> > dengan kesombongan iblis, paulus ingin membuktikan
> bahwa Tuhan
> > telah melakukan kesalahan meninggalkan israel
> hanya karena soal
> > hukum. dia akan membuktikan kepada tuhan bahwa
> keselamatan tidak
> > harus melalui perbuatan dan hukum.
> 
> Yohannes:
> Pengen tanya, bolehkah Allah berubah sikap terhadap
> bangsa yang tidak tunduk kepada perintah-Nya? 
 
janji Allah bukan untuk orang-orang zalim.
 
> Keselamatan ini hanya dapat diperoleh dengan "iman" bukan dengan perbuatan atau menaati hukum Taurat. Setelah memiliki iman, maka perbuatan baik dan ketaatan akan hukum akan timbul dengan sendirinya. 
 
iman itu untuk membimbing orang masuk lingkaran. 
setelah di dalam lingkaran, iman akan membimbing 
kepada perbuatan, dan perbuatan adalah anak tangga
terakhir untuk menginjak surga. (MAT 16: 27)
 
Contoh: Abraham.
> Paulus menulis dengan jelas tentang Abraham yang dibenarkan karena "iman" dan bukan karena "perbuatan", dan penjelasan Paulus ini bukanlah pendapat pribadinya melainkan merujuk kepada Perjanjian Lama.
> * Roma 4:1-3, "Jadi apakah akan kita katakan tentang Abraham, bapa leluhur jasmani kita? Sebab jikalau Abraham dibenarkan karena perbuatannya, maka ia beroleh dasar untuk bermegah, tetapi tidak di hadapan Allah. Sebab apakah dikatakan nas Kitab Suci? 'Lalu percayalah Abraham kepada Tuhan, dan Tuhan memperhitungkan hal itu kepadanya sebagai kebenaran.;"
> * Kejadian 15:6, "Lalu percayalah Abram kepada TUHAN, maka TUHAN memperhitungkan hal itu kepadanya sebagai kebenaran."
-----------------------
 
tapi itu dibantah oleh murid2 melalui tulisan yakobus 
yang mengatakan .... (yakobus 2) 
2:20 Hai manusia yang bebal, maukah engkau mengakui 
sekarang, bahwa iman tanpa perbuatan adalah iman yang
kosong? 
2:21 Bukankah Abraham, bapa kita, dibenarkan karena
perbuatan-perbuatannya, ketika ia mempersembahkan
Ishak, anaknya, di atas mezbah? 
2:22 Kamu lihat, bahwa iman bekerjasama dengan
perbuatan-perbuatan dan oleh perbuatan-perbuatan itu
iman menjadi sempurna. 
2:23 Dengan jalan demikian genaplah nas yang
mengatakan: "Lalu percayalah Abraham kepada Allah,
maka Allah memperhitungkan hal itu kepadanya sebagai
kebenaran." Karena itu Abraham disebut: "Sahabat
Allah." 
2:24 Jadi kamu lihat, bahwa manusia dibenarkan karena
perbuatan-perbuatannya dan bukan hanya karena iman. 
-----------------------
> * Yeremia 9:23-24, "Beginilah firman TUHAN: 'Janganlah orang bijaksana bermegah karena kebijaksanaannya, janganlah orang kuat bermegah karena kekuatannya, janganlah orang kaya bermegah karena kekayaannya, tetapi siapa yang mau bermegah, baiklah bermegah karena yang berikut: bahwa ia memahami dan mengenal Aku, bahwa Akulah TUHAN yang menunjukkan kasih setia, keadilan dan kebenaran di bumi; sungguh, semuanya itu Kusukai, demikianlah firman TUHAN."
-------------------------
 
kita melakukan perbuatan bukan untuk bermegah tapi 
karena kita respek kepada Allah mencintainya dengan
segenap akal budi, dan karena respek kita melakukan
perintahnya. bukan untuk bermegah. lagi pula kemampuan
untuk melakukan perbuatan juga adalah karunia,
kekuatan dari Tuhan sendiri, bagaimana kita mau
bermegah???
 ------------------
> Tanya lagi, apakah orang kafir yang berbuat baik itu
> selamat menurut ajaran Islam?
> 'ntar dilanjutkan lagi
----------------------------
kalau kamu bekerja di perusahaan sana kamu nggak bisa
minta gaji dari perusahaan ini. kalau kamu bagian dari
kegelapan, kamu nggak bisa minta upah dari dunia
terang, bagaimanapun kamu capeknya bekerja di sana :))
 
salom :)
 

 

Hosted by www.Geocities.ws

1