He he he he, Anda minta agar saya tanggapi secara obyektif, ternyata
Anda sendiri 'nggak bersikap demikian. Buktinya Anda dapat
menambahkan "dari kelompok Kefas" tanpa menyelidiki latar belakang
penulisan surat 1 Korintus.

anda sendiri tidak menunjukkan latar-belakang apapun. jadi saya nilai anda hanya membela diri dengan menyebut-nyebut latar belakang ini.

> Firmus menjawab:
> anda mengatakan saya tidak beralasan setelah saya memberikan
> alasan kepada anda. kalau anda perlu bukti lain dari alkitab
> sendiri, saya akan berikan .... Lihat 2 Korintus 11: 4 - 23. Saya
> akan kasih kata-kata bantuan supaya anda dapat menangkap maksudnya
> dengan jelas. saya harap anda benar-benar objektif.

Yohannes:
Itu bukan kata-kata bantuan, tetapi "manipulasi", membelokkan maksud
penulis dan menerapkan maksud Anda di sana.

anda mengatakan membelokkan maksud karena anda mengukurkannya dengan apa yang anda ketahui. saya kira anda baiknya untuk berpositif thinking.

> INI ADALAH PENYESALAN PAULUS ATAS SIKAP JEMAATNYA DI KORINTUS YANG
> TELAH TERPENGARUH OLEH KELOMPOK KEFAS CS

Yohannes:
Ha ha ha ha, Paulus sudah menunjukkan dalam pasal sebelumnya, silakan
baca 2 Korintus 10:13-18 bahwa di Korintus ia membatasi diri pada
tugas yang diberikan oleh Allah,

siapa yang menentukan pembagian tugas itu? Apakah benar-benar Allah?

sedang para penentangnya melewati
tugas-tugas mereka.

berarti Kefas Cs penentang Paulus? kalau begitu, anda telah menyadari bahwa paulus memang benar menuduh kefas cs memberitakan yesus lain dan injil lain. dengan demikian, kita harus benar-benar mempelajari siapa sebenarnya yang mengajarkan yesus lain dan injil lain ini. benarlah kefas cs mengajar begitu, ataukah paulus hanya maling teriak maling, lantaran ketersisihan dan dendam.

Beberapa orang di jemaat Korintus mudah sekali diperdaya oleh para
pengkhotbah palsu dan menerima Injil yang diputarbalikkan (2 Korintus
11:4). Dengan menerima pengajaran dari "pekerja-pekerja curang" ini
(2 Korintus 11:13), mereka disesatkan dari penyerahan yang sepenuh
hati kepada Kristus.

paulus sedang dalam konteks membicarakan Kefas cs (rasul-rasul yang tiada taranya itu). anda sengaja nggak mau tau kan? :)

Dalam gereja masa kini, ada juga orang yang
tampil seperti pelayan kebenaran, namun pengajaran mereka itu
bertentangan dengan firman Allah, dan mereka menuntun pengikutnya ke
arah bencana rohani.

saya sudah duga, pasti anda akan mengalihkan pembicaraan ke sini sini. kok anda tidak objektif lagi?

> 11:4 Sebab kamu (JEMAAT DI KORINTUS) sabar saja, jika ada seorang
> (DARI KELOMPOK KEFAS) datang memberitakan yesus yang lain dari pada
> yang telah kami beritakan, atau memberikan kepada kamu roh yang
> lain dari pada yang telah kamu terima atau injil yang lain dari
> pada yang telah kamu terima.
> KEFAS CS DITUDUH OLEH PAULUS MEMBERITAKAN YESUS LAIN, INJIL LAIN.

Yohannes:
Coba kemukakan alasan Anda, mengapa menulis "dari kelompok Kefas" di
atas? Paulus tidak merujuk kepada kelompok Petrus alias Kefas tetapi
merujuk kepada Iblis.

lihat konteksnya saja. itu konteks yang sangat mudah sekali. cuma perlu berjiwa besar dan sedikit kejujuran.

Iblis memulai lagi siasatnya yang lama dengan
melalui mereka yang memberitakan Yesus yang lain. Apakah Kefas
memberitakan Yesus yang lain?

itulah yang anda perlu selidiki. ada apa antara paulus dan kefas ketika itu? saya yakin kefas berusaha konsisten dengan Yesus. pauluslah yang di kemudian hari merasa menemukan sesuatu, dan tanpa berkompromi dengan rasul-rasul, dia memulai sesuatu yang baru.

kalau seorang memulai sendiri sesuatu yang baru tanpa melapor kepada atasannya, itu artinya dia sudah berbeda prinsip dan berbeda tubuh dengan atasannya, karena kalau dia lakukan itu dalam keadaan sama dlm prinsip dan tubuh, itu namanya penghianatan, membelot. Paulus memang tidak membelot, karena dia merasa menemukan yang baru. dan itu dia sebut dengan 'kasih karunia'. tapi saya menyebutnya 'menyalahgunakan kasih karunia'.

anda tahu, Paulus hanya menyebut Yesus dengan sebutan SEORANG KRISTEN & ORANG ITU. lihat saja ... 

12:2 Aku tahu tentang seorang Kristen; empat belas tahun yang lampau--entah di dalam tubuh, aku tidak tahu, entah di luar tubuh, aku tidak tahu, Allah yang mengetahuinya--orang itu tiba-tiba diangkat ke tingkat yang ketiga dari sorga. 12:3 Aku juga tahu tentang orang itu, --entah di dalam tubuh entah di luar tubuh, aku tidak tahu, Allah yang mengetahuinya-- 12:4 ia tiba-tiba diangkat ke Firdaus dan ia mendengar kata-kata yang tak terkatakan, yang tidak boleh diucapkan manusia. 12:5 Atas orang itu aku hendak bermegah, tetapi atas diriku sendiri aku tidak akan bermegah, selain atas kelemahan-kelemahanku.

Sama dgn terhadap Kefas cs, Paulus membanggakan mereka dgn menyebut mereka dengan sebuatan rasul-rasul yang tiada taranya, begitu juga terhadap orang yang naik ke tingkat 3 dari sorga ini (langit ke 3), Paulus membanggakannya juga, tapi tidak mengenalnya. siapakah yang naik ke langit 3 di kala itu selain dari Yesus sendiri? anda lihat, Paulus pura-pura tidak kenal Yesus. jadi siapakah yang mengajarkan yesus lain dan injil yang lain? terjawab bukan?


* Galatia 1:6, "Aku heran, bahwa kamu begitu lekas berbalik dari pada
Dia, yang oleh kasih karunia Kristus telah memanggil kamu, dan
mengikuti suatu injil lain,"

Ada kelompok tertentu saat itu di jemaat Korintus memberitakan Yesus
yang lain, Yesus Kristus yang hanya manusia biasa, atau seperti
halnya dengan kaum Gnostik yang timbul kemudian, sebagai macam
setengah-Allah setengah-manusia. Mereka itu -- bukan kelompok
Kefas -- datang atas kehendaknya sendiri, bukan karena diutus Allah.

siapa kelompok tertentu itu? anda tidakm mempunyai kepastian. cobalah lihat lebih dekat lagi siapa kelompok hantu ini. ketika pandangan anda tidak ada lagi yang menghalangi, anda akan shock, ternyata kelompok hantu ini adalah jemaat yerusalem, yang di depan mereka berdiri dengan gagah rasul-rasul yang tiada taranya itu - murid-murid Yesus sendiri.

> 11:5. Tetapi menurut pendapatku sedikitpun aku (PAULUS) tidak
> kurang dari pada rasul-rasul yang tak ada taranya itu (KEFAS CS).
>
> 11:6 Jikalau aku (PAULUS) kurang paham dalam hal berkata-kata,
> tidaklah demikian dalam hal pengetahuan; sebab kami telah
> menyatakannya kepada kamu pada segala waktu dan di dalam segala
> hal.

Yohannes:
Paulus menyangkal bahwa ia kurang daripada rasul-rasul yang tak ada
taranya itu, terlepas dari soal cara berpidato yang indah, karena
Paulus memang pinter berpidato, tentu bukan dalam hal pengetahuan
akan Kristus atau dalam mutu rohani. Jemaat Korintus harus sadar
dengan merenungkan bahwa tuntutan Paulus itu benar. Jika Paulus
menunjuk kepada rasul-rasul yang tak ada taranya itu, berarti Paulus
berpendapat bahwa ia memiliki hak yang sama untuk didengar, seperti
halnya dengan "rasul-rasul yang paling besar", yaitu kedua belas
rasul lainnya.

paulus hanya bermain psikologi dengan merendah mengenai hal kemampuan berkata-kata. semua orang tahu dia jagonya silat lidah. dlm forum yang dihadiri orang-orang paling penting saja dia bisa menguasai keadaan kok. dengan bicara begitu Paulus mau mengatakan bahwa dia itu jauh lebih hebat dari rasul-rasul baik dalam hal berkata-kata maupun dlm hal pengetahuan. jadi percaya saja dengan semua omongannya, kalau Kefas cs mengatakan sesuatu yang berbeda, berarti kefas cs nya yang keliru. begitu kan maksud paulus?


Jika dikaji lebih lanjut, ternyata rasul-rasul yang tak ada taranya
itu bukanlah kedua belas rasul, silakan loncat ke ayat 13 dan 15.
Kedua belas rasul itu tidak pernah disapa sebagai 'TÔN HUPERLIAN
APOSTOLÔN", harfiah "rasul yang paling atas dari yang teratas" karena
murid Kristus tidak akan mau menjadi orang yang senantiasa ada "di
atas".

saya tahu orang-orang nasrani tidak mempunyai kepastian tentang ini? saya bisa membayangkan bagaimana anda berjalan sambil meraba-raba. maafkan kata-kata saya :)

Istilah yang sama juga dijumpai di 2 Korintus 12:11, "Sungguh aku
telah menjadi bodoh; tetapi kamu yang memaksa aku. Sebenarnya aku
harus kamu puji. Karena meskipun aku tidak berarti sedikitpun, namun
di dalam segala hal aku tidak kalah terhadap 'RASUL-RASUL YANG LUAR
BIASA' ('TÔN HUPERLIAN APOSTOLÔN') itu." Ini adalah gelar yang
diberikan oleh kalangan Yudaisme terhadap diri mereka sendiri. Paulus
tidak pernah mengalamatkan kedua belas rasul dengan istilah 'TÔN
HUPERLIAN APOSTOLÔN'. Dia menyebut para rasul itu sebagai "sokoguru
jemaat" (Yunani: 'STULOS')

Paulus membicarakan orang-orang yang menjadi pelayan Yesus, berarti maksudnya Kefas cs. rasul-rasul yang tiada taranya = soko guru = Kefas cs. lihat lanjutannya (konteks) ....

11:23 Apakah mereka pelayan Kristus? --aku berkata seperti orang gila--aku lebih lagi! Aku lebih banyak berjerih lelah; lebih sering di dalam penjara; didera di luar batas; kerap kali dalam bahaya maut.

* Galatia 2:9, "Dan setelah melihat kasih karunia yang dianugerahkan
kepadaku, maka Yakobus, Kefas dan Yohanes, yang dipandang sebagai
sokoguru jemaat, berjabat tangan dengan aku dan dengan Barnabas
sebagai tanda persekutuan, supaya kami pergi kepada orang-orang yang
tidak bersunat dan mereka kepada orang-orang yang bersunat;"

Jabat tangan itu bukan tanda persekutuan, tapi lebih merupakan tanda perpisahan antara paulus dan kefas untuk mengambil jalan masing-masing. itu hanya silat lidah yang mudah dilacak. 'bersunat' dengan 'tidak bersunat' itu dua hal yang berbeda, ingat itu. paulus sendiri mengatakan: kalau kamu bersunat, keyakinanmu menjadi percuma. 

saya melihat, silat lidah seperti itu justeru menunjukkan Paulus merasa dirinya salah, dan merasa Kefas cs yang benar. karena kalau dia benar dan kefas salah, dia tidak perlu persekutuan dengan Kefas atau menyebut Kefas cs sebagai rasul-rasul yang tiada tara / soko guru.


> 11:7 Apakah aku berbuat salah, jika aku merendahkan diri (MELALUI
> AJAKANKU 'MENYELAMATKANMU') untuk meninggikan kamu, karena aku
> memberitakan 'injil Allah' (INJIL VERSI PAULUS) kepada kamu dengan
> cuma-cuma?

Yohannes:
Jika tulisan Anda dibubuhi keterangan, sedangkan yang Anda maksud
berbeda, gimana sikap Anda? Itu namanya tindakan manipulasi, dan Anda
dapat dicap sebagai seorang "manipulator".

kalau saya nggak bubuhi, nanti anda nggak ngerti maksud saya
"Aku merendahkan diri" artinya karena tidak menuntut bantuan jasmani
yang merupakan hak pemberita-pemberita Kristen yang sejati. Di
Korintus Paulus hidup dari membuat kemah.

membangun jemaat itu bukan cuman mengumpulin orang, kan? ada imbalan finansial perpuluhan. kalau paulus malu-malu kucing menyebutkan itu demi citra dirinya, dan untuk menarik loyalitas orang korintus, ya bisa-bisa saja. Paulus merasa mereka iri hati terhadap 'hak'nya, jadi supaya tidak diteror oleh iri hati orang dan mendapatkan 'hak' nya sekaligus, dia harus berpolitik  dikit lah. ya nggak? :)

> 11:8 Jemaat-jemaat lain (PIMPINAN KEFAS) telah kurampok dengan
> menerima tunjangan dari mereka, supaya aku dapat melayani kamu
> (JEMAAT PAULUS)!

Yohannes:
He he he, sama sekali tidak beralasan Anda menulis jemaat lain adalah
pimpinan Kefas. Bandingkan dengan ayat ini:

menurut saya sudah jelas dengan melihat konteks. apalagi dengan adanya jabat tangan tanda 'persekutuan' ;) dengan Kefas cs diatas. dengan siapa lagi sih Paulus ribut. anda sendiri tidak mempunyai kejelasan yang meyakinkan tentang 'pelayan-pelayan hantu' itu, bukan? 

* Filipi 4:15, "Kamu sendiri tahu juga, hai orang-orang Filipi; pada
waktu aku baru mulai mengabarkan Injil, ketika aku berangkat dari
Makedonia, tidak ada satu jemaatpun yang mengadakan perhitungan
hutang dan piutang dengan aku selain dari pada kamu." Apakah jemaat di Filipi adalah jemaat Kefas?

saya kan ngomongin jemaat Kefas (bukan jemaat paulus), yang mana paulus mengaku merampok mereka untuk tambahan biayanya mengurusi jemaatnya sendiri. saya bilang 'tambahan' karena kita sudah ngerti lah ;)

> 11:9 Dan ketika aku dalam kekurangan di tengah-tengah kamu, aku
> tidak menyusahkan seorangpun (DLM AJAKANKU INI), sebab apa yang
> kurang padaku, dicukupkan oleh saudara-saudara yang datang dari
> Makedonia. Dalam segala hal aku menjaga diriku, supaya jangan
> menjadi beban bagi kamu (DLM AJAKANNYA), dan aku akan tetap berbuat
> demikian ('TIDAK MENYUSAHKAN' DLM AJAKANKU).

Yohannes:
Tidak heran, jika di dalam Al~Qur'an terjemahan senantiasa ada
kutipan dalam tanda kurung, kayaknya umat Islam sering menjadi
'manipulator'.

kalau saya tidak buatkan anda tidak mengerti maksud saya.

Tidak ada seorang pun yang dapat menuduh Paulus sebagai pemeras orang
Korintus. Paulus menerima bantuan dari jemaat-jemaat yang tidak lagi
dilayani. Ia tidak boleh mengharapkan gaji dari jemaat Korintus
sebagai hak.

yang jelas, orang-orang korintus gelisah, demikian juga orang-orang galatia. mereka mulai meragukan ajaran paulus, tentu saja itu berbuntut pada masalah uang. kalau ajarannya penyalahgunaan kasih-karunia, berarti mereka ditipu orang yang pandai bicara agama yang putus asa dari kasih karunia untuk kepentingan dunianya. saya melihat paulus lebih mengarah kepada kepentingan karena dendam / kebencian. pertama dendam terhadap Kefas cs karena secara hirarki ia adalah hamba Kefas, kedua dendam karena Janji Allah, yang tadinya dipegang Israel, akan diserahkan kepada bangsa Ismael (lihat perbyataan Paulus di Gal 4:31 >>> Karena itu, saudara-saudara, kita bukanlah anak-anak hamba perempuan, melainkan anak-anak perempuan merdeka. )

> 11:10 Demi 'kebenaran Kristus' di dalam diriku, aku tegaskan, bahwa
> kemegahanku (BERUPA AJARAN YANG KUBAWA) itu tidak akan dirintangi
> oleh siapapun (TERMASUK OLEH KELOMPOK KEFAS CS) di daerah-daerah
> Akhaya.
>
> 11:11 Mengapa tidak? Apakah karena aku tidak mengasihi kamu (DENGAN
> ADANYA AJAKANKU INI)? Allah mengetahuinya (BAHWA AJAKANKU INI
> ADALAH 'WUJUD KASIHKU' UNTUK KAMU KARENA AJAKANKU 'BENAR' DI MATA
> ALLAH).

Yohannes:
Tambahan dalam tanda kurung yang Anda manipulasikan itu sama sekali
tidak mencerminkan maksud Paulus.

kalau anda mengukur  perkataan saya dengan persepsi anda saja dan berbalik tidak obyektif, sangat disayangkan.

Paulus tidak mau menyembunyikan
putusannya untuk tidak menerima uang dari orang Korintus, sebab hal
itu menunjukkan kasihnya yang sejati terhadap mereka.

sampai berapa lama sih Paulus nggak mengambil haknya itu? ataukah itu hanya bisa-bisanya Paulus saja untuk membuat citra dirinya demi loyalitas? berpolitik dikit sama orang yang 'tidak mengerti' ;)

> 11:12 Tetapi apa yang kulakukan (MEMBANGUN JEMAAT SESUAI
> PENGETAHUANKU SEPERTI YG KU LAKUKAN SELAMA INI), akan tetap
> kulakukan untuk mencegah mereka (KEFAS CS) yang 'mencari
> kesempatan' guna menyatakan, bahwa mereka sama dengan kami dalam
> hal yang dapat dimegahkan (AJARAN)
>
> INI ADALAH PERNYATAAN NYATA PAULUS BAHWA IA BERBEDA AJARAN DENGAN
> YANG DIJALANKAN KEFAS CS). DAPAT DIPASTIKAN ORANG-ORANG KEFAS TELAH
> MEMBUAT PERNYATAAN KEPADA JEMAAT PAULUS BAHWA MULANYA PAULUS
> BERASAL DARI KELOMPOK KEFAS CS, NAMUN MEMBELOT MEMISAHKAN DIRI,
> LALU MENGAJARKAN AJARAN LAIN SEPERTI YANG MEREKA TERIMA DARINYA
> SELAMA INI.

Yohannes:
Lagi-lagi tanggapan yang 'subyektif'.

:)

Paulus menolak menerima bantuan dengan tujuan "mencegah: para
saingannya -- kalangan Yudaisme -- menuntut bahwa mereka sama dengan
Paulus dalam hal yang dapat dimegahkan.

pengajar yang tidak baik juga nggak bakal berani bermegah dengan masalah bantuan. gimana sih anda? ;) dan saya sudah buktikan bahwa itu tidak bicara Yudaisme, tapi bicara Kefas cs yang melayani Yesus (lihat 2 kor 11: 23)

> 11:13 Sebab orang-orang itu (KEFAS CS / RASUL-RASUL) adalah
> rasul-rasul palsu, pekerja-pekerja curang, yang menyamar sebagai
> rasul-rasul Kristus.

Yohannes:
Benar-benar subyektif, bertolak belakang dengan ajakan Anda.

lihat konteks. itu konteks yang mudah. mengapa anda menutup mata? tidak semua yang asing itu buruk bagi anda. bisa jadi yang asing itulah yang benar untuk anda.

Paulus dengan tegas meneguhkan bahwa "rasul-rasul yang luar biasa",
'TÔN HUPERLIAN APOSTOLÔN' itu pada hakekatnya adalah
pembantu-pembantu Iblis.

rasul-rasul yang luar biasa / tiada taranya itu pembantu-pembantu Iblis? orang-orang yang baik dalam berkata-kata dan baik dalam pengetahuan itu pembantu2 iblis? coba lihat lagi .....

11:5. Tetapi menurut pendapatku sedikitpun aku tidak kurang dari pada rasul-rasul yang tak ada taranya itu. 11:6 Jikalau aku kurang paham dalam hal berkata-kata, tidaklah demikian dalam hal pengetahuan; sebab kami telah menyatakannya kepada kamu pada segala waktu dan di dalam segala hal.


> 11:14 Hal itu tidak usah mengherankan, sebab Iblispun menyamar
> sebagai malaikat Terang.
>
> INI ADALAH PERNYATAAN NYATA PAULUS BAHWA KEFAS CS YANG DIA SENDIRI
> MENYEBUTNYA SEBAGAI RASUL-RASUL YANG LUAR BIASA ITU, MEMBAWA AJARAN
> YANG SALAH. DENGAN DEMIKIAN IA JUGA TELAH MENYALAHKAN YESUS YANG
> TELAH MENITIPKAN AJARANNYA KEPADA KEFAS CS.

Yohannes:
He he he, menyamar sebagai malaikat yang berasal dengan kerajaan
Terang. Salah satu cara kerja yang banyak dipakai oleh Iblis ialah
meniru, seperti diungkapkan oleh Yesus Kristus dalam perumpamaan
lalang di antara gandum.

orang gelap menganggap orang terang tidak benar dengan sudut pandangnya. orang terang menganggap orang gelap jahat dengan sudut pandangnya. tapi saya nyatakan kepada anda, saya tidak sedang menyamar, tapi mau menunjukkan kebenaran pada apa yang anda sendiri tau anda meraba-raba tentang kepastiannya.

> 11:15 Jadi bukanlah suatu hal yang ganjil, jika pelayan-pelayannya
> (KEFAS CS) menyamar sebagai pelayan-pelayan kebenaran. Kesudahan
> mereka akan setimpal dengan perbuatan mereka.
>
> PAULUS MEMPERKUAT 'KEPALSUAN' KEFAS. DGN DEMIKIAN IA JUGA
> MENYATAKAN YESUS NAZARETH PALSU. LALU YESUS YANG MANAKAH YANG
> DIAJARKAN PALUS? PADAHAL PERNYATAANNYA INI LEBIH COCOK DIARAHKAN
> KEPADA DIRINYA SENDIRI.

Yohannes:
Kalangan Yudaisme itu menampakkan diri sebagai melayani perkembangan
Injil, tapi untuk maksud-maksud lain. Paulus menunjuk kepada usaha
mereka untuk menjuruskan jemaat Korintus ke arah aliran Yudaisme
dengan mengajarkan keselamatan karena amal.

'kelompok hantu' itu kalangan Yudaisme yang mengajarkan keselamatan karena amal? yang ngotot mengajarkan keselamatan karena amal itu ya Kefas cs!

Apakah gunanya, saudara-saudaraku, jika seorang mengatakan, bahwa ia mempunyai iman, padahal ia tidak mempunyai perbuatan? Dapatkah iman itu menyelamatkan dia? Yakobus 2:14.

itu cocok dengan Yesus yang mengatakan:

Sebab Anak Manusia akan datang dalam kemuliaan Bapa-Nya diiringi malaikat-malaikat-Nya; pada waktu itu Ia akan membalas setiap orang menurut perbuatannya. Matius 16:27 


Paulus tidak pernah segan mengatakan apa nasib mereka yang menentang
Injil Kristus yang sejati.

bukankah kalau begini paulus menentang Yesus mengajarkan keselamatan karena perbuatan dengan mengajarkan keselamatan karena iman saja, bukan? anda gimana sih? :)

* Roma 3:8, "Bukankah tidak benar fitnahan orang yang mengatakan,
bahwa kita berkata: "Marilah kita berbuat yang jahat, supaya yang
baik timbul dari padanya." Orang semacam itu sudah selayaknya
mendapat hukuman."

tetapi tetap saja pengikut paulus akan memanfaatkan keyakinan mereka untuk berbuat berbuat dosa. tapi setelah berbuat berdosa mereka akan membela diri dengan mengatakan keselamatan itu tidak menurut perbuatan, lalu melupakan begitu saja dosa mereka. lagi mengapa pula paulus tidak konsisten dengan doktrinnya sendiri dengan mengatakan 'selayaknya mendapat hukuman' segala, karena itu pernyataan mencuci tangan yang melahirkan lingkaran setan.

* Filipi 3:19, "Kesudahan mereka ialah kebinasaan, Tuhan mereka ialah
perut mereka, kemuliaan mereka ialah aib mereka, pikiran mereka
semata-mata tertuju kepada perkara duniawi."

saya melihat Paulus membiarkan orang-orangnya berpikir dunia juga dalam pelayanan untuk merangsang mereka membangun jemaat, sedangkan ia sendiri tidak bisa tidur oleh urusan dendam.

* 2 Tesalonika 1:8, "dan mengadakan pembalasan terhadap mereka yang
tidak mau mengenal Allah dan tidak mentaati Injil Yesus, Tuhan kita."

Paulus akan melakukan pemberantasan kalau sukses masuk kerajaan romawi, tentu itu akan ia lakukan juga kelompok Kefas. usaha ini gagal. romawi menghukum mati paulus. ada yang mengatakan dipenggal kepalanya. ada yang mengatakan disalib.

* 2 Timotius 4:14, "Aleksander, tukang tembaga itu, telah banyak
berbuat kejahatan terhadap aku. Tuhan akan membalasnya menurut
perbuatannya."

beginilah paulus. kalau untuk orang yang ia benci, balasannya menurut perbuatan. kalau untuk dia dan pendukungnya tidak menurut perbuatan. apa standar penghakiman itu ada 2 ya?

> 11:19 Sebab kamu suka sabar terhadap orang bodoh (KEFAS CS YG TIDAK
> MENGAJARKAN AJARAN SEPERTI DIRIKU), karena kamu begitu bijaksana
> (ALIAS KAMU ITU BODOH KARENA MENGIKUTI ORANG-ORANG BODOH).

Yohannes:
He he he, mengapa lompat ke ayat 19? Mengapa tidak dibahas ayat 16
hingga 18? Tentu karena ayat-ayat itu tidak mendukung penilaian
subyektif Anda.

tidak begitu.

Saya lengkapi.  || saya akan perjelas lagi ..

11:16 Kuulangi lagi: jangan hendaknya ada orang yang menganggap aku
bodoh (KARENA AKU MENGATAKAN YANG TIDAK SAMA DENGAN KEFAS, KARENA SETAHU KALIAN SEKARANG KEFAS CS YANG BENAR). Dan jika kamu juga menganggap demikian (BAHWA AKU BODOH KARENA MENGAJARKAN TIDAK BENAR), terimalah aku sebagai orang bodoh (YANG MEMPUNYAI AJARAN SENDIRI) supaya akupun boleh bermegah sedikit (DENGAN SEBUAH KARUNIA).

11:17 Apa yang aku katakan (INI), aku mengatakannya bukan sebagai seorang
yang berkata menurut firman Tuhan (INI HANYA KATA-KATAKU SENDIRI TIDAK ADA HUBUNGANNYA DENGAN HIKMAT TUHAN), melainkan sebagai seorang bodoh yang berkeyakinan, bahwa ia boleh bermegah >>> PAULUS MULAI NGAWUR!!! UNTUK APA ITU DIOMONGKAN, HANYA MENJATUHKAN CITRA DIRI SAJA. TETAPI INI TERPAKSA IA KATAKAN KARENA KEMAKAN SAMA OMONGANNYA SENDIRI.

11:18 Karena banyak orang yang bermegah secara duniawi, aku mau
bermegah juga >>> GAWUR. INI NGGAK PANTAS DIKATAKAN OLEH SEORANG RASUL. KEMAKAN SAMA OMONGAN SENDIRI.

"Sabar terhadap orang bodoh" dalam ayat 19 di atas merujuk kepada
para rasul palsu yang membangga-banggakan diri.
> 11:20 karena kamu sabar, jika orang (KEFAS CS) memperhambakan kamu
> (MELALUI AJARANNYA), jika orang (KEFAS CS) menghisap kamu (MELALUI
> AJARANNYA), jika orang (KEFAS CS) menguasai kamu (MELALUI
> AJARANNYA), jika orang (KEFAS CS) berlaku angkuh terhadap kamu
> (MELALUI AJARANNYA), jika orang (KEFAS CS) menampar kamu (MELALUI
> AJARANNYA).

Yohannes:
Petrus alias Kefas tidak pernah memperhambakan jemaat, tetapi
kalangan Yudaisme yang menyusup ke dalam jemaat sering berbuat
demikian, menunjukkan usaha-usaha mmemaksa orang-orang yang sudah
bertobat menundukkan diri kepada larangan-larangan Yahudi menurut
Taurat.

anda salah. perhatikan pernyataan paulus dibawah ini, yang dihiasi oleh fitnahan hanya karena ada murid2 yang terus ngotot untuk membantah pemikirannya ....

Gal 2:4 Memang ada desakan dari saudara-saudara palsu yang menyusup masuk, yaitu mereka yang menyelundup ke dalam untuk menghadang kebebasan kita yang kita miliki di dalam Kristus Yesus, supaya dengan jalan itu mereka dapat memperhambakan kita.

rupanya anda belum mengerti dengan aturan main dalam keyakinan abrahamik. kalau anda tidak mengerti anda tidak akan habisnya meraba-raba. seorang bawahan sebagai hamba bagi atasannya (dalam jemaat) itu adalah salah satu hukum dalam pengajaran nabi-nabi termasuk Yesus. itulah salah satu ketentuan dalam agama perserahan diri. dan inilah yang membuat paulus gerah menjadi anggota jemaat. makanya saya mengatakan dia mempunyai kesombongan Iblis (tidak menerima posisinya lebih rendah). apalagi Kefas cs berasalah dari kalangan kecil. dan itu juga sebabnya ia tidak mau menerima keterpilihan bangsa ismael dengan mengatakan ...

Karena itu, saudara-saudara, kita bukanlah anak-anak hamba perempuan, melainkan anak-anak perempuan merdeka. Gal 4:31

> 11:21 Dengan sangat malu aku harus mengakui, bahwa dalam hal
> semacam itu (MEMPERHAMBAKAN/ MENGUASAI/ BERLAKU ANGKUH/ MENAMPAR -
> SEPERTI YANG DILAKUKAN KEFAS CS MELALUI AJARANNYA) kami terlalu
> lemah. Tetapi jika orang-orang lain (KEFAS CS) berani membanggakan
> sesuatu (DGN JALAN MENGUASAI & MEMPERHAMBAKAN MELALUI AJARANNYA),
> maka akupun--aku berkata dalam kebodohan--berani juga (MENGUASAI
> DAN MEMPERHAMBAKAN KAMU MELALUI AJARANKU)!
>
> 11:22. Apakah mereka (KEFAS CS) orang Ibrani? Aku (PAULUS) juga
> orang Ibrani! Apakah mereka (KEFAS CS) orang Israel? Aku (PAULUS)
> juga orang Israel. Apakah mereka (KEFAS CS) keturunan Abraham? Aku
> (PAULUS) juga keturunan Abraham!

Yohannes:
Para rasul palsu itu membanggakan bahwa mereka adalah Ibrani tulen,
Sekalipun dilahirkan di Yudea, namun silsilah Paulus juga tanpa cela.

paulus mengaku dia punya darah romawi. berarti silsilahnya tidak tanpa cela kan? :)

salom

 

Hosted by www.Geocities.ws

1