalam kuburan dan keadaannya lebih baik) untuk
mengkondisikan bahwa ia tidak seperti yang dilihat orang-orang, yang mengira
dirinya mati di tiang salib. Ia benar-benar tidak mati di tiang, artinya
bahwa ia tidak terkutuk, artinya bahwa ia bukan pendusta, artinya bahwa
memang dialah mesias yang dijanjikan itu, bukan mesias palsu yang akhirnya
terbukti kepalsuannya oleh suatu kematian di tiang salib. Semua orang yahudi
sudah terkondisi bahwa
hanya pendusta yang mati di tiang salib. Murid-murid sendiri juga telah mengira hal yang
sama, walaupun telah diberitahu oleh Maria magdalena yang sudah melihat
sendiri bahwa Yesus masih hidup. Dugaan seperti itu telah mengguncang juga
keyakinan murid-murid, karena dengan sendirinya mereka pun akan berpikir
bahwa rabi mereka ternyata seorang pendusta. Maka dengan gigih Yesus sendiri
membuktikan dirinya ia tidak mati di tiang. Salah satunya, ia memakan ikan
goreng dan madu di hadapan murid-muridnya, juga meminta muridnya untuk meraba
sendiri bekas luka-lukanya, untuk membuktikan bahwa dirinya sama sekali bukan
hantu atau arwah orang mati seperti yang mereka kira. 5
Dengan perantaraan-Nya
kami menerima kasih karunia dan jabatan rasul untuk menuntun semua bangsa,
supaya mereka percaya dan taat kepada nama-Nya. Ini adalah satu pemutarbalikan lagi yang anda
lakukan. Kata ‘-nya’ disini seolah-olah anda maksudkan untuk menyebut
Yesus, padahal sama sekali tidak. Anda menyangkal Kefas yang mengepalai
seluruh jemaat berarti anda juga menyangkal Yesus. Seharusnya Kefas adalah
tuan atau bapa anda setelah Yesus. Itu adalah aturan main. Tidak bisa
disangkal. Tapi anda menyangkalnya. Bagaimana mungkin anda terkait dengan
Yesus dengan tidak menerima kefas? Lu 10:16 Barangsiapa mendengarkan kamu, ia mendengarkan Aku; dan barangsiapa menolak kamu, ia menolak Aku; dan barangsiapa menolak Aku, ia menolak Dia yang mengutus Aku." Bahkan dalam salah Ketika Yesus memberkati Kefas sebagai pemimpin
jemaat, tentu nas ini berlaku atas Kefas, yang mana anda tidak suka, karena itu nas ini pun berlaku pada diri
anda pada sisi yang lainnya ... jadilah tuan atas
saudara-saudaramu, dan anak-anak ibumu akan sujud kepadamu. Siapa yang
mengutuk engkau, terkutuklah ia, dan siapa yang memberkati engkau,
diberkatilah ia." Ge 27:29 Yesus TIDAK MENYURUH PERGI KE
SEGALA BANGSA Lagi pula Yesus sendiri menolak pergi ke orang-orang
selain Kalau Yesus pernah memerintahkan untuk pergi ke
orang-orang yang bukan Yesus mengatakan, jangan memberikan mutiara kepada babi
atau memberikan roti anak-anak kepada anjing. Itu karena orang-orang selain Mungkin anda akan mengatakan: ‘buktinya saya sendiri bisa menghimpun orang-orang yunani!’ Saya menjawab: anda memang bisa menghimpun orang-orang Yunani, tapi anda tidak mengajarkan ajaran Yesus kepada mereka, tetapi anda hanya mengajarkan agama yunani yang dibumbui dan dikait-kaitkan dengan kisah Yesus, keisraelan dan keabrahaman. Ketika anda menyebutkan nama Yesus, yang ada di otak anda adalah bukan Yesus dari Nzareth, melainkan ‘seorang’ anak Zeus yang dikirim ke bumi, semacam Herkules, Appolo dll. Adalah sangat mengejutkan, tentang Yesus dari Aku tahu tentang seorang Kristen; empat belas
tahun yang lampau--entah di dalam tubuh, aku tidak tahu, entah di luar tubuh,
aku tidak tahu, Allah yang mengetahuinya--orang itu tiba-tiba diangkat ke
tingkat yang ketiga dari sorga. Aku juga tahu tentang orang itu, --entah di
dalam tubuh entah di luar tubuh, aku tidak tahu, Allah yang mengetahuinya--
ia tiba-tiba diangkat ke Firdaus dan ia mendengar kata-kata yang tak
terkatakan, yang tidak boleh diucapkan manusia. Atas orang itu aku hendak
bermegah, tetapi atas diriku sendiri aku tidak akan bermegah, selain atas
kelemahan-kelemahanku. (2 Korintius
12: 2 - 5) Rupanya selama ini anda berdusta dengan lancar sekali ya? Lalu siapa yang berkomunikasi dengan anda dan menyuruh anda menyampaikan ini itu dalam pengajaran anda selama ini? Termasuk yang mengangkat anda sebagai rasul untuk orang yang bukan Yahudi? Dan siapa yang mengajarkan anda untuk membagi dunia dengan yahudi dan non yahudi? apakah Tuhan itu ada dua? Bukankah ia harus esa? Anda tahu kalau ada dua orientasi begitu, salah satu harus dibatalkan. Apakah Tuhan sudah lupa dengan keesaan-Nya sendiri? Anda akhirnya memang membatalkan Kefas dan Jemaat Yerusalem, yang berarti membatalkan ajaran Yesus. Anda terpaksa membatalkannya. Dengan fitnah dan mengutuk Kefas dan murid-murid. Coba ingat lagi apa yang anda katakan ini .... 2Co 2Co
11:5-6 Tetapi menurut pendapatku
sedikitpun aku tidak kurang dari pada rasul-rasul yang tak ada taranya itu.
Jikalau aku kurang paham dalam hal berkata-kata, tidaklah demikian dalam hal
pengetahuan; sebab kami telah menyatakannya kepada kamu pada segala waktu dan
di dalam segala hal. 2Co 6
Kamu juga termasuk di
antara mereka, kamu yang telah dipanggil menjadi milik Kristus. Ini benar-benar pernyataan isapan jempol pikatan
yang menyesatkan!! Barusan kita sudah membuktikan bahwa Yesus tidak pernah
memerintahkan untuk pergi ke semua bangsa. Kalau ada ayat-ayat dalam alkitab
yang bernada seperti itu, itu jelas tambahan yang tidak jujur, karena sekali
lagi, tidak mungkin kalian memperdebatkan soal ‘makan semeja dengan orang tak
bersunat’ kalau Yesus pernah dengan mulutnya membolehkan pergi ke
bangsa-bangsa lain. Kalian memperdebatkannya justeru karena Yesus tidak
pernah mengatakannya. Ini benar-benar isapan jempol!! 7
Kepada kamu sekalian
yang tinggal di Roma, yang dikasihi Allah, yang dipanggil dan dijadikan
orang-orang kudus: Kasih karunia menyertai kamu dan damai sejahtera dari
Allah, Bapa kita, dan dari Tuhan Yesus Kristus. Sekali lagi, ini adalah
isapan jempol yang dipaksakan. Betapa cold-blooded nya anda mengatakan
sesuatu yang tidak ada ini kepada manusia, seolah-olah itu benar. Kasih
karunia macam apa yang bisa datang dari sesuatu yang tidak ada? Anda
benar-benar sudah tanpa perasaan. Sampai sedemikian parahnyakah pengaruh
kedengkian yang tak terkendali itu? Kesombongan tak terbendung itu? Anda
mewarisi kesombongan Iblis, bahkan memposisikan diri anda sebagai itu. Well
... you become what you think!! dan anda tahu
bagaimana ganjarannya dari sisi Tuhan, bukan? 8
Pertama-tama aku
mengucap syukur kepada Allahku oleh Yesus Kristus atas kamu sekalian, sebab
telah tersiar kabar tentang imanmu di seluruh dunia. Syukur kepada ALLAH? ALLAH yang mana nih? Yesus yang
mana? Bukankah anda hanya menyebut Yesus tak lebih dari seorang kristen saja
pada 2Korintius12:2-5 diatas? Jadi benarlah apa yang saya katakan, yang
dipikir oleh anda ketika menyebut nama Yesus hanyalah anak Zeus dari gunung Keimanan yang anda ajarkan
memang akan tersebar, karena keimanan yang anda ciptakan itu adalah untuk
membuat terjadi terbenamnya Yesus dalam perut bumi selama tiga hari sesuai
yang ia sendiri nubuatkan, yang mana mengacu kepada tertelannya ajaran Yesus
beserta jemaatnya oleh keimanan dan jemaat palsu yang anda bangun di Yunani
itu. 9 Karena Allah, yang kulayani
dengan segenap hatiku dalam pemberitaan Injil Anak-Nya, adalah saksiku, bahwa
dalam doaku aku selalu mengingat kamu: Maksud anda Zeus dan salah satu anaknya? Anda sudah
amat terbiasa dengan
mengatakan sesuatu sambil memaksudkannya untuk hal yang lain.
Itu adalah ciri khas pendusta yang kelihatan lugu, atau pembohong yang pandai
mencitrakan dirinya innocent. Ingat, tak satu pun dari anak-anak Zeus
dijanjikan kedatangannya melalui nabi-nabi Allah memang menjadi saksi
atas diri anda, tapi apa yang disaksikan oleh Allah tentang diri anda adalah
bahwa anda seorang mewarisi kesombongan Iblis yang berkhianat seperti
penghianatanYudas Eskariot,
karena anda memisahkan diri dari jemaat Yesus yang sah,
menyangkal kesokoguruan Kefas dan murid-murid, lalu membangun jemaat sendiri
di Yunani dengan mengajarkan agama yunani setelah dimodifikasi dan dipoles
dibumbui dengan kisah hidup Yesus, keisraelan dan keabrahaman. Anda amat
pandai memikat orang dengan mengatakan ‘dalam doaku aku selalu mengingat
kamu’. Doa yang anda maksudkan itu adalah kejahatan yang dibiarkan sementara
oleh Tuhan. 10
Aku berdoa, semoga dengan
kehendak Allah aku akhirnya beroleh kesempatan untuk mengunjungi kamu. Ya, anda memang harus merealisasikan rencana Tuhan atas diri anda, yaitu menjadi ikan paus yang akan menelan Yesus. Take your time, karena anda harus mengubur Yesus selama 3 hari 3 malam. 11. Sebab aku ingin melihat
kamu untuk memberikan karunia rohani kepadamu guna menguatkan kamu,
Ya ya ....... Karunia rohani yang anda maksudkan disini tidak lain adalah ‘kematian-kebangkitan’ yang melahirkan konsep
keselamatan berdasarkan iman semata, bukan berdasarkan perbuatan, hasil
ramuan anda mengkawinkan ‘tuhan-bapak kirim tuhan-anak’ dari Yunani + ‘kisah
hidup Yesus’ + ‘pentahiran tahunan oleh imam besar di bait suci dengan darah
hewan korban’. Padahal Yesus
mengatakan bahwa semua orang akan dihakimi sesuai perbuatannya (LIHAT: Sebab
Anak Manusia akan datang dalam kemuliaan Bapa-Nya diiringi
malaikat-malaikat-Nya; pada waktu itu Ia akan membalas setiap orang menurut perbuatannya
- Mat16:27). Murid-murid mengatakan bahwa Abraham dibenarkan
karena perbuatan karena mereka mengikuti konsep keselamatan yang diajarkan
Yesus (LIHAT: Yakobus Yesus sendiri dibenarkan dan mencapai kemuliaannya karena kesalehannya (LIHAT: Ibr 5:7-8). Daud juga dibenarkan karena perbuatan (LIHAT: Kis 13: 22). Manusia dibenarkan karena perbuatan (LIHAT: Yakobus 2:24 ). Lihat sekali lagi pernyataan Yesus pada Mat 16:27 diatas. Mana karunia rohani yang menguatkan itu, Paulus? Perhatikan apa yang dikatakan oleh murid-murid (yang lebih konsisten) dengan Yesus dibawah ini: Iman tanpa perbuatan adalah iman mati (LIHAT: Iman tanpa perbuatan tidak ada gunannya (LIHAT: Iman tanpa perbuatan adalah iman kosong (LIHAT: Justeru iman yang beginilah yang hendak diberantas
oleh Yesus ketika ia mengeluarkan sebuah nas alkitab: bahwa bangsa 12
yaitu, supaya aku ada di antara
kamu dan turut terhibur oleh iman kita bersama, baik oleh imanmu maupun oleh
imanku. Tentu akan terhibur karena konsep keselamatannya sangat
mendukung keinginan hawa nafsu(iman semata, bukan karena perbuatan), tetapi
orang-orang terhibur adalah orang yang tidak berjalan akal sehatnya dan mati
hati nuraninya, karena dalam intuisinya mereka mengakui bahwa keberhasilan,
kesuksesan, hasil akhir terbaik, adalah karena perbuatan yang benar, begitu
juga Anda sendiri mengakui bahwa ucapan memuliakan ALLAH dengan bibir (iman semata) tidak lebih baik dari korban-korban berupa perbuatan. Bagaimana ini Paulus? Keimanan yang anda ajarkan benar-benar kacau!! Sebab itu marilah kita, oleh Dia, senantiasa mempersembahkan korban syukur kepada Allah, yaitu ucapan bibir yang memuliakan nama-Nya. Dan janganlah kamu lupa berbuat baik dan memberi bantuan, sebab korban-korban yang demikianlah yang berkenan kepada Allah. (Heb 13:15-16) 13 Saudara-saudara, aku mau,
supaya kamu mengetahui, bahwa aku telah sering berniat untuk datang kepadamu
-- tetapi hingga kini selalu aku terhalang -- agar di tengah-tengahmu aku
menemukan buah, seperti juga di tengah-tengah bangsa bukan Yahudi yang lain. Biar Yesus sendiri yang akan menjawab anda .... Dapatkah orang memetik buah anggur dari semak
duri atau buah ara dari rumput duri?
(Mt Saya yakin memang begitulah jemaat yang dibanguan
diatas dasar ‘iman semata’ ini. Jemaat semak berduri. Bahkan parasit. Anda
hanya bisa bertahan kalau menyedot tradisi-tradisi dari luar. Sementara kalau
independent dengan keimanan sendiri, agama anda akan menjadi seperti rumah
hantu yang mengerikan. Kalau umat yang benar, mereka justeru menjadi hancur
jika menyedot tradisi-tradisi dari luar yang menentang prinsipnya. Lihat Jadi, memang, anda tidak mempunyai buah sendiri. Buah yang anda petik di zaman modern ini adalah buah yang dihasilkan tidar murni oleh keimanan anda sendiri. Sekarang, buah apa yang bisa dihasilkan oleh orang-orang yang mematikan akal sehat dan hati nuraninya dengan meyakini ‘iman semata’ dan mencampakkan ‘perbuatan’ dab ‘hukum’? Ajaran cinta yang diajarkan oleh Yesus adalah ajaran perbuatan, karena tidak mungkin orang disebut mencintai saudaranya kalau ia tidak berbuat sesuatu untuknya? Agama yang anda ajarkan kepada orang-orang adalah agama bibir-iman-semata yang dicampur dengan ajaran cinta-setengah-setengah karena kalian lebih cenderung kepada ‘bukan karena perbuatan’ yang mana lebih sesuai dengan keingan hawa nafsu yang jahat. 14
Aku berhutang baik kepada
orang Yunani, maupun kepada orang bukan Yunani, baik kepada orang terpelajar,
maupun kepada orang tidak terpelajar. Bagaimana dengan hutang hukuman yang anda bawa-bawa dalam diri anda dengan memisahkan diri dari jemaat? Anda membuat jemaat lain di tempat lain, bukan karena jemaat yang ada salah, tetapi karena kesombongan dan ketinggian hati anda sendiri yang suka memandang muka dan tidak mau tunduk kepada orang yang ditentukan menjadi tuan anda, seperti Kefas cs sebagai orang yang, oleh ALLAH, ditentukan lebih tinggi dari diri anda dalam struktur imamat jemaat melalui keputusan Yesus. Anda yang mempunyai ‘reputasi’ pernah membinasakan jemaat Yesus ingin duduk di tempat tertinggi dalam jemaat? Kalau itu bisa terwujud, alangkah tidak adilnya Tuhan. Pantasan anda selalu membesar-besarkan perkataan ‘keselamatan itu bukan karena perbuatan’, lalu anda kait-kaitkan dengan istlah karunia. Dengar, mendapat petunjuk itu memang tidak bisa diukur dengan seberapa perbuatan yang dipersembahkan, tapi manusia diberikan karunia petunjuk oleh Tuhan justeru supaya mereka hidup dengan kudus dalam kesalehan perbuatan. Bagaimana logikanya orang hidup kudus hanya dengan pengakuan dan ucapan-ucapan belaka? Ingat, Yesus mengatakan bahwa manusia dibalasi sesuai dengan perbuatan mereka masing-masing (LIHAT: Mat 16: 27). Iman tanpa perbuatan adalah iman mati (LIHAT: Yakobus 2: 26). Jangan terlalu bangga
dengan dibaptisnya anda ke dalam jemaat waktu itu. Itu hanyalah kerja misterius
Tuhan untuk menghentikan penderitaan jemaat yang berada dalam ancaman
pembinasaan dan tekanan ujian yang berat yang dilakukan oleh anda dan
kawan-kawan anda. Saya melihat anda memang sudah ditakdirkan dari kandungan
ibu anda untuk menjadi batu sandungan bagi keyakinan dan jemaat Yesus
Nazareth. Anda seperti perempuan eva yang memakan buah terlarang, yang
memberikannya juga kepada suaminya, sehingga diturunkan dari Kerajaan Sorga.
Anda telah merombak Perjanjian Abraham dan menghilangkan sesuka hati anda hal
yang paling prinsip daripadanya, yaitu hukum yang ditandai dengan sunat, dan
anda tidak menaruh hormat sedikitpun kepadanya. 15
Itulah sebabnya aku ingin untuk
memberitakan Injil kepada kamu juga yang diam di Roma. Anda mau memberitakan injil anda
di Roma karena anda ingin mencoba masuk lebih dalam dalam kerajaan Romawi.
Anda mau menjadi seperti imam besar dalam kerajaan 16 Sebab aku mempunyai
keyakinan yang kokoh dalam Injil, karena Injil adalah kekuatan Allah yang menyelamatkan
setiap orang yang percaya, pertama-tama orang Yahudi, tetapi juga orang
Yunani. Injil mana yang kekuatan ALLAH? Kalau injil yang diajarkan oleh Yesus saya akui sebagai kekuatan ALLAH, tapi kalau injil yang mengajarkan ‘keselamatan bukan dengan perbuatan’, itu bukan injil Yesus. Itu adalah injil anda. Kalau pertama-tama untuk orang
Yahudi, kenapa anda berkeliaran di Yunani dan lebih mengutamakan orang-orang
Yunani? Bukankahnkah Yesus itu orang Yahudi? Bukankah seharusnya anda
membereskan orang-orang Yahudi dulu? Yesus itu mau membangkitkan kembali
Kerajaan orang-orang Israel, yang pernah berdiri dengan kokoh di zaman Daud
dan Solomo, supaya Israel kembali menjadi berkat bagi bangsa-bangsa, ia bukan
ingin membangkitkan kerajaan orang-orang Yunani, kan? Dimana kaitannya
orang-orang Yunani dengan Abraham? Sunat saja, mereka tidak. Untuk mencapai
tujuan sendiri, anda malah menghapuskan sunat. Yesus sendiri 17
Sebab di dalamnya nyata
kebenaran Allah, yang bertolak dari iman dan memimpin kepada iman, seperti
ada tertulis: "Orang benar akan hidup oleh iman." Ajaran siapa orang dibenarkan oleh iman saja? Imannya hanyalah sebagian dari apa yang membenarkan orang. Apa yang membenarkan seseorang adalah perbuatan baik yang dimotivasi oleh keimanan. Mari saya ulangi sekali lagi posisi iman tanpa perbuatan ...... Iman tanpa perbuatan adalah iman mati (LIHAT:). Iman tanpa perbuatan tidak ada gunannya / tidak
menyelamatkan (LIHAT: Yakobus 2: 14). Iman tanpa perbuatan adalah iman kosong (LIHAT:Yakobus 2: 20) Abraham dibernarkan karena perbuatan (LIHAT:Yakobus
2: 21) Daud dibenarkan karena perbuatan (LIHAT: Kis 13:
22) Yesus dibenarkan karena perbuatan (LIHAT: Ibr 5:
7-8) Manusia dibenarkan karena perbuatan (LIHAT:Yakobus
2: 24) Yesus sendiri mengatakan
manusia akan dibalas sesuai dengan perbuatan mereka masing-masing (LIHAT Mat 18
Sebab murka Allah
nyata dari sorga atas segala kefasikan dan kelaliman manusia, yang menindas
kebenaran dengan kelaliman. Anda mempermasalhkan ALLAH murka karena kefasikan dan kelaliman manusia. Kalau ajaran ‘keselamatan bukan karena perbuatan’ itu memang benar, kenapa anda harus mempermasalahkan ‘kefasikan’ dan ‘kelaliman’? apa urusan Tuhan dengan kefasikan dan kelaliman, kalau keselamatan itu hanya ditentukan oleh hanya percaya pada ‘kematian-kebangkitan’ dan bukan karena perbuatan? Apakah kepada orang lain berlaku ‘keselamatan karena perbuatan’ sedangkan kepada anda dan jemaat anda ‘keselamatan bukan karena perbuatan’ / ‘iman saja’? Anda mau lari dari perbuatan ya? Kalau ALLAH murka karena perbuatan manusia, berarti IA menghakimi dan membalasi sesuai perbuatan. Kalau orang dimurkai sehingga dihukum karena perbuatannya, bukankah itu artinya orang itu dibenarkan dan disalahkan karena perbuatannya? 19
Karena apa yang dapat mereka
ketahui tentang Allah nyata bagi mereka, sebab Allah telah menyatakannya
kepada mereka. Apa yang nyata tentang ALLAH tidak ada hubungannya dengan ‘kematian-kebangkitan’ dan ‘keselamatan dari iman semata’ yang menjadi ukuran kebenaran yang anda ajarkan. 20
Sebab apa yang tidak nampak
dari pada-Nya, yaitu kekuatan-Nya yang kekal dan keilahian-Nya, dapat nampak
kepada pikiran dari karya-Nya sejak dunia diciptakan, sehingga mereka tidak
dapat berdalih. Tapi apa hubungannya pikiran dan karya Tuhan
sebagai bukti keberadaan-Nya dengan ‘kematian-kebangkitan’ dan ‘iman-semata’
yang anda ajarkan kepada orang-orang? Bukan keberadaan Tuhan yang harus kita
permasalahkan, tapi kehendak-Nya kita jalankan atau tidak? Kehendak ALLAH
adalah manusia supaya hidup dalam kesalehan, dengan dasar ‘iman + perbuatan’, bukan percaya
pada suatu ‘kematian-kebangkitan’ lalu terampuni semua dosa, karena tidak ada
yang namanya ‘kematian-kebangkitan’. Yang ada hanyalah Yesus diselamatkan
dari kematian dengan ditampakkan seperti mati (pingsan), lalu dibantu oleh
Yusuf Arimathea (orang yang dikenal oleh Pilatus) dan tabib Nikodemus,
beristirahat sekitar 30 jam dalam tempat yang aman dalam kubran-goa milik
Yusuf tadi, mulai jumat malam, sabtu siang dan malamnya, hingga menjelang
minggu pagi. Yesus tidak mati di kayu
salib. Karena dia bukan orang terkutuk dan bukan pendusta. Disinilah letak
salah satu kelemahan ajaran ‘kematian-kebangkitan’. Akibatnya anda memaksa
Yesus menjadi seorang pendusta dengan harus mati dikayu salib. Ternyata tidak
klop ya? Banyak tidak klopnya! 21
Sebab sekalipun mereka mengenal
Allah, mereka tidak memuliakan Dia sebagai Allah atau mengucap syukur
kepada-Nya. Sebaliknya pikiran mereka menjadi sia-sia dan hati mereka yang
bodoh menjadi gelap. Mengucapkan syukur boleh saja. Itu bagus. Tapi inti
dari memuliakan ALLAH itu bukan dengan bibir. Sebenarnya tidak ada untungnya
bagi ALLAH ucapan syukur dan pujian-pujian anda? Anda tahu Lihat ini ... Mr 7:6 Benarlah nubuat Yesaya tentang kamu, hai orang-orang munafik! Sebab ada tertulis: Bangsa ini memuliakan Aku dengan bibirnya, padahal hatinya jauh dari pada-Ku. Kalau anda mau memuliakan Tuhan, persembahkanlah perbuatan-perbuatan yang di dasari oleh cinta dan kasih-sayang, termasuk jangan iri dan dengki dengan kelebihan yang diperoleh orang lain. Yang namanya cinta itu, kita tidak mau diganggu oleh kelebihan orang lain, ataupun kita juga tidak menjadi sombong dan memandang muka terhadap orang-orang yang ditentukan tidak seberuntung kita. Bagaimanapun kelebihan dan kekurangan orang lain, kita harus tetap menjaga hubungan cinta-kasih dengan sesama saudara, karena kita satu tubuh. Bagaimana bisa tubuh akan hidup dan utuh apabila anggota-anggota tubuh itu saling bertentangan? Jadi, jika anda harus dipimpin oleh orang miskin dan tidak terpelajar seperti Kefas, anda harus mau menerimanya, karena apa yang diberikan kepada Kefas oleh Yesus didahului oleh memberkatinya. Berkat Yesus tidak bisa anda batalkan dengan perasaan lebih tinggi. Diberkatinya Kefas sebagai tuan anda setelah Yesus adalah karena ia lebih tinggi dari anda, walaupun ia berasal dari latar belakang yang miskin dan tidak terpelajar. Mengapa anda tidak mau menerima tempat anda sendiri?? Kalau anda ditentukan sebagai hamba Kefas dan dia sebagai tuan anda, terimalah diri anda sebagai hamba Kefas dan dia sebagai tuan anda, jangan menginginkan yang tidak mungkin. Dimana letak keimanan anda? Dimana letak kemuliaan anda? Re 22 Mereka berbuat seolah-olah mereka penuh hikmat, tetapi mereka telah menjadi
bodoh. Orang yang dalam kegelapan memang berlaku seperti itu. Tetapi menurut saya tidak ada yang lebih bodoh dari mengatakan kita bisa mendapatkan suatu kebaikan hanya dengan mempercayai kebaikan itu datang dengan sendirinya kepada kita, tanpa kita sendiri mengusahakannya dengan perbuatan kita, hanya karena membesar-besar kata karunia. Itulah ajaran ‘kematian-kebangkitan’ yang anda ajarkan. Hikmat apakah yang ada dalam ‘kematian-kebangkitan’ ini selain daripada kebodohan pengebirian akal sehat dan hati nurani? 23
Mereka menggantikan
kemuliaan Allah yang tidak fana dengan gambaran yang mirip dengan manusia
yang fana, burung-burung, binatang-binatang yang berkaki empat atau
binatang-binatang yang menjalar. Lalu mengapa anda sendiri menuhankan manusia-Yesus
yang perlu makan dan perlu minum? Yang punya rasa takut dan memohon
pertolongan dengan ratapan dan tangis ketika ia akan di tangkap? Semua yang
bergantung adalah fana. Bukan? Ingatlah ketika anda dan Barnabas dikira dewa-dewa
oleh orang-orang yunani ...... Kis 14: 11- 13 Ketika orang banyak melihat apa yang
telah diperbuat Paulus, mereka itu berseru dalam bahasa Likaonia:
"Dewa-dewa telah turun ke tengah-tengah kita dalam rupa manusia."
Barnabas mereka sebut Zeus dan Paulus mereka sebut Hermes, karena ia yang
berbicara. Maka datanglah imam dewa Zeus, yang kuilnya terletak di luar kota,
membawa lembu-lembu jantan dan karangan-karangan bunga ke pintu gerbang Anda telah menyangkal pikiran mereka tentang ‘tuhan-turun-dalam-rupa-manusia’ itu, bukan? Anda juga tidak mengatakan ketika anda menyangkal itu: Yesuslah orangnya, bukan kami! Tapi satu-satunya yang anda lakukan saat itu adalah mengatakan kepada mereka supaya jangan lagi ada pikiran tuhan-turun-dalam-rupa-manusia, melainkan harus berbalik kepada ALLAH yang menjadikan langit dan bumi, laut dan segala isinya ....... Kis 14: 11-15 Mendengar itu Barnabas dan Paulus mengoyakkan pakaian mereka, lalu terjun ke tengah-tengah orang banyak itu sambil berseru: "Hai kamu sekalian, mengapa kamu berbuat demikian? Kami ini adalah manusia biasa sama seperti kamu. Kami ada di sini untuk memberitakan Injil kepada kamu, supaya kamu meninggalkan perbuatan sia-sia ini dan berbalik kepada Allah yang hidup, yang telah menjadikan langit dan bumi, laut dan segala isinya. Mt 19:28 Kata Yesus kepada mereka: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya pada waktu penciptaan kembali, apabila Anak Manusia bersemayam di takhta kemuliaannya, kamu, yang telah mengikut aku, akan duduk juga di atas dua belas takhta untuk menghakimi kedua belas suku Israel. SEPERTI Daud:
MEMBANGUN KERAJAAN Jadi apa anda maksudkan dengan pemberitaan injil, jelas adalah, bahwa penyelamatan telah datang kembali melalui Yesus untuk mendatangkan janji ALLAH berupa suatu kerajaan seperti yang pernah diberikan kepada Daud. Sementara ‘kebangkitan dan kematian’ disitu tidak ada kaitannya dengan kematian di salib seperti apa yang anda sendiri katakan dibawah ini (namun di kemudian hari justeru menjadi inti pengajaran anda) ........ Kis 13:34 Allah
telah membangkitkan dia (Yesus, untuk
menjadi utusan penyelamat bangsa israel, pen) dari antara orang mati (dari kalangan bangsa Israel yang mati,
karena tanpa kerajaan, pen) dan
Ia tidak akan diserahkan kembali kepada kebinasaan (tidak lagi akan JATUH DALAM KESESATAN DAN BERCERAI-BERAI,
pen). Hal itu dinyatakan oleh Tuhan dalam firman ini: Aku akan menggenapi
kepadamu janji-janji yang kudus yang dapat
dipercayai, yang telah Kuberikan kepada Daud (KERAJAAN Jelasnya, telah datang penyelamatan untuk membangkitkan
kembali bangsa Tentang peran Yesus seperti peran Daud, kita lihat
di Luk Ia akan menjadi besar dan akan disebut Anak Allah Yang
Mahatinggi. Dan Tuhan Allah akan mengarunia Secara otomatis, dengan perkataan-perkataan anda
diatas (ketika itu masih lurus), sesungguhnya anda sedang ada dalam konteks
menggenapkan pengajaran para nabi, masih konsisten dengan yang diajarkan
Yesus melalui murid-murid: menggenapkan hukum, memurnikan kembali pengertian
tentang Perjanjian Abraham (bukan merubahnya), iman + perbuatan (bukan iman
semata), dan seterusnya, Jadi BUKAN soal percaya kepada
‘kematian-kebangkitan’ yang refer kepada suatu kematian di kayu salib atau
kebangkitan dari kuburan-goa menjelang minggu pagi itu. BAGAIMANA Tuhan
MENYATAKAN DIRI? Jadi apakah yang dimaksudkan dengan Tuhan
menyatakan diri-Nya? Apakah dengan turun ke dunia dalam rupa manusia? Tentu
saja bukan itu maksudnya. Tuhan menyatakan diri artinya IA akan menggenapkan
janji kudus yaitu jemaat yang besar dan berkuasa,
sehingga melalui jemaat yang besar dan berkuasa itu IA akan menghakimi
manusia.dan mempermalukan mereka yang telah menginjak-injak umat-Nya. Disebut
menyatakan diri karena IA tidak lagi membiarkan kejahatan merajalela, IA
membuat kebenaran berkuasa dan menjadi terang dunia. Pengutusan orang-orang seperti.Musa, Daud, Yesus, adalah tahap awal dari ALLAH menyatakan diri. Tahap tertinggi dari pernyataan diri itu adalah disempurnakannya janji dengan bangkitnya kerajaan yang rajani, imammat, untuk menjadi berkat bagi segala bangsa, menghukum semua yang bersalah dan membalasi semua orang dengan perbuatan mereka masing-masing. 24
Karena itu Allah menyerahkan
mereka kepada keinginan hati mereka akan kecemaran, sehingga mereka saling
mencemarkan tubuh mereka. ----------------------------------- Itu terjadi pada diri anda sendiri, yang
mencemarkan diri dengan merubah ajaran Yesus dari ‘iman + perbuatan’ menjadi
‘iman saja’. Dari keselamatan dengan membangkitkan kerajaan Anda mencemarkan diri dengan merubah pengajaran para nabi yang mau digenapkan oleh Yesus, sesuai pengakuannya sendiri. Sunat yang begitu penting juga telah anda hilangkan, padahal Yesus sendiri di sunat. Bagaimana orang mau jadi keturunan Abraham secara rohani kalau mereka tidak disunat? Bukankah itu tanda perjanjian yang kekal? Anda itu seperti perempuan Eva yang mencemarkan diri dengan memakan pohon terlarang lalu mencemar kan juga jemaat Yerusalem dengan gaya memaksakan pikiran, yang menyebabkan semua orang terlepar keluar dari janji Tuhan dan juga menyebabkan Kerajaan Sorga harus mendem di dalam perut bumi hingga datangnya waktu pernyataan-diri kembali. Anda adalah ikan paus itu yang mulutnya bagaikan kuburan. 25
Sebab mereka menggantikan
kebenaran Allah dengan dusta dan memuja dan menyembah makhluk dengan
melupakan Penciptanya yang harus dipuji selama-lamanya, amin. Lho?! saya jadi heran, bukankah anda sendiri yang begitu? :)) Anda yang nekad melupakan ALLAH dengan memutuskan
diri dengan jemaat yang dipercayakan kepada Kefas oleh Yesus dengan dukungan
murid-murid lainnya. Tetapi anda tidak sanggup menerima aturan main itu,
karena anda merasa lebih tinggi, lalu menggantikan ajaran Yesus dengan ajaran
isapan jempol. Itu adalah kesombongan Iblis, wahai Paulus. Kesombongan Iblis
akan mendapatkan hukuman Iblis juga. Anda membuat jemaat lain di Yunani, dengan doktrin yang sama sekali berbeda dari yang di Yerusalem, yaitu: ‘kematian-kebangkitan’, keselamatan dari iman saja. Anda sendiri lah yang melupakan ALLAH. ‘Kematian-kebangkitan’, ‘iman semata’, yang berujung
pada tidak mengakui ‘hukum tertulis’. Anda mengatakan hukum tertulis itu
sengat maut dll, yang mana konsekwensi dari itu anda harus membatalkan sunat
yang merupakan lambang dari melakukan hukum (yang berbeda dalam kadar dengan
sabat), itu adalah lambang dari keutamaan hukum dan perbuatan untuk mencapai
keselamatan. Kemudian mau tidak mau tindakan anda itu berentet pula kepada
mengacak-acak soal makanan yang boleh dan yang tidak di makan. Anda mengimplikasikan bahwa itu hanyalah simbol-simbol, jadi itu tidak penting. Yang penting sunat rohani, loh-loh hati, ini rohani, itu rohani, dst. Semua anda rohanikan, bukan supaya semuanya menjadi lebih spiritual, tapi supaya tidak mempunyai ukuran dan batasan-batasan yang jelas. Padahal itu akan menyebabkan orang-orang bisa nyolong-nyolong berbuat kefasikan dengan berbagai alasan untuk membenarkan kejahatannya. Anda mengatakan rohani rohani rohani dengan mulut anda, padahal prakteknya adalah daging daging daging. Posisi yang benar itu haruslah dari perpaduan antara
roh dan daging. Dengan begitu anda menjadi manusia yang hidup, tidak roh saja
seperti hantu, tidak pula daging saja yang membuat anda menjadi zombi. Jadi
harus seperti persatuan yang wajar antara roh dan daging. Yesus sendiri
berbicara roh dan daging sekaligus ketika dia mengatakan: "Ambillah,
makanlah, inilah tubuh-Ku." (DAGING) "Minumlah, kamu semua, dari
cawan ini. Sebab inilah darah-Ku, darah perjanjian (ROH) Mat 26:26-27 Yesus mengampunkan dosa dengan mengajak manusia ke dalam lingkaran ‘iman + perbuatan’ dalam suatu jemaat yang menyelenggarakan pengajaran para nabi dan menegakkan hukum, sementara dengan mengajarkan ‘keselamatan dari iman semata’ anda mengukuhkan lingkaran yang dimurkai oleh ALLAH, lingkaran memuliakan Allah dibibir semata, lingkaran dimana orang-orang hanya pandai berbicara tetapi tidak melakukannya. Perombakan yang dimaksudkan oleh Yesus adalah mensetting ulang konsep keselamatan yang sudah bergeser kepada ‘iman saja’ ketika itu, untuk ditarik kembali kepada bentuk aslinya sesuai pengajaran para nabi, yaitu: ‘iman + perbuatan’ (bicara hukum) 26
Karena itu Allah
menyerahkan mereka kepada hawa nafsu yang memalukan, sebab isteri-isteri
mereka menggantikan persetubuhan yang wajar dengan yang tak wajar. 27
Demikian juga suami-suami
meninggalkan persetubuhan yang wajar dengan isteri mereka dan menyala-nyala
dalam berahi mereka seorang terhadap yang lain, sehingga mereka melakukan
kemesuman, laki-laki dengan laki-laki, dan karena itu mereka menerima dalam
diri mereka balasan Kalau saja anda hidup sampai tahun 2000-an wahai
Paulus, anda akan melihat sendiri pengikut-pengikut anda yang ramai-ramai
melakukan sesuatu yang lebih buruk dari wanita mendatangi wanita atau
laki-laki mendatangi laki-laki, yaitu incest!!,
khususnya di negara Amerika pemilik simbol Saya sudah menyatakan sebelumnya bahwa ‘kematian-kebangkitan’ yang berlanjut kepada ‘iman semata’ yang kemudian berlanjut lagi kepada meniadakan hukum tertulis, membatalkan sunat dan mengobrak-abrik ketentuan-ketentuan tentang makanan yang boleh dan yang tidak boleh, itu adalah suatu pernyataan keputusasaan anda dari kasih karunia Tuhan, yaitu ketika anda sudah tidak mungkin lagi untuk tunduk di bawah Kefas dan murid-murid. Perombakan terhadap perjanjian Abraham yang anda lakukan bukan sesuatu yang anda niatkan sebagai suatu terobosan untuk mencapai kebenaran yang hakiki, akan tetapi dengan itu anda telah dengan sengaja melakukan kejahatan karena putus asa dari kasih karunia Tuhan. Anda melupakan Tuhan dan menantang Tuhan sekaligus. Anda adalah orang yang mewarisi kesombongan Iblis. Tentunya dengan hukuman Iblis pula nantinya. 28 Dan karena mereka tidak
merasa perlu untuk mengakui Allah, maka Allah menyerahkan mereka kepada
pikiran-pikiran yang terkutuk, sehingga mereka melakukan apa yang tidak
pantas: Saya melihat bahwa anda benar-benar sedang
bercerita tentang diri anda sendiri, sadar atau tidak sadar. Anda memang
sudah merasa tidak perlu mengakui ALLAH. Anda memang telah diserahkan oleh
ALLAH kepada pikiran-pikiran terkutuk dengan mana anda telah menyesatkan
orang-orang. Ajaran anda sendiri telah kena seleksi dengan ukuran anda
sendiri. Maka dengan ini anda terbukti bersalah. Itu semua karena anda telah
membawa ALLAH pada level yang rendah dengan mempertuhankan manusia sebagai
tuhan. Saya kasih tahu kepada anda satu hal tentang
rahasia hati anda, mengapa orang seperti anda membawa turun level Tuhan
kepada level yang lebih rendah semata-mata adalah demi alasan untuk melarikan
diri dari keselamatan karena perbuatan yang diperintahkan oleh Tuhan kepada
manusia. Sebelumnya anda telah terbiasa dengan perbuatan-perbuatan jahat
walaupun dalam memori anda bertumpuk-tumpuk pengetahuan tentang Alkitab. Anda
adalah salah satu dari orang-orang farisi, yang seolah-olah menduduki kursi
Musa tetapi tidak mau melakukan ajaran Musa. Terlebih lagi setelah anda mengetahui bahwa kursi Musa yang sesungguhnya telah dikaruniakan kepada murid-murid, dan anda tidak mungkin melampaui mereka sesuai peraturan, oleh karena itu anda membatalkan kursi Musa itu dengan propaganda ‘kematian-kebangkitan’ dan juga membatalkan semua peraturan yang mengatur menurut ajaran nabi-nabi, lalu membuat kursi yang lain di Yunani dan mengklaim itu sebagai kursi karunia ALLAH, dengan tidak lupa memfitnah bahwa murid-murid itu hanyalah pelayan-pelayan palsu yang berpura-pura berlaku sebagai pelayan Yesus, sementara anda mengatakan bahwa diri anda tidak kurang sedikitpun dari rasul-rasul itu, dan bahwa anda pun harus diakui sebagai rasul juga. Apakah arti perbuatan anda ini Paulus? Adakah anda mau mencari ALLAH atau mau mencari kedudukan? Dimana letak roh roh roh yang anda bualkan itu? Ternyata benar kata saya, apa yang anda sebut sebagai roh roh roh itu, sebenarnya anda adalah daging daging daging. 29
penuh dengan rupa-rupa
kelaliman, kejahatan, keserakahan dan kebusukan, penuh dengan dengki,
pembunuhan, perselisihan, tipu muslihat dan kefasikan. Hmm ... anda makin dalam saja memperkenal diri. Saya kira ini adalah moment yang penting. 30 Mereka adalah pengumpat,
pemfitnah, pembenci Allah, kurang ajar, congkak, sombong, pandai dalam
kejahatan, tidak taat kepada orang tua, Hmm ... Dengan kebiasaan bicara dengan berpikir keseleo itu, Gal 1:6 Aku heran, bahwa kamu begitu lekas berbalik dari pada Dia, yang oleh kasih karunia Kristus telah memanggil kamu, dan mengikuti suatu injil lain, yang sebenarnya bukan Injil. Hanya ada orang yang mengacaukan kamu dan yang bermaksud untuk memutarbalikkan Injil Kristus. Bahkan anda telah putus asa atas jemaat anda di Gal 1: 8-9 Tetapi sekalipun kami atau seorang malaikat dari sorga yang memberitakan kepada kamu suatu injil yang berbeda dengan Injil yang telah kami beritakan kepadamu, terkutuklah dia. Seperti yang telah kami katakan dahulu, sekarang kukatakan sekali lagi: jikalau ada orang yang memberitakan kepadamu suatu injil, yang berbeda dengan apa yang telah kamu terima, terkutuklah dia. Anda menghakimi orang lain sebagai pengumpat,
pemfitnah, pembenci Allah, kurang ajar, congkak, sombong, pandai dalam
kejahatan, tidak taat kepada orang tua, padahal anda sendirilah pelaku yang
sebenarnya. YANG PENGUMPAT ITU ANDA SENDIRI Siapa yang suka mengumpat jalan Taurat, Perjanjian
Abraham yang kekal itu, serta jalan para nabi? Lihat omongan anda dibawah ini
... 1Co YANG PEMFITNAH ITU ANDA SENDIRI Siapa yang suka memfitnah orang-orang yang
diberkati? Lihat omongan anda dibawah
ini ... 2Co 2Co Kalau anda harus berjerih payah, sering di dalam
penjara didera di luar batas, kerap dalam bahaya maut, itu adalah karma anda.
Anda pikir dengan melewati berbaptis saja semuanya sudah selesai? Bukankah
anda pernah menyiksa bahkan mau membinasakan jemaat Yesus? Belum lagi
kejahatan-kejahatan lain seperti yang umumnya dilakukan di kalangan
orang-orang farisi, yang suka membebani orang dengan beban-beban yang berat
tapi mereka sendiri tidak suka melakukannya. Tidakkah setelah berbaptis itu
Tuhan juga hendak membersihkan jiwa anda supaya kiranya anda berada dalam
ampunan yang sempurna? Mengapa kebaikan Tuhan anda sikapi dengan amat negatif
seperti itu? Dimanakah hikmat anda, Paulus? Bisa berbaptis ke dalam jemaat
Yesus saja seharusnya anda merasa bersyukur, karena dengan itu anda ditarik
dalam karunia dan dikeluarkan dari kegelapan yang sia-sia. Anda terlalu cepat
merasa diri sudah bersih sebelum anda mencapainya. Saya tidak percaya anda tidak mengerti bahwa baptis hanyalah pintu masuk dalam kebenaran. Di dalam lingkaran kebenaran yang sudah anda masuki itu anda masih harus menempuh suatu perjalanan ke arah pusat lingkaran – ke arah titik yang paling suci. Makin dekat anda ke pusat lingkaran, makin kudus lah anda. Perjalanan itu adalah api penyucian untuk memurnikan diri setiap orang yang telah memasuki jalan Tuhan dan untuk mencapai kemuliaan. Setiap orang mempunyai perjalanannya masing-masing tergantung dari keadaan mereka, maka ujian dan kesusahan mereka selama api pencucian pun berbeda-beda. Anda lupa dengan karma anda, dan anda tidak bersyukur kepada-Nya, kemudian ingin menjadi orang yang lebih tinggi dalam imamat pemerintahan Tuhan. Tapi, karena menurut peraturan, itu tidak mungkin bagi anda, lalu anda malah memisahkan diri dan membangun jemaat lain di tempat lain. Memfitnah pula. Anda adalah orang yang putus asa, wahai Paulus!! Disini seharusnya anda menyadari bahwa keselamatan itu BUKAN karena ‘iman saja’. masalahnya, anda mengajarkan konsep ‘keselamatan karena iman saja’ itu bukan karena tidak mengerti, tapi semata-mata karena anda sudah putus asa. JADI, YANG PEMBENCI ALLAH ITU ADALAH ANDA SENDIRI. YANG KURANG AJAR, CONGKAK, SOMBONG, PANDAI DALAM KEJAHATAN, DAN YANG TIDAK TAAT KEPADA ORANGTUA ITU ADALAH ANDA SENDIRI Tidak ada yang lebih
menjelaskan itu selain dari tindakan anda memisahkan diri Kefas dan Yesus
serta jemaat, lalu membuat-buat yesus lain dan injil lain lengkap dengan ajaran
yang tidak dikenal dalam ajaran Yesus dan para nabi: ‘kematian-kebangkitan’
dan ‘keselamatan karena iman’, untuk membangun suatu jemaat yang
lain dan untuk menyembunyikan kecurangan anda serta untuk memuaskan iri dan
dengki anda kepada murid-murid. Anda melupakan ancaman hukuman Tuhan.
Beraninya anda menentang api neraka. 31
tidak berakal, tidak
setia, tidak penyayang, tidak mengenal belas kasihan Yang tidak berakal itu anda sendiri karena anda telah menukarkan kasih karunia dengan hukuman. Hanya orang yang tidak berakal yang memilih kecelakaan dari keselamatan. Jude 1:4 Sebab ternyata ada orang tertentu yang telah masuk menyelusup di tengah-tengah kamu, yaitu orang-orang yang telah lama ditentukan untuk dihukum. Mereka adalah orang-orang yang fasik, yang menyalahgunakan kasih karunia Allah kita untuk melampiaskan hawa nafsu mereka, dan yang menyangkal satu-satunya penguasa dan tuan kita, Yesus Kristus. Yang tidak setia itu adalah anda sendiri karena anda berkhianat dari jemaat. Yang tidak penyayang dan tidak mengenal belas kasihan itu adalah anda sendiri karena tidak ada kasih sayang dalam orang sombong seperti anda, selain dari hanya mementingkan diri sendiri. Kelemah-lembutan yang anda terapkan dalam segala pengajaran anda hanyalah tipu muslihat yang rapi yang dimotivasi oleh dendam kesumat yang menyala-nyala kepada orang-orang pilihan. Selama itu anda dihidupkan oleh kebencian. Terbukti anda sangat getol menyiksa dan menganiaya jemaat Yesus sebelum itu. Perbuatan seperti ini tidak bisa dipercaya dilakukan oleh orang yang banyak pengetahuan dan dalam-hikmat ‘yang akan menjadi rasul’ seperti anda. Bandingkan tidakan anda itu dengan sikap seorang yang tidak mengangkat dirinya sebagai rasul seperti Gamaliel dibawah ini ... Tetapi seorang Farisi dalam Mahkamah Agama itu, yang
bernama Gamaliel, seorang ahli Taurat yang sangat dihormati seluruh orang
banyak, bangkit dan meminta, supaya orang-orang itu disuruh keluar sebentar.
Sesudah itu ia berkata kepada sidang: "Hai orang-orang Disisi lain, anda terbukti tidak bisa hidup dengan cinta kasih yang selalu harus ditandai dengan kerendahan hati ‘iman + perbuatan’. Oleh karena itu anda tidak sejalan dengan Yesus yang mengajar cinta-kasih, lalu mengajarkan ‘iman saja’ di tempat lain. 32
Sebab walaupun mereka
mengetahui tuntutan-tuntutan hukum Allah, yaitu bahwa setiap orang yang
melakukan hal-hal demikian, patut dihukum mati, mereka bukan saja
melakukannya sendiri, tetapi mereka juga setuju dengan mereka yang
melakukannya. Anda mengatakan ‘patut dihukum mati’. Begitu kah, Paulus? Saya menganggap pernyataan anda ini sebagai kegelisahan dan penyesalan anda sendiri tentang diri anda sendiri. Artinya saya menganggap bahwa anda sendiri berpendapat bahwa anda patut mendapatkan hukuman mati. Anda mengetahui nilai diri anda sendiri ketika pada saat yang sama mengklaim diri sebagai utusan. Pada pernyataan anda diatas, anda memandang tinggi tuntutan-tuntutan hukum ALLAH, tetapi anda sendirilah yang telah menghina hukum ALLAH dan anda mengajarkan seperti itu kepada orang lain. Mari kita mengingat kembali apa yang dikatakan oleh Yesus ... 17 "Janganlah kamu menyangka,
bahwa Aku datang untuk meniadakan hukum Taurat atau kitab para nabi. Aku datang
bukan untuk meniadakannya, melainkan untuk menggenapinya. 18 Karena Aku
berkata kepadamu: Sesungguhnya selama belum lenyap langit dan bumi ini, satu
iota atau satu titikpun tidak akan ditiadakan dari hukum Taurat, sebelum
semuanya terjadi. 19 Karena itu siapa yang meniadakan salah satu
perintah hukum Taurat sekalipun yang paling kecil, dan mengajarkannya
demikian kepada orang lain, ia akan menduduki tempat yang paling rendah di
dalam Kerajaan Sorga; tetapi siapa yang melakukan dan mengajarkan segala
perintah-perintah hukum Taurat, ia akan menduduki tempat yang tinggi di dalam
Kerajaan Sorga. 20 Maka Aku berkata
kepadamu: Jika hidup keagamaanmu tidak lebih benar dari pada hidup keagamaan
ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, sesungguhnya kamu tidak akan masuk
ke dalam Kerajaan Sorga. (Matius) Terbukti anda tidak
lebih benar dari Kefas cs seperti yang anda klaimkan, bukan? |