SERI KOMENTAR THD SURAT-SURAT PAULUS:

Untuk membongkar segala dusta Paulus yang telah membelot dari Jemaat lantaran kesombogan, dengan menolak ketentuan Yesus yang memberkati Kefas sebagai tuan seluruh jemaat setelah Yesus, termasuk diri Paulus sendiri, karena itu ia membuat ajaran lain untuk membangun jemaat lain di daerah lain. Secara licik membawa nama Yesus dan Injil,  padahal di pikirannya sama sekali bukan Yesus Nazareth melainkan ‘seorang’ anak Zeus yang entah siapa, untuk memikat orang-orang Yunani, dan padahal di pikirannya sama sekali bukan Injil Yesus karena Yesus tidak pernah mengajarkan ‘kematian-kebangkitan’ selama pemberitaannya. Itu hanyalah tafsiran yang dibuat-buat atas perjalanan Yesus oleh seorang pembelot. Oleh karenanya, ‘kematian-kebangkitan’ adalah isapan jempol belaka.

 

 

          ROMA SATU

 

 

1  Dari Paulus, hamba Kristus Yesus, yang dipanggil menjadi rasul dan dikuduskan untuk memberitakan Injil Allah.

 

Dari saya, yang tidak pandai bicara, tapi ‘ditentukan’ untuk meluruskan kembali segala kebohongan dan isapan jempol yang telah anda ciptakan, untuk membuktikan bahwa anda adalah seorang pembelot dari jemaat yang tidak mau lagi menjadi hamba Yesus, lalu menciptakan suatu ‘yesus-khayalan’ dalam pikiran semua, sambil mencitrakan diri seolah-olah melayani Yesus Nazareth.

 

Dengar, anda tidak dipanggil untuk menjadi rasul, tetapi hanyalah orang yang secara licik memanfaatkan nama Yesus Nazareth, setelah anda mendapatkan ide untuk memisahkan diri dari Kefas dan murid-murid serta jemaat, lantaran kedengkian tak terkendali yang bercokol dalam hati anda yang sombong.

 

Saya akan membuktikan bahwa anda tidak dikuduskan untuk memberitakan injil, tetapi ditakdirkan untuk menjadi batu sandungan bagi jemaat Yesus yang sesungguhnya, yang mana propaganda palsu anda berupa ‘kematian-kebangkitan’ dan jemaat palsu anda di Yunani yang anda jejali dengan konsep ‘keselamatan dengan iman saja’ itu, akhirnya  menelan ajaran Yesus beserta jemaatnya, seperti ikan paus yang menelan Yunus. Anda dan jemaat palsu anda adalah ikan paus yang dinubuatkan oleh Yesus sendiri yang akan menguburnya selama ‘3 hari 3 malam’. Jadi anda sama sekali bukan orang yang berpihak pada Yesus Nazareth. Anda sudah terbiasa mengatakan sesuatu sementara yang anda maksudkan adalah sesuatu yang lain.

 

Dan saya akan membuktikan bahwa Yesus tidak mati ketika di tiang salib itu. Tuhan telah menolongnya dari kematian seperti yang ia minta dengan cucuran keringat di taman Getsamani sebelum penangkapan, dan bahwa Tuhan menghindarkannya dari mati terkutuk di kayu salib, untuk menyatakan kepada orang-orang yahudi dan orang-orang yang lain bahwa ia memang mesias yang dijanjikan itu, bukan pembual yang akhirnya terbukti terkutuk dengan mati di tiang salib seperti yang anda ajarkan.

 

 

2  Injil itu telah dijanjikan-Nya sebelumnya dengan perantaraan nabi-nabi-Nya dalam kitab-kitab suci,

 

Injil Yesus memang telah dijanjikan, tidak ada keraguan tentang itu, karena setiap kedatangan utusan selalu ada pemberitaan sebelumnya, tapi injil yang anda beritakan adalah injil lain yang anda paksakan dipahami oleh orang-orang sebagai Injil Yesus, padahal itu hanyalah buatan anda sendiri, bukan injil Yesus yang dijanjikan itu. Injil Yesus tidak mengajarkan ‘kematian-kebangkitan’ dan tidak mengajarkan konsep keselamatan dengan ‘iman semata’, melainkan keselamatan dengan ‘iman dan perbuatan’.

 

Apa yang sebut dengan injil itu penuh dengan pemutarbalikan yang disengaja, jadi tidak pantas disebut dengan istilah ‘injil’ (berita baik). ‘Injil anda’ adalah berita buruk, karena menyesatkan. Tidak usah jauh-jauh untuk melacak pemutarbalikan anda. Dalam kalimat anda yang nomor dua diatas ini saja anda sudah mulai memutarbalikkan omongan: anda menyebut-nyebut injil Yesus buat mengatas-namakan injil buatan anda sendiri. Inilah tekhnik penipuan yang sangat anda andalkan dalam semua surat-surat anda dalam apa yang disebut sebagai ‘kitab perjanjian baru’ itu. Ketika anda menyebut Injil Yesus, yang anda maksudkan sebenarnya bukan injil Yesus, tetapi injil lain yang anda buat sendiri. Yesus tidak mengajarkan ‘iman saja’, Yesus tidak meniadakan hukum, Yesus tidak membatalkan sunat, bahkan ia sendiri disunat.  Ketika anda menyebut Yesus, yang anda maksudkan sebenarnya bukan Yesus, tapi salah satu dari anak Zeus dari Gunung Olympus, supaya anda bisa menawan orang-orang Yunani. Anda sudah tidak perduli dengan segala ajaran Yesus seperti ‘iman perbuatan’ yang meninggikan hukum  yang ditandai dengan sunat.

 

 

3  tentang Anak-Nya, yang menurut daging diperanakkan dari    

keturunan Daud,

4  dan menurut Roh kekudusan dinyatakan oleh kebangkitan-Nya dari    antara orang mati, bahwa Ia adalah Anak Allah yang  berkuasa, Yesus Kristus Tuhan kita.

 

Gaya bicara anda disini adalah gaya yang warnai keyakinan Gungung Olympus, bukan nada keyakinan seperti yang diajarkan oleh Yesus kepada jemaat. Anda telah mentransformasikan keyakinan orang-orang yahudi  ke dalam suatu bentuk keyakinan yang khusus untuk orang-orang Yunani, yaitu ‘tuhan-bapak kirim Tuhan-anak’ yang dikombinasikan dengan keisraelan, karena merekalah orang-orang yang mudah dipikat. Bukankah anda dan Barnabas pernah dikira Hermes dan Zeus oleh mereka? Tapi waktu itu anda masih loyal kepada jemaat Yerusalem. Bukankah mereka mau mempersembahkan hewan-hewan korban dan karangan bunga kepada anda berdua? Anda sendiri merasa heran dengan kebodohan mereka yang seperti itu. Begitu mudahnya mereka percaya bukan?

 

Barnabas mereka sebut Zeus dan Paulus mereka sebut Hermes, karena ia yang berbicara. Maka datanglah imam dewa Zeus, yang kuilnya terletak di luar kota, membawa lembu-lembu jantan dan karangan-karangan bunga ke pintu gerbang kota untuk mempersembahkan korban bersama-sama dengan orang banyak kepada rasul-rasul itu. Mendengar itu Barnabas dan Paulus mengoyakkan pakaian mereka, lalu terjun ke tengah-tengah orang banyak itu sambil berseru: "Hai kamu sekalian, mengapa kamu berbuat demikian? Kami ini adalah manusia biasa sama seperti kamu. Kami ada di sini untuk memberitakan Injil kepada kamu, supaya kamu meninggalkan perbuatan sia-sia ini dan berbalik kepada Allah yang hidup, yang telah menjadikan langit dan bumi, laut dan segala isinya. (Kis 14: 12 – 15)

 

Rupaya peristiwa itu telah disimpan baik-baik dalam hati, yang kemudian menjadi pelarian anda ketika dikemudian hari putus asa dari mengikuti peraturan.  Anda tidak mampu lagi tulus ikhlas menerima murid-murid, khususnya Kefas sebagai tuan anda setelah Yesus.

 

IDE KEMATIAN-KEBANGKITAN

Anda mengawinkan keyakinan ‘Tuhan-bapak kirim Tuhan-anak’ dengan ‘kabar burung tentang suatu kematian di kayu salib’ dikombinasikan juga dengan ‘pentahiran tahunan oleh imam-besar di bait suci dengan darah hewan korban sembelihan’. Begitulah cara anda mengkait-kaitkan antara ajaran ‘tuhan-bapak kirim tuhan-anak’ dari Yunani itu dengan Yesus,  keisraelan dan keabrahaman. Akhirnya anda menemukan alasan untuk memisahkan diri setelah sekian lama menanggung beban yang berat di hati terhadap murid-murid.

 

Anda putus-asa dari karunia ALLAH lantaran tidak pernah mampu untuk menerima murid-murid lebih tinggi dari anda dalam keimamatan, khususnya Kefas, sebagai tuan anda setelah Yesus. Rasa takut anda akan ALLAH yang secuil yang sempat membuat anda dibaptiskan ketika anda ditempel terus oleh Yesus sendiri saat dalam misi pembinasaan anda ke Damsyik itu, telah sirna sama sekali dihapus oleh  kesombongan yang menguasai jiwa anda. Saya sangat yakin, bahwa berbaptisnya anda waktu itu adalah kerja misterius Tuhan untuk menghentikan cobaan berat atas jemaat yang anda dan kawan-kawan anda hendak timpakan berupa siksaan dan penganiayaan, bahkan pembinasaan.

 

PENYAMARAN Yesus

Waktu itu, anda sampai terperangah jatuh tersungkur ke tanah karena orang yang anda kira telah mati di kayu salib itu, ternyata telah berdiskusi sambil menyamar dengan anda sepanjang jalan,  dengan pengetahuan alkitabnya yang amat mengagumkan, membuktikan kepada anda dengan nas-nas yang jitu bahwa nubuat-nubuat dalam Alkitab cocok dengan ‘laki-laki’ yang disalibkan itu, dan bahwa orang-orang yahudi telah melakukan kesalahan besar telah menolaknya, karena berarti mereka menolak mesias mereka, menolak orang yang dikirim untuk menyelamatkan Israel, menolak orang yang dipilih untuk membangkitkan kembali kerajaan Daud yang diimpi-impikan, yang berarti mereka telah menolak Tuhan yang mengutusnya.

 

Lalu setelah anda tampak sangat yakin dan membenarkan argumentasi-agumentasinya, Yesuspun membuka penyamarannya kepada anda dan mengatakan bahwa dia sendirilah laki-laki itu!! Dan anda tidak bisa menyangkalnya karena ada bukti-bukti bekas penganiayaan dan penyaliban pada tubuhnya. Dari itu andapun mengetahui bahwa tidak ada orang yang sedang memperdayakan anda. Semuanya berjalan dengan rapi dan rahasia. Hanya antara dia dengan anda saja. Dia berkata. “aku sendirilah ini”. Andapun tersukungkur lemas. Kawan-kawan anda tidak mengerti apa yang sedang terjadi. Mereka hanya melihat ada orang yang berjalan dengan anda, tapi tidak benar-benar tahu ada apa antara anda dengan Yesus. Peristiwa ini kalian manipulasi dengan bahasa mitos: Melihat cahaya, mendengar suara.

 

Yesus TIDAK MATI DI KAYU SALIB

Siapa yang mati di kayu salib, Paulus? Anda hanya mengikuti anggapan orang-orang saja. Ingat anda bukan saksinya, Paulus. Murid-murid Yesus sendiri tidak ada di tempat pada saat itu,mereka semua menyingkir karena takut ditangkap oleh Romawi.

 

Mahkamah Agama mempertahankan isu mati-di kayu salib itu supaya terus beredar, salah satunya  dengan menyogok dua prajurit romawi yang disuruh menjaga kuburan supaya tutup mulut tentang bagaimana Yesus keluar dari kuburan. Dengan begitu mereka mau mempertahankan anggapan bahwa Yesus mati terkutuk, supaya ia dianggap pendusta oleh orang-orang yahudi, khususnya.

 

Satu bukti yang sangat jelas ia tidak mati di salib adalah bahwa ia langsung mengeluarkan darah saat salah seorang dari dua prajurit romawi yang ditugaskan untuk mematahkan kakinya melukai lambungnya dengan tombak untuk mencheck apakah ia masih hidup atau tidak. Mereka mau melihat kakinya perlu dipatahkan atau tidak. Ternyata ia sudah tidak bergerak. Mereka menganggapnya mati,  sehingga tidak mematahkan kakinya. Ini jelas kerja misterius Tuhan untuk menyelamatkan Yesus. Kenyataan darah yang langsung keluar itu menunjukkan bahwa jantung Yesus masih bekerja dengan baik. Jadi ia hanya pingsan saja, yang mana tidak disadari oleh 2 prajurit romawi ini. Itu adalah bukti secara saintifik yang hanya bisa dimengerti oleh orang-orang pada zaman yang telah mengenal ilmu kedokteran.

 

Satu bukti lain, dan dinubuatkan dalam alkitab, adalah pernyataan ‘tak satu tulangpun dipatahkan’ yang tentu saja berarti ‘nyawanya tidak melayang’. Satu tulang saja tidak patah, apalagi nyawanya!!

 

Bukan hanya itu, Yesus sendiri berusaha keliling (setelah ia beristirahat dalam kuburan dan keadaannya lebih baik) untuk mengkondisikan bahwa ia tidak seperti yang dilihat orang-orang, yang mengira dirinya mati di tiang salib. Ia benar-benar tidak mati di tiang, artinya bahwa ia tidak terkutuk, artinya bahwa ia bukan pendusta, artinya bahwa memang dialah mesias yang dijanjikan itu, bukan mesias palsu yang akhirnya terbukti kepalsuannya oleh suatu kematian di tiang salib. Semua orang yahudi sudah terkondisi bahwa  hanya pendusta yang mati di tiang salib.

 

Murid-murid sendiri juga telah mengira hal yang sama, walaupun telah diberitahu oleh Maria magdalena yang sudah melihat sendiri bahwa Yesus masih hidup. Dugaan seperti itu telah mengguncang juga keyakinan murid-murid, karena dengan sendirinya mereka pun akan berpikir bahwa rabi mereka ternyata seorang pendusta. Maka dengan gigih Yesus sendiri membuktikan dirinya ia tidak mati di tiang. Salah satunya, ia memakan ikan goreng dan madu di hadapan murid-muridnya, juga meminta muridnya untuk meraba sendiri bekas luka-lukanya, untuk membuktikan bahwa dirinya sama sekali bukan hantu atau arwah orang mati seperti yang mereka kira.

 

 

5  Dengan perantaraan-Nya kami menerima kasih karunia dan jabatan rasul untuk menuntun semua bangsa, supaya mereka percaya dan taat kepada nama-Nya.

 

Ini adalah satu pemutarbalikan lagi yang anda lakukan. Kata ‘-nya’ disini seolah-olah anda maksudkan untuk menyebut Yesus, padahal sama sekali tidak. Anda menyangkal Kefas yang mengepalai seluruh jemaat berarti anda juga menyangkal Yesus. Seharusnya Kefas adalah tuan atau bapa anda setelah Yesus. Itu adalah aturan main. Tidak bisa disangkal. Tapi anda menyangkalnya. Bagaimana mungkin anda terkait dengan Yesus dengan tidak menerima kefas?

 

Lu 10:16  Barangsiapa mendengarkan kamu, ia mendengarkan Aku; dan barangsiapa menolak kamu, ia menolak Aku; dan barangsiapa menolak Aku, ia menolak Dia yang mengutus Aku."  

 

Bahkan dalam salah surat anda, anda berani memfatwa terkutuk kepada Kefas dan murid-murid dan mengatakan bahwa mereka itu pekerja-pekerja palsu yang menyamar sebagai pelayan Yesus, semua itu adalah demi mengangkat diri anda sendiri diatas Kefas dan murid-murid. Ingat, justeru orang yang terkutuk itu adalah orang yang mengutuk orang yang diberkati. Kefas diberkati oleh Yesus sendiri untuk menjadi pemimpin bagi jemaatnya. Tapi anda mengutuknya. Anda mengutuk orang yang diberkati oleh Yesus. Apakah anda lebih tinggi dari Yesus? Apakah anda mempunyai kuasa untuk membatalkan berkat yang diberikan Yesus kepada Kefas dan murid-murid?

 

Ketika Yesus memberkati Kefas sebagai pemimpin jemaat, tentu nas ini berlaku atas Kefas, yang mana anda tidak suka,  karena itu nas ini pun berlaku pada diri anda pada sisi yang lainnya ...

jadilah tuan atas saudara-saudaramu, dan anak-anak ibumu akan sujud kepadamu. Siapa yang mengutuk engkau, terkutuklah ia, dan siapa yang memberkati engkau, diberkatilah ia." Ge 27:29 

    

 

Yesus TIDAK MENYURUH PERGI KE SEGALA BANGSA

Lagi pula Yesus sendiri menolak pergi ke orang-orang selain Israel. Itu dia nyatakan sendiri dengan jelas ketika ia bertemu dengan wanita samaria itu. Memang ada pernyataan lain yang berlawanan dengan itu, untuk pergi ke semua bangsa.  Tapi itu akan berarti ada kontradiksi. Untuk dua hal yang kontradiksi, kita tidak bisa membenarkan kedua-duanya sekaligus. Kemungkinan pertama, salah satu adalah salah. Kemung- kinan kedua, dua-duanya salah. Jadi sangat beralasan kalau kita benar-benar harus berhati-hati dan jeli dalam membaca bibel.

 

Kalau Yesus pernah memerintahkan untuk pergi ke orang-orang yang bukan Israel juga, pasti itu sudah dilakukan oleh murid-murid dengan gencar, tetapi nyatanya mereka tidak berani. Kalau Yesus pernah menyuruh demikian, mengapa anda dan murid-murid sampai berdebat dalam sidang jemaat di Yerusalem tentang boleh-tidaknya makan semeja dengan orang-orang tak bersunat? Apakah Yesus belum datang kepada kalian saat kalian berdebat itu? Anda lah yang berusaha mempengaruhi mereka untuk melakukan hal yang tidak diperintahkan dan tidak dilakukan oleh Yesus.

 

Yesus mengatakan, jangan memberikan mutiara kepada babi atau memberikan roti anak-anak kepada anjing. Itu karena orang-orang selain Israel (untuk konteks zaman itu) akan menginjak-injak ajaran yang berharga itu lantaran kebodohan mereka. Ajaran Abraham dan para nabi terlalu asing bagi mereka.

 

Mungkin anda akan mengatakan: ‘buktinya saya sendiri bisa menghimpun orang-orang yunani!’ Saya menjawab: anda memang bisa menghimpun orang-orang Yunani, tapi anda tidak mengajarkan ajaran Yesus kepada mereka, tetapi anda hanya mengajarkan agama yunani yang dibumbui dan dikait-kaitkan dengan kisah Yesus, keisraelan dan keabrahaman. Ketika anda menyebutkan nama Yesus, yang ada di otak anda adalah bukan Yesus dari Nzareth, melainkan ‘seorang’ anak Zeus yang dikirim ke bumi, semacam Herkules, Appolo dll. 

 

Adalah sangat mengejutkan, tentang Yesus dari Nazareth anda hanya menyebutnya sebagai seorang kristen .......

 

Aku tahu tentang seorang Kristen; empat belas tahun yang lampau--entah di dalam tubuh, aku tidak tahu, entah di luar tubuh, aku tidak tahu, Allah yang mengetahuinya--orang itu tiba-tiba diangkat ke tingkat yang ketiga dari sorga. Aku juga tahu tentang orang itu, --entah di dalam tubuh entah di luar tubuh, aku tidak tahu, Allah yang mengetahuinya-- ia tiba-tiba diangkat ke Firdaus dan ia mendengar kata-kata yang tak terkatakan, yang tidak boleh diucapkan manusia. Atas orang itu aku hendak bermegah, tetapi atas diriku sendiri aku tidak akan bermegah, selain atas kelemahan-kelemahanku.   (2 Korintius 12: 2 - 5)

 

Rupanya selama ini anda berdusta dengan lancar sekali ya? Lalu siapa yang berkomunikasi dengan anda dan menyuruh anda menyampaikan ini itu dalam pengajaran anda selama ini? Termasuk yang mengangkat anda sebagai rasul untuk orang yang bukan Yahudi? Dan siapa yang mengajarkan anda untuk membagi dunia dengan yahudi dan non yahudi? apakah Tuhan itu ada dua? Bukankah ia harus esa?

 

Anda tahu kalau ada dua orientasi begitu, salah satu harus dibatalkan. Apakah Tuhan sudah lupa dengan keesaan-Nya sendiri? Anda akhirnya memang membatalkan Kefas dan Jemaat Yerusalem, yang berarti membatalkan ajaran Yesus. Anda terpaksa membatalkannya. Dengan fitnah dan mengutuk Kefas dan murid-murid. Coba ingat lagi apa yang anda katakan ini ....

 

2Co 11:13  Sebab orang-orang itu adalah rasul-rasul palsu, pekerja-pekerja curang, yang menyamar sebagai rasul-rasul Kristus.

 

2Co 11:5-6  Tetapi menurut pendapatku sedikitpun aku tidak kurang dari pada rasul-rasul yang tak ada taranya itu. Jikalau aku kurang paham dalam hal berkata-kata, tidaklah demikian dalam hal pengetahuan; sebab kami telah menyatakannya kepada kamu pada segala waktu dan di dalam segala hal.  

 

2Co 11:22  Apakah mereka orang Ibrani? Aku juga orang Ibrani! Apakah mereka orang Israel? Aku juga orang Israel. Apakah mereka keturunan Abraham? Aku juga keturunan Abraham! Apakah mereka pelayan Kristus? -- aku berkata seperti orang gila--aku lebih lagi! Aku lebih banyak berjerih lelah; lebih sering di dalam penjara; didera di luar batas; kerap kali dalam bahaya maut.  

 

 

6         Kamu juga termasuk di antara mereka, kamu yang telah dipanggil menjadi milik Kristus.

 

Ini benar-benar pernyataan isapan jempol pikatan yang menyesatkan!! Barusan kita sudah membuktikan bahwa Yesus tidak pernah memerintahkan untuk pergi ke semua bangsa. Kalau ada ayat-ayat dalam alkitab yang bernada seperti itu, itu jelas tambahan yang tidak jujur, karena sekali lagi, tidak mungkin kalian memperdebatkan soal ‘makan semeja dengan orang tak bersunat’ kalau Yesus pernah dengan mulutnya membolehkan pergi ke bangsa-bangsa lain. Kalian memperdebatkannya justeru karena Yesus tidak pernah mengatakannya. Ini benar-benar isapan jempol!!

 

 

 

7  Kepada kamu sekalian yang tinggal di Roma, yang dikasihi Allah, yang dipanggil dan dijadikan orang-orang kudus: Kasih karunia menyertai kamu dan damai sejahtera dari Allah, Bapa kita, dan dari Tuhan Yesus Kristus.

 

Sekali lagi, ini adalah isapan jempol yang dipaksakan. Betapa cold-blooded nya anda mengatakan sesuatu yang tidak ada ini kepada manusia, seolah-olah itu benar. Kasih karunia macam apa yang bisa datang dari sesuatu yang tidak ada? Anda benar-benar sudah tanpa perasaan. Sampai sedemikian parahnyakah pengaruh kedengkian yang tak terkendali itu? Kesombongan tak terbendung itu? Anda mewarisi kesombongan Iblis, bahkan memposisikan diri anda sebagai itu. Well ... you become what you think!! dan anda tahu bagaimana ganjarannya dari sisi Tuhan, bukan?

 

8  Pertama-tama aku mengucap syukur kepada Allahku oleh Yesus Kristus atas kamu sekalian, sebab telah tersiar kabar tentang imanmu di seluruh dunia.

 

Syukur kepada ALLAH? ALLAH yang mana nih? Yesus yang mana? Bukankah anda hanya menyebut Yesus tak lebih dari seorang kristen saja pada 2Korintius12:2-5 diatas? Jadi benarlah apa yang saya katakan, yang dipikir oleh anda ketika menyebut nama Yesus hanyalah anak Zeus dari gunung Olympus yang dipercayai oleh orang-orang yunani, bukan Yesus dari Nazareth.

 

Keimanan yang anda ajarkan memang akan tersebar, karena keimanan yang anda ciptakan itu adalah untuk membuat terjadi terbenamnya Yesus dalam perut bumi selama tiga hari sesuai yang ia sendiri nubuatkan, yang mana mengacu kepada tertelannya ajaran Yesus beserta jemaatnya oleh keimanan dan jemaat palsu yang anda bangun di Yunani itu.

 

 

 

9  Karena Allah, yang kulayani dengan segenap hatiku dalam pemberitaan Injil Anak-Nya, adalah saksiku, bahwa dalam doaku aku selalu mengingat kamu:

 

Maksud anda Zeus dan salah satu anaknya? Anda sudah amat terbiasa dengan  mengatakan sesuatu sambil memaksudkannya untuk hal yang lain. Itu adalah ciri khas pendusta yang kelihatan lugu, atau pembohong yang pandai mencitrakan dirinya innocent. Ingat, tak satu pun dari anak-anak Zeus dijanjikan kedatangannya melalui nabi-nabi Israel. Mengapa anda terus-menerus menyebut nama Yesus tapi yang anda maksudkan itu salah seorang dari anak-anak Zeus dari Gunung Olympus? Siapakah nama anak Zeus itu kali ini? Apakah Zeus salah lokasi menurunkan ‘anaknya’ di daerah Yehuda? Bukankah seharusnya ia menurunkan ‘anaknya’ di Makedonia? Ataukah hanya nyasar saja dan harus ditoleransi?

 

Allah memang menjadi saksi atas diri anda, tapi apa yang disaksikan oleh Allah tentang diri anda adalah bahwa anda seorang mewarisi kesombongan Iblis yang berkhianat seperti penghianatanYudas Eskariot,  karena anda memisahkan diri dari jemaat Yesus yang sah, menyangkal kesokoguruan Kefas dan murid-murid, lalu membangun jemaat sendiri di Yunani dengan mengajarkan agama yunani setelah dimodifikasi dan dipoles dibumbui dengan kisah hidup Yesus, keisraelan dan keabrahaman. Anda amat pandai memikat orang dengan mengatakan ‘dalam doaku aku selalu mengingat kamu’. Doa yang anda maksudkan itu adalah kejahatan yang dibiarkan sementara oleh Tuhan.

 

 

10  Aku berdoa, semoga dengan kehendak Allah aku akhirnya beroleh kesempatan untuk mengunjungi kamu.

 

Ya, anda memang harus merealisasikan rencana Tuhan atas diri anda, yaitu menjadi ikan paus yang akan menelan Yesus. Take your time, karena anda harus mengubur Yesus selama 3 hari 3 malam.

 

 

11.  Sebab aku ingin melihat kamu untuk memberikan karunia rohani kepadamu guna menguatkan   kamu,

 

Ya ya .......

Karunia rohani yang anda maksudkan disini tidak lain adalah ‘kematian-kebangkitan’ yang melahirkan konsep keselamatan berdasarkan iman semata, bukan berdasarkan perbuatan, hasil ramuan anda mengkawinkan ‘tuhan-bapak kirim tuhan-anak’ dari Yunani + ‘kisah hidup Yesus’ + ‘pentahiran tahunan oleh imam besar di bait suci dengan darah hewan korban’.  Padahal Yesus mengatakan bahwa semua orang akan dihakimi sesuai perbuatannya (LIHAT: Sebab Anak Manusia akan datang dalam kemuliaan Bapa-Nya diiringi malaikat-malaikat-Nya; pada waktu itu Ia akan membalas setiap orang menurut perbuatannya - Mat16:27).

 

Murid-murid mengatakan bahwa Abraham dibenarkan karena perbuatan karena mereka mengikuti konsep keselamatan yang diajarkan Yesus (LIHAT: Yakobus 2: 21  ), tapi anda ngotot dan  melawan murid-murid dan Yesus dengan mengatakan Abraham dibenarkan bukan karena perbuatannya, melainkan imannya saja (Roma 4:9).

 

Yesus sendiri dibenarkan dan mencapai kemuliaannya karena kesalehannya (LIHAT: Ibr 5:7-8). Daud juga dibenarkan karena perbuatan (LIHAT: Kis 13: 22). Manusia dibenarkan karena perbuatan (LIHAT: Yakobus 2:24 ). Lihat sekali lagi pernyataan Yesus pada Mat 16:27 diatas.

 

Mana karunia rohani yang menguatkan itu, Paulus? Perhatikan apa yang dikatakan oleh murid-murid (yang lebih konsisten) dengan Yesus dibawah ini:

 

Iman tanpa perbuatan adalah iman mati (LIHAT: 2: 26).

Iman tanpa perbuatan tidak ada gunannya (LIHAT: 2: 14).

Iman tanpa perbuatan adalah iman kosong (LIHAT: 2: 20)

 

Justeru iman yang beginilah yang hendak diberantas oleh Yesus ketika ia mengeluarkan sebuah nas alkitab: bahwa bangsa Israel hanya memuliakan ALLAH dengan mulut mereka semata (LIHAT: Mar 7:6). Yang berarti bahwa Yesus hendak mengajak mereka untuk memuliakan ALLAH dengan iman dan perbuatan sekaligus. Pengakuan harus dibuktikan dengan perbuatan. OK?

 

 

12  yaitu, supaya aku ada di antara kamu dan turut terhibur oleh iman kita bersama, baik oleh imanmu maupun oleh imanku.

 

Tentu akan terhibur karena konsep keselamatannya sangat mendukung keinginan hawa nafsu(iman semata, bukan karena perbuatan), tetapi orang-orang terhibur adalah orang yang tidak berjalan akal sehatnya dan mati hati nuraninya, karena dalam intuisinya mereka mengakui bahwa keberhasilan, kesuksesan, hasil akhir terbaik, adalah karena perbuatan yang benar, begitu juga kan tentang keselamatan?

 

Anda sendiri mengakui bahwa ucapan memuliakan ALLAH dengan bibir (iman semata) tidak lebih baik dari korban-korban berupa perbuatan. Bagaimana ini Paulus? Keimanan yang anda ajarkan benar-benar kacau!!

 

Sebab itu marilah kita, oleh Dia, senantiasa mempersembahkan korban syukur kepada Allah, yaitu ucapan bibir yang memuliakan nama-Nya. Dan janganlah kamu lupa berbuat baik dan memberi bantuan, sebab korban-korban yang demikianlah yang berkenan kepada Allah.   (Heb 13:15-16)

 

 

13  Saudara-saudara, aku mau, supaya kamu mengetahui, bahwa aku telah sering berniat untuk datang kepadamu -- tetapi hingga kini selalu aku terhalang -- agar di tengah-tengahmu aku menemukan buah, seperti juga di tengah-tengah bangsa bukan Yahudi yang lain.

 

Biar Yesus sendiri yang akan menjawab anda .... Dapatkah orang memetik buah anggur dari semak duri atau buah ara dari rumput duri?  (Mt 7:16 ) 

 

Saya yakin memang begitulah jemaat yang dibanguan diatas dasar ‘iman semata’ ini. Jemaat semak berduri. Bahkan parasit. Anda hanya bisa bertahan kalau menyedot tradisi-tradisi dari luar. Sementara kalau independent dengan keimanan sendiri, agama anda akan menjadi seperti rumah hantu yang mengerikan. Kalau umat yang benar, mereka justeru menjadi hancur jika menyedot tradisi-tradisi dari luar yang menentang prinsipnya. Lihat Israel yang disebut wanita sundal dengan mengadopsi cara-cara pikir dan tradisi-tradisi bangsa asing.

 

Jadi, memang, anda tidak mempunyai buah sendiri. Buah yang anda petik di zaman modern ini adalah buah yang dihasilkan tidar murni oleh keimanan anda sendiri. Sekarang, buah apa yang bisa dihasilkan oleh orang-orang yang mematikan akal sehat dan hati nuraninya dengan meyakini ‘iman semata’ dan mencampakkan ‘perbuatan’ dab ‘hukum’?

 

Ajaran cinta yang diajarkan oleh Yesus adalah ajaran perbuatan, karena tidak mungkin orang disebut mencintai saudaranya kalau ia tidak berbuat sesuatu untuknya? Agama yang anda ajarkan kepada orang-orang adalah agama bibir-iman-semata yang dicampur dengan ajaran cinta-setengah-setengah karena kalian lebih cenderung kepada ‘bukan karena perbuatan’ yang mana lebih sesuai dengan keingan hawa nafsu yang jahat.

 

 

14  Aku berhutang baik kepada orang Yunani, maupun kepada orang bukan Yunani, baik kepada orang terpelajar, maupun kepada orang tidak terpelajar.

 

Bagaimana dengan hutang hukuman yang anda bawa-bawa dalam diri anda dengan memisahkan diri dari jemaat? Anda membuat jemaat lain di tempat lain, bukan karena jemaat yang ada salah, tetapi karena kesombongan dan ketinggian hati anda sendiri yang suka memandang muka dan tidak mau tunduk kepada orang yang ditentukan menjadi tuan anda, seperti Kefas cs sebagai orang yang, oleh ALLAH, ditentukan lebih tinggi dari diri anda dalam struktur imamat jemaat melalui keputusan Yesus. Anda yang mempunyai ‘reputasi’ pernah membinasakan jemaat Yesus ingin duduk di tempat tertinggi dalam jemaat? Kalau itu bisa terwujud, alangkah tidak adilnya Tuhan. 

 

Pantasan anda selalu membesar-besarkan perkataan ‘keselamatan itu bukan karena perbuatan’, lalu anda kait-kaitkan dengan istlah karunia. Dengar, mendapat petunjuk itu memang tidak bisa diukur dengan seberapa perbuatan yang dipersembahkan, tapi manusia diberikan karunia petunjuk oleh Tuhan justeru supaya mereka hidup dengan kudus dalam kesalehan perbuatan. Bagaimana logikanya orang hidup kudus hanya dengan pengakuan dan ucapan-ucapan belaka? Ingat, Yesus mengatakan bahwa manusia dibalasi sesuai dengan perbuatan mereka masing-masing (LIHAT: Mat 16: 27). Iman tanpa perbuatan adalah iman mati (LIHAT:  Yakobus 2: 26).

 

Jangan terlalu bangga dengan dibaptisnya anda ke dalam jemaat waktu itu. Itu hanyalah kerja misterius Tuhan untuk menghentikan penderitaan jemaat yang berada dalam ancaman pembinasaan dan tekanan ujian yang berat yang dilakukan oleh anda dan kawan-kawan anda. Saya melihat anda memang sudah ditakdirkan dari kandungan ibu anda untuk menjadi batu sandungan bagi keyakinan dan jemaat Yesus Nazareth. Anda seperti perempuan eva yang memakan buah terlarang, yang memberikannya juga kepada suaminya, sehingga diturunkan dari Kerajaan Sorga. Anda telah merombak Perjanjian Abraham dan menghilangkan sesuka hati anda hal yang paling prinsip daripadanya, yaitu hukum yang ditandai dengan sunat, dan anda tidak menaruh hormat sedikitpun kepadanya.

 

 

15  Itulah sebabnya aku ingin untuk memberitakan Injil kepada kamu juga yang diam di Roma.

 

Anda mau memberitakan injil anda di Roma karena anda ingin mencoba masuk lebih dalam dalam kerajaan Romawi. Anda mau menjadi seperti imam besar dalam kerajaan Israel. Dengan begitu anda berharap akan menjadi pemegang kendali tertinggi dalam kerajaan Romawi. Itulah ambisi anda yang sebenarnya. Kalau itu bisa diwujudkan anda juga bermaksud untuk membinasakan Kefas cs dan jemaat Yerusalem, untuk lebih mengukuhkan pernyataan anda yang mengatakan bahwa diri anda lebih dari murid-murid, bahwa anda juga pantas menjadi rasul, dan bahwa ‘kematian-kebangkitan’ dan ‘keselamatan melalui iman’ adalah lebih benar dari konsep Kefas cs dan Yesus yang mengajarkan keselamatan karena ‘iman + perbuatan’..

 

 

 

16  Sebab aku mempunyai keyakinan yang kokoh dalam Injil, karena Injil adalah kekuatan Allah yang menyelamatkan setiap orang yang percaya, pertama-tama orang Yahudi, tetapi juga orang Yunani.

 

Injil mana yang kekuatan ALLAH? Kalau injil yang diajarkan oleh Yesus saya akui sebagai kekuatan ALLAH, tapi kalau injil yang mengajarkan ‘keselamatan bukan dengan perbuatan’, itu bukan injil Yesus. Itu adalah injil anda.

 

Kalau pertama-tama untuk orang Yahudi, kenapa anda berkeliaran di Yunani dan lebih mengutamakan orang-orang Yunani? Bukankahnkah Yesus itu orang Yahudi? Bukankah seharusnya anda membereskan orang-orang Yahudi dulu? Yesus itu mau membangkitkan kembali Kerajaan orang-orang Israel, yang pernah berdiri dengan kokoh di zaman Daud dan Solomo, supaya Israel kembali menjadi berkat bagi bangsa-bangsa, ia bukan ingin membangkitkan kerajaan orang-orang Yunani, kan? Dimana kaitannya orang-orang Yunani dengan Abraham? Sunat saja, mereka tidak. Untuk mencapai tujuan sendiri, anda malah menghapuskan sunat. Yesus sendiri kan di sunat. Apa yang bagus buat seorang tuan seharusnya bagus juga dong buat orang-orang yang mengikutinya. Ternyata anda mengatakan tidak demikian. Itu dikarenakan ajaran anda itu bukan ajaran Yesus Nazareth.

 

 

 

17  Sebab di dalamnya nyata kebenaran Allah, yang bertolak dari iman dan memimpin kepada iman, seperti ada tertulis: "Orang benar akan hidup oleh iman."

 

Ajaran siapa orang dibenarkan oleh iman saja? Imannya hanyalah sebagian dari apa yang membenarkan orang.  Apa yang membenarkan seseorang adalah perbuatan baik yang dimotivasi oleh keimanan. Mari saya ulangi sekali lagi posisi iman tanpa perbuatan ......

 

Iman tanpa perbuatan adalah iman mati (LIHAT:).

Iman tanpa perbuatan tidak ada gunannya / tidak menyelamatkan (LIHAT: Yakobus 2: 14).

Iman tanpa perbuatan adalah iman kosong (LIHAT:Yakobus 2: 20)

 

Abraham dibernarkan karena perbuatan (LIHAT:Yakobus 2: 21)

Daud dibenarkan karena perbuatan (LIHAT: Kis 13: 22)

Yesus dibenarkan karena perbuatan (LIHAT: Ibr 5: 7-8)

Manusia dibenarkan karena perbuatan (LIHAT:Yakobus 2: 24)

 

Yesus sendiri mengatakan manusia akan dibalas sesuai dengan perbuatan mereka masing-masing (LIHAT Mat 16: 27).

 

 

 

18  Sebab murka Allah nyata dari sorga atas segala kefasikan dan kelaliman manusia, yang menindas kebenaran dengan kelaliman.

 

Anda mempermasalhkan ALLAH murka karena kefasikan dan kelaliman manusia. Kalau ajaran ‘keselamatan bukan karena perbuatan’ itu memang benar, kenapa anda harus mempermasalahkan ‘kefasikan’ dan ‘kelaliman’? apa urusan Tuhan dengan kefasikan dan kelaliman, kalau keselamatan itu hanya ditentukan oleh hanya percaya pada ‘kematian-kebangkitan’ dan bukan karena perbuatan? Apakah kepada orang lain berlaku ‘keselamatan karena perbuatan’ sedangkan kepada anda dan jemaat anda ‘keselamatan bukan karena perbuatan’ / ‘iman saja’? Anda mau lari dari perbuatan ya?

 

Kalau ALLAH murka karena perbuatan manusia, berarti IA menghakimi dan membalasi sesuai perbuatan. Kalau orang dimurkai sehingga  dihukum karena perbuatannya, bukankah itu artinya orang itu dibenarkan dan disalahkan karena perbuatannya?

 

 

19  Karena apa yang dapat mereka ketahui tentang Allah nyata bagi mereka, sebab Allah telah menyatakannya kepada mereka.

 

Apa yang nyata tentang ALLAH tidak ada hubungannya dengan ‘kematian-kebangkitan’ dan ‘keselamatan dari iman semata’ yang menjadi ukuran kebenaran yang anda ajarkan.

 

 

20  Sebab apa yang tidak nampak dari pada-Nya, yaitu kekuatan-Nya yang kekal dan keilahian-Nya, dapat nampak kepada pikiran dari karya-Nya sejak dunia diciptakan, sehingga mereka tidak dapat berdalih.

 

Tapi apa hubungannya pikiran dan karya Tuhan sebagai bukti keberadaan-Nya dengan ‘kematian-kebangkitan’ dan ‘iman-semata’ yang anda ajarkan kepada orang-orang?

 

Bukan keberadaan Tuhan yang harus kita permasalahkan, tapi kehendak-Nya kita jalankan atau tidak? Kehendak ALLAH adalah manusia supaya hidup dalam kesalehan, dengan dasar ‘iman + perbuatan’,  bukan percaya pada suatu ‘kematian-kebangkitan’ lalu terampuni semua dosa, karena tidak ada yang namanya ‘kematian-kebangkitan’. Yang ada hanyalah Yesus diselamatkan dari kematian dengan ditampakkan seperti mati (pingsan), lalu dibantu oleh Yusuf Arimathea (orang yang dikenal oleh Pilatus) dan tabib Nikodemus, beristirahat sekitar 30 jam dalam tempat yang aman dalam kubran-goa milik Yusuf tadi, mulai jumat malam, sabtu siang dan malamnya, hingga menjelang minggu pagi.

 

Yesus tidak mati di kayu salib. Karena dia bukan orang terkutuk dan bukan pendusta. Disinilah letak salah satu kelemahan ajaran ‘kematian-kebangkitan’. Akibatnya anda memaksa Yesus menjadi seorang pendusta dengan harus mati dikayu salib. Ternyata tidak klop ya? Banyak tidak klopnya!

 

 

 

21  Sebab sekalipun mereka mengenal Allah, mereka tidak memuliakan Dia sebagai Allah atau mengucap syukur kepada-Nya. Sebaliknya pikiran mereka menjadi sia-sia dan hati mereka yang bodoh menjadi gelap.

 

Mengucapkan syukur boleh saja. Itu bagus. Tapi inti dari memuliakan ALLAH itu bukan dengan bibir. Sebenarnya tidak ada untungnya bagi ALLAH ucapan syukur dan pujian-pujian anda? Anda tahu kan mengapa Yesus tidak mementingkan sabat? Bukan karena sabat itu tidak benar, tapi karena ia tidak lebih prioritas dari menyelamatkan orang dengan meluruskan pikirannya dan menyatukannya dalam jemaat. Apakah kemuliaan ALLAH akan bertambah jika anda mengucapkan syukur atau akan berkurang jika tidak mengucapkannya? Keimanan kita bukan untuk keuntungan ALLAH, tapi justeru demi keuntungan kita sendiri. Supaya kita berbuat dan berkarya di dalam citra atau nama ALLAH, supaya dengan itu keadaan kita dapat dirubah ke arah yang lebih baik, dengan buah yang bisa dipetik.  Hanya orang-orang munafik lah yang menggantungkan keselamatan pada puja-puji di mulut semata, yang alergi dengan perbuatan.

 

Lihat ini ...

 

Mr 7:6  Benarlah nubuat Yesaya tentang kamu, hai orang-orang munafik! Sebab ada tertulis: Bangsa ini memuliakan Aku dengan bibirnya, padahal hatinya jauh dari pada-Ku.  

 

Kalau anda mau memuliakan Tuhan, persembahkanlah perbuatan-perbuatan yang di dasari oleh cinta dan kasih-sayang, termasuk jangan iri dan dengki dengan kelebihan yang diperoleh orang lain. Yang namanya cinta itu, kita tidak mau diganggu oleh kelebihan orang lain, ataupun kita juga tidak menjadi sombong dan memandang muka terhadap orang-orang yang ditentukan tidak seberuntung kita. Bagaimanapun kelebihan dan kekurangan orang lain, kita harus tetap menjaga hubungan cinta-kasih dengan sesama saudara, karena kita satu tubuh. Bagaimana bisa tubuh akan hidup dan utuh apabila anggota-anggota tubuh itu saling bertentangan?

 

Jadi, jika anda harus dipimpin oleh orang miskin dan tidak terpelajar seperti Kefas, anda harus mau menerimanya, karena apa yang diberikan kepada Kefas oleh Yesus didahului oleh memberkatinya. Berkat Yesus tidak bisa anda batalkan dengan perasaan lebih tinggi. Diberkatinya Kefas sebagai tuan anda setelah Yesus adalah karena ia lebih tinggi dari anda, walaupun ia berasal dari latar belakang yang miskin dan tidak terpelajar. Mengapa anda tidak mau menerima tempat anda sendiri?? Kalau anda ditentukan sebagai hamba Kefas dan dia sebagai tuan anda, terimalah diri anda sebagai hamba Kefas dan dia sebagai tuan anda, jangan menginginkan yang tidak mungkin. Dimana letak keimanan anda? Dimana letak kemuliaan anda?

 

Re 13:10  Barangsiapa ditentukan untuk ditawan, ia akan ditawan; barangsiapa ditentukan untuk dibunuh dengan pedang, ia harus dibunuh dengan pedang. Yang penting di sini ialah ketabahan dan iman orang-orang kudus.

 

 

22  Mereka berbuat seolah-olah mereka penuh hikmat, tetapi mereka telah menjadi bodoh.

Orang yang dalam kegelapan memang berlaku seperti itu. Tetapi menurut saya tidak ada yang lebih bodoh dari mengatakan kita bisa mendapatkan suatu kebaikan hanya dengan mempercayai kebaikan itu datang dengan sendirinya kepada kita, tanpa kita sendiri mengusahakannya dengan perbuatan kita, hanya karena membesar-besar kata karunia. Itulah ajaran ‘kematian-kebangkitan’ yang anda ajarkan. Hikmat apakah yang ada dalam ‘kematian-kebangkitan’ ini selain daripada kebodohan pengebirian akal sehat dan hati nurani?

 

 

23  Mereka menggantikan kemuliaan Allah yang tidak fana dengan gambaran yang mirip dengan manusia yang fana, burung-burung, binatang-binatang yang berkaki empat atau binatang-binatang yang menjalar.

 

Lalu mengapa anda sendiri menuhankan manusia-Yesus yang perlu makan dan perlu minum? Yang punya rasa takut dan memohon pertolongan dengan ratapan dan tangis ketika ia akan di tangkap? Semua yang bergantung adalah fana. Bukan? 

 

Ingatlah ketika anda dan Barnabas dikira dewa-dewa oleh orang-orang yunani ......

 

Kis 14: 11- 13  Ketika orang banyak melihat apa yang telah diperbuat Paulus, mereka itu berseru dalam bahasa Likaonia: "Dewa-dewa telah turun ke tengah-tengah kita dalam rupa manusia." Barnabas mereka sebut Zeus dan Paulus mereka sebut Hermes, karena ia yang berbicara. Maka datanglah imam dewa Zeus, yang kuilnya terletak di luar kota, membawa lembu-lembu jantan dan karangan-karangan bunga ke pintu gerbang kota untuk mempersembahkan korban bersama-sama dengan orang banyak kepada rasul-rasul itu.

 

Anda telah menyangkal pikiran mereka tentang ‘tuhan-turun-dalam-rupa-manusia’ itu, bukan? Anda juga tidak mengatakan ketika anda menyangkal itu: Yesuslah orangnya, bukan kami! Tapi satu-satunya yang anda lakukan saat itu adalah mengatakan kepada mereka supaya jangan lagi ada pikiran tuhan-turun-dalam-rupa-manusia, melainkan harus berbalik kepada ALLAH yang menjadikan langit dan bumi, laut dan segala isinya .......

 

Kis 14: 11-15  Mendengar itu Barnabas dan Paulus mengoyakkan pakaian mereka, lalu terjun ke tengah-tengah orang banyak itu sambil berseru: "Hai kamu sekalian, mengapa kamu berbuat demikian? Kami ini adalah manusia biasa sama seperti kamu. Kami ada di sini untuk memberitakan Injil kepada kamu, supaya kamu meninggalkan perbuatan sia-sia ini dan berbalik kepada Allah yang hidup, yang telah menjadikan langit dan bumi, laut dan segala isinya.

 

Ada dua hal inti dari perombakan kembali untuk me-refresh atau mensetting ulang agama yang sudah tua, supaya ia baru dan lurus kembali: pertama, meluruskan kembali berbagai pergeseran makna dan berbagai salah konsep tentang terminologi-terminologi dalam keyakinan. Yang paling besar tentang ini adalah meluruskan difinisi tentang ‘ibadah kepada Tuhan’ yang tidak boleh hanya berupa ritual-ritual saja, atau memuliakan ALLAH hanya dengan bibir sebatas percaya saja, akan tetapi keimanan haruslah mewarnai perbuatan-perbuatan dalam seluruh segi kehidupan, sebagai kunci keselamatan. Kedua, untuk memungkinkan keimanan mewarnai seluruh asek kehidupan ini, haruslah membentuk jemaat yang besar sedemikian rupa (melalui baptis, untuk membentuk umat baru), yang mempunyai kekuatan amat besar, supaya tidak lagi dikuasai oleh orang asing, supaya jemaat dapat dengan leluasa menghakimi dirinya sendiri (melalui imam tertinggi / imam besar) dengan segala peraturan yang diyakini dalam suatu sistem yang disebut dengan Kerajaan Sorga. Itulah sebabnya Yesus mengatakan ..........

 

Mt 19:28  Kata Yesus kepada mereka: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya pada waktu penciptaan kembali, apabila Anak Manusia bersemayam di takhta kemuliaannya, kamu, yang telah mengikut aku, akan duduk juga di atas dua belas takhta untuk menghakimi kedua belas suku Israel.

 

SEPERTI Daud: MEMBANGUN KERAJAAN ISRAEL

Jadi apa anda maksudkan dengan pemberitaan injil, jelas adalah, bahwa penyelamatan telah datang kembali melalui Yesus untuk mendatangkan janji ALLAH berupa suatu kerajaan seperti yang pernah diberikan kepada Daud. Sementara ‘kebangkitan dan kematian’ disitu tidak ada kaitannya dengan kematian di salib seperti apa yang anda sendiri katakan dibawah ini (namun di kemudian hari justeru menjadi inti pengajaran anda) ........

 

Kis 13:34  Allah telah membangkitkan dia (Yesus, untuk menjadi utusan penyelamat bangsa israel, pen) dari antara orang mati (dari kalangan bangsa Israel yang mati, karena tanpa kerajaan,  pen) dan Ia tidak akan diserahkan kembali kepada kebinasaan (tidak lagi akan JATUH DALAM KESESATAN DAN BERCERAI-BERAI, pen). Hal itu dinyatakan oleh Tuhan dalam firman ini: Aku akan menggenapi kepadamu janji-janji yang kudus yang dapat dipercayai, yang telah Kuberikan kepada Daud (KERAJAAN ISRAEL, pen).  

 

Jelasnya, telah datang penyelamatan untuk membangkitkan kembali bangsa Israel seperti kebangkitan mereka di waktu Daud, yaitu berdirinya Kerjaan Israel.  Kalau dulu orang-orang Israel harus berkumpul kembali dengan menjadikan Daud sebagai sentral, maka kini orang-orang Israel harus merefreh settingan yang sudah tercerai-berai itu dengan berkumpulkan kembali melalui baptis kepada Yesus.

 

Tentang peran Yesus seperti peran Daud, kita lihat di Luk 1: 32-33 .....

 

Ia akan menjadi besar dan akan disebut Anak Allah Yang Mahatinggi. Dan Tuhan Allah akan mengarunia kan kepada-Nya takhta Daud, bapa leluhur-Nya, dan Ia akan menjadi raja atas kaum keturunan Yakub sampai selama-lamanya dan Kerajaan-Nya tidak akan berkesudahan." 

 

Secara otomatis, dengan perkataan-perkataan anda diatas (ketika itu masih lurus), sesungguhnya anda sedang ada dalam konteks menggenapkan pengajaran para nabi, masih konsisten dengan yang diajarkan Yesus melalui murid-murid: menggenapkan hukum, memurnikan kembali pengertian tentang Perjanjian Abraham (bukan merubahnya), iman + perbuatan (bukan iman semata), dan seterusnya, Jadi BUKAN soal percaya kepada ‘kematian-kebangkitan’ yang refer kepada suatu kematian di kayu salib atau kebangkitan dari kuburan-goa menjelang minggu pagi itu.

 

BAGAIMANA Tuhan MENYATAKAN DIRI?

Jadi apakah yang dimaksudkan dengan Tuhan menyatakan diri-Nya? Apakah dengan turun ke dunia dalam rupa manusia? Tentu saja bukan itu maksudnya. Tuhan menyatakan diri artinya IA akan menggenapkan janji kudus yaitu jemaat yang besar dan berkuasa, sehingga melalui jemaat yang besar dan berkuasa itu IA akan menghakimi manusia.dan mempermalukan mereka yang telah menginjak-injak umat-Nya. Disebut menyatakan diri karena IA tidak lagi membiarkan kejahatan merajalela, IA membuat kebenaran berkuasa dan menjadi terang dunia.

 

Pengutusan orang-orang seperti.Musa, Daud, Yesus,  adalah tahap awal dari ALLAH menyatakan diri. Tahap tertinggi dari pernyataan diri itu adalah disempurnakannya janji dengan bangkitnya kerajaan yang rajani, imammat, untuk menjadi berkat bagi segala bangsa, menghukum semua yang bersalah dan membalasi semua orang dengan perbuatan mereka masing-masing.

 

 

24  Karena itu Allah menyerahkan mereka kepada keinginan hati mereka akan kecemaran, sehingga mereka saling mencemarkan tubuh mereka.

-----------------------------------

 

Itu terjadi pada diri anda sendiri, yang mencemarkan diri dengan merubah ajaran Yesus dari ‘iman + perbuatan’ menjadi ‘iman saja’. Dari keselamatan dengan membangkitkan kerajaan Israel bersama mesias, menjadi penyelamatan dengan percaya pada ‘kematian-kebangkitan’ berkenaan dengan suatu kematian di kayu salib yang tidak ada . Dari hendak memenangkan hukum menjadi meniadakan hukum. Hukum yang mau dimenangkan saja belum menang, kok sudah dihapuskan oleh anda?

 

Anda mencemarkan diri dengan merubah pengajaran para nabi yang mau digenapkan oleh Yesus, sesuai pengakuannya sendiri. Sunat yang begitu penting juga telah anda hilangkan, padahal Yesus sendiri di sunat. Bagaimana orang mau jadi keturunan Abraham secara rohani kalau mereka tidak disunat? Bukankah itu tanda perjanjian yang kekal?

 

Anda itu seperti perempuan Eva yang mencemarkan diri dengan memakan pohon terlarang lalu mencemar kan juga jemaat Yerusalem dengan gaya memaksakan pikiran, yang menyebabkan semua orang terlepar keluar dari janji Tuhan dan juga menyebabkan Kerajaan Sorga harus mendem di dalam perut bumi hingga datangnya waktu pernyataan-diri kembali. Anda adalah ikan paus itu yang mulutnya bagaikan kuburan.

 

 

 

25  Sebab mereka menggantikan kebenaran Allah dengan dusta dan memuja dan menyembah makhluk dengan melupakan Penciptanya yang harus dipuji selama-lamanya, amin.

 

 

Lho?! saya jadi heran, bukankah anda sendiri yang begitu? :))

Anda yang nekad melupakan ALLAH dengan memutuskan diri dengan jemaat yang dipercayakan kepada Kefas oleh Yesus dengan dukungan murid-murid lainnya. Tetapi anda tidak sanggup menerima aturan main itu, karena anda merasa lebih tinggi, lalu menggantikan ajaran Yesus dengan ajaran isapan jempol. Itu adalah kesombongan Iblis, wahai Paulus. Kesombongan Iblis akan mendapatkan hukuman Iblis juga.

 

Anda membuat jemaat lain di Yunani, dengan doktrin yang sama sekali berbeda dari yang di Yerusalem, yaitu: ‘kematian-kebangkitan’, keselamatan dari iman saja. Anda sendiri lah yang melupakan ALLAH.

 

‘Kematian-kebangkitan’, ‘iman semata’, yang berujung pada tidak mengakui ‘hukum tertulis’. Anda mengatakan hukum tertulis itu sengat maut dll, yang mana konsekwensi dari itu anda harus membatalkan sunat yang merupakan lambang dari melakukan hukum (yang berbeda dalam kadar dengan sabat), itu adalah lambang dari keutamaan hukum dan perbuatan untuk mencapai keselamatan. Kemudian mau tidak mau tindakan anda itu berentet pula kepada mengacak-acak soal makanan yang boleh dan yang tidak di makan. Liberty, ya? Anda telah mengobrak-abrik Ajaran Tuhan. Alangkah beraninya anda menantang Tuhan. Jadi anda sendirilah yang  melupakan Dia. Anda menuhankan diri anda sendiri karena menganggap Tuhan tidak lebih hebat dari diri anda.

 

Anda mengimplikasikan bahwa itu hanyalah simbol-simbol, jadi itu tidak penting. Yang penting sunat rohani, loh-loh hati, ini rohani, itu rohani, dst.

 

Semua anda rohanikan, bukan supaya semuanya menjadi lebih spiritual,  tapi supaya tidak mempunyai ukuran dan batasan-batasan yang jelas. Padahal itu akan menyebabkan orang-orang bisa nyolong-nyolong berbuat kefasikan dengan berbagai alasan untuk membenarkan kejahatannya. Anda mengatakan rohani rohani rohani dengan mulut anda, padahal prakteknya adalah daging daging daging.

 

Posisi yang benar itu haruslah dari perpaduan antara roh dan daging. Dengan begitu anda menjadi manusia yang hidup, tidak roh saja seperti hantu, tidak pula daging saja yang membuat anda menjadi zombi. Jadi harus seperti persatuan yang wajar antara roh dan daging. Yesus sendiri berbicara roh dan daging sekaligus ketika dia mengatakan: "Ambillah, makanlah, inilah tubuh-Ku." (DAGING) "Minumlah, kamu semua, dari cawan ini. Sebab inilah darah-Ku, darah perjanjian (ROH)

Mat 26:26-27

 

Yesus mengampunkan dosa dengan mengajak manusia ke dalam lingkaran ‘iman + perbuatan’ dalam suatu jemaat yang menyelenggarakan pengajaran para nabi dan menegakkan hukum, sementara dengan mengajarkan ‘keselamatan dari iman semata’  anda mengukuhkan lingkaran yang dimurkai oleh ALLAH, lingkaran memuliakan Allah  dibibir semata, lingkaran dimana orang-orang hanya pandai berbicara tetapi tidak melakukannya. Perombakan yang dimaksudkan oleh Yesus adalah mensetting ulang konsep keselamatan yang sudah bergeser kepada ‘iman saja’ ketika itu, untuk ditarik kembali kepada bentuk aslinya sesuai pengajaran para nabi, yaitu: ‘iman + perbuatan’ (bicara hukum)

 

 

26     Karena itu Allah menyerahkan mereka kepada hawa nafsu yang memalukan, sebab isteri-isteri mereka menggantikan persetubuhan yang wajar dengan yang tak wajar.

 

27     Demikian juga suami-suami meninggalkan persetubuhan yang wajar dengan isteri mereka dan menyala-nyala dalam berahi mereka seorang terhadap yang lain, sehingga mereka melakukan kemesuman, laki-laki dengan laki-laki, dan karena itu mereka menerima dalam diri mereka balasan  

 

Kalau saja anda hidup sampai tahun 2000-an wahai Paulus, anda akan melihat sendiri pengikut-pengikut anda yang ramai-ramai melakukan sesuatu yang lebih buruk dari wanita mendatangi wanita atau laki-laki mendatangi laki-laki, yaitu incest!!, khususnya di negara Amerika pemilik simbol Liberty, negara yang paling banyak mengirim misionaris kristen ke seluruh dunia. Sekarang sudah umum disana: persetubuhan antara anak dengan orangtua, juga antara saudara kandung, bahkan dengan cucu atau grandparent. Inilah bukti nyata bahwa ajaran anda adalah ajaran yang rendah. Anda telah meramalkan tentang ajaran anda sendiri.

 

Saya sudah menyatakan sebelumnya bahwa ‘kematian-kebangkitan’ yang berlanjut kepada ‘iman semata’ yang kemudian berlanjut lagi kepada meniadakan hukum tertulis, membatalkan sunat dan mengobrak-abrik ketentuan-ketentuan tentang makanan yang boleh dan yang tidak boleh, itu adalah suatu pernyataan keputusasaan anda dari kasih karunia Tuhan, yaitu ketika anda sudah tidak mungkin lagi untuk tunduk di bawah Kefas dan murid-murid. Perombakan terhadap perjanjian Abraham yang anda lakukan bukan sesuatu yang anda niatkan sebagai suatu terobosan untuk mencapai kebenaran yang hakiki, akan tetapi dengan itu anda telah dengan sengaja melakukan kejahatan karena putus asa dari kasih karunia Tuhan. Anda melupakan Tuhan dan menantang Tuhan sekaligus. Anda adalah orang yang mewarisi kesombongan Iblis. Tentunya dengan hukuman Iblis pula nantinya.

 

 

 

28  Dan karena mereka tidak merasa perlu untuk mengakui Allah, maka Allah menyerahkan mereka kepada pikiran-pikiran yang terkutuk, sehingga mereka melakukan apa yang tidak pantas:

 

Saya melihat bahwa anda benar-benar sedang bercerita tentang diri anda sendiri, sadar atau tidak sadar. Anda memang sudah merasa tidak perlu mengakui ALLAH. Anda memang telah diserahkan oleh ALLAH kepada pikiran-pikiran terkutuk dengan mana anda telah menyesatkan orang-orang. Ajaran anda sendiri telah kena seleksi dengan ukuran anda sendiri. Maka dengan ini anda terbukti bersalah. Itu semua karena anda telah membawa ALLAH pada level yang rendah dengan mempertuhankan manusia sebagai tuhan.

 

Saya kasih tahu kepada anda satu hal tentang rahasia hati anda, mengapa orang seperti anda membawa turun level Tuhan kepada level yang lebih rendah semata-mata adalah demi alasan untuk melarikan diri dari keselamatan karena perbuatan yang diperintahkan oleh Tuhan kepada manusia. Sebelumnya anda telah terbiasa dengan perbuatan-perbuatan jahat walaupun dalam memori anda bertumpuk-tumpuk pengetahuan tentang Alkitab. Anda adalah salah satu dari orang-orang farisi, yang seolah-olah menduduki kursi Musa tetapi tidak mau melakukan ajaran Musa.

 

Terlebih lagi setelah anda mengetahui bahwa kursi Musa yang sesungguhnya telah dikaruniakan kepada murid-murid, dan anda tidak mungkin melampaui mereka sesuai peraturan, oleh karena itu anda membatalkan kursi Musa itu dengan propaganda ‘kematian-kebangkitan’ dan juga membatalkan semua peraturan yang mengatur menurut ajaran nabi-nabi, lalu membuat kursi yang lain di Yunani dan mengklaim itu sebagai kursi karunia ALLAH, dengan tidak lupa memfitnah bahwa murid-murid itu hanyalah pelayan-pelayan palsu yang berpura-pura berlaku sebagai pelayan Yesus, sementara anda mengatakan bahwa diri anda tidak kurang sedikitpun dari rasul-rasul itu, dan bahwa anda pun harus diakui sebagai rasul juga. Apakah arti perbuatan anda ini Paulus? Adakah anda mau mencari ALLAH atau mau mencari kedudukan? Dimana letak roh roh roh yang anda bualkan itu? Ternyata benar kata saya, apa yang anda sebut sebagai roh roh roh itu, sebenarnya anda adalah daging daging daging.

 

 

29  penuh dengan rupa-rupa kelaliman, kejahatan, keserakahan dan kebusukan, penuh dengan dengki, pembunuhan, perselisihan, tipu muslihat dan kefasikan.

 

Hmm ... anda makin dalam saja memperkenal diri. Saya kira ini adalah moment yang penting.

 

 

 

30  Mereka adalah pengumpat, pemfitnah, pembenci Allah, kurang ajar, congkak, sombong, pandai dalam kejahatan, tidak taat kepada orang tua,

 

Hmm ... gaya bicara dengan berpikir keseleo yang selalu anda terapkan, kini menjadi bumerang bagi anda sendiri. Anda terbiasa menyebut nama Yesus, sementara maksud yang sebenarnya adalah seorang anak dari Zeus Tuhan orang Yunani, bukan Yesus Nazaereth yang diutus oleh ALLAH ke Isarel itu. Ketika menyebut nama Injil, maksudkan anda yang sebenarnya adalah injil lain yang tidak mengajarkan perbuatan dan tidak menghormati ‘hukum tertulis’ bukan Injil Yesus dari Nazareth, bahkan injil buatan anda itu membatalkan perjanjian abraham yang ditandai oleh sunat, dst.

 

Dengan kebiasaan bicara dengan berpikir keseleo itu, gaya memfitnah, anda menuduh Kefas cs memberitakan injil yang lain lantaran mereka tetap mementingkan sunat dan hukum Taurat, padahal anda sendiri lah yang memberitakan injil lain itu. Kalau anda memprovokasikan murid-murid memberitakan injil lain dan yesus lain, lalu kitab manakah dan yesus manakah yang anda beritakan? Misi Kefas cs telah membuat semua jemaat anda di Galatia berbalik dari anda. Ini membuat anda marah dan mengeluh. Selain itu mereka juga telah membongkar masa lalu anda yang pernah membinasakan jemaat Yesus kepada orang-orang Galatia.

 

Gal 1:6  Aku heran, bahwa kamu begitu lekas berbalik dari pada Dia, yang oleh kasih karunia Kristus telah memanggil kamu, dan mengikuti suatu injil lain,  yang sebenarnya bukan Injil. Hanya ada orang yang mengacaukan kamu dan yang bermaksud untuk memutarbalikkan Injil Kristus.

 

 

Bahkan anda telah putus asa atas jemaat anda di Galatia lantaran mereka telah mendengar duduk perkara yang sebenarnya. Hati mereka telah tertawan oleh kebenaran yang dibawa oleh pekerja-pekerja Kefas yang meneruskan misi Yesus sesuai permintaan Yesus sendiri atas mereka. Lebih lanjut, tentang Kefas yang dipilih oleh Yesus itu anda mengatakan anda mengatakan .......

 

Gal 1: 8-9  Tetapi sekalipun kami atau seorang malaikat dari sorga yang memberitakan kepada kamu suatu injil yang berbeda dengan Injil yang telah kami beritakan kepadamu, terkutuklah dia. Seperti yang telah kami katakan dahulu, sekarang kukatakan sekali lagi: jikalau ada orang yang memberitakan kepadamu suatu injil, yang berbeda dengan apa yang telah kamu terima, terkutuklah dia.  

 

Anda menghakimi orang lain sebagai pengumpat, pemfitnah, pembenci Allah, kurang ajar, congkak, sombong, pandai dalam kejahatan, tidak taat kepada orang tua, padahal anda sendirilah pelaku yang sebenarnya.

 

YANG PENGUMPAT ITU ANDA SENDIRI

Siapa yang suka mengumpat jalan Taurat, Perjanjian Abraham yang kekal itu, serta jalan para nabi? Lihat omongan anda dibawah ini ...

 

1Co 15:56  Sengat maut ialah dosa dan kuasa dosa ialah hukum Taurat.  

 

 

YANG PEMFITNAH ITU ANDA SENDIRI

Siapa yang suka memfitnah orang-orang yang diberkati?  Lihat omongan anda dibawah ini ...

 

2Co 11:13  Sebab orang-orang itu adalah rasul-rasul palsu, pekerja-pekerja curang, yang menyamar sebagai rasul-rasul Kristus.

 

2Co 11:22  Apakah mereka orang Ibrani? Aku juga orang Ibrani! Apakah mereka orang Israel? Aku juga orang Israel. Apakah mereka keturunan Abraham? Aku juga keturunan Abraham! Apakah mereka pelayan Kristus? --aku berkata seperti orang gila--aku lebih lagi! Aku lebih banyak berjerih lelah; lebih sering di dalam penjara; didera di luar batas; kerap kali dalam bahaya maut.  

 

Kalau anda harus berjerih payah, sering di dalam penjara didera di luar batas, kerap dalam bahaya maut, itu adalah karma anda. Anda pikir dengan melewati berbaptis saja semuanya sudah selesai? Bukankah anda pernah menyiksa bahkan mau membinasakan jemaat Yesus? Belum lagi kejahatan-kejahatan lain seperti yang umumnya dilakukan di kalangan orang-orang farisi, yang suka membebani orang dengan beban-beban yang berat tapi mereka sendiri tidak suka melakukannya. Tidakkah setelah berbaptis itu Tuhan juga hendak membersihkan jiwa anda supaya kiranya anda berada dalam ampunan yang sempurna? Mengapa kebaikan Tuhan anda sikapi dengan amat negatif seperti itu? Dimanakah hikmat anda, Paulus? Bisa berbaptis ke dalam jemaat Yesus saja seharusnya anda merasa bersyukur, karena dengan itu anda ditarik dalam karunia dan dikeluarkan dari kegelapan yang sia-sia. Anda terlalu cepat merasa diri sudah bersih sebelum anda mencapainya.

 

Saya tidak percaya anda tidak mengerti bahwa baptis hanyalah pintu masuk dalam kebenaran. Di dalam lingkaran kebenaran yang sudah anda masuki itu anda masih harus menempuh suatu perjalanan ke arah pusat lingkaran – ke arah titik yang paling suci. Makin dekat anda ke pusat lingkaran, makin kudus lah anda. Perjalanan itu adalah api penyucian untuk memurnikan diri setiap orang yang telah memasuki jalan Tuhan dan untuk mencapai kemuliaan. Setiap orang mempunyai perjalanannya masing-masing tergantung dari keadaan mereka, maka ujian dan kesusahan mereka selama api pencucian pun berbeda-beda.

 

Anda lupa dengan karma anda, dan anda tidak bersyukur kepada-Nya, kemudian ingin menjadi orang yang lebih tinggi dalam imamat pemerintahan Tuhan. Tapi, karena menurut peraturan, itu tidak mungkin bagi anda, lalu anda malah memisahkan diri dan membangun jemaat lain di tempat lain. Memfitnah pula. Anda adalah orang yang putus asa, wahai Paulus!!

 

Disini seharusnya anda menyadari bahwa keselamatan itu BUKAN karena ‘iman saja’. masalahnya, anda mengajarkan konsep ‘keselamatan karena iman saja’ itu bukan karena tidak mengerti, tapi semata-mata karena anda sudah putus asa. JADI, YANG PEMBENCI ALLAH ITU ADALAH ANDA SENDIRI.

 

YANG KURANG AJAR, CONGKAK, SOMBONG, PANDAI DALAM KEJAHATAN, DAN YANG TIDAK TAAT KEPADA ORANGTUA ITU ADALAH ANDA SENDIRI

Tidak ada yang lebih menjelaskan itu selain dari tindakan anda memisahkan diri Kefas dan Yesus serta jemaat, lalu membuat-buat yesus lain dan injil lain lengkap dengan ajaran yang tidak dikenal dalam ajaran Yesus dan para nabi: ‘kematian-kebangkitan’ dan ‘keselamatan karena iman’,  untuk membangun suatu jemaat yang lain dan untuk menyembunyikan kecurangan anda serta untuk memuaskan iri dan dengki anda kepada murid-murid. Anda melupakan ancaman hukuman Tuhan. Beraninya anda menentang api neraka.

 

 

 

31     tidak berakal, tidak setia, tidak penyayang, tidak mengenal belas kasihan

 

Yang tidak berakal itu anda sendiri karena anda telah menukarkan kasih karunia dengan hukuman. Hanya orang yang tidak berakal yang memilih kecelakaan dari keselamatan.

 

Jude 1:4  Sebab ternyata ada orang tertentu yang telah masuk menyelusup di tengah-tengah kamu, yaitu orang-orang yang telah lama ditentukan untuk dihukum. Mereka adalah orang-orang yang fasik, yang menyalahgunakan kasih karunia Allah kita untuk melampiaskan hawa nafsu mereka, dan yang menyangkal satu-satunya penguasa dan tuan kita, Yesus Kristus.  

 

Yang tidak setia itu adalah anda sendiri karena anda berkhianat dari jemaat. Yang tidak penyayang dan tidak mengenal belas kasihan itu adalah anda sendiri karena tidak ada kasih sayang dalam orang sombong seperti anda, selain dari hanya mementingkan diri sendiri. Kelemah-lembutan yang anda terapkan dalam segala pengajaran anda hanyalah tipu muslihat yang rapi yang dimotivasi oleh dendam kesumat yang menyala-nyala kepada orang-orang pilihan. Selama itu anda dihidupkan oleh kebencian. Terbukti anda sangat getol menyiksa dan menganiaya jemaat Yesus sebelum itu. Perbuatan seperti ini tidak bisa dipercaya dilakukan oleh orang yang banyak pengetahuan dan dalam-hikmat ‘yang akan menjadi rasul’ seperti anda.

 

Bandingkan tidakan anda itu dengan sikap seorang yang tidak mengangkat dirinya sebagai rasul seperti Gamaliel dibawah ini ...

 

Tetapi seorang Farisi dalam Mahkamah Agama itu, yang bernama Gamaliel, seorang ahli Taurat yang sangat dihormati seluruh orang banyak, bangkit dan meminta, supaya orang-orang itu disuruh keluar sebentar. Sesudah itu ia berkata kepada sidang: "Hai orang-orang Israel, pertimbangkanlah baik-baik, apa yang hendak kamu perbuat terhadap orang-orang ini! Sebab dahulu telah muncul si Teudas, yang mengaku dirinya seorang istimewa dan ia mempunyai kira-kira empat ratus orang pengikut; tetapi ia dibunuh dan cerai-berailah seluruh pengikutnya dan lenyap. Sesudah dia, pada waktu pendaftaran penduduk, muncullah si Yudas, seorang Galilea. Ia menyeret banyak orang dalam pemberontakannya, tetapi ia juga tewas dan cerai-berailah seluruh pengikutnya. Karena itu aku berkata kepadamu: Janganlah bertindak terhadap orang-orang ini. Biarkanlah mereka, sebab jika maksud dan perbuatan mereka berasal dari manusia, tentu akan lenyap, tetapi kalau berasal dari Allah, kamu tidak akan dapat melenyapkan orang-orang ini; mungkin ternyata juga nanti, bahwa kamu melawan Allah." Nasihat itu diterima.  Kis 5: 34-39

 

Disisi lain, anda terbukti tidak bisa hidup dengan cinta kasih yang selalu harus ditandai dengan kerendahan hati ‘iman + perbuatan’. Oleh karena itu anda tidak sejalan dengan Yesus yang mengajar cinta-kasih, lalu mengajarkan ‘iman saja’ di tempat lain.

 

32  Sebab walaupun mereka mengetahui tuntutan-tuntutan hukum Allah, yaitu bahwa setiap orang yang melakukan hal-hal demikian, patut dihukum mati, mereka bukan saja melakukannya sendiri, tetapi mereka juga setuju dengan mereka yang melakukannya.

 

Anda mengatakan ‘patut dihukum mati’. Begitu kah, Paulus? Saya menganggap pernyataan anda ini sebagai kegelisahan dan penyesalan anda sendiri tentang diri anda sendiri. Artinya saya menganggap bahwa anda sendiri berpendapat bahwa anda patut mendapatkan hukuman mati. Anda mengetahui nilai diri anda sendiri ketika pada saat yang sama mengklaim diri sebagai utusan.

 

Pada pernyataan anda diatas, anda memandang tinggi tuntutan-tuntutan hukum ALLAH, tetapi anda sendirilah yang telah menghina hukum ALLAH dan anda mengajarkan seperti itu kepada orang lain. Mari kita mengingat kembali apa yang dikatakan oleh Yesus ...

 

17  "Janganlah kamu menyangka, bahwa Aku datang untuk meniadakan hukum Taurat atau kitab para nabi. Aku datang bukan untuk meniadakannya, melainkan untuk menggenapinya.

 18  Karena Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya selama belum lenyap langit dan bumi ini, satu iota atau satu titikpun tidak akan ditiadakan dari hukum Taurat, sebelum semuanya terjadi.

 19  Karena itu siapa yang meniadakan salah satu perintah hukum Taurat sekalipun yang paling kecil, dan mengajarkannya demikian kepada orang lain, ia akan menduduki tempat yang paling rendah di dalam Kerajaan Sorga; tetapi siapa yang melakukan dan mengajarkan segala perintah-perintah hukum Taurat, ia akan menduduki tempat yang tinggi di dalam Kerajaan Sorga.

 20  Maka Aku berkata kepadamu: Jika hidup keagamaanmu tidak lebih benar dari pada hidup keagamaan ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, sesungguhnya kamu tidak akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga. 

(Matius)

 

Terbukti anda tidak lebih benar dari Kefas cs seperti yang anda klaimkan, bukan?

 

 

 

 

Hosted by www.Geocities.ws

1