MENGENAL HAKEKAT KEKRISTENAN

 

Quran 5: 68. Katakanlah: "Hai Ahli Kitab, kamu tidak dipandang beragama sedikitpun hingga kamu menegakkan ajaran-ajaran Taurat, Injil, dan Al Quran yang diturunkan kepadamu dari Tuhanmu." Sesungguhnya apa yang diturunkan kepadamu dari Tuhanmu akan menambah kedurhakaan dan kekafiran kepada kebanyakan dari mereka; maka janganlah kamu bersedih hati terhadap orang-orang yang kafir itu.

 

BERIKUT INI ADALAH BEBERAPA HAL YANG MELATARBELAKANGI PEMISAHAN DIRI PAULUS DARI YESUS & JEMAAT YERUSALEM.

 

I. Untuk mempertahankan keterpilihan bangsa Israel

    dan untuk menolak keterpilihan bangsa Ismail:

 

Ro 9:3  Bahkan, aku mau terkutuk dan terpisah dari Kristus demi saudara-saudaraku, kaum sebangsaku secara jasmani.   (Paulus membuat keyakinan lain – injil yang lain – untuk menjadi dasar-dasar membangun Kerajaan yang mempertahankan eksistensi keterpilihan Israel, yang sudah tidak terpilih lagi)

 

Ro 9:6  Akan tetapi firman Allah tidak mungkin gagal. Sebab tidak semua orang yang berasal dari Israel adalah orang Israel, (Paulus melakukan itu dengan jalan menggunakan bangsa yang bukan Israel sebagai batu loncatan, itulah sebabnya orang-orang kristen dari bangsa manapun ia sangat membanggakan Israel)  

 

Ga 4:31  Karena itu, saudara-saudara, kita bukanlah anak-anak hamba perempuan, melainkan anak-anak perempuan merdeka (Paulus menolak keterpilihan bangsa Ismail yang sudah dijanjikan di dalam Kitab).

 

Ge 17:20  Tentang Ismael, Aku telah mendengarkan permintaanmu; ia akan Kuberkati, Kubuat beranak cucu dan sangat banyak; ia akan memperanakkan dua belas raja, dan Aku akan membuatnya menjadi bangsa yang besar.  

           

Ga 1: 17  juga aku tidak pergi ke Yerusalem mendapatkan mereka yang telah menjadi rasul sebelum aku, tetapi aku berangkat ke tanah Arab dan dari situ kembali lagi ke Damsyik.     

 

Quran 2: 124. Dan (ingatlah), ketika Ibrahim diuji Tuhannya dengan beberapa kalimat (perintah dan larangan), lalu Ibrahim menunaikannya. Allah berfirman: "Sesungguhnya Aku akan menjadikanmu imam bagi seluruh manusia". Ibrahim berkata: "(Dan saya mohon juga) dari keturunanku". Allah berfirman: "Janji-Ku tidak mengenai orang yang zalim".

 

 

 

Quran 4: 51-54

51. Apakah kamu tidak memperhatikan orang-orang yang diberi bahagian dari Al kitab (PARA AHLI KITAB)? Mereka percaya kepada jibt dan thaghut (SELAIN AL-KITAB), dan mengatakan kepada orang-orang Kafir (NON-AHLI KITAB), bahwa mereka itu lebih benar jalannya dari orang-orang yang beriman (BANI ISMAIL PENGIKUT MUHAMMAD). Mereka itulah orang yang dikutuki Allah. 52. Barangsiapa yang dikutuki Allah, niscaya kamu sekali-kali tidak akan memperoleh penolong baginya. 53. Ataukah ada bagi mereka bahagian dari kerajaan? Kendatipun ada, mereka tidak akan memberikan sedikitpun kepada manusia. 54. ataukah mereka dengki kepada manusia (MUHAMMAD)lantaran karunia yang Allah telah berikan kepadanya? Sesungguhnya Kami telah memberikan Kitab dan Hikmah kepada keluarga Ibrahim, dan Kami telah memberikan kepadanya kerajaan yang besar.

 

Joh 7:49  Tetapi orang banyak ini yang tidak mengenal hukum Taurat, terkutuklah mereka!"  

Ro 9:3  Bahkan, aku mau terkutuk dan terpisah dari Kristus demi saudara-saudaraku, kaum sebangsaku secara jasmani.

 

 

 

II. Untuk menjadikan dirinya rasul:

 

2Co 11:5-6  Tetapi menurut pendapatku sedikitpun aku tidak kurang dari pada rasul-rasul yang tak ada taranya itu.   Jikalau aku kurang paham dalam hal berkata-kata, tidaklah demikian dalam hal pengetahuan; sebab kami telah menyatakannya kepada kamu pada segala waktu dan di dalam segala hal.

 

2 Co3:6. Ialah membuat kami juga sanggup menjadi pelayan-pelayan dari suatu perjanjian baru, yang tidak terdiri dari hukum yang tertulis, tetapi dari Roh, sebab hukum yang tertulis mematikan, tetapi Roh menghidupkan.

 

Ro 7:23  tetapi di dalam anggota-anggota tubuhku aku melihat hukum lain yang berjuang melawan hukum akal budiku dan membuat aku menjadi tawanan hukum dosa yang ada di dalam anggota-anggota tubuhku.

 

III. Untuk lari dari hukum (Taurat):

 

Ro 3:20  Sebab tidak seorangpun yang dapat dibenarkan di hadapan Allah oleh karena melakukan hukum Taurat, karena justru oleh hukum Taurat orang mengenal dosa.  

 

1Co 15:56  Sengat maut ialah dosa dan kuasa dosa ialah hukum Taurat.  

 

Ro 7:7  Jika demikian, apakah yang hendak kita katakan? Apakah hukum Taurat itu dosa? Sekali-kali tidak! Sebaliknya, justru oleh hukum Taurat aku telah mengenal dosa. Karena aku juga tidak tahu apa itu keinginan, kalau hukum Taurat tidak mengatakan: "Jangan mengingini!"  

 

Ro 7:23  tetapi di dalam anggota-anggota tubuhku aku melihat hukum lain yang berjuang melawan hukum akal budiku dan membuat aku menjadi tawanan hukum dosa yang ada di dalam anggota-anggota tubuhku.

 

1 Ti 1: 7-11

 7  Mereka itu hendak menjadi pengajar hukum Taurat tanpa mengerti perkataan mereka sendiri dan pokok-pokok yang secara mutlak mereka kemukakan.

 8  Kita tahu bahwa hukum Taurat itu baik kalau tepat digunakan,

 9  yakni dengan keinsafan bahwa hukum Taurat itu bukanlah bagi orang yang benar, melainkan bagi orang durhaka dan orang lalim, bagi orang fasik dan orang berdosa, bagi orang duniawi dan yang tak beragama, bagi pembunuh bapa dan pembunuh ibu, bagi pembunuh pada umumnya,

 10  bagi orang cabul dan pemburit, bagi penculik, bagi pendusta, bagi orang makan sumpah dan seterusnya segala sesuatu yang bertentangan dengan ajaran sehat

11  yang berdasarkan Injil dari Allah yang mulia dan maha bahagia, seperti yang telah dipercayakan kepadaku.  

 

Pernyataan Paulus diatas mengacu kepada ketetapan Yesus tentang penggenapan Taurat seperti yang tertulis dibawah ini:

 

Matius 5: 21-52

21  Kamu telah mendengar yang difirmankan kepada nenek moyang kita: Jangan membunuh; siapa yang membunuh harus dihukum.

22  Tetapi Aku berkata kepadamu: Setiap orang yang marah terhadap saudaranya harus dihukum; siapa yang berkata kepada saudaranya: Kafir! harus dihadapkan ke Mahkamah Agama dan siapa yang berkata: Jahil! harus diserahkan ke dalam neraka yang menyala-nyala.

23  Sebab itu, jika engkau mempersembahkan persembahanmu di atas mezbah dan engkau teringat akan sesuatu yang ada dalam hati saudaramu terhadap engkau,

24  tinggalkanlah persembahanmu di depan mezbah itu dan pergilah berdamai dahulu dengan saudaramu, lalu kembali untuk mempersembahkan persembahanmu itu.

25  Segeralah berdamai dengan lawanmu selama engkau bersama-sama dengan dia di tengah jalan, supaya lawanmu itu jangan menyerahkan engkau kepada hakim dan hakim itu menyerahkan engkau kepada pembantunya dan engkau dilemparkan ke dalam penjara.

26  Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya engkau tidak akan keluar dari sana, sebelum engkau membayar hutangmu sampai lunas.

27  Kamu telah mendengar firman: Jangan berzinah.

28  Tetapi Aku berkata kepadamu: Setiap orang yang memandang perempuan serta menginginkannya, sudah berzinah dengan dia di dalam hatinya.

29  Maka jika matamu yang kanan menyesatkan engkau, cungkillah dan buanglah itu, karena lebih baik bagimu jika satu dari anggota tubuhmu binasa, dari pada tubuhmu dengan utuh dicampakkan ke dalam neraka.

30  Dan jika tanganmu yang kanan menyesatkan engkau, penggallah dan buanglah itu, karena lebih baik bagimu jika satu dari anggota tubuhmu binasa dari pada tubuhmu dengan utuh masuk neraka.

31  Telah difirmankan juga: Siapa yang menceraikan isterinya harus memberi surat cerai kepadanya.

32  Tetapi Aku berkata kepadamu: Setiap orang yang menceraikan isterinya kecuali karena zinah, ia menjadikan isterinya berzinah; dan siapa yang kawin dengan perempuan yang diceraikan, ia berbuat zinah.

33  Kamu telah mendengar pula yang difirmankan kepada nenek moyang kita: Jangan bersumpah palsu, melainkan peganglah sumpahmu di depan Tuhan.

34  Tetapi Aku berkata kepadamu: Janganlah sekali-kali bersumpah, baik demi langit, karena langit adalah takhta Allah,

35  maupun demi bumi, karena bumi adalah tumpuan kaki-Nya, ataupun demi Yerusalem, karena Yerusalem adalah kota Raja Besar;

36  janganlah juga engkau bersumpah demi kepalamu, karena engkau tidak berkuasa memutihkan atau menghitamkan sehelai rambutpun.

37  Jika ya, hendaklah kamu katakan: ya, jika tidak, hendaklah kamu katakan: tidak. Apa yang lebih dari pada itu berasal dari si jahat.

38  Kamu telah mendengar firman: Mata ganti mata dan gigi ganti gigi.

39  Tetapi Aku berkata kepadamu: Janganlah kamu melawan orang yang berbuat jahat kepadamu, melainkan siapapun yang menampar pipi kananmu, berilah juga kepadanya pipi kirimu.

40  Dan kepada orang yang hendak mengadukan engkau karena mengingini bajumu, serahkanlah juga jubahmu.

41  Dan siapapun yang memaksa engkau berjalan sejauh satu mil, berjalanlah bersama dia sejauh dua mil.

42  Berilah kepada orang yang meminta kepadamu dan janganlah menolak orang yang mau 

43  Kamu telah mendengar firman: Kasihilah sesamamu manusia dan bencilah musuhmu.

44  Tetapi Aku berkata kepadamu: Kasihilah musuhmu dan berdoalah bagi mereka yang menganiaya kamu.

45  Karena dengan demikianlah kamu menjadi anak-anak Bapamu yang di sorga, yang menerbitkan matahari bagi orang yang jahat dan orang yang baik dan menurunkan hujan bagi orang yang benar dan orang yang tidak benar.

46  Apabila kamu mengasihi orang yang mengasihi kamu, apakah upahmu? Bukankah pemungut cukai juga berbuat demikian?

47  Dan apabila kamu hanya memberi salam kepada saudara-saudaramu saja, apakah lebihnya dari pada perbuatan orang lain? Bukankah orang yang tidak mengenal Allahpun berbuat demikian?

48  Karena itu haruslah kamu sempurna, sama seperti Bapamu yang di sorga adalah sempurna."  

           

Dari aturan diatas kita mendapatkan suatu pengertian bahwa hukum Allah itu tidak statis, tetapi dapat berubah sesuai dengan kondisi. Penggenapan Taurat oleh Yesus diatas disesuaikan dengan kondisi mentalitas orang-orang Israel. Penggenapan Hukum Allah tentang sholat melalui Muhammad, khususnya menyangkut jumlahnya, disesuaikan dengan kondisi zaman. Tentu saja yang dapat melakukan perubahan seperti itu haruslah utusan Allah seperti para nabi yang ditentukan untuk membawa syariat, seperti Nuh, Ibrahim, Musa, Isa & Muhammad.

 

Quran 42: 13. Dia telah mensyari'atkan bagi kamu tentang agama apa yang telah diwasiatkan-Nya kepada Nuh dan apa yang telah Kami wahyukan kepadamu dan apa yang telah Kami wasiatkan kepada Ibrahim, Musa dan Isa yaitu: Tegakkanlah agama dan janganlah kamu berpecah belah tentangnya. Amat berat bagi orang-orang musyrik agama yang kamu seru mereka kepadanya. Allah menarik kepada agama itu orang yang dikehendaki-Nya dan memberi petunjuk kepada (agama)-Nya orang yang kembali (kepada-Nya).

 

AJAKAN KEPADA ORANG-ORANG IBRANI

UNTUK MENINGGALKAN HUKUM TAURAT

Heb 6: 1-3 

Sebab itu marilah kita tinggalkan asas-asas pertama dari ajaran tentang Kristus dan beralih kepada perkembangannya yang penuh. Janganlah kita meletakkan lagi dasar pertobatan dari perbuatan-perbuatan yang sia-sia, dan dasar kepercayaan kepada Allah,

2  yaitu ajaran tentang pelbagai pembaptisan, penumpangan tangan, kebangkitan orang-orang mati dan hukuman kekal.

3  Dan itulah yang akan kita perbuat, jika Allah mengizinkannya.

 

 

YESUS DAN HUKUM TAURAT

 

Yesus tidak meniadakan Taurat:

17  "Janganlah kamu menyangka, bahwa Aku datang untuk meniadakan hukum Taurat atau kitab para nabi. Aku datang bukan untuk meniadakannya, melainkan untuk menggenapinya.

 18  Karena Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya selama belum lenyap langit dan bumi ini, satu iota atau satu titikpun tidak akan ditiadakan dari hukum Taurat, sebelum semuanya terjadi.

 19  Karena itu siapa yang meniadakan salah satu perintah hukum Taurat sekalipun yang paling kecil, dan mengajarkannya demikian kepada orang lain, ia akan menduduki tempat yang paling rendah di dalam Kerajaan Sorga; tetapi siapa yang melakukan dan mengajarkan segala perintah-perintah hukum Taurat, ia akan menduduki tempat yang tinggi di dalam Kerajaan Sorga.

 20  Maka Aku berkata kepadamu: Jika hidup keagamaanmu tidak lebih benar dari pada hidup keagamaan ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, sesungguhnya kamu tidak akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga.

 

Yesus datang untuk memenangkan hukum

Mt 12:20  Buluh yang patah terkulai tidak akan diputuskan-Nya, dan sumbu yang pudar nyalanya tidak akan dipadamkan-Nya, sampai Ia menjadikan hukum itu menang.

 

Yesus datang untuk menjadi penegak hukum

Mt 19:28  Kata Yesus kepada mereka: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya pada waktu penciptaan kembali, apabila Anak Manusia bersemayam di takhta kemuliaan-Nya, kamu, yang telah mengikut Aku, akan duduk juga di atas dua belas takhta untuk menghakimi kedua belas suku Israel.

 

Jadi ketika Yesus mengatakan yang dibawah ini, yang dia maksud adalah tidak ada yang dapat masuk dalam kebenaran untuk benar-benar menjadi hamba Allah tanpa bergabung dengan dirinya dalam penggenapan Taurat yang diperintahkan oleh Allah untuk ditegakkan:

 

Joh 10:9  Akulah pintu; barangsiapa masuk melalui Aku, ia akan selamat dan ia akan masuk dan keluar dan menemukan padang rumput.

 Joh 14:6  Kata Yesus kepadanya: "Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku.  

 

Dari pengertian diatas, maka kita akan mengetahui bahwa untuk menjadi benar itu bukan terletak pada kita mengaku pengikut siapa, akan tetapi terletak pada apakah kita menerapkan hukum Allah dalam kehidupan kita atau tidak.

 

AKIBAT TIDAK  MENGENAL HUKUM

 

Quran 5: 68. Katakanlah: "Hai Ahli Kitab, kamu tidak dipandang beragama sedikitpun hingga kamu menegakkan ajaran-ajaran Taurat, Injil, dan Al Quran yang diturunkan kepadamu dari Tuhanmu." Sesungguhnya apa yang diturunkan kepadamu dari Tuhanmu akan menambah kedurhakaan dan kekafiran kepada kebanyakan dari mereka; maka janganlah kamu bersedih hati terhadap orang-orang yang kafir itu.

 

Quran 5: 50. Apakah hukum Jahiliyah yang mereka kehendaki, dan siapakah yang lebih baik daripada Allah bagi orang-orang yang yakin ?

 

2Pe 3:17  Tetapi kamu, saudara-saudaraku yang kekasih, kamu telah mengetahui hal ini sebelumnya. Karena itu waspadalah, supaya kamu jangan terseret ke dalam kesesatan orang-orang yang tak mengenal hukum, dan jangan kehilangan peganganmu yang teguh.  

 

Joh 7:49  Tetapi orang banyak ini yang tidak mengenal hukum Taurat, terkutuklah mereka!"  

 

 

 

PAULUS MENJADIKAN DIRINYA SEBAGAI MESSIAS

DENGAN MEMANIPULASI YESUS

2 Korintus 5: 16-17

16  Sebab itu kami tidak lagi menilai seorang jugapun menurut ukuran manusia. Dan jika kami pernah menilai Kristus menurut ukuran manusia, sekarang kami tidak lagi menilai-Nya demikian. (JADI ADA PERUBAHAN TOH!!)

17  Jadi siapa yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru: yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang.

18  Dan semuanya ini dari Allah, yang dengan perantaraan Kristus telah mendamaikan kita dengan diri-Nya dan yang telah mempercayakan pelayanan pendamaian itu kepada kami. 

 

Quran 2: 79. Maka kecelakaan yang besarlah bagi orang-orang yang menulis Al Kitab dengan tangan mereka sendiri, lalu dikatakannya; "Ini dari Allah", untuk memperoleh keuntungan yang sedikit dengan perbuatan itu. Maka kecelakaan yang besarlah bagi mereka, akibat apa yang ditulis oleh tangan mereka sendiri, dan kecelakaan yang besarlah bagi mereka, akibat apa yang mereka kerjakan.

 

Paulus mengklaim Yesus mati di kayu salib lalu bangkit dalam wujud spirit (roh) untuk memimpin para pengikut Yesus dari suatu tahta di sebelah kanan Allah, lalu Yesus yang dalam wujud roh ini memilih dia untuk menjadi rasul bagi orang-orang tak bersunat (non-Israel), supaya ia mempunyai wewenang untuk mengarahkan keyakinan orang-orang yang ia rekrut. Maka jadilah ia rasul untuk orang-orang tak bersunat, sementara Petrus cs (para hawariyyin) menjadi rasul-rasul bagi orang-orang bersunat (bangsa Israel).

 

Ro 8:34  Kristus Yesus, yang telah mati? Bahkan lebih lagi: yang telah bangkit, yang juga duduk di sebelah kanan Allah, yang malah menjadi Pembela bagi kita?  

 

1Pe 3:18  Sebab juga Kristus telah mati sekali untuk segala dosa kita, Ia yang benar untuk orang-orang yang tidak benar, supaya Ia membawa kita kepada Allah; Ia, yang telah dibunuh dalam keadaan-Nya sebagai manusia, tetapi yang telah dibangkitkan menurut Roh, 

 

Heb 2:14  … supaya oleh kematian-Nya Ia memusnahkan dia, yaitu Iblis, yang berkuasa atas maut;  

 

1 co 15: 48-49  Makhluk-makhluk alamiah sama dengan dia yang berasal dari debu tanah dan makhluk-makhluk sorgawi sama dengan Dia yang berasal dari sorga. Sama seperti kita telah memakai rupa dari yang alamiah, demikian pula kita akan memakai rupa dari yang sorgawi.  

 

Ia mengatakan bahwa Yesus yang sudah dalam rupa roh ini sudah tidak lagi mengajarkan hukum Taurat, karena ketika ia mati di kayu salib dalam rupa sebagai manusia hukum Taurat juga ikut mati, jadi yang diajarkan oleh Yesus dalam rupa roh ini adalah hukum lain.

 

Ga 1: 1  Dari Paulus, seorang rasul, bukan karena manusia, juga bukan oleh seorang manusia, melainkan oleh Yesus Kristus dan Allah, Bapa, yang telah membangkitkan Dia dari antara orang mati,  

 

2 Korintus 5: 16 Sebab itu kami tidak lagi menilai seorang jugapun menurut ukuran manusia. Dan jika kami pernah menilai Kristus menurut ukuran manusia, sekarang kami tidak lagi menilai-Nya demikian.

 

Sebenarnya dengan begitu ia merasa dirinya sejajar dengan diri Yesus. Tapi karena sejarah telah membuktikan Yesus itu mesias dan dia bukan, maka dia memanipulasi keberadaan Yesus agar kemesiasannya menjadi miliknya, demikian juga tentang hak    keimaman Yesus. Dengan begitu pulalah ia mencampakkan kuasa Yesus atas dirinya.

 

            Paulus pura-pura tidak mengenal Yesus:

2Co 12:2  Aku tahu tentang seorang Kristen; empat belas tahun yang lampau--entah di dalam tubuh, aku tidak tahu, entah di luar tubuh, aku tidak tahu, Allah yang mengetahuinya--orang itu tiba-tiba diangkat ke tingkat yang ketiga dari sorga.  

           

Paulus menyebut Yesus hanya ‘manusia’:

Ga 1: 16-17  berkenan menyatakan Anak-Nya di dalam aku, supaya aku memberitakan Dia di antara bangsa-bangsa bukan Yahudi, maka sesaatpun aku tidak minta pertimbangan kepada manusia; juga aku tidak pergi ke Yerusalem mendapatkan mereka yang telah menjadi rasul sebelum aku,

 

Paulus menyindirkan Yesus tidak mendapat bagian Kerajaan

1 Co 15: 50  Saudara-saudara, inilah yang hendak kukatakan kepadamu, yaitu bahwa daging dan darah tidak mendapat bagian dalam Kerajaan Allah dan bahwa yang binasa tidak mendapat bagian dalam apa yang tidak binasa.

 

Paulus seolah-olah mengatakan bahwa Yesus sebagai mansuia adalah Iblis

Heb 2:14  Karena anak-anak itu adalah anak-anak dari darah dan daging, maka Ia juga menjadi sama dengan mereka dan mendapat bagian dalam keadaan mereka, supaya oleh kematian-Nya Ia memusnahkan dia, yaitu Iblis, yang berkuasa atas maut;  

 

Paulus menuduh palsu rasul-rasul dan mengatakan Iblis penyuruhnya (Yesus):

2 Co 11: 13-14  Sebab orang-orang itu adalah rasul-rasul palsu, pekerja-pekerja curang, yang menyamar sebagai rasul-rasul Kristus. Hal itu tidak usah mengherankan, sebab Iblispun menyamar sebagai malaikat Terang.

 

Catatan: Kristus dalam pikiran Paulus adalah Yesus dalam rupa roh  

 

PAULUS ADALAH ANTI KRIS YANG SESUNGGUHNYA

2Jo 1:7  Sebab banyak penyesat telah muncul dan pergi ke seluruh dunia, yang tidak mengaku, bahwa Yesus Kristus telah datang sebagai manusia. Itu adalah si penyesat dan antikristus.  

 

 

 

 

Hosted by www.Geocities.ws

1